Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.518 views

Moderasi atau Liberalisasi?

Oleh: Zaqy Dafa (Pemerhati Pemikiran Islam)

Entah bagaimana, akhir-akhir ini jika ada Muslim yang ingin memperjuangkan pengamalan Syari’ah Islam sesuai kemampuan masing-masing selalu saja mendapat cap buruk dari orang-orang yang dikenal sebagai “kaum kepala dingin.”

Mereka dengan sikap “moderat”, “elegan”, dan “paling NKRI”-nya selalu mengajak orang untuk menyebarkan yang adem-adem saja, meski di lain pihak mereka juga sangat tekun mengumbar cap intoleransi, radikal, anti nasionalis, bahkan cap makar secara gebyah uyah. Pokoknya orang yang tidak mengucapkan kata “NKRI harga mati” sudah pasti dia radikal dan anti-NKRI.

Padahal, yang ngomong begitu belum tentu ketika peringatan 17 Agustus mau mengibarkan bendera merah putih di depan rumahnya dan malas melihat upacara bendera di tivi maupun di dekat rumahnya. Mental “paling NKRI” macam apa itu?

Belum lagi orang yang karena kepentingannya menggembosi Syari’ah, dia begitu suka berdalil ini itu sesuai dengan keinginan mereka. Sampai-sampai ada seorang “intelektual” yang menulis bahwa suhu panas perpolitikan Indonesia sekarang ini disamakan dengan suhu politik Khalifah Ali-Muawiyah zaman dahulu. Padahal, faktanya di Indonesia tidak ada perang fisik apalagi pengerahan massa secara massif untuk menggulingkan pemerintah. Bukankah ini berlebihan, atau memang tujuan mereka agar umat Islam mau melemas?

Yang paling menyakitkan dia menulis, “Kubu ‘Ali memainkan high politics dengan berusaha mempertahankan idealisme dan nilai luhur Islam dengan tidak terjebak pada politisasi agama, meski pada akhirnya mereka menyerah pada desakan sebagian pendukungnya yang kemudian membelot, sehingga mereka dikalahkan oleh kecerdikan ‘Amru ibn al-‘Ash, juru runding kubu Mu’awiyah. Kubu Mu’awiyah lihai memainkan isu-isu agama untuk melegitimasi kepentingan politiknya, sehingga mudah meraih simpati masyarakat dengan segudang prestasi dan kebobrokannya sekaligus.”

Padahal, bagi mayoritas umat Indonesia yang ngakunya paling Ahlussunnah wal Jama’ah itu termasuk akidah paling mendasar bagi Aswaja adalah hormat terhadap seluruh Shahabat Rasulullah ShallaLlahu ‘alaihi wa Sallama. Meski mereka bukanlah manusia yang maksum, Aswaja meyakini bahwa mereka selalu bertaubat sebelum ajal menjemput mereka. Lha ini ada orang pintar malah menuduh Muawiyah “memainkan isu-isu agama untuk melegitimasi kepentingan politiknya”? Tulisan yang seperti ini dia awali dengan menulis judul tentang “moderasi”. Moderasi model apa ini? Mana akidah Aswaja yang katanya Anda junjung-junjung tinggi itu?

Muawiyah tidak ada niatan untuk menggulingkan pemerintahan sah pada waktu perang Shiffin. Jika memang Muawiyah berniat begitu, padahal beliau baru diangkat khalifah setelah dilantik oleh Sayyidina Hasan yang menjadi khalifah pengganti ayah beliau Sayyidina Ali. Akan tetapi dukungannya terhadap kelompok kudeta yang akhirnya menjadi Khawarij merupakan kebijakan yang keliru, karena perang tersebut telah menimbulkan instabilitas negara dan banyaknya umat Islam yang terbunuh karena alasan yang sebenarnya dapat ditempuh penyelesaiannya melalui jalur diplomasi dan kerjasama. Memang diakui, propaganda para pemberontak yang didalangi Yahudi ini berhasil mempengaruhi pikiran banyak shahabat.

Perlu diketahui, setelah peristiwa Tahkim antara Abu Musa al-Asy’ari dan Amr bin Ash Sayyidina Ali tetap menjabat sebagai khalifah hingga beliau syahid dibunuh oleh kaum pemberontak yang akhirnya menjadi Khawarij.

