Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.217 views

Menoropong Indonesia, Benarkah dalam Pengaruh Cina?

 
Oleh: AB Latif (Direktur Indopolitik Watch)
 
Meski akan memperingati kemerdekaan ke-72, sepatutnya kita meneropong jauh ke depan Indonesia. Benarkah Indonesia sudah merdeka secara hakiki? Ataukah dalam incaran asing, baik kepentingan Barat atau Timur. Tampaknya, ekspansi China melalui beragam cara ingin turut serta menikmati Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari trend pembanguna infrastruktur yang melibatkan Cina. Begitu pun simbol-simbol Tiongkok dan WNI keturunan cina dibangun di Indonesia.
 
Diberbagai daerah, terutama dikawasan wisata sudah dan sedang dibangun banyak sekali Klenteng, Vihara, tempat-tempat pemujaan, serta patung-patung simbol kekaisaran Cina. Di TMII dibangun patung POH An tui, di Tuban dibangun patung panglima perang cina Kwan Sing Tee Koen. Padahal sudah jelas POH An tui menjadi musuh pejuang kemerdekaan RI, adapun Kwan Sing Tee Koen adalah salah satu jendral dari Republik Rayat Tiongkok.
 
Selain itu juga dibangun Masjid-Masjid yang berarsitektur Tiongkok yang beraroma Naga yang merah menyala. Masyarakat dapat menerima karena memakai lebel Masjid Panglima Cheng Ho. Biasanya masjid arsitektur cina ini dilengkapai dengan patung Cheng Ho dalam ukura besar. Sekarang sudah berdiri sekitar 20 masjid Ceng ho diseluruh Indonesia mulai dari Semarang, Surabaya, Balikpapan, Pelembang dan lain-lain.
 
Pada umumnya Pemerintah Daerah memberikan ijin pembangunan dikarenakan dengan maksud untuk memperindah kawasan wisata dalam rangka untuk menarik wisatawan khususnya dari Cina. Apalagi bangunan itu dibangun dengan dana mandiri, artinya pemerintah tidak mengeluarkan uang alias gratis sebagai sumbangan perusahaan cina dan pengusaha WNI keturunan tiongkok.
 
Hampir semua kawasan wisata dari Pacitan, Malang Raya, sampai Banyuwangi senantiasa ada klenteng kha Tiongkok. Di Tuban, Gresik, dan klenteng dilengkapi dengan patung pahlawan cina. Di pulau Kemaro Palembang, Pontianak, Singkawang, Sungailiat dan Pangkal pinang dibuat Klenteng dengan sebutan terbesar di Asia. Bahkan dipulau Bangka sudah ada 1.200 klenteng, di Kalbar kurang lebih 1.000 klenteng dalam 5 tahun terakhir. Sebuah pertumbuhan yang amat dahsyat….!
 
Apakah semua itu hanya semata-mata untuk agama ? jelas bukan. Apakah simbol kekuatan NKRI ? pastinya juga bukan. Tapi yang jelas semua itu atas ijin dari penguasa negeri ini. Karena Pemda merasa diuntungkan dengan ini semua. Pasalnya bangunan yang megah itu gratis dan tidak membebani APBD. 
 
Pembangunan berbagai insfastruktur dengan arsitektur Tiongkok di Indonesia adalah simbol pengaruh China. Inilah penjajahan dan pencaplokan kultural secara sistematis dan massif. NKRI pelan-pelan dan bertahap kehilangan jati diri sebagai bangsa merdeka dan berdaulat.
 
Ini masih dalam bentuk insfrastruktur, belum lagi jeratan hutang negeri ini terhadap Cina. Hutang Indonesia ke Cina meningkat drastis. Berdasarkan data yang dirilis di situs Bank Indonesia tercatat pada Juli, jumlah utang negeri tirai bamboo pada Mei 2017 sebesar 15,491 milliar dolar AS atau sekitar Rp. 2016 trilliun. Dan kini Tiongkok berada pada nomor urut ke 3 negara pemberi utang ke Indonesia dibawah jepang dan singapura. Jelas ini akan menjadi beban fiskal Negara, jika kita tidak dapat membayar utang tersebut tepat sebelum jatuh tempo. Menjadi tanda tanya besar, bagaimana bangsa ini akan terbebas dari jeratan utang luar negeri ?
 
Sejumlah pengamat mengingatkan Indonesia, tentang utang yang menjerat Sri Lanka. Akibat utang ke Cina, Sri Lanka terpakasa menjual pelabuhannya. Dan jerat utang inilah sebenarnya strategi penjajahan di era modern. Apakah nasib bangsa Indonesia akan sama dengan apa yang dialami Sri Lanka yang telah menggadaikan aset negaranya ? lantas apa yang menjadi jaminan bangsa ini ? apakah kita akan kembali kehilangan aset BUMN ?
 
Fakta ini akan memperlihatkan kepada kita, bahwa sebenarnya Indonesia telah terperangkap dalam jeratan hutang Cina. Artinya Indonesia kini dalam cengkraman Cina. Jangan jadikan rakyat Indonesia sebagai korban. Kalau kita menghadapi situasi seperti sekarang, pemerintah harus benar-benar mampu mencari solusi tuntasnya, jangan hanya berebut kepentingan. Segera sadari untuk kembali kepada jalan yang benar. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Madu Manjakani Atasi Masalah Kewanitaan, Miss V dan Raih Kebahagiaan Suami

Senin, 22 Jan 2018 14:41

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Bangladesh Katakan Akan Berkoordinasi dengan PBB untuk Pengembalian Pengungsi Rohingya

Senin, 22 Jan 2018 14:30

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

Senin, 22 Jan 2018 14:21

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Ikuti Training MUSLIM JOURNALIST TROOPER, Video News Jaman NOW! Yuk Daftar

Senin, 22 Jan 2018 14:01

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Yuk Donasikan Infaq Terbaik Bagi STUDIO VOA ISLAM TV. Raih Pahala Abadi

Senin, 22 Jan 2018 13:49

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Tema 9 Tahun Voa-Islam: Fastabiqul Khairat, Berlomba Dalam Kebaikan

Senin, 22 Jan 2018 13:34

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Safari Dakwah Ustadz Syamsi Ali di Pulau Dewata

Senin, 22 Jan 2018 13:17

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Ledakan Bom di Sebuah Pasar di Yala Thailand Selatan Tewaskan 3 Orang Lukai 18 Lainnya

Senin, 22 Jan 2018 13:16

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Senin, 22 Jan 2018 13:13

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Gelar Tabligh Akbar, MUI Manokwari? Undang Ustadz Zaitun Rasmin

Senin, 22 Jan 2018 13:02


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X