Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.067 views

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Oleh: Ar-Rasyid Fajar Nasrullah 

(Mahasiswa Prodi Ilmu Hadits UIN Sunan Kalijaga) 

Bagai awan hitam kelam yang membawa badai pada sore hari. Kehadiran pasukan Mongol di kancah perhelatan percaturan dunia pada masa itu menjadi sesuatu yang paling tidak ditunggu-tunggu. Pasukan yang diprakarsai oleh salah seorang panglima perang terkenal seantero jagat ini –Jengis Khan— , cukup membuat was-was kerajaan-kerajaan didunia pada saat itu. Bangsa yang hampir saja menguasai seluruh dunia ini, memang dikenal memiliki pasukan yang pemberani, “ganas”, sekaligus kejam.

Berbagai penaklukan telah mereka lancarkan. Salah satunya adalah penaklukan China yang terjadi pada tahun 1211-1216 M. Tak terelakkan juga bahwa negeri-negeri muslim pun turut menjadi incarannya, kota sastra Bukhara dan Samarkhand adalah dua dari sekian banyak saksi tak bisunya. Meskipun perlawanan sempat digencarkan oleh pasukan dari bani Saljuk (Turki) di bawah pimpinan Aladin Muhammad, rupanya Allah berkehendak lain. Serangan bangsa Mongol tak terbendung, Aladin dan pasukannya pun gagal menahan serbuan mereka.

Adapun salah satu serangan bangsa Mongol yang terganas bagi umat Islam ialah pada tanggal 10 februari 1258 masehi, yaitu ketika cucu Jengis Khan –Hulagu Khan— dengan membawa pasukan sebanyak 200.000 orang tiba di salah satu pintu Baghdad –pusat dinasti Abbasiyah—. Al Mustasim yang merupakan seorang khalifah dinasti abbasiyah pada saat itu benar-benar tidak mampu membendung kekuatan ini. ditambah lagi dengan kelakuan salah seorang wazir sang khalifah, Ibn al ‘Alqami, yang justru mencoba mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Pada saat yang genting itu al ‘Alqami mengaku telah bertemu dengan pasukan Mongol dan telah membuat perjanjian damai. Ia mengatakan kepada khalifah “saya telah menemui mereka untuk perjanjian damai. Raja (Hulagu Khan) ingin mengawinkan anak perempuannya dengan Abu Bakr, putra khalifah. Dengan demikian, Hulagu Khan akan menjamin posisimu. Ia tidak menginginkan sesuatu kecuali kepatuhan, sebagaimana kakek-kakekmu terhadap sultan Seljuk”[1].

Setelah mendengar demikian, khalifah pun setuju dengan usulan dari wazirnya itu. Akhirnya sang khalifah pun keluar bersama beberapa pengikutnya dengan membawa banyak hadiah berharga dan diserahkan kepada Hulagu Khan. Kemudian hadiah-hadiah itu dibagikan oleh Hulagu Khan kepada para panglimanya. Keberangkatan sang khalifah ini kemudian diikuti juga oleh beberapa tokoh penting pada saat itu, seperti ahli fiqh dan berbagai orang-orang terpandang lainnya.

Tetapi siapa sangka, ternyata sambutan Hulagu Khan terhadap kebaikan khalifah al Mustasim sungguh tak terduga. Apa yang dikatakan wazirnya ternyata tidak benar. Setelah mereka semua berkumpul, disini mereka semua justru dibantai oleh pasukan Mongol. Mereka dibunuh dengan leher dipancung secara bergiliran. Tak membedakan usia maupun jenis kelaminnya mereka semua di bunuh dengan keji. Sekitar 800.000 orang terbunuh termasuk sang khalifah pun termasuk dalam deretan list korbannya. Setelah lima ratus tahun di bangun dengan megahnya, kini Baghdad hancur dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Sore telah berganti malam, awan hitam itu pun tak kunjung pergi namun justru semakin tebal dan turut menyelimuti gelapnya malam. Malam itu bagaikan malam yang panjang bagi setiap kerajaan di dunia, tak terkecuali juga bagi kerajaan-kerajaan Islam. Kini kerajaan-kerajaan yang tadinya masih berstatus “waspada” mulai meningkat statusnya menjadi “awas”, mereka sedang siap siaga berjaga-jaga dari serangan bangsa Mongol yang seperti kilatan petir itu. Sudah diduga akan tiba, namun kedatangannya selalu tak disangka-sangka. Degupan jantung semakin terasa, berpacu dengan suara hentakan kuda yang memercikan api dengan kuku kakinya. Apalagi setelah hari itu, hari yang naas itu, hari hancurnya Baghdad. Jantung ini semakin berdegup begitu hebatnya.

Tapi siapa sangka, di tengah gelapnya malam yang diselimuti awan hitam kelam tanpa cahaya bulan dan bintang. Ketika itu manusia-manusia benar-benar berharap agar ada sebuah cahaya meskipun hanya secerca. Oh, dan benar saja ia datang dari sekerumunan budak yang dilatih. Yak, cahaya itu datang dari kalangan budak-budak elite, budak-budak milik para sultan dinasti Bani Ayyub yang terdidik dan terlatih sebagai seorang tentara, yang pada akhirnya mampu mendirikan sebuah dinasti, dinasti itu kini dikenal dengan dinasti Mamluk(budak) di Mesir.

