Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.783 views

Menoropong Indonesia, Benarkah dalam Pengaruh Cina?

 
Oleh: AB Latif (Direktur Indopolitik Watch)
 
Meski akan memperingati kemerdekaan ke-72, sepatutnya kita meneropong jauh ke depan Indonesia. Benarkah Indonesia sudah merdeka secara hakiki? Ataukah dalam incaran asing, baik kepentingan Barat atau Timur. Tampaknya, ekspansi China melalui beragam cara ingin turut serta menikmati Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari trend pembanguna infrastruktur yang melibatkan Cina. Begitu pun simbol-simbol Tiongkok dan WNI keturunan cina dibangun di Indonesia.
 
Diberbagai daerah, terutama dikawasan wisata sudah dan sedang dibangun banyak sekali Klenteng, Vihara, tempat-tempat pemujaan, serta patung-patung simbol kekaisaran Cina. Di TMII dibangun patung POH An tui, di Tuban dibangun patung panglima perang cina Kwan Sing Tee Koen. Padahal sudah jelas POH An tui menjadi musuh pejuang kemerdekaan RI, adapun Kwan Sing Tee Koen adalah salah satu jendral dari Republik Rayat Tiongkok.
 
Selain itu juga dibangun Masjid-Masjid yang berarsitektur Tiongkok yang beraroma Naga yang merah menyala. Masyarakat dapat menerima karena memakai lebel Masjid Panglima Cheng Ho. Biasanya masjid arsitektur cina ini dilengkapai dengan patung Cheng Ho dalam ukura besar. Sekarang sudah berdiri sekitar 20 masjid Ceng ho diseluruh Indonesia mulai dari Semarang, Surabaya, Balikpapan, Pelembang dan lain-lain.
 
Pada umumnya Pemerintah Daerah memberikan ijin pembangunan dikarenakan dengan maksud untuk memperindah kawasan wisata dalam rangka untuk menarik wisatawan khususnya dari Cina. Apalagi bangunan itu dibangun dengan dana mandiri, artinya pemerintah tidak mengeluarkan uang alias gratis sebagai sumbangan perusahaan cina dan pengusaha WNI keturunan tiongkok.
 
Hampir semua kawasan wisata dari Pacitan, Malang Raya, sampai Banyuwangi senantiasa ada klenteng kha Tiongkok. Di Tuban, Gresik, dan klenteng dilengkapi dengan patung pahlawan cina. Di pulau Kemaro Palembang, Pontianak, Singkawang, Sungailiat dan Pangkal pinang dibuat Klenteng dengan sebutan terbesar di Asia. Bahkan dipulau Bangka sudah ada 1.200 klenteng, di Kalbar kurang lebih 1.000 klenteng dalam 5 tahun terakhir. Sebuah pertumbuhan yang amat dahsyat….!
 
Apakah semua itu hanya semata-mata untuk agama ? jelas bukan. Apakah simbol kekuatan NKRI ? pastinya juga bukan. Tapi yang jelas semua itu atas ijin dari penguasa negeri ini. Karena Pemda merasa diuntungkan dengan ini semua. Pasalnya bangunan yang megah itu gratis dan tidak membebani APBD. 
 
Pembangunan berbagai insfastruktur dengan arsitektur Tiongkok di Indonesia adalah simbol pengaruh China. Inilah penjajahan dan pencaplokan kultural secara sistematis dan massif. NKRI pelan-pelan dan bertahap kehilangan jati diri sebagai bangsa merdeka dan berdaulat.
 
Ini masih dalam bentuk insfrastruktur, belum lagi jeratan hutang negeri ini terhadap Cina. Hutang Indonesia ke Cina meningkat drastis. Berdasarkan data yang dirilis di situs Bank Indonesia tercatat pada Juli, jumlah utang negeri tirai bamboo pada Mei 2017 sebesar 15,491 milliar dolar AS atau sekitar Rp. 2016 trilliun. Dan kini Tiongkok berada pada nomor urut ke 3 negara pemberi utang ke Indonesia dibawah jepang dan singapura. Jelas ini akan menjadi beban fiskal Negara, jika kita tidak dapat membayar utang tersebut tepat sebelum jatuh tempo. Menjadi tanda tanya besar, bagaimana bangsa ini akan terbebas dari jeratan utang luar negeri ?
 
Sejumlah pengamat mengingatkan Indonesia, tentang utang yang menjerat Sri Lanka. Akibat utang ke Cina, Sri Lanka terpakasa menjual pelabuhannya. Dan jerat utang inilah sebenarnya strategi penjajahan di era modern. Apakah nasib bangsa Indonesia akan sama dengan apa yang dialami Sri Lanka yang telah menggadaikan aset negaranya ? lantas apa yang menjadi jaminan bangsa ini ? apakah kita akan kembali kehilangan aset BUMN ?
 
