Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.676 views

Listrik dan Islam, Sebuah Analogi

Oleh

Firdaus Bayu, Pusat Kajian Multidimensi

 

TULISAN ini bukanlah bahasan tentang naiknya tagihan listrik yang kini sedang kita rasakan. Bukan pula tentang bagaimana pandangan Islam tentang listrik atautata cara pengelolaannya sebagai kebutuhan buat rakyatnya. Namun ini hanyalah sebuah kisah fiktif pendek atau analogi sederhana yang mudah-mudahan dapat membantu kita dalam memahami sebuah jalan baru sebagai sebuah solusi, dan tidak mudah membabi buta menghakimi tanpa dasar atau pemahaman yang utuh. 

Begini kisahnya...

Di suatu daerah tertinggal, adalah sebuah kampung yang hari-harinya dihimpit gelap lantaran tidak ada aliran listrik yang meneranginya. Semua penduduk di kampung tersebut menjalani hari-harinya secara manual. Tak ada lampu, rice cooker, apalagi komputer. Suatu hari, datanglah seorang pemuda perantauan membawa kabar gembira. 

Ia datang untuk menjelaskan kepada warga bahwa di zaman ini telah ada alat bantu penerangan yang canggih dan begitu besar manfaatnya bagi kehidupan. Itulah listrik. Dengan memasang listrik, malam hari yang gelap bisa menjadi terang, memasak tidak harus membakar kayu, musim panas bisa diatasi dengan kipas, bahkan untuk berkomunikasi jarak jauh pun bisa ditempuh hanya dengan memainkan telepon genggam. 

Warga pun menyambut antusias dan bersemangat untuk memasangnya. Tetapi tiba-tiba datanglah seorang penyelisih. Entah apa latar belakangnya, tanpa bijak mendengar uraian terlebih dahulu, ia menolak wacana pemasangan listrik yang sedang pemuda itu tawarkan dengan alasan bahwa listrik itu berbahaya. Dia bilang, dengan memasang listrik, maka daya setrum yang ada bisa menimbulkan ledakan yang akan memporak porandakan seluruh isi kampung. Manusia yang hidup di dalamnya bisa kesetrum. Rumah akan terbakar dan kampung akan bubar. 

Rupanya, ketakutan itu berhasil mempengaruhi sebagian warga. Mereka yang terpengaruh kemudian dengan penuh percaya diri secara kompak menolak pemasangan listrik. Mereka terlihat begitu takut sebab bagi mereka listrik telah menjadi hal yang amat berbahaya dan mengancam ketentraman hidup warga. Naifnya, kekhawatiran itu terus berdengung hingga warga awam yang tak mengerti apa-apa pun terkena pengaruhnya.

Bahkan sampai-sampai pemimpin kampung dengan kesewenangannya berniat mengusir bahkan membunuh pemuda tersebut. Padahal, kondisi perkampungan dan warga saat itu sangat membutuhkan listrik. Sungguh rugi, kebodohan yang ditopang oleh nafsu tanpa keadilan hati untuk menerima kebenaran telah memalingkan warga dari sebuah solusi. Andai saja mereka mau membuka telinga dan mata hati yang jernih untuk menerima kebenaran hingga memahami betapa besar manfaat yang akan tercipta, tentu mereka akan menjadi manusia yang lebih maju. Selesai.

 

Tawaran Syariat Islam

Sekali lagi, cerita di atas hanyalah fiktif belaka. Demikianlah kurang lebih pandangan sebagian masyarakat atas wacana syariat Islam di negeri ini. Di tengah hiruk pikuk persoalan negara yang tak kunjung surut, belakangan ramai kita dengar tawaran solusi syariat Islam untuk Indonesia. Mereka lontarkan predikat “bersyariah” untuk Indonesia sebagai tawaran dan harapan. Sebagian mereka juga menyebut khilafah. Intinya kurang lebih sama.

Namun sayang sekali, tawaran solusi ini ternyata oleh sebagian orang dianggap tidak tepat. Tak hanya itu, lebih parah sebagian dari mereka justru menghakiminya berbahaya, padahal mereka belum mengerti konsep detilnya. Di sinilah kita patut prihatin. Tanpa secara adil menelaah, orang-orang yang tak mengerti itu justru menolak agamanya sendiri sebagai solusi. Sungguh aneh, sebagaimana anehnya warga yang bersikeras menolak listrik dalam kisah di atas.

Naifnya, kekhawatiran ini merambah dengan berbagai spekulasi yang belum tentu terbukti, seperti; bubarnya NKRI, timbulnya peperangan sebagaimana peristiwa Timur Tengah, dan terjadinya diskriminasi. Hal itu juga dilengkapi dengan bermacam-macam istilah aneh seperti; Islam radikal, kelompok teroris, pemecah belah umat, dan lain-lain. Bahkan, pemimpin negeri ini tampak begitu ketakutan dan berniat secara jahat untuk mengusir dan mematikan dakwah umat Islam.

Terus terang, saya prihatin dengan semua anggapan itu. Kita sama-sama belum menyaksikan bagaimana tawaran solusi itu bekerja. Mengapa tidak kita dengar dan beri kesempatan dulu? Toh hidup ini memang dinamis, yang harus selalu mencari jalan untuk menjadi lebih baik.

Jika ada tawaran yang rasional dan bisa dipertanggung jawabkan, mengapa tidak kita terima? Apalagi tawaran tersebut disampaikan oleh orang-orang yang paham agama dan insyaaAllah berdasar pada hal yang benar. Tidakkah kita bosan mendengar jeritan Ibu Pertiwi setiap hari? Mari lebih lebih obyektif melihat segala sesuatu. Beri kesempatan kepada umat Islam untuk membuktikan kehebatan solusinya, jangan malah menghentikan dakwahnya. Semoga bermanfaat. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Sabtu, 20 Jan 2018 23:01

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

Sabtu, 20 Jan 2018 22:21

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sabtu, 20 Jan 2018 22:00

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Sabtu, 20 Jan 2018 21:47

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Sabtu, 20 Jan 2018 20:47

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sabtu, 20 Jan 2018 19:30

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sabtu, 20 Jan 2018 10:45

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Jum'at, 19 Jan 2018 23:05

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Jum'at, 19 Jan 2018 21:25

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Jum'at, 19 Jan 2018 21:10

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Jum'at, 19 Jan 2018 21:05

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Jum'at, 19 Jan 2018 20:41

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

Jum'at, 19 Jan 2018 17:42

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Jum'at, 19 Jan 2018 16:13

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Jum'at, 19 Jan 2018 14:45

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 19 Jan 2018 10:35

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Jum'at, 19 Jan 2018 08:39

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X