Setelah menaklukan Baghdad dan menguasainya, saat itu bidikan pasukan Mongol selanjutnya ialah Mesir, dimana disana ada sebuah kerajaan Islam juga yang tidak boleh disepelekan. Disini terjadi sebuah peristiwa bersejarah yang tak boleh dilupakan, peristiwa ini terjadi pada awal tahun 1260 M. yaitu ketika pasukan dari bangsa yang hampir menduduki seluruh dunia Islam ini bertemu dengan tentara dari dinasti Mamluk dibawah komando Qutuz dan Baybars di Ayn Jalut tepatnya pada tanggal 13 september 1260 M.

Peristiwa ini bermula setelah pasukan Mongol berhasil menaklukan Nablus dan Gaza. Ketika itu Kitbugha –seorang panglima tentara Mongol, bawahannya Hulagu Khan— mengirim utusan ke Mesir, meminta Sultan Qutuz selaku pemimpin dinasti Mamluk ini agar menyerah kepada bangsa Mongol. Sontak saja permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh Sultan Qutuz. Rupanya perlakuan sultan membuat para pasukan Mongol geram. Kemudian Kitbugha pun melintasi Yordania menuju Galilie.

Lalu pasukan ini bertemu dengan pasukan Mamluk yang dipimpin langsung oleh Sultan Qutuz bersama dengan jenderal terbaiknya, Zahir Baybars, di Ayn Jalut seperti diterangkan di awal. Akhirnya pecahlah sebuah peperangan antara Mamluk dengan Mongol, dan atas kehendak Allah pertempuran ini pun dimenangkan oleh umat Islam.

Rekor tak terkalahkan yang dipegang oleh pasukan Mongol pun akhirnya dipatahkan oleh Sultan Qutuz, Baybars, dan pasukan-pasukannya. Kemenangan ini memberikan harapan baru bagi setiap kerajaan-kerajaan Islam pada saat itu. kemenangan ini bagai cahaya lilin ditengah pemadaman listrik oleh PLN. Sangat diharapkan, dicari, dinanti, dan dijaga. Meski tak begitu besar seperti yang semula, cahaya ini tetap sangatlah berharga. Di tengah gelapnya malam yang suram itu hadir sebuah cahaya merupakan sebuah anugerah yang sangat indah. Meskipun kecil adanya tapi cahaya kecil itu akan menjadi sebuah pemantik awal untuk tumbuhnya cahaya-cahaya yang lebih besar.

Mungkin jika ini merupakan teater yang terjadi pada sebuah acara ajang pencarian bakat, maka semua juri dan penonton pasti akan standing applause saat menyaksikan kemenangan ini. manusia-manusia madesu (masa depan suram) pada saat itu sudah mulai berani menampakkan senyumnya, kembali menegakkan badannya, dan kembali memantapkan tatapannya.

Belajar dari sejarah ini, kita sebagai umat Islam tidak sepantasnya untuk mengeluh dan meratapi keadaan. Meskipun kini mayoritas muslim sedang dalam ketertinggalan, apakah itu dalam hal ekonomi, teknologi, maupun yang lainnya. Kita tetap harus yakin bahwa cahaya itu pasti akan muncul. Jika kita mulai was-was bahwa cahaya kebangkitan itu tidak akan muncul, itu berarti seharusnya kitalah yang harus berusaha agar menjadi bagian dari cahaya itu.

Cahaya yang memajukan Islam. Cahaya yang memajukan peradaban. Apalagi untuk kaum muda Islam, Bangkitlah!, jangan menyerah!, sudah saatnya kita untuk bangun. Bangun dari mimpi-mimpi indah yang panjang. Umat Islam waktunya berjuang! [syahid/voa-islam.com]

 

Daftar Pustaka:

al-Azizi, Abdul Syukur. 2014. kitab sejarah peadaban islam terlengkap. Jogjakarta: Saufa.

Anshary, Tamim. 2012. dari puncak Baghdad: sejarah dunia versi islam. Jakarta: Zaman.

Yatim, Badri. 2004. sejarah peradaban islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

 

[1] Dr. Badri Yatim, M.A., sejarah peradaban Islam, (Jakarta: PTRaja Grafindo Persada, 2004, cetakan keenambelas), hlm. 114.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Latest News
Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Kewajiban Membaca Siroh Nabawiyah

Rabu, 21 Nov 2018 04:57

Merindukan Ulama

Merindukan Ulama

Selasa, 20 Nov 2018 23:00

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Selasa, 20 Nov 2018 19:46

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Selasa, 20 Nov 2018 18:00

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 20 Nov 2018 16:45

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Selasa, 20 Nov 2018 16:00

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

Selasa, 20 Nov 2018 15:35

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Selasa, 20 Nov 2018 15:34

Politik Bumi Hangus Jokowi

Politik Bumi Hangus Jokowi

Selasa, 20 Nov 2018 15:00

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Selasa, 20 Nov 2018 14:40

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Selasa, 20 Nov 2018 10:43

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Selasa, 20 Nov 2018 10:00

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Selasa, 20 Nov 2018 09:00

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Selasa, 20 Nov 2018 07:19

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Selasa, 20 Nov 2018 01:57

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Selasa, 20 Nov 2018 01:49

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Senin, 19 Nov 2018 21:15

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Senin, 19 Nov 2018 21:03

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

Senin, 19 Nov 2018 20:45

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Senin, 19 Nov 2018 20:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 20/11/2018 15:00

Politik Bumi Hangus Jokowi