Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.591 views

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

Sahabat VOA-Islam...

Beralasan tidak tahu, dalam berita disebutkan: Sekali lagi, ungkap Menag, ini karena ketidaktahuannya. Ia tidak mengira ada ulama yang mengharamkan qiraat dengan langgam Jawa.

Alasan itu dikemukakan kepada para ulama dan tokoh Islam dari ormas-ormas Islam di Kantor Kemenag Pusat Jakarta (28/5 2015) ketika Menteri Agama diminta bertobat dan minta maaf kepada umat Islam atas inisiatifnya untuk baca Al-Qur’an pakai langgam/ nyanyian Jawa di Istana Negara 27 Rajab 1436H/ 15 Mei 2015.

Terhadap pernyataan Menteri Agama Lukman ini, coba mari kita ingat-ingat suatu persitiwa masa lalu untuk sekadar membuat perbandingan.

Pernah NU mengalami gonjang-ganjing, gara-gara PBNU pimpinan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) menerima duit (lagi2 soal duit. kan kasus belakangan, dilengserkannya Gus Dur dari kursi kepresidenan ya masalah duit dari Brunei untuk Aceh, dan Gus Dur dinilai tidak mampu mempertanggung jawabkannya).

Duit yang menjadikan NU gonjang-ganjing ini berasal dari YDBKS pusat judi lotre nasional namanya SDSB, yang tadinya bernama porkas. Duit itu memang hasil dari permintaan PBNU yang dipimipin Gus Dur kepada YDBKS pusat pengelola judi lotre nasional tersebut.

Begitu ketahuan kasus duit judi itu, maka langsung Prof. Dr. KH. Muhammad Ali Yafie Rais ‘Aam PBNU (1991-1992)  mengundurkan diri dari Rais Aam PBNU. Malu sekali, masa' organisai Islam berlabel ulama lagi, minta-minta ke pusat judi lotre yang seharusnya justru memberantasnya.

Gus Dur berkilah bahwa dia minta-minta dana itu karena tidak tahu kalau YDBKS itu pusat pengelola judi lotre nasional. Tapi KH Alie Yafie tetap tidak mau menerima alasan itu, dan tidak mau duduk di NU lagi, bersikukuh mengundurkan diri.

Kisah Gus Dur menerima duit judi itu sebagai berikut:

Ketika itu Gus Dur menjabat Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNU. Rupanya, tanpa sepengetahuan pengurus PBNU lainnya, termasuk dari  Dewan Syuriah NU, Gus Dur meminta sejumlah uang kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS), penghimpun dana SDSB. Tentu saja tindakan ini tergolong berani, mengingat organisasinya mengharamkan SDSB.

Tindakan Gus Dur ini bocor setelah seorang pengurus YDBKS buka suara. Akibatnya sangat menggemparkan. Terjadi hiruk pikuk di tubuh ulama NU dan umat Islam. Bahkan Gus Dur seolah membela diri dengan mengatakan SDSB halal.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik

Akibat Gus Dur menerima uang judi tersebut, Kyai Ali Yafie yang duduk sebagai Rais Aam PB NU menyatakan mundur dari kepengurusan PBNU. (gus7.wordpress.com).

Tidak hanya sampai di situ. Bahkan, begitu Gus Dur kemudian jadi presiden, langsung KH Ali Yafie mengundurkan diri dari jabatannya, Ketua Umum MUI (1998-2000 setelah KH. Hasan Basri wafat). KH Ali Yafie tidak mau memimpin MUI yang Indonesia dipresideni Gus Dur (Abdurrahman Wahid) yang pernah minta duit ke pusat judi lotre, yang ketika dipersoalkan kemudian Gus Dur berkilah bahwa dirinya tidak tahu (bahwa YDBKS itu pusat judi lotre nasional).

Ternyata belakangan ada kasus pula. MUI yang sudah tidak dipimpin KH Ali Yafie itu memfatwakan haram bumbu masak “Ajino Moto” karena memakai bahan pendukung enzim babi. Tetapi Gus Dur ngotot menghalalkannya, dan dibela pembela-pembelanya diantaranya pentolan syiah Jalaluddin Rakhmat.

MUI akhirnya tetap pada pendiriannya mengharamkan, produk Ajinomoto, walaupun orang nomor satu di Indonesia Gus Dur mengatakan Ajinomoto Halal. Fatwa MUI tentang Ajinomoto itu dikeluarkan pada tanggal 16 Desember 2000. Produk Ajinomoto yang dinyatakan haram ini ternyata telah diproduksi sejak bulan Juni sampai 23 Nopember 2000 karena menggunakan bahan pendukung bacto soytone yang mengandung enzim babi, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut porcine. (http://media.isnet.org/).

Kasus itu menjadikan berita ramai di masyarakat. Umat Islam pun tampaknya pro MUI, dan tidak menggubris perkataan Gus Dur (walau presiden Indonesia) serta Jalal pentolan syiah yang saat itu ngakunya susi (sunni syiah).

Presiden Gus Dur dibela pentolan aliran sesat syiah Jalaluddin Rakhmat dalam kasus menghalalkan bumbu Masak “Ajino Moto” yang diharamkan MUI, ternyata Gus Dur bahkan mengalami tidak digubris Umat Islam.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik.

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang. Apalagi dalam kasus Menyanyikan Al-Qur’an dengan Nyanyian Jawa, maka mereka dibabat habis! Para pendukung yang telah ketahuan bahwa mereka itu gerombolan liberal yang masyarakat menyebutnya dungu karena ada yang sampai menyebut Allah itu Mahluk; mereka itu fungsinya hanya bagai bolodupakan atau buto cakil dalam wayang. Perannya hanya muncul untuk didupak alias ditendang lalu nggeblak kemudian mati atau lari kudhung kathok (kalah dan malu).