Jadi jangan karena Shahabat tidak maksum, lalu Anda dengan seenaknya mengatakan bahwa Muawiyah itu “memainkan isu-isu agama untuk melegitimasi kepentingan politiknya”. Kalau Anda mau bicara soal moderasi, mestinya gunakan pandangan-pandangan yang moderat pula sesuai akidah Aswaja. Kalau Anda begini, bukan moderasi yang Anda tawarkan tapi geraman umat Islam melihat tingkah Anda.

Tentang sikap Ibnu Umar yang Anda tawarkan, tentu hal ini baik dan patut ditiru agar umat Islam tidak melulu bertikai dalam hal politik. Hal ini kita dapatkan contoh dari beberapa ulama sepuh kita yang memilih tidak berkomentar apapun dengan kondisi politik, karena bagaimanapun juga pangkat adalah amanah. Tanggung jawabnya dunia akhirat. Tidak mendapat pangkat itu mestinya lebih baik dan patut disyukuri.

Akan tetapi, Anda tidak dapat menyalahkan orang-orang yang berjuang dalam politik untuk menegakkan Syari’ah Islam sesuai konstitusi yang ada. Memang harus ada orang-orang seperti mereka. Jika semuanya ikut mengucilkan diri dari politik kemudian negara dikuasai oleh orang-orang yang tak paham agama, lalu bagaimana solusi Anda sebagai umat Islam?

Mari kita semua ngaji yang benar dan serius, agar masalah-masalah seperti ini dapat dipahami secara jernih. Meluruskan niat adalah yang utama, segala hal yang kita lakukan diusahakan semata-mata karena ikut aturan Allah dan mengabdi kepada Allah.

Tujuannya agar kita selamat dunia akhirat dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Ta’ala. Hidup ini hanya sebentar, tingkah laku kita semua akan dihisab kelak di akhirat. Kita selalu sadar tiap hari selalu melakukan dosa besar maupun kecil, sengaja maupun tidak.

Jika orientasi berpikir dan bersikap kita sebagai umat Islam sudah seperti ini, maka tidak akan ada lagi orang yang bertindak anarkis-teroris maupun liberal-sekularis, apalagi sampai berkata “Muawiyah memainkan isu-isu agama untuk melegitimasi kepentingan politiknya”. WaLlahu A’lam[syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Ahad, 22 Oct 2017 22:12

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Ahad, 22 Oct 2017 21:00

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Ahad, 22 Oct 2017 20:05

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Ahad, 22 Oct 2017 19:26

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ahad, 22 Oct 2017 18:27

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Ahad, 22 Oct 2017 17:38

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Ahad, 22 Oct 2017 17:01

Peringati Hari Santri Nasional, Menag: Santri Berperan Jaga Keutuhan NKRI

Peringati Hari Santri Nasional, Menag: Santri Berperan Jaga Keutuhan NKRI

Ahad, 22 Oct 2017 15:46

Sandiaga Uno: Guru Ngaji Juga dapat KJP Plus

Sandiaga Uno: Guru Ngaji Juga dapat KJP Plus

Ahad, 22 Oct 2017 15:39

PBB: Jumlah Pengungsi Rohingya Sudah Hampir 600.000

PBB: Jumlah Pengungsi Rohingya Sudah Hampir 600.000

Ahad, 22 Oct 2017 15:29

Warga Kanada Protes Diskriminasi Niqab

Warga Kanada Protes Diskriminasi Niqab

Ahad, 22 Oct 2017 15:27

Erdogan-Putin Bahas Masalah Regional dan Ekonomi

Erdogan-Putin Bahas Masalah Regional dan Ekonomi

Ahad, 22 Oct 2017 15:23

Mesir Perketat Keamanan Pasca Baku Tembak Mematikan

Mesir Perketat Keamanan Pasca Baku Tembak Mematikan

Ahad, 22 Oct 2017 15:18

Pejabat Israel Benarkan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Kunjungi Israel

Pejabat Israel Benarkan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Kunjungi Israel

Ahad, 22 Oct 2017 09:05

Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Ahad, 22 Oct 2017 02:24

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 23:17

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Sabtu, 21 Oct 2017 22:42

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 22:31

Aher: Pesantren Telah Banyak Berikan Kebaikan untuk Masyarakat Indonesia

Aher: Pesantren Telah Banyak Berikan Kebaikan untuk Masyarakat Indonesia

Sabtu, 21 Oct 2017 22:14

Kamu Cantik dari Sikap dan Akhlakmu

Kamu Cantik dari Sikap dan Akhlakmu

Sabtu, 21 Oct 2017 22:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X