Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.349 views

Sanggupkah Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia?

Oleh: Ragil Rahayu, SE

 

Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 akan diperingati 18-20 Oktober ini di Jejangkit, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Isu pemanfaatan lahan rawa ditetapkan sebagai tema spesifik perhelatan HPS kali ini dan dianggap sejalan dengan tema internasional World Food Day dari FAO yakni “A Zero Hunger World by 2030 is Possible” (Kompas, 26/8/2018).

Program Dunia

"Zero Hunger" adalah salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan program tersebut pada tahun 2015 dan diharapkan akan sukses pada tahun 2030. Direktur Eksekutif dari United Nations World Food Programme (WFP) Ertharin Cousin menyatakan, “Bayangkan pada suatu malam di tahun 2030, di mana tidak ada satu anak atau perempuan atau laki-laki yang tidur dengan kondisi lapar,”(cnnindonesia, 19/10/2015).

Kelaparan telah menjadi masalah krusial dunia. Sedikitnya 800 juta manusia di 16 negara menderita kelaparan serius. Tambahan lagi sekitar 2 milyar lainnya di seluruh dunia menderita kurang gizi, sebuah bentuk kelaparan yang tidak kasat mata. Demikian laporan indeks kelaparan tahun lalu dari organisasi bantuan pangan Jerman "Welthungerhilfe".

Sementara data terkini berdasarkan laporan dari Global Hunger Index (GHI) tahun 2017: The Inequalities of Hunger menunjukkan skor indeks kelaparan Indonesia sebesar 22 dan berada pada skala serius. Berdasarkan hasil penelitian terakhir dari Organisasi Pangan Dunia (FAO), diperkirakan sebanyak 19,4 juta penduduk Indonesia masih mengalami kelaparan.

FAO mengajak negara-negara di dunia untuk mewujudkan zero hunger tahun 2030. Indonesia sendiri digadang-gadang menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045. Penyebabnya, pada tahun 2050 diperkirakan ada 9,3 miliar orang akan bermukim di bumi. Permintaan pangan akan meningkat drastis.

Untuk mencapai mimpi lumbung pangan dunia 2045, pemerintah menetapkan target-target prioritas seperti, tahun 2016 swasembada padi, bawang merah, dan cabai. Tahun 2017 Indonesia swasembada jagung. Tahun 2019 swasembada gula konsumsi, 2020 swasembada kedelai. Pada 2025 swasembada gula industri, 2026 swasembada daging sapi, 2033 swasembada bawang putih dan terakhir pada tahun 2045 menjadi lumbung pangan dunia. Target ini tak teraih karena tidak didukung perencanaan yang matang. Indonesia justru melakukan impor pada hampir semua komoditas pangan strategis.

Optimis atau Pesimis?

Pemerintah optimis bisa mewujudkan zero hunger 2030 dan menjadi lumbung pangan dunia 2045, namun FAO justru pesimis. Senior Expatriate Tech-Cooperation Aspac Badan Pangan PBB (FAO) Ratno Soetjiptadie menyatakan pesimis Indonesia bisa menjadi Lumbung Pangan Dunia tahun 2045 karena banyak masalah mendasar terkait target tersebut.

Pertama, Indonesia sangat rentan terhadap perubahan iklim. Kedua, ketersediaan tenaga kerja di lahan persawahan yang semakin menurun. Ketiga, tingkat pengetahuan petani yang relatif rendah. Disamping itu, menurut perkiraan FAO, sekitar 69 persen tanah indonesia dikategorikan rusak parah lantaran penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan.

Saat ini saja, tanpa ada gejolak musim, Indonesia masih melakukan impor beras. Dari Januari hingga Agustus 2018, Bulog telah impor 1,4 juta ton beras. Impor beras masih akan dilakukan karena Pemerintah telah menetapkan kuota impor beras tahun ini bagi Bulog adalah 2 juta ton.

Menteri Pertanian dan Dirut Bulog menyatakan stok beras nasional cukup, namun impor tetap dilakukan karena Menteri Perdagangan menilai stok beras nasional kurang. Ekonom Rizal Ramli menilai ada peran mafia dalam impor beras, hal ini juga diamini Dirut Bulog Budi Waseso. Mafia impor tumbuh subur karena watak kapitalisme yang berusaha mencari untung dari impor beras, meski petani menjerit karena guyuran beras impor saat panen raya. Jika berlepas dari impor beras saja tak sanggup, target zero hunger 2030 dan lumbung pangan dunia 2045 hanya akan menjadi mimpi panjang tanpa realisasi.

Islam Wujudkan Ketahanan Pangan

Sebelum menjadi lumbung pangan dunia, Indonesia harus mewujudkan ketahanan pangan. Syaratnya, sektor pertanian harus mendapat perhatian serius dari Pemerintah, tidak boleh diperlakukan seolah anak tiri. Justru ketahanan negara sangat tergantung pada ketahanan pangan. Apalah guna infrastruktur megah, jika rakyat kelaparan.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan, ada tiga langkah yang harus dilakukan pemerintah :

1. Kecukupan Pasokan.

Perlu dilakukan perluasan lahan pertanian (ekstensifikasi). Pemukiman dan industri hanya boleh berdiri di lahan yang tidak produktif. Lahan mati dihidupkan lagi dengan sentuhan teknologi. Warga negara yang ingin bertani namun tak punya tanah diberi insentif berupa lahan untuk digarap. Pemberian insentif ini perlu pendampingan untuk memastikan akuntabilitasnya. Intensifikasi perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian.

