Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
16.086 views

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

Sahabat VOA-Islam...

Beralasan tidak tahu, dalam berita disebutkan: Sekali lagi, ungkap Menag, ini karena ketidaktahuannya. Ia tidak mengira ada ulama yang mengharamkan qiraat dengan langgam Jawa.

Alasan itu dikemukakan kepada para ulama dan tokoh Islam dari ormas-ormas Islam di Kantor Kemenag Pusat Jakarta (28/5 2015) ketika Menteri Agama diminta bertobat dan minta maaf kepada umat Islam atas inisiatifnya untuk baca Al-Qur’an pakai langgam/ nyanyian Jawa di Istana Negara 27 Rajab 1436H/ 15 Mei 2015.

Terhadap pernyataan Menteri Agama Lukman ini, coba mari kita ingat-ingat suatu persitiwa masa lalu untuk sekadar membuat perbandingan.

Pernah NU mengalami gonjang-ganjing, gara-gara PBNU pimpinan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) menerima duit (lagi2 soal duit. kan kasus belakangan, dilengserkannya Gus Dur dari kursi kepresidenan ya masalah duit dari Brunei untuk Aceh, dan Gus Dur dinilai tidak mampu mempertanggung jawabkannya).

Duit yang menjadikan NU gonjang-ganjing ini berasal dari YDBKS pusat judi lotre nasional namanya SDSB, yang tadinya bernama porkas. Duit itu memang hasil dari permintaan PBNU yang dipimipin Gus Dur kepada YDBKS pusat pengelola judi lotre nasional tersebut.

Begitu ketahuan kasus duit judi itu, maka langsung Prof. Dr. KH. Muhammad Ali Yafie Rais ‘Aam PBNU (1991-1992)  mengundurkan diri dari Rais Aam PBNU. Malu sekali, masa' organisai Islam berlabel ulama lagi, minta-minta ke pusat judi lotre yang seharusnya justru memberantasnya.

Gus Dur berkilah bahwa dia minta-minta dana itu karena tidak tahu kalau YDBKS itu pusat pengelola judi lotre nasional. Tapi KH Alie Yafie tetap tidak mau menerima alasan itu, dan tidak mau duduk di NU lagi, bersikukuh mengundurkan diri.

Kisah Gus Dur menerima duit judi itu sebagai berikut:

Ketika itu Gus Dur menjabat Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNU. Rupanya, tanpa sepengetahuan pengurus PBNU lainnya, termasuk dari  Dewan Syuriah NU, Gus Dur meminta sejumlah uang kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS), penghimpun dana SDSB. Tentu saja tindakan ini tergolong berani, mengingat organisasinya mengharamkan SDSB.

Tindakan Gus Dur ini bocor setelah seorang pengurus YDBKS buka suara. Akibatnya sangat menggemparkan. Terjadi hiruk pikuk di tubuh ulama NU dan umat Islam. Bahkan Gus Dur seolah membela diri dengan mengatakan SDSB halal.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik

Akibat Gus Dur menerima uang judi tersebut, Kyai Ali Yafie yang duduk sebagai Rais Aam PB NU menyatakan mundur dari kepengurusan PBNU. (gus7.wordpress.com).

Tidak hanya sampai di situ. Bahkan, begitu Gus Dur kemudian jadi presiden, langsung KH Ali Yafie mengundurkan diri dari jabatannya, Ketua Umum MUI (1998-2000 setelah KH. Hasan Basri wafat). KH Ali Yafie tidak mau memimpin MUI yang Indonesia dipresideni Gus Dur (Abdurrahman Wahid) yang pernah minta duit ke pusat judi lotre, yang ketika dipersoalkan kemudian Gus Dur berkilah bahwa dirinya tidak tahu (bahwa YDBKS itu pusat judi lotre nasional).

Ternyata belakangan ada kasus pula. MUI yang sudah tidak dipimpin KH Ali Yafie itu memfatwakan haram bumbu masak “Ajino Moto” karena memakai bahan pendukung enzim babi. Tetapi Gus Dur ngotot menghalalkannya, dan dibela pembela-pembelanya diantaranya pentolan syiah Jalaluddin Rakhmat.

MUI akhirnya tetap pada pendiriannya mengharamkan, produk Ajinomoto, walaupun orang nomor satu di Indonesia Gus Dur mengatakan Ajinomoto Halal. Fatwa MUI tentang Ajinomoto itu dikeluarkan pada tanggal 16 Desember 2000. Produk Ajinomoto yang dinyatakan haram ini ternyata telah diproduksi sejak bulan Juni sampai 23 Nopember 2000 karena menggunakan bahan pendukung bacto soytone yang mengandung enzim babi, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut porcine. (http://media.isnet.org/).

Kasus itu menjadikan berita ramai di masyarakat. Umat Islam pun tampaknya pro MUI, dan tidak menggubris perkataan Gus Dur (walau presiden Indonesia) serta Jalal pentolan syiah yang saat itu ngakunya susi (sunni syiah).

