Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.226 views

Sikap Ulama Jatim terhadap Pembakaran Masjid dan Penyerangan Kepada Muslim di Tolikara

SIKAP ULAMA JAWA TIMUR TERHADAP TRAGEDI PENYERANGAN TERHADAP UMAT ISLAM DI KABUPATEN TOLIKARA PAPUA

Telah ramai diberitakan di berbagai media, bahwa pada hari Jumat pagi 17 Juli 2015, sekitar pk 07.00 WIT telah terjadi penyerangan terhadap umat Islam di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, yang tengah melaksanakan shalat Idul Fitri 1436H oleh sekelompok massa. Penyerangan ini diawali dengan pelemparan batu ke arah jamaah yang tengah mengumandangkan takbir ke tujuh. Massa terus merangsek hendak membubarkan shalat Ied. Meski sudah dihalau oleh aparat keamanan, massa tetap saja menyerang bahkan kemudian mereka membakar masjid, juga rumah dan kios milik warga muslim. Akibatnya, masjid dan puluhan rumah serta kios ludes terbakar.

Respon keras Mudzakaroh Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Jawa timur

Telah Berkumpul di hari senin, 20 juli 2015 Kurang lebih 65 ulama, kyai dan asatidz berkumpul di kediaman KRH Ali Badri Zaini , Jl Gadung 37 Bendulmerisi Surabaya untuk merespon tragedi penyerangan terhadap umat islam di kabupaten Tolikara Papua. Sikap ini sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap nasib umat islam yang didzalimi di wilayah Papua. Dalam acara ini Tokoh Madura KRH Ali Badri Zaini menyampaikan pernyataan tegas, “Umat islam jangan terpancing , minta aparat menangkap aktor dibalik penyerangan terhadap umat Islam di Tolikara Papua, namun para ulama harus tetap bersikap tegas agar tidak meremehkan kekuatan umat islam”. Sedangkan Harun Musa, Ketua HTI DPD Jawa Timur sebagai fasilitator acara Mudzakaroh Ulama menyampaikan,

“Terjadinya penyerangan terhadap umat islam di sebuah wilayah, sama dengan menyerang seluruh umat islam. Umat islam seperti satu tubuh. Oleh karna itu umat Islam tidak boleh tinggal diam, lebih-lebih ulamanya”.

Sedangkan Kyai Misbah perwakilan Ulama Jombang membacakan Pernyataan sikap Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Jawa timur terhadap tragedi penyerangan terhadap umat islam di kabupaten Tolikara Papua. para ulama peserta Mudzakarah ulama ahlus sunnah wal jama’ah Jawa Timur bersama HTI DPD Jatim, menyatakan sebagai berikut,

  1. Mengutuk tindakan brutal dan keji tersebut ini, apalagi dilakukan saat umat Islam melakukan ibadah sholat Idul Fitri;
  2. Aksi brutal dan keji ini merupakan bukti “sikap abai”, serta kurang seriusnya pemerintah negeri kita, negeri mayoritas muslim ini, untuk melindungi kepentingan umat Islam, dan seharusnya tragedi memilukan ini bisa dihindari. Karena, jauh sebelum tragedi tersebut terjadi telah beredar surat terbuka dari Badan Pekerja Wilayah Toli (BPWT) Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) tertanggal 11 Juli 2015 yang ditujukan kepada Umat Islam se-Kabupaten Tolikara, ditandatangani oleh Pdt. Nayus Wenda sebagai Ketua dan Pdt. Marhen Jingga sebagai Sekretaris, dan ditembuskan kepada Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim Kabupaten Tolikara, yang berisi larangan umat Islam di sana merayakan lebaran. Bahkan dalam surat itu juga tertulis larangan bagi muslimah memakai jilbab;
  3. Pernyataan Wapres yang menyebut bahwa penyerangan itu dipicu oleh masalah speaker adalah pernyataan yang tidak berdasar, bahkan semakin menegaskan “sikap abai” serta kurang seriusnya pemerintah dalam melindungi kepentingan umat Islam terutama di daerah minoritas. Pernyataan tersebut juga semakin menyakitkan korban yang sudah sakit karena diperlakukan secara dzalim;
  4. Menyampaikan taushiyyah (rekomendasi) sebagai berikut:
    1. Kepada pemerintah, bahwa menangani urusan umat dengan serius adalah amanahdan hendaknya dilakukan dengan sunguh-sungguh. Rasulullah SAW berdoa: “ Ya Allah..barangsiapa yang mengurus sesuatu yang merupakan bagian dari urusan-urusan umatku lalu dia menyulitkannya maka sulitkanlah, dan barangsiapa yang mengurus sesuatu yang merupakan bagian dari urusan-urusan umatku lalu dia memudahkannya maka mudahkanlah…”;
    2. Peristiwa yang memilukan ini semakin menegaskan, hanya di dalam sistem Islam saja, Khilafah Islam, umat Islam terjaga agama, kehormatan, harta serta jiwanya. Bukan hanya umat Islam, dalam sistem Islam kaum non Muslim pun sebagai warga negara diperlakukan sama sebagaimana umat Islam;
    3. Mengajak seluruh komponen umat khususnya Ulama, untuk berada di garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan khilafah serta memberikan ta’yid (dukungan) nyata pada para pengemban dakwah yang berjuang untuk menegakkan syariah dan khilafah; dan mencampakkan Sekularisme-Kapitalisme. Sungguh hanya di bawah naungan khilafah, negeri ini dapat hidup aman dan sejahtera.