Dibutuhkan aktivitas penelitian secara terus menerus dan edukasi teknologi pertanian pada para petani. Pemerintah harus punya data akurat tentang kebutuhan pangan nasional sehingga bisa dipetakan daerah yang akan dijadikan lumbungnya. Prinsip penyediaan bahan pangan adalah swasembada penuh, jadi tidak boleh tergantung pada impor. Impor hanya boleh dilakukan pada produk pangan non-strategis seperti buah tertentu yang tidak bisa tumbuh baik di Indonesia. Dengan prinsip swasembada penuh, tidak akan ada celah bagi mafia impor bahan pangan.

2. Distribusi yang baik.

Pasokan yang cukup harus dipastikan sampai di tangan masyarakat, tidak menumpuk di gudang. Diperlukan upaya pengawasan untuk mencegah penimbunan. Pelaku penimbunan dipaksa untuk menghentikan aksinya, mengeluarkan barang dari gudang dan diberi sanksi yang menjerakan. Praktik monopoli pasar juga dihilangkan.

3. Daya Beli.

Pasokan cukup, barang ada di pasar, maka rakyat didukung untuk mampu membelinya. Upaya menciptakan daya beli yang bagus dilakukan dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yaitu dengan menciptakan iklim usaha yang bagus dan tersedianya lapangan kerja secara luas. Negara wajib memastikan tiap laki-laki dewasa bekerja mencari nafkah. Bagi individu lemah (tua, sakit, disabilitas) diberikan santunan oleh negara.

Ketahanan pangan ini terwujud sepanjang peradaban Islam (khilafah) berkuasa. Tak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, khilafah Utsmaniyah bahkan terbukti pernah memberikan bantuan tiga kapal penuh berisi bahan pangan untuk rakyat Irlandia kala dilanda gagal panen tahun 1847. Bantuan pangan ini gratis, bahkan masih ditambah uang 1000 Poundsterling . Sungguh kondisi ketahanan pangan yang luar biasa.

Pertanyaannya, bisakah Indonesia meniru jejak ketahanan pangan seperti ini? Jauh, terutama bila sistem yang ada tak mengalami perubahan untuk mewujudkan Indonesia menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 mendatang. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Polisi Sudah Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Polisi Sudah Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Senin, 22 Oct 2018 23:54

Dibalik Investasi IMF

Dibalik Investasi IMF

Senin, 22 Oct 2018 23:50

Gadget Pemicu Belia Matang Semu

Gadget Pemicu Belia Matang Semu

Senin, 22 Oct 2018 23:35

Ommy Penuh Misteri Dengan Senjata Serbunya

Ommy Penuh Misteri Dengan Senjata Serbunya

Senin, 22 Oct 2018 23:30

Anggota DPD Sebut Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Termasuk Biadab

Anggota DPD Sebut Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Termasuk Biadab

Senin, 22 Oct 2018 23:28

Buntut Pembakar Bendera Tauhid, Tagar #BubarkanBanser Jadi Trending Topic Twitter

Buntut Pembakar Bendera Tauhid, Tagar #BubarkanBanser Jadi Trending Topic Twitter

Senin, 22 Oct 2018 22:56

Terancam Dipolisikan, Tretan Muslim dan Choky Pardede Minta Nasehat ke MUI

Terancam Dipolisikan, Tretan Muslim dan Choky Pardede Minta Nasehat ke MUI

Senin, 22 Oct 2018 22:01

Kasus Choky Pardede dan Tretan Muslim, Dahnil: Serahkan kepada Proses Hukum

Kasus Choky Pardede dan Tretan Muslim, Dahnil: Serahkan kepada Proses Hukum

Senin, 22 Oct 2018 20:41

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Garut: Tangkap Oknum Banser Pembakar Bendera Tauhid!

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Garut: Tangkap Oknum Banser Pembakar Bendera Tauhid!

Senin, 22 Oct 2018 20:05

Memberangus Monsterisasi dan Upaya Stigmatisasi Negatif Ajaran Islam

Memberangus Monsterisasi dan Upaya Stigmatisasi Negatif Ajaran Islam

Senin, 22 Oct 2018 19:57

Pakistan Dilaporkan Bebaskan Mantan Wakil Pemimpin Taliban Mullah Baradar

Pakistan Dilaporkan Bebaskan Mantan Wakil Pemimpin Taliban Mullah Baradar

Senin, 22 Oct 2018 18:30

Polisi Turki Beri Perlindungan 24 Jam Kepada Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Polisi Turki Beri Perlindungan 24 Jam Kepada Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Senin, 22 Oct 2018 17:00

Perhatian Pengamat untuk Prabowo-Sandi

Perhatian Pengamat untuk Prabowo-Sandi

Senin, 22 Oct 2018 16:09

Catat! Ini Perbedaan Bendera HTI dan Bendera Tauhid Menurut Kemendagri

Catat! Ini Perbedaan Bendera HTI dan Bendera Tauhid Menurut Kemendagri

Senin, 22 Oct 2018 15:10

Ahmad Dhani dan Orde Pembohong

Ahmad Dhani dan Orde Pembohong

Senin, 22 Oct 2018 15:09

Tangkap James Riady, Mengigau?

Tangkap James Riady, Mengigau?

Senin, 22 Oct 2018 15:00

Peringati Hari Santri, Oknum Banser Garut Bakar Bendera ''La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah''

Peringati Hari Santri, Oknum Banser Garut Bakar Bendera ''La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah''

Senin, 22 Oct 2018 14:12

Soal Meikarta, Politisi: Pak Luhut bak Bodyguard

Soal Meikarta, Politisi: Pak Luhut bak Bodyguard

Senin, 22 Oct 2018 14:09

Hanya Bicara Infrastruktur, Politisi Singgung Penjajahan

Hanya Bicara Infrastruktur, Politisi Singgung Penjajahan

Senin, 22 Oct 2018 13:09

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Senin, 22 Oct 2018 11:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X