Presiden Gus Dur dibela pentolan aliran sesat syiah Jalaluddin Rakhmat dalam kasus menghalalkan bumbu Masak “Ajino Moto” yang diharamkan MUI, ternyata Gus Dur bahkan mengalami tidak digubris Umat Islam.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik.

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang. Apalagi dalam kasus Menyanyikan Al-Qur’an dengan Nyanyian Jawa, maka mereka dibabat habis! Para pendukung yang telah ketahuan bahwa mereka itu gerombolan liberal yang masyarakat menyebutnya dungu karena ada yang sampai menyebut Allah itu Mahluk; mereka itu fungsinya hanya bagai bolodupakan atau buto cakil dalam wayang. Perannya hanya muncul untuk didupak alias ditendang lalu nggeblak kemudian mati atau lari kudhung kathok (kalah dan malu).

Maka sebenarnya, hanya orang-orang yang tertipu oleh media massa anti Islam dan liberal saja yang menganggap kaum liberal dan pentolan-pentolan aliran sesat itu punya daya pengaruh. Lebih merasa tertipu lagi ketika ingat bahwa orang sekelas Gus Dur saja tidak akan terselamatkan oleh dukungan kaum liberal dan para pentolan aliran sesat, bahkan menjadikan makin terpuruknya.

Dan ternyata babak berikutnya, Gus Dur pun kemudian kejeblos duit Brunei, yang mengakibatkan dilengserkan dari kursi kepresidenan karena dianggap tidak mampu mempertanggung jawabkannya.

Dari seluruh kisah nyata ini, intinya, kilah tidak tahu itu adalah BASI! Dan itu sangat dimengerti oleh KH Ali Yafie, sehingga beliau pilih mengundurkan diri, itupun sampai dua kali mengundurkan diri, dari Rais Aam PBNU dan dari Ketua Umum MUI. Tidak mau ada pemimpin yang berkilah tidak tahu, lalu mengharapkan dukungan dari kaum liberal dan aliran sesat seperti itu.

Penulis: Hartono Ahmad Jaiz

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Selasa, 17 Jan 2017 19:50

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

Selasa, 17 Jan 2017 19:31

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Selasa, 17 Jan 2017 19:11

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Selasa, 17 Jan 2017 17:24

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Selasa, 17 Jan 2017 17:15

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Selasa, 17 Jan 2017 16:34

Wakil Ketua DPR: Habib Rizieq Sosok yang Terbuka untuk Berdialog, Cap Intoleran Tidak Fair

Wakil Ketua DPR: Habib Rizieq Sosok yang Terbuka untuk Berdialog, Cap Intoleran Tidak Fair

Selasa, 17 Jan 2017 16:06

Adian Husaini: Para Founding Fathers Mencitakan Indonesia Negara Tauhid

Adian Husaini: Para Founding Fathers Mencitakan Indonesia Negara Tauhid

Selasa, 17 Jan 2017 13:08

Polisi Pelaku Pembunuhan Dubes Rusia Dimakamkan Tanpa Papan Nama

Polisi Pelaku Pembunuhan Dubes Rusia Dimakamkan Tanpa Papan Nama

Selasa, 17 Jan 2017 12:05

Kapolri Nilai Ada Pihak Manfaatkan MUI untuk Keluarkan Fatwa yang Mengancam Kebhinekaan

Kapolri Nilai Ada Pihak Manfaatkan MUI untuk Keluarkan Fatwa yang Mengancam Kebhinekaan

Selasa, 17 Jan 2017 11:59

Hud-hud, Situs Islam dan Kebijaksanaan Pemimpin

Hud-hud, Situs Islam dan Kebijaksanaan Pemimpin

Selasa, 17 Jan 2017 11:06

Lazis Dewan Dakwah Jenguk Pengungsi Suriah

Lazis Dewan Dakwah Jenguk Pengungsi Suriah

Selasa, 17 Jan 2017 10:51

Islamic State (IS) Potong Jalur Pasokan ke Bandara Militer Rezim Assad di Deir Al-Zor

Islamic State (IS) Potong Jalur Pasokan ke Bandara Militer Rezim Assad di Deir Al-Zor

Selasa, 17 Jan 2017 10:30

Pemuda Muhammadiyah: Pihak Ahok Buat Persidangan Tidak Fokus dan Bertele-tele

Pemuda Muhammadiyah: Pihak Ahok Buat Persidangan Tidak Fokus dan Bertele-tele

Selasa, 17 Jan 2017 09:09

Polisi Turki Tangkap Pelaku Penembakan di Klub Malam Reina Istanbul

Polisi Turki Tangkap Pelaku Penembakan di Klub Malam Reina Istanbul

Selasa, 17 Jan 2017 08:06

Wahai Orang Tua, Usia Dini Waktu Emas untuk Buah Hati

Wahai Orang Tua, Usia Dini Waktu Emas untuk Buah Hati

Selasa, 17 Jan 2017 07:56


Must Read!
X