Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.441 views

Seorang Wanita Hamil dan Bayinya Tewas dalam Bombardir Zionis Israel di Gaza

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Setidaknya tiga warga Palestina, termasuk seorang wanita hamil dan bayi laki-lakinya yang berusia 18 bulan, tewas akibat serangan udara dan tembakan artileri Zionis Israel di Jalur Gaza yang terkepung, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Militer Zionis Israel mengatakan pihaknya meluncurkan serangan itu Rabu malam setelah sekitar 150 roket ditembakkan dari daerah kantong pantai, melukai sedikitnya enam orang di Israel.

Militer Israel pada Kamis (9/8/2018) memperingatkan Hamas terhadap eskalasi kekerasan lebih lanjut, dan media Israel mengatakan para pejabat mempertimbangkan untuk mengevakuasi warga dari daerah dekat perbatasan Gaza.

"Cara segala sesuatunya terus berjalan signifikan. Hamas akan memahami dalam beberapa jam mendatang, seperti dalam beberapa bulan terakhir, bahwa ini bukan arah yang ingin dipilih," kata seorang pejabat militer senior seperti dikutip di akun Twitter militer. .

Kantor berita Palestina WAFA, mengutip sumber-sumber kesehatan, melaporkan setidaknya 12 orang Palestina terluka. Seorang anggota sayap bersenjata Hamas, yang dilaporkan merupakan anak dari salah satu pejabat tinggi kelompok tersebut, juga ikut tewas.

Baku tembak hebat terjadi ketika upaya untuk mengamankan gencatan senjata dilaporkan membuat kemajuan.

Pasukan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan sekitar 150 roket ditembakkan dari Gaza dan setidaknya 25 berhasil dicegat.

Satu pernyataan oleh pasukan militer Hamas mengatakan mereka bertanggung jawab atas roket-roket itu. Dikatakan bahwa "perlawanan" Palestina telah menembakkan sejumlah besar proyektil pada "posisi musuh dalam Jalur Gaza".

Sirene terdengar di wilayah Israel dekat Gaza, memperingatkan warga untuk mencari tempat perlindungan segera, kata tentara Israel.

Abdullatif al-Kanoo, juru bicara Hamas, mengatakan dalam sebuah posting Twitter pada hari Kamis: "Sehubungan dengan agresi [Israel] yang terus berlanjut ... Perlawanan Palestina dalam posisi membela diri dan memiliki kewajiban untuk menanggapi agresi terhadap orang-orang kita. "

"Eskalasi penembakan barbar Gaza dan penargetan yang disengaja terhadap warga sipil [oleh Zionis Israel] direncanakan dan pendudukan [Israel] akan menderita akibat dan membayar harga yang lebih mahal untuk kejahatannya," lanjutnya.

Baku tembak Rabu terjadi hanya sehari setelah dua anggota gerakan Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza tewas oleh tembakan Israel.

Sayap bersenjata Hamas Selasa mengidentifikasi orang-orang Palestina yang tewas sebagai Ahmed Murjan dan Abdel-Hafez al-Silawi, keduanya berusia 23 tahun, dan menegaskan mereka adalah anggota kelompok itu.

Militer Israel, yang tampaknya mengacu pada insiden yang sama, mengatakan bahwa pihaknya membalas tembakan setelah tentara ditembaki dari pos Hamas di Jalur Gaza utara, dekat perbatasan dengan Israel.

Sumber-sumber Palestina mengatakan itu adalah serangan pesawat tak berawak, sementara pernyataan Israel mengatakan itu adalah tembakan tank.

Hamas memperingatkan Israel bahwa mereka akan membayar mahal untuk serangan hari Selasa.

Lebih dari 160 tewas

Serangan itu terjadi ketika PBB dan Mesir berusaha mengamankan kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk gencatan senjata yang langgeng.

Nickolay Mladenov, koordinator khusus PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah, mengatakan pada hari Rabu dia "sangat khawatir dengan eskalasi kekerasan baru-baru ini antara Gaza dan Israel, dan terutama oleh mutiple roket hari ini yang ditembakkan ke arah komunitas di Israel selatan".

Wartawan Al-Jazeera Andrew Simmons, melaporkan dari Gaza, mengatakan pada hari Rabu malam situasinya "bergerak sangat cepat".

"Ada banyak alarm di antara warga Gaza di pusat kota," kata Simmons sementara serangan sedang berlangsung.

"Adapun pembicaraan untuk gencatan senjata ... sumber Al Jazeera di Kairo mengatakan Mesir berusaha untuk menengahi sehingga situasi ini tidak meningkat lebih dari yang sudah ada," tambahnya.

Lebih dari 160 warga Palestina telah tewas oleh tembakan Zionis Israel sejak protes Bulan Maret Agung diluncurkan pada akhir Maret. Satu tentara Israel ditembak mati oleh seorang penembak jitu Palestina. Setidaknya 16.000 warga Palestina telah terluka, menurut pejabat kesehatan di Gaza.

Protes menyerukan agar warga Palestina dapat kembali ke tanah yang mereka atau keluarga tinggalkan akibat diusir dalam perang 1948 yang membentuk negara Israel.

Pasukan Zionis Israel sendiri telah meluncurkan tiga serangan militer di Jalur Gaza sejak 2008. (st/aje)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ternyata, Engkau Alasannya

Ternyata, Engkau Alasannya

Selasa, 21 Aug 2018 19:21

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Selasa, 21 Aug 2018 19:05

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Selasa, 21 Aug 2018 18:35

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 18:05

Tatacara Shalat Iedul Adha

Tatacara Shalat Iedul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 17:55

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Selasa, 21 Aug 2018 17:05

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Selasa, 21 Aug 2018 13:38

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Selasa, 21 Aug 2018 10:54

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Senin, 20 Aug 2018 23:44

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Senin, 20 Aug 2018 23:15

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Senin, 20 Aug 2018 22:35

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Senin, 20 Aug 2018 22:11

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

Senin, 20 Aug 2018 22:00

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Senin, 20 Aug 2018 21:31

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Senin, 20 Aug 2018 21:15

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Senin, 20 Aug 2018 21:00

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Senin, 20 Aug 2018 19:48

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Senin, 20 Aug 2018 18:27

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Senin, 20 Aug 2018 18:00

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Senin, 20 Aug 2018 17:27


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X