Acara diakhiri menjelang adzan Dzuhur dan ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Kyai Bahron Kamal perwakilan ulama dari Malang. Setelah Sholat dzuhur berjamaah , para peserta mudzakarah menikmati jamuan makan tuan rumah. [panitia]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Masya Allah, penjara menempa Angelina Sondakh hapalkan 15 Juz Al Quran

Senin, 23 Oct 2017 06:21

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Ricuh di Istana, KA BEM IPB Kecam Aparat dan Himbau Mahasiswa Lain saling Peduli

Senin, 23 Oct 2017 06:03

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Ahad, 22 Oct 2017 22:12

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Pemerintah Syi'ah Irak Kirim Bala Bantuan untuk Amankan Ladang Minyak di Kirkuk

Ahad, 22 Oct 2017 21:00

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Korban Tewas Dalam Bentrokan Pasukan Keamanan Mesir dan Jihadis di Giza Meningkat jadi 54 Polisi

Ahad, 22 Oct 2017 20:05

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Pasukan Filipina Terkunci dalam Pertempuran Sengit dengan Sisa Pejuang IS Terakhir di Marawi

Ahad, 22 Oct 2017 19:26

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ustaz Haris Amir Falah: Spirit 212 Adalah Tegaknya Syariat Islam

Ahad, 22 Oct 2017 18:27

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Wartawan Senior: Umat Islam Bersatu pada Momen 212

Ahad, 22 Oct 2017 17:38

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Jelang Satu Tahun 212, Sekum Forjim: Umat Islam Menang 3-0

Ahad, 22 Oct 2017 17:01

Peringati Hari Santri Nasional, Menag: Santri Berperan Jaga Keutuhan NKRI

Peringati Hari Santri Nasional, Menag: Santri Berperan Jaga Keutuhan NKRI

Ahad, 22 Oct 2017 15:46

Sandiaga Uno: Guru Ngaji Juga dapat KJP Plus

Sandiaga Uno: Guru Ngaji Juga dapat KJP Plus

Ahad, 22 Oct 2017 15:39

PBB: Jumlah Pengungsi Rohingya Sudah Hampir 600.000

PBB: Jumlah Pengungsi Rohingya Sudah Hampir 600.000

Ahad, 22 Oct 2017 15:29

Warga Kanada Protes Diskriminasi Niqab

Warga Kanada Protes Diskriminasi Niqab

Ahad, 22 Oct 2017 15:27

Erdogan-Putin Bahas Masalah Regional dan Ekonomi

Erdogan-Putin Bahas Masalah Regional dan Ekonomi

Ahad, 22 Oct 2017 15:23

Mesir Perketat Keamanan Pasca Baku Tembak Mematikan

Mesir Perketat Keamanan Pasca Baku Tembak Mematikan

Ahad, 22 Oct 2017 15:18

Pejabat Israel Benarkan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Kunjungi Israel

Pejabat Israel Benarkan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Kunjungi Israel

Ahad, 22 Oct 2017 09:05

Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Jawa Tengah Miliki 20 Tempat Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Ahad, 22 Oct 2017 02:24

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sembilan Bank Syariah Dukung Progran Pelayanan Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 23:17

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Emansipasi, Haruskah Dituruti?

Sabtu, 21 Oct 2017 22:42

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Kemenag Solo Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Terpadu Satu Atap

Sabtu, 21 Oct 2017 22:31


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X