Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
18.490 views

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fikih Kebhinekaan Versi Islam Nusantara

Oleh : DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM.

(Komisi Kumdang MUI Pusat & Ketua TAM-NKRI)

Sahabat VOA-Islam...

Kata Nusantara tercatat pertama kali dalam literatur berbahasa Jawa Pertengahan (abad ke-12 hingga ke-16) untuk menggambarkan konsep kenegaraan yang dianut Majapahit. Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu Nusa yang berarti “pulau” dan Antara yang berarti “luar”.

Jadi, pada awalnya kata Nusantara itu menunjuk pada “pulau lain” di luar Jawa dan merupakan daerah taklukan Majapahit. Ide penyatuan pulau-pulau di luar Jawa di bawah kekuasaan Majapahit inilah yang mendorong Majapahit melakukan ekspansi kekuasaan. Dapat dikatakan di sini, bahwa kata Nusantara lahir dalam konteks ekspansi kekuasaan di bawah kekuasaan absolut sang Raja. Barulah pada masa kekinian, Nusantara diartikan sebagai keterhubungan antar pulau, bukan sebaliknya. 

Tidak ada kata sepakat untuk menjadikan Indonesia sebagai Islam Nusantara. Islam lebih mulia dibandingkan dengan Nusantara. Nusantara adalah salah satu wilayah berlakunya hukum Islam

 

Sedangkan dalam Islam, kekuasaan bukan satu hal yang absolut. Kekuasaan diatur dan di bawah ketentuan syariat Islam. Syariat Islam juga tidak mengenal batas-batas yuridiksi kedaulatan negara dalam konteks modern sekarang.  Jelasnya, Islam tidak mengenal teritorial. Islam itu satu dan merujuk pada yang satu (sama) yaitu Al-Qur’an dan As-Sunah.

Islam Nusantara sebagaimana sedang digalakkan oleh pemerintah menunjuk kepada satu target besar, yakni menghadirkan pemerintahan yang lebih prima dibandingkan dengan sistem ajaran keagamaan Islam. Dengan demikian, dimunculkanlah Fikih Kebhinekaan yang menjunjung tinggi kekuasaan negara.

Ide Islam Nusantara yang sedang digalakkan ini, bukan tidak mungkin akan melahirkan satu Mazhab Kekuasaan dalam rangka melanggengkan rezim yang berkuasa. Jika Patih Gadjah Mada menyatakan dalam Sumpah Palapanya akan mengalahkan “pulau-pulau lain”, maka konsep Islam Nusantara akan menegasikan ajaran Islam yang tidak sejalan dengan pemikiran kaum Liberalis. Kaum Liberalis inilah yang akan menjadikan Islam Nusantara melalui Fikih Kebhinekaan sebagai Mazhab Kekuasaan.

Ajaran Islam tentang ketatanegaraan tidak lagi dilihat sebagai satu kebutuhan. Mazhab Kekuasaan itulah yang menjadi pilar bagi penguasa di Nusantara. Hal ini menjadi sama persis dengan tujuan ekspansi Patih Gadjah Mada. Gagasan Islam Nusantara, sejatinya adalah didasarkan kepada kepentingan politis kaum Liberalis yang memang terkenal “arogan dalam pemikiran”, menembus batas-batas toleransi intelektual.

Pernyataan Jokowi “Islam kita adalah Islam Nusantara, Islam yang penuh sopan santun, Islam yang penuh tata krama, itulah Islam Nusantara, Islam yang penuh toleransi,” menunjukkan ketidakmengertiannya tentang Islam. Pernyataan itu seolah-olah ingin mengatakan bahwa Islam di luar Nusantara, tidak mengedepankan sopan santun, tata karma, dan tidak ada toleransi.

Toleransi yang dimaksudkan dalam konsep Islam Nusantara tidak lain mengacu kepada pemikiran HAM versi Barat yang memang mengusung kebebasan (liberty) secara absolut. Banyak pihak yang memang diuntungkan dengan konsep Islam Nusantara ini. Di bawah Islam Nusantara, semua pemikiran dan aliran sesat memiliki hak yang sama, tanpa ada pelarangan.

Menjadi jelas, bahwa apa yang diperjuangkan dalam gagasan Islam Nusantara sebenarnya adalah untuk menjadikan sistem ketatanegaraan Indonesia ke arah kekuasaan belaka. Penguasa akan sangat dikuatkan dengan konsep Islam Nusantara melalui Fikih Kebhinekaan itu. Ciri khas Mazhab Kekuasaan adalah menjadikan hukum positif (Undang-undang) sebagai landasan kekuasaan. Di luar undang-undang bukanlah hukum.

Undang-undang yang dihasilkan dalam proses di legislatif juga harus mengacu kepada Fikih Kebhinekaan vesi kaum Liberalis, yang menampung berbagai pemikiran sesat. Keberlakuan syariat Islam yang benar sudah tidak lagi menjadi dasar pemikiran dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.

Nusantara yang harus menyesuaikan diri dengan nilai-nilai Islam, bukan sebaliknya. “Islam Yes”, “Nusantara Oke”, tetapi “Islam Nusantara No”

 

Rasio berada di depan dan menjadi “panglima” dalam pengambilan keputusan. Upaya perjuangan  “NKRI bersyariah” akan semakin dihadapkan dengan Fikih Kebhinekaan karya kaum Liberalis yang berkolaborasi dengan kaum Sekularis, Pluralis dan penganut Aliran Sesat. Di sisi lain, rezim juga diuntungkan dengan penguatan kaum Sepilis dan Aliran Sesat ini.

