Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.671 views

Rusuh di Mako Brimob Menyisakan Tanda Tanya Publik

Oleh: Harits Abu Ulya (Pengamat Terorisme)

Akhir Rusuh di rutan Mako Brimob disampaikan pejabat Wakapolri di lanjutkan selang beberapa waktu oleh Menkopolhukam dan secara terpisah di sesi berikutnya kembali Wakapolri bersama komandan Brimob menyampaikan tuntasnya penanggulangan rusuh oleh napi teroris (napiter).

Jika kita memperhatikan dengan seksama dari paparan mereka, ada kesan ketidaksingkronan dan masih banyak hal yang tidak terungkap tuntas oleh awak media.

Terutama bagaimana kronologi napiter bisa menguasai senjata api, pemilikan sajam bahkan bom dan bagaimana teknis softh approach yang berakhir lepasnya sandra dan menyerahnya semua napiter. Dan apakah benar hanya soal sepele "makanan" pada hari itu yang memicu terjadinya insiden tersebut?

Analisa saya, mungkin pihak aparat menggunakan Ustad Aman Abdurrahman untuk bisa bicara dengan para napiter melalui perwakilannya misalkan seperti Alex dan Muflich.

Pihak aparat melakukan pendekatan kepada Aman terlebih dahulu agar ia bisa membantu menyelesaikan insiden tersebut. Mengingat Aman juga dikabarkan ada di rutan yang sama meski di tempat yang beda.

Dan Aman posisinya dipatuhi dan didengar pendapatnya. Dalam insiden ini, bisa jadi Aman tidak sependapat dan tidak mendukung aksi para napiter yang latar belakang aksinya adalah urusan perut atau hal tidak penting. Ditambah argumentasi dan pertimbangan lainnya. Dan itu bisa kuat pengaruhnya bagi napiter untuk berpikir lebih rasional.

Akhirnya meletakkan senjata semua dan keluar menyerah satu persatu. Jadi kemungkinan besar Aman punya peran dalam proses menyerahnya napiter.

Dari 156 orang napiter level militansinya berbeda, tidak semua masuk lingkaran inti (militan). Paling tidak dari 156 itu 10 orang yang pegang senjata adalah masuk dalam lingkaran inti dengan militansi yang lebih dibandingkan lainnya. Karena itu 145 napiter lebih mudah diajak untuk berbicara dan masih memilih tawaran rasional dari pihak aparat.

Sementara 10 orang yang militan sisanya juga tidak sepenuhnya punya sikap mandiri. Buktinya mereka sempat meminta untuk ketemu dengan ideolog dan rujukan mereka yaitu Ustad Aman Abdurrahman. Nah dari situ terlihat, meski militan tetap saja mereka manusia yang masih bisa diajak bicara untuk mencari solusi terbaik.

Yang tidak kalah penting, perlu evaluasi kinerja densus pasca investigasi dari insiden ini. Karena bisa saja insiden ini muncul karena akumulasi kemarahan napiter sebab perlakuan aparat densus yang ada di rutan terhadap mereka yang dianggap tidak adil dll. Karena bisa jadi petugas densus saat insiden adalah petugas baru dan relatif masih muda. Jika Sikap overacting itu muncul maka kerap melahirkan rasa benci pada diri napiter. Jadi bukan semata spontanitas karena soal "makanan" tapi akumulatif.

Begitun soal senpi (senjata api), sajam (senjata tajam) dan bom. Perlu investigasi adakah unsur kelalaian di dalamnya hingga para napiter dengan mudah dapat mendapatkannya dan menguasainya. Kesannya paradoks; senpi-senpi tersebut direbut dari aparat bayangkara (densus) terbaik oleh para napiter yang notabene mereka tidak terlatih dalam banyak hal.

Dan 155 orang yang menyerah tanpa timbul korban tewas itu luar biasa, dan profesionalisme polri selalu diuji untuk kedepannya dalam kasus terorisme.

Hari ini bisa dengan pendekatan lunak dan sukses. Semoga ke depan juga lebih profesional, mengingat kasus yang lalu-lalu seperti penindakan terorisme di Ciputat atau di Jawa Tengah Mojosongo dll.

Mereka jumlah sedikit dan senjata sedikit tapi jatuh korban. Ini 10 orang pegang senjata dengan amunisi yang cukup tapi happy ending. Sesuatu yang luar biasa. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Selasa, 16 Oct 2018 21:24

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Selasa, 16 Oct 2018 20:45

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Selasa, 16 Oct 2018 20:30

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

Selasa, 16 Oct 2018 19:21

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Selasa, 16 Oct 2018 17:45

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X