Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.500 views

Rugi, Menyebut Nama Nabi Tak Sertakan Shalawat dan Salam!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Sesungguhnya Allah dengan segala kekuasaan-Nya telah mengutus nabi-Nya Muhammad dan telah memberinya kekhususan dan kemuliaan untuk menyampaikan risalah. Beliau menjadi rahmat bagi alam semesta dengan risalah tersebut dan menjadi sebab seseorang mendapat petunjuk ke jalan yang lurus. Maka seorang hamba harus taat kepadanya, menghormati dan melaksanakan hak-haknya. Dan salah satu dari hak beliau atas umatnya agar mereka membacakan shalawat dan salam kepada beliau sebagai bentuk rasa terima kasih atas jasa-jasa beliau dan sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan terhadapnya.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Ibnul Qoyyim rahimahullaah berkata dalam kitabnya “Jalaul Afham”, “Artinya bahwa jika Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Rasul-Nya, maka hendaklah kalian juga bershalawat dan salam untuknya karena kalian telah mendapatkan berkah risalah dan usahanya, seperti kemuliaan di dunia dan di akhirat.”

Namun demikian, akhir-akhir ini muncul banyak cendekiawan dan pemikir muslim yang sudah terinfeksi virus pemikiran Barat melupakan hak yang agung tersebut. Mereka menyamakan penyebutan nama beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan penyebutan tokoh-tokoh dunia lainnya, baik dari kalangan umat muslim atau kafirin. Mereka tidak menyebut beliau dnegan predikat agung yang Allah sematan pada beliau; yakni Nabi dan Rasul Allah. Mereka juga tidak menyertakan shalawat dan salam saat menyebut nama beliau; baik dalam pidato atau tulisan mereka. Semua ini merupakan suatu pelecehan terhadap beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam sebagai utusan Allah yang dimuliakan.

Syaikh Abdurrahman al-Sahim dalam almeshkat.net telah menjawab pertanyaan tentang hukum menyebut nama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tanpa menyertakan shalawat dan salam kepada beliau. Beliau hafidhahullah menganggap bahwa hal ini termasuk sikap kurang sopan dan mengurangi hak Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Bahkan beliau menyebutkan, para ulama memakruhkan hanya menyertakan salam tanpa shalawat dengan mengucapkan, ‘alaihi as-salam. Begitu juga mereka tidak menyukai meringkas shalawat kepada beliau hanya dengan (ص) atau  (صلعم) atau semisalnya.”

Dari jawaban beliau dipahami bahwa kesempurnaan shalat untuk Shallallahu 'Alaihi Wasallam harus disertakan salam, sebagaimana yang terdapat dalam QS. Al-Ahzab: 56 di atas. Sedangkan meringkas kalimat shalawat dan salam, seperti dalam tulisan latin dengan SAW merupakan sikap yang tidak disukai oleh para ulama.

Imam al-Suyuthi rahimahullaah berkata, “Seyogyanya untuk menjaga tulisan shalawat dan salam untuk Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam  dan tidak bosan mengulang-ngulanginya. Barangsiapa melalaikannya maka dia terhalang mendapatkan kebaikan yang banyak.”

Imam al-Sahawi rahimahullaah berkata, “Hamzah al-Kanani berkata, “Aku pernah menulis hadits, dan ketika menulis nama Nabi, saya tidak menulis wasallam. Lalu aku bermimpi  melihat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkata, ‘Kenapa kamu tidak menyempurnakan shalawat atasku?’ Maka setelah itu saya tidak pernah menulis Shallallahu 'Alaihi kecuali aku juga menulis, wa Sallam”.”

Beliau juga berkata, “Ibnu al-Shalah secara jelas membenci meringkas (shalawat) hanya, ‘alaihi al-salam saja.”

Imam al-Baihaqi rahimahullaah menukil dalam Syu’ab al-Iman dari al-Halimi, dia berkata: “Sudah ma’lum bahwa hak Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam  sangat mulia dan agung serta mulia dan terhormat bagi kita. Hak beliau atas kita jauh lebih daripada hak seorang tuan atas budak-budaknya atau orang tua atas anak-anaknya. Karena Allah Ta’ala telah menyelamatkan kita dari siksa neraka di akhirat melalui beliau. Allah juga menjamin arwah, badan, kehormatan, harta, dan keluarga serta anak-anak kita di dunia melalui beliau, juga menunjuki kita dengan perantara beliau. Sebagaimana juga apabila kita mentaati beliau maka Allah akan menyampaikan kita ke surga na’im. Adakah satu niikmat yang bisa menyamai nikmat ini? Pemberian mana yang bisa menyamai pemberian ini?” kemudian Allah 'Azza wa Jalla mewajibkan kita mentaatinya, mengamcam kita dengan neraka bila mendurhakainya, dan menjanjikan surga dengan mengikutinya.

