Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.587 views

Bahaya Komunisme dan Peran Ulama

Oleh: Sri Roesmiani (Member Akademi Menulis Kreatif)
 
Tanggal 30 September adalah hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dimana pada hari itu bangsa Indonesia diingatkan kembali dengan peristiwa Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI).
 
Pada saat itu gerakan tersebut berhasil membunuh sejumlah jenderal yang dituduh sebagai dewan jenderal yang akan mengkudeta pimpinan negeri ini. Namun pada akhirnya gerakan tersebut berhasil dibinasakan.
 
Komunisme adalah ideologi yang berbahaya. Karena ideologi ini tidak mengakui adanya Tuhan. Sering bertindak kejam, sadis, tidak berperikemanusiaan dan menyengsarakan umat manusia.  Selain itu ada juga ideologi Kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan ( sekularisme).  Keberadaan Tuhan hanya diakui sebagai Pencipta bukan Pengatur. 
 
Akhirnya lahir aturan sosial, politik, ekonomi, hukum dsb, yang berasal dari akal dan hawa nafsu manusia, dimana terbukti menghasilkan banyak bencana dan kerusakan. Sistem ekonomi ribawi menjadi biang kerusakan ekonomi di negeri ini, utang luar negeri yang terus menumpuk, sistem demokrasi yang melahirkan banyak koruptor, sistem sosial yang permissif melahirkan ragam kemaksiatan dan tindakan moral. 
 
Melihat kerusakan yang terjadi akibat ideologi Sosialis-Komunis serta Kapitalis tentu harus ada upaya dari kaum Muslimin untuk merubah kondisi ini terutama dari kalangan para ulama.    Rasulullah Saw. menyebut ulama sebagai para pewaris nabi (waratsat al-anbiya). Hal ini menunjukkan betapa dekat hubungan mereka dengan para nabi, yakni sedekat hubungan nasab.
 
Rasulullah saw. bersabda: "Seseorang itu diberi cobaan menurut agamanya. Jika agamanya kuat maka cobaannya pun akan besar. Jika agamanya lemah maka cobaannya akan menyesuaikan."
 
Ulama juga tidak luput dari cobaan sebagaimana manusia lainnya. Bisa jadi cobaan mereka lebih berat dan lebih menggiurkan baik berupa godaan keduniaan, tipu daya dan bahkan lebih berat lagi jika berupa kesempitan hidup. Abu Sa'id al-Khudri ra. dalam riwayat  al-Hakim pernah bertanya: Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat cobaannya? Dijawab, "Para Nabi". Ia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Dijawab, "Para Ulama". Ia bertanya lagi, "Lalu siapa lagi?" Dijawab, "Orang-orang yang shalih."
 
Yang paling berbahaya dari segala cobaan terhadap mereka adalah cobaan atau fitnah yang mengakibatkan rusaknya agama mereka. Hal itu akan menyebabkan malapetaka bagi umat manusia.
 
Bahkan dalam riwayat umum ad-Darimi disebutkan, "Ketergelinciran seorang alim berarti ketergelinciran seluruh manusia." Itu berarti Ketergelinciran mereka akan menyebabkan kesesatan manusia lantaran mereka akan mengikuti ulama yang tergelincir tersebut dengan mengira sebagai kebenaran.
 
Berdakwah menyampaikan kebenaran dihadapan penguasa zalim memang beresiko. Bisa jadi di penjara, disiksa maupun dibunuh. Namun Rasulullah saw. memberikan kabar gembira yaitu mati syahid bagi para da'i yang tegas menyampaikan kebenaran dihadapan penguasa zalim. Begitulah seharusnya sikap para ulama. Harus berani menanggung resiko apapun dalam mengatakan kebenaran didepan penguasa zalim.
 
Ilmu adalah amanah. Dengan menghianati  amanah seorang alim akan di azab terlebih dahulu daripada penyembah berhala, sebagaimana perkataan Imam Ibnu Ruslan, "Seorang alim yang tidak mengamalkan  ilmunya kelak akan di azab mendahului para penyembah berhala."
 
Para ulama adalah pewaris para nabi, termasuk Rasulullah saw. Tugas utamanya adalah untuk menegakkan tauhid dan hukum-hukum Allah SWT (syariah Islam). Seharusnya hal yang sama juga menjadi tugas para ulama saat ini dalam rangka membangkitkan umat menuju tegaknya kembali 'izzul Islam wal Muslimin.
 
Islam ada di dunia ini adalah sebagai wujud kasih sayang Allah terhadap makhluk-Nya. Islam mengatur seluruh aspek kehidupan. Maka disinilah pentingnya umat Islam menegakkan sistem pemerintahan Islam. Karena hanya dengan sistem pemerintahan Islam hukum-hukum Allah bisa dilaksanakan dengan sempurna. WalLahu a'lam bi ash-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X