Tidak ada kata sepakat untuk menjadikan Indonesia sebagai Islam Nusantara. Islam lebih mulia dibandingkan dengan Nusantara. Nusantara adalah salah satu wilayah berlakunya hukum Islam. Sepantasnya, Nusantara yang harus menyesuaikan diri dengan nilai-nilai Islam, bukan sebaliknya. “Islam Yes”, “Nusantara Oke”, tetapi “Islam Nusantara No”. Wallahu’alam. [syahid/voa-islam.com]

Editor: RF

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Keluarga adalah Benteng Utama Sebuah Peradaban

Keluarga adalah Benteng Utama Sebuah Peradaban

Senin, 20 Feb 2017 22:15

Pengamat: Masyarakat DKI Jangan Tutup Mata Soal Status Hukum Calon Gubernur

Pengamat: Masyarakat DKI Jangan Tutup Mata Soal Status Hukum Calon Gubernur

Senin, 20 Feb 2017 21:57

4 Tentara Rusia Tewas 2 Lainnya Terluka dalam Ledakan IED di Suriah Tengah

4 Tentara Rusia Tewas 2 Lainnya Terluka dalam Ledakan IED di Suriah Tengah

Senin, 20 Feb 2017 20:45

Ini Harapan Pengamat Politik untuk Partai yang Lahir dari Reformasi dalam Pilgub DKI

Ini Harapan Pengamat Politik untuk Partai yang Lahir dari Reformasi dalam Pilgub DKI

Senin, 20 Feb 2017 18:57

Anies Kunjungi Lokasi Banjir di Cipinang Melayu, Warga : Akhirnya Kami Diperhatikan

Anies Kunjungi Lokasi Banjir di Cipinang Melayu, Warga : Akhirnya Kami Diperhatikan

Senin, 20 Feb 2017 17:26

Takdir Eropa dan Kekalahan Turki Usmani dalam Sepotong Roti Croissant

Takdir Eropa dan Kekalahan Turki Usmani dalam Sepotong Roti Croissant

Senin, 20 Feb 2017 16:27

Prof Dr. H Deddy Ismatullah Ketua Umum Baru PP Bakomubin

Prof Dr. H Deddy Ismatullah Ketua Umum Baru PP Bakomubin

Senin, 20 Feb 2017 16:24

Tim Pemenangan Anies: Pemda DKI Itu Punya Mitra, tapi sekarang seperti Superman

Tim Pemenangan Anies: Pemda DKI Itu Punya Mitra, tapi sekarang seperti Superman

Senin, 20 Feb 2017 15:57

Lagi, WNA China Ilegal Ditangkap di Bogor

Lagi, WNA China Ilegal Ditangkap di Bogor

Senin, 20 Feb 2017 13:41

Video Bela Diri Untuk Wanita & Anak dari PELECEHAN, Mudah Langsung dr VIDEO

Video Bela Diri Untuk Wanita & Anak dari PELECEHAN, Mudah Langsung dr VIDEO

Senin, 20 Feb 2017 13:09

Petahana Miliki Keuntungan, Tim Pemenangan Agus: Kami Miliki Konsep dan Leadership

Petahana Miliki Keuntungan, Tim Pemenangan Agus: Kami Miliki Konsep dan Leadership

Senin, 20 Feb 2017 12:57

FlashDisk SUPER IZZAH ISLAM untuk Windows, Android, Mac iOs dan Linux

FlashDisk SUPER IZZAH ISLAM untuk Windows, Android, Mac iOs dan Linux

Senin, 20 Feb 2017 12:05

Kuwait Penjarakan Pejabat Senior Mereka Karena Bergabung dengan Islamic State (IS)

Kuwait Penjarakan Pejabat Senior Mereka Karena Bergabung dengan Islamic State (IS)

Senin, 20 Feb 2017 12:00

Memberikan Zakat ke Adik yang Faqir?

Memberikan Zakat ke Adik yang Faqir?

Senin, 20 Feb 2017 10:36

Trump Akan Bangun Zona Aman di Suriah, Tapi Pakai Uang dari Negara Teluk Bukan AS

Trump Akan Bangun Zona Aman di Suriah, Tapi Pakai Uang dari Negara Teluk Bukan AS

Senin, 20 Feb 2017 10:30

Akui Pasukan Oranye Sumbang Suara terbesar Ahok, PDIP juga Harap SBY & Megawati Bertemu

Akui Pasukan Oranye Sumbang Suara terbesar Ahok, PDIP juga Harap SBY & Megawati Bertemu

Senin, 20 Feb 2017 09:57

Jerman Deportasi 80.000 Pengungsi di Tahun 2016

Jerman Deportasi 80.000 Pengungsi di Tahun 2016

Senin, 20 Feb 2017 08:58

Selamatkan Generasi Muda, Aher Deklarasikan Front Anti Narkoba

Selamatkan Generasi Muda, Aher Deklarasikan Front Anti Narkoba

Senin, 20 Feb 2017 07:13

Dukung Paslon Putaran Kedua, Agus Disarankan Sampaikan Sendiri tapi Libatkan SBY dan Prabowo

Dukung Paslon Putaran Kedua, Agus Disarankan Sampaikan Sendiri tapi Libatkan SBY dan Prabowo

Senin, 20 Feb 2017 06:57

PAN Tidak Dukung Ahok karena Karakter, Bukan karena Kristen atau Cina

PAN Tidak Dukung Ahok karena Karakter, Bukan karena Kristen atau Cina

Ahad, 19 Feb 2017 23:59


Must Read!
X