Maka derajat mana yang bisa menyamai derajat ini? Dan kedudukan mana yang bisa menyamai kemuliaannya?

Maka wajib bagi kita untuk mencintai, mengagungkan, dan menghormati beliau lebih banyak daripada pernghormatan seorang budak kepada tuannya atau seorang anak kepada orang tuanya. Seperti inilah petunjuk kitabullah sehingga Allah 'Azza wa Jalla memerintahkan secara langsung dalam kitab-Nya,

فَالَّذِينَ آَمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-A’raf: 157)

Allah mengabarkan bahwa keberuntungan hanya bagi orang yang menggabungkan iman kepada beliau dan memuliakannya. Makna memuliakan beliau dalam ayat ini sama dengan mengagungkannya sebagaimana firman Allah,

لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ

Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, memuliakannya (Rasuljullah), dan menghormatinya.” (QS. Al-Fath: 9)

Allah menambahkan dalam ayat ini, hak Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam di tengah-tengah umatnya agar dimuliakan, dihormati, dan diagungkan. Tidak boleh memperlakukan beliau seperti perlakuan biasa seperti perlakuan seseorang terhadap sesamanya.

Allah Ta’ala berfirman,

لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا

Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain).” (QS. Al-Nuur: 63)

Dikatakan maknanya, “Jangan kalian sikapi seruan/panggilan beliau seperti panggilan sebagain kalian dengan sebagian lainnya sehingga jangan menunda-nunda memenuhinya dengan mencari-cari alasan sebagaimana alasan yang kalian gunakan untuk menunda-nunda memenuhi paggilan sebagian yang lain. Tetapi (seharusnya) mereka mengagungkannya dengan segera memenuhi panggilannya, langsung mentaatinya. Bahkan shalat tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk tidak memenuhi panggilannya ketika memanggil salah seorang mereka yang sedang shalat. Sebagaimana diketahui bahwa shalat tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk tidak menunda-nunda memenuhi panggilan beliau, maka amalan yang di bawahnya lebih tidak pantas untuk dijadikan sebagai alasan,” selesai penjelasan beliau.

Di antara bentuk menyamakan panggilan beliau seperti panggilan antara sesama kita adalah menyebut nama beliau seperti menyebut nama selainnya tanpa menyertakan shalawat dan salam –padahal ini tuntutan dari rasa cinta kepada beliau-.

Tidak membaca shalat untuk Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ketika disebut namanya merupakan tanda orang bakhil berdasarkan sabda beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam, “Orang bakhil adalah orang yang namaku disebut padanya lalu dia tidak bershalwat atasku.” (HR. Ahmad dan al-Nasai dalam al-Sunan al-Kubra)

Barangsiapa yang nama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam disebut di sisinya atau menyebut nama beliau, lalu tidak bershalawat atas beliau merupakan tanda dia terhalang mendapatkan banyak kebaikan. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa yang melupakan bershalawat atasku maka dia telah meninggalkan jalan menuju surga.” (HR. Ibnu Majah, tapi dalam al-Zawaid, isnad ini dhaif karena lemahnya Jubarah bin al-Mughallis sebagaimana yang disebutkan dalam Hasyiyah al-Sundi ‘ala Ibni Majah).

Maka bagi ahli ilmu (para ulama) untuk bisa menjadi teladan dan panutan dalam mengagungkan Nabi Allah sebagaimana firman Allah yang lalu, “Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-A’raf: 157) seperti yang telah dijelaskan oleh al-Halimi, bahwa keberuntungan hanya bisa diraih oleh orang yang mengagabungkan antara iman kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam  dan memuliakan beliau. Dan tidak ada perselisihan bahwa makna ta’zir (memuliakan) adalah menghormati kepada beliau. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

Rabu, 25 Apr 2018 21:00

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Rabu, 25 Apr 2018 20:51

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

Rabu, 25 Apr 2018 20:50

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Rabu, 25 Apr 2018 20:36

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

Rabu, 25 Apr 2018 20:31

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Rabu, 25 Apr 2018 20:05

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

Rabu, 25 Apr 2018 19:06

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

Rabu, 25 Apr 2018 19:01

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Rabu, 25 Apr 2018 16:57

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Rabu, 25 Apr 2018 16:30

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Rabu, 25 Apr 2018 14:09

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

Rabu, 25 Apr 2018 13:12

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Rabu, 25 Apr 2018 11:03

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

Rabu, 25 Apr 2018 10:58

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Rabu, 25 Apr 2018 09:44

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Rabu, 25 Apr 2018 09:35

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Rabu, 25 Apr 2018 09:13

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

Rabu, 25 Apr 2018 08:49

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Rabu, 25 Apr 2018 08:15

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Rabu, 25 Apr 2018 08:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X