Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.630 views

Reuni Akbar 212: Bukan Akhir Melainkan Awal dari Perjuangan

Oleh: Alga Biru

"Kalau datang ke acara lihat urgensinya apa. Jika ada (urgensi), ya silahkan (ke Monas). Kalau tidak, buat apa (datang). Apa sih yang mau disuarakan?" ujar Kang Emil itu, Kamis (30/11/2017) seperti dikutip Detik.  

Melalui akun twitter, Bapak Ridwan Kamil berkicau dua kali terkait kepentingan acara Reuni Akbar 212 sembari meng-capture sikap MUI Jabar yang mengimbau warganya tidak ikut acara tersebut. Kenyataan selanjutnya ialah ratus ribuan orang mulai memenuhi Monas sejak jumat 1 Desember 2017 dan mengalami puncak kepadatan di esok harinya. Jika MUI saja sudah mengimbau tidak datang, jadi orang-orang ini hadir untuk apa ya?

Monas sempat digadang-gadang batal untuk digunakan. Kita mengapresiasi sikap Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang menepati janjinya, guna memberi tempat perizinan jalannya acara. Pengukuhan persatuan umat Islam, itu yang ingin ditunjukkan para peserta yang tidak kurang dari 800ribuan banyaknya. Mereka yang hadir tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya, namun juga luar Jakarta bahkan luar daerah.

Mengutip pernyataan Fadli Zon yakni, "Kegiatan ini adalah kegiatan konstitusional, kegiatan yang dijamin konstitusi dalam Pasal 28 bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat," seru Fadli dari atas panggung yang disambut riuh oleh massa yang hadir. (Kompas/02/12)

Netizen membanjiri lini masa dan melakukan citra diri untuk sekadar menampik fitnah yang dituduhkan pada mereka sebagai ‘peserta bayaran’. Mereka datang dari hati, menyatukan komitmen, membela suara Islam, yang hari ini semakin dipersulit gerakannya. Agama Islam yang dibawa Rasulullah SAW pada 14 tahun silam, tidak hanya menyatukan umat dari sisi spiritual, melainkan aksi sosial dan politik.

Ujaran Tito Karnavian bahwa aksi ini tak lepas dari nuansa politik, tampaknya cukup beralasan. Jangan baper, memang Islam itu berpolitik kok. Politik disini bukan alih-alih bersikap praktis, namun memahami politik sebagai usaha umat Islam untuk diurusi dengan Syariah Islam selaku umat Rasulullah SAW.

 

...Akumulasi dari segala pandang yang dibawa dari reuni kali ini ialah, semangat juang sampai titik darah penghabisan. Persatuan ini bukan akhir, melainkan awal perjuangan...

Tampak hadir meliputi para politikus seperti Anies Baswedan, Amin Rais, Fadli Zon, Hidayat Nur Wahid, dan Fahri Hamzah. Sangat disayangkan Presiden Jokowi tidak hadir dalam acara ini, yang seharusnya menyambut baik undangan panitia dan umat Islam secara umum.

“Balas dendam politik itu nyata”, ungkap Ustadz Rahmad Labib selaku DPP Hizbut Tahrir Indonesia, sebelum harakah ini resmi dibubarkan rezim dengan melalui Perppu Ormas No 2 Tahun 2017. Metro TV mengangkat tajuk “Meneladani Sang Nabi” dengan narasi intoleransi yang gagap gempita di bawah payung Reuni Akbar 212.

Bak memancing di air keruh, media satu ini belum kapok merespon negatif semangat umat Islam. Bagaimana bisa menyebut intoleransi kalau ketoleran itu dilanggar sendiri oleh mereka yang merasa paling toleran? Satu per satu umat Islam melalui perpanjangan suara ulama terus dihadang. Persekusi acara pengajian, pencitraburukan aktivis, isu terorisme, tak habisnya digoreng pihak sono untuk membendung ide-ide Islam.

Rabun dekat pada persoalan orang, rabun jauh pada masalahnya sendiri. Pepatah itu tampaknya cocok buat orang yang masih menggunjingkan persatuan umat Islam di Indonesia. Sementara pemerintah tak kian berbenah, hutang Indonesia membengkak menjadi 810 Triliun rupiah, dan dikhawatirkan terkena dampak krisis di tahun 2018 yang tak lama lagi segera datang.

Dalam atmosfer yang kian terjepit ini, umat semakin menyadari urgensi Islam sebagai solusi kehidupan. Persatuan umat, berdaya di negeri sendiri, merangkul persaudaraan, dan berkeadilan adalah semangat yang bisa kita tangkap dari rentetan kejadian setahun belakangan.

Dengan berkibarnya Ar-Rayah pada Reuni Akbar 212, ajaran Khilafah kembali disebut-sebut. Portal berita CNN keukeh menyebut bendera hitam bertuliskan laailaha illallah muhammad rasulullah sebagai bendera HTI, dan wujud intoleransi. Ini kesempatan buat kaum muslimin terutama orang yang faqih agama guna menjelaskan kedudukan dan ruh dari bendera agung Rasulullah SAW. 

Akumulasi dari segala pandang yang dibawa dari reuni kali ini ialah, semangat juang sampai titik darah penghabisan. Persatuan ini bukan akhir, melainkan awal perjuangan. Kalau ada halang rintang dalam perjuangan, ingatlah kembali betapa indah masa berkumpul dalam kebersamaan, disatukan dalam ruh izzatul Islam. Ketika persaudaraan ini dipertalikan oleh Sang Penggenggam Hati, Allah Yang Maha Tinggi. Panjang dan terjalnya perjuangan, biarlah Allah SWT yang memecut diri dan memilih kita sebagai hamba-hambaNya yang terbaik. Wallahu’alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Peti Mati Donald Trump Diarak Pakai Becak

Kamis, 14 Dec 2017 08:26

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Innalillahi, AM Fatwa Berpulang

Kamis, 14 Dec 2017 07:04

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

My Teacher is My Hero (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 14 Dec 2017 04:55

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Keong Sawah Pengganti Daging Sapi, Inikah Solusi?

Rabu, 13 Dec 2017 23:33

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Palang Merah Internasional: Kehidupan 'Terhenti' di Rakhine Myanmar

Rabu, 13 Dec 2017 22:45

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Dr Moeflich Hasbullah: Hilang Wibawa, Lebih Baik ICMI Membubarkan Diri

Rabu, 13 Dec 2017 21:28

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Serang Barak Militer di Mosul tewaskan 13 Milisi Syi'ah Irak

Rabu, 13 Dec 2017 21:25

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Pemimpin Dunia Muslim Desak Masyarakat Internasional Akui Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 21:07

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

LUIS: Halangi Pengajian adalah Sikap Intoleran

Rabu, 13 Dec 2017 20:39

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

VIDEO: Laskar Umat Islam Surakarta Datangi Penerbit Yudhistira

Rabu, 13 Dec 2017 17:28

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Rabu, 13 Dec 2017 10:12

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Rabu, 13 Dec 2017 10:01

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Selasa, 12 Dec 2017 21:55

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Selasa, 12 Dec 2017 21:30

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

Selasa, 12 Dec 2017 21:05

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X