Maka sebenarnya, hanya orang-orang yang tertipu oleh media massa anti Islam dan liberal saja yang menganggap kaum liberal dan pentolan-pentolan aliran sesat itu punya daya pengaruh. Lebih merasa tertipu lagi ketika ingat bahwa orang sekelas Gus Dur saja tidak akan terselamatkan oleh dukungan kaum liberal dan para pentolan aliran sesat, bahkan menjadikan makin terpuruknya.

Dan ternyata babak berikutnya, Gus Dur pun kemudian kejeblos duit Brunei, yang mengakibatkan dilengserkan dari kursi kepresidenan karena dianggap tidak mampu mempertanggung jawabkannya.

Dari seluruh kisah nyata ini, intinya, kilah tidak tahu itu adalah BASI! Dan itu sangat dimengerti oleh KH Ali Yafie, sehingga beliau pilih mengundurkan diri, itupun sampai dua kali mengundurkan diri, dari Rais Aam PBNU dan dari Ketua Umum MUI. Tidak mau ada pemimpin yang berkilah tidak tahu, lalu mengharapkan dukungan dari kaum liberal dan aliran sesat seperti itu.

Penulis: Hartono Ahmad Jaiz

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Anies Sebut Takbiran Keliling, Kurban di Sekolah Penting Guna Membentuk Akhlak Anak

Anies Sebut Takbiran Keliling, Kurban di Sekolah Penting Guna Membentuk Akhlak Anak

Ahad, 26 Mar 2017 22:52

Pelajaran dari Pembubaran Ceramah Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Muslim Bersatulah!

Pelajaran dari Pembubaran Ceramah Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Muslim Bersatulah!

Ahad, 26 Mar 2017 22:37

Sadarkan Jiwa Hati Karena Al-Qur'an

Sadarkan Jiwa Hati Karena Al-Qur'an

Ahad, 26 Mar 2017 21:42

Puluhan Massa Aksi Kamisan Tuntut Jokowi Tutup Izin Semen Indonesia

Puluhan Massa Aksi Kamisan Tuntut Jokowi Tutup Izin Semen Indonesia

Ahad, 26 Mar 2017 21:30

Din Syamsuddin Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand

Din Syamsuddin Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand

Ahad, 26 Mar 2017 21:28

Pakistan Bangun Pagar Perbatasan dengan Afghanistan untuk Cegah Pergerakan Pejuang Taliban

Pakistan Bangun Pagar Perbatasan dengan Afghanistan untuk Cegah Pergerakan Pejuang Taliban

Ahad, 26 Mar 2017 20:45

Sekjen GPII : Kehadiran UU JPH Sangat Penting untuk Perlindungan Konsumen.

Sekjen GPII : Kehadiran UU JPH Sangat Penting untuk Perlindungan Konsumen.

Ahad, 26 Mar 2017 20:10

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Ahad, 26 Mar 2017 20:05

Hamas Tutup Perlintasan dengan Israel Setelah Pembunuhan Seorang Pemimpin Senior Mereka

Hamas Tutup Perlintasan dengan Israel Setelah Pembunuhan Seorang Pemimpin Senior Mereka

Ahad, 26 Mar 2017 18:16

Video: Jaisyul Izzah Targetkan Perkumpulan Tentara Pro-Assad di Selatan Hama dengan Rudal TOW

Video: Jaisyul Izzah Targetkan Perkumpulan Tentara Pro-Assad di Selatan Hama dengan Rudal TOW

Ahad, 26 Mar 2017 17:00

Politisi: Ishomuddin Sadar Diri dan Minta Ampun ke Allah, atau Mau Murtad?

Politisi: Ishomuddin Sadar Diri dan Minta Ampun ke Allah, atau Mau Murtad?

Ahad, 26 Mar 2017 15:45

Milad ke 25, Dakta Media Luncurkan Televisi Berita

Milad ke 25, Dakta Media Luncurkan Televisi Berita

Ahad, 26 Mar 2017 15:41

Ajak Bangsa Pisahkan Negara dan Politik adalah Melawan Konstitusi, Ini Landasannya

Ajak Bangsa Pisahkan Negara dan Politik adalah Melawan Konstitusi, Ini Landasannya

Ahad, 26 Mar 2017 12:45

Pengamat Hukum Ini Meminta Individu yang Katakan Al-Qur?an Daluwarsa untuk Keluar dari Islam

Pengamat Hukum Ini Meminta Individu yang Katakan Al-Qur?an Daluwarsa untuk Keluar dari Islam

Ahad, 26 Mar 2017 09:45

Dana Haji Diperuntukkan Bukan untuk Calon Konsekuensinya Hukum Pidana

Dana Haji Diperuntukkan Bukan untuk Calon Konsekuensinya Hukum Pidana

Ahad, 26 Mar 2017 06:45

Muhammad Kyaiku, Siapa Kyaimu?

Muhammad Kyaiku, Siapa Kyaimu?

Ahad, 26 Mar 2017 05:33

Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Sabtu, 25 Mar 2017 23:22

Menjadi Muslimah Tangguh

Menjadi Muslimah Tangguh

Sabtu, 25 Mar 2017 22:11

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Sabtu, 25 Mar 2017 19:44

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Sabtu, 25 Mar 2017 19:00


Must Read!
X