Fakta ini akan memperlihatkan kepada kita, bahwa sebenarnya Indonesia telah terperangkap dalam jeratan hutang Cina. Artinya Indonesia kini dalam cengkraman Cina. Jangan jadikan rakyat Indonesia sebagai korban. Kalau kita menghadapi situasi seperti sekarang, pemerintah harus benar-benar mampu mencari solusi tuntasnya, jangan hanya berebut kepentingan. Segera sadari untuk kembali kepada jalan yang benar. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Ramadan, Momen Mendadak Islami?

Ramadan, Momen Mendadak Islami?

Kamis, 24 May 2018 23:46

Bom Bunuh Diri Itu Jahat Bukan Jihad!

Bom Bunuh Diri Itu Jahat Bukan Jihad!

Kamis, 24 May 2018 23:29

Video AADC, Eksperimen Sosial Menepis Salah Paham tentang Cadar

Video AADC, Eksperimen Sosial Menepis Salah Paham tentang Cadar

Kamis, 24 May 2018 22:55

Militer Filipina: Abu Dzar Pemimpin Baru Kelompok Maute yang Terinspirasi IS

Militer Filipina: Abu Dzar Pemimpin Baru Kelompok Maute yang Terinspirasi IS

Kamis, 24 May 2018 21:15

Penyelidik Internasional Sebut Rudal Militer Rusia Jatuhkan Pesawat Penumpang Malaysia MH17

Penyelidik Internasional Sebut Rudal Militer Rusia Jatuhkan Pesawat Penumpang Malaysia MH17

Kamis, 24 May 2018 19:15

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Video Hot Interview 1: Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Kamis, 24 May 2018 18:47

Rezim Assad Tukar Tentara Mereka yang Ditangkap Penduduk Shuhail dengan Sapi dan Domba

Rezim Assad Tukar Tentara Mereka yang Ditangkap Penduduk Shuhail dengan Sapi dan Domba

Kamis, 24 May 2018 18:45

Liga Arab Putuskan Hubungan dengan Guatemala Menyusul Pemindahan Kedutaan ke Tel Aviv

Liga Arab Putuskan Hubungan dengan Guatemala Menyusul Pemindahan Kedutaan ke Tel Aviv

Kamis, 24 May 2018 17:35

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Kamis, 24 May 2018 16:04

Tokoh Tionghoa Bentuk Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden

Tokoh Tionghoa Bentuk Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden

Kamis, 24 May 2018 13:26

Soal 'Ulama Jadi Babi', Habib Jafar Al-Attas Penuhi Panggilan Panwaslu

Soal 'Ulama Jadi Babi', Habib Jafar Al-Attas Penuhi Panggilan Panwaslu

Kamis, 24 May 2018 13:12

LPAI: Menstigma Anak Terduga Teroris Langgar UU

LPAI: Menstigma Anak Terduga Teroris Langgar UU

Kamis, 24 May 2018 13:00

Palestina Diterima Bergabung dalam 2 Organisasi Besar PBB

Palestina Diterima Bergabung dalam 2 Organisasi Besar PBB

Kamis, 24 May 2018 12:15

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Kamis, 24 May 2018 09:48

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Ikuti Baksos Gratis Cek Kesehatan, USG dan Hapus Tato di Az Zikra

Kamis, 24 May 2018 09:07

Ketua GNPF Ulama: Kenapa Aparat Tak Ada yang Diberi Sanksi? Kalau Begitu Saya Mau Dong Jadi Kapolda

Ketua GNPF Ulama: Kenapa Aparat Tak Ada yang Diberi Sanksi? Kalau Begitu Saya Mau Dong Jadi Kapolda

Kamis, 24 May 2018 08:30

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Masyarakat Punya Saringan Sendiri Memilih Mubaligh

Kamis, 24 May 2018 07:25

Kepala BIN dan Wakapolri Didesak Mundur dari Pengurusan Dewan Masjid Indonesia

Kepala BIN dan Wakapolri Didesak Mundur dari Pengurusan Dewan Masjid Indonesia

Kamis, 24 May 2018 05:36

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

[VIDEO] Indonesia Halal Watch: Sate Senayan Belum Bersertifikat Halal

Kamis, 24 May 2018 03:11

Ketua GNPF Ulama Sebut Teror Bom Sama dengan Balapan Liar

Ketua GNPF Ulama Sebut Teror Bom Sama dengan Balapan Liar

Kamis, 24 May 2018 02:46


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X