Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.447 views

Perjuangan Melawan 'Penjajahan' Harus Dilanjutkan

Oleh: Abi Ziad (Jurnalist Citizen)
 
Sudah 72 tahun Indonesia Merdeka. Tentu kita patut bersyukur karena secara fisik para penjajah bisa diusir dari negeri ini. Penjajah yang notabene negara barat yg non muslim dan bukan Arab berhasil diusir atas jasa para pahlawan terutama para ulama.
 
Tentu saja rasa syukur tersebut tidak patut diwujudkan dengan berbagai acara yang maksiat dan melanggar aturan agama. Rasa syukur itu dilakukan sebaiknya dengan dzikir dan berdoa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.
 
Namun yang lebih penting dari itu kita patut merenung benarkah kita sudah merdeka secara hakiki? Tampaknya bagi sebagian masyarakat kemerdekaan yang harusnya terwujudnya kesejahteraan, kenyamanan meraih pendidikan, nyaman bekerja dan bebas melaksanakan ajaran agamanya masih jauh panggang dari api. Malah dirasakan, para penjajah seakan masih bercokol di negeri ini melalui para anteknya.
 
Melalui berbagai undang undang, secara legal asing bisa bebas mengeruk kekayaan di negeri ini seperti SDA minyak, gas dan tambang emas, sementara pribumi terus dikejar dengan pungutan pajak yang terus menaik. Berbagai subsidi pun dicabut. Tenaga kerja asing dan aseng bebas berkeliaran di negeri ini dengan gaji berlipat lipat. Hektaran tanah pribumi pun beralih tangan, dimiliki pihak aseng dan para kapitalis serakah. 
 
Penjajah yang tidak bersenjatakan senjata api dan meriam ini, pengaruhnya sudah masuk hampir ke semua bidang. Budaya asing dari barat, aseng, india, korea pun dipaksakan seolah kepada rakyat hingga rakyat yang notabene mayoritas muslim lupa dengan budayanya sendiri. Sejumlah patung yang tidak mewakili tokoh dari bangsa ini pun berdiri.
 
Patung panglima perang China yang super megah dan tinggi di Tuban adalah bukti begitu kuatnya pengaruh Aseng di negeri ini. Demikian juga rencana pembuatan kota Meikarta dan Reklamasi di Jakarta  adalah bukti bagaimana aseng yang kongkalikong dengan para "pemimpin inlander" begitu berambisi kuat ingin menguasai negeri ini. Selain itu tonan narkoba yang akan menghancurkan moral masyarakat bagaikan air bah masuk ke negeri ini seolah tak bisa ditahan. Hanya sebagian kecil yang bisa digagalkan.
 
Serangan massif kaum LGBT pun terus terjadi dan memakan korban. Tapi ironis semuanya dianggap biasa oleh pejabat di negeri ini.Belum lagi tindakan kejahatan, pergaulan bebas, dan main hakim sendiri pun menjadi fenomena biasa belakangan. Keadilan hukum pun sulit di dapat. Hukum tampak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
 
Lalu dimana Pancasila? Entahlah. Tampaknya pancasila baru selogan manis di mulut tapi kenyataannya masih jauh panggang dari api. Realitanya banyak kehidupan dan kebijakan penguasa yang malah jauh dari nilai-nilai Pancasila. Malah belakangan Pancasila seolah dijadikan alat oleh penguasa untuk menggebuk suara kritis masyarakat atas kebijakan penguasa yang dianggap dzolim.
 
Pembubaran ormas HTI dan rencananya ormas lainnya yang dianggap bertentangan dengan pancasila menurut versi pemerintah dengan tanpa melalui pengadilan adalah bukti bagaimana Pancasila dijadikan alat untuk melangengkan kekuasaan rezim yang ada.Pokoknya semua suara yang berseberangan dengan kebijakan rezim maka bisa ditumpas melalui perppu dengan dalih bertentangan dengan pancasila.
 
Tampaknya kita ini belum meraih kemerdekaan yang sebenarnya. Kita belum bisa tegak berdiri di bawah kaki sendiri. Kita belum benar benar bisa mandiri dan terbebas dari jeratan asing dan aseng. So perjuangan untuk membebaskan negeri ini dari penjajahan non fisik belum usai. Karena itu perjuangan para pahlawan dulu yang sebagian besar dimotori para ulama harus kita lanjutkan. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Sabtu, 23 Sep 2017 19:13

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Sabtu, 23 Sep 2017 18:00

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Sabtu, 23 Sep 2017 17:49

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Sabtu, 23 Sep 2017 16:49

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

Sabtu, 23 Sep 2017 16:30

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Sabtu, 23 Sep 2017 16:26

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 15:49

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 14:49

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Sabtu, 23 Sep 2017 13:22

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 23 Sep 2017 13:21

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Sabtu, 23 Sep 2017 13:11

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Sabtu, 23 Sep 2017 10:32

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Sabtu, 23 Sep 2017 10:08

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Sabtu, 23 Sep 2017 09:43

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

Sabtu, 23 Sep 2017 07:26

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sabtu, 23 Sep 2017 07:07

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Sabtu, 23 Sep 2017 06:48

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

Sabtu, 23 Sep 2017 06:47

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Sabtu, 23 Sep 2017 06:19

Hanya Seorang Ibu, Bukan Malaikat

Hanya Seorang Ibu, Bukan Malaikat

Sabtu, 23 Sep 2017 06:04


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X