Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.448 views

Generasi Tik Tok, Satu dari Seribu Jebakan Gadget

Oleh : Sumirah, M.Si (Ibu Pemerhati Masalah Umat)

Beberapa hari terakhir, ajakan untuk memblokir aplikasi Tik Tok gencar sekali, sempat penasaran ini aplikasi apa? isinya apaan? Kok sampai harus diblokir. Akhirnya cari-cari info mengenai aplikasi ini.

Ternyata aplikasi ini digunakan untuk menciptakan video musik singkat menggunakan sejumlah musik yang sudah disediakan dalam aplikasi, kemudian pengguna bisa merekam apa pun selama 60 detik, dan menggabungkan video tersebut dengan musik yang sudah tersedia.

Tik Tok pertama kali merambah Indonesia pada September 2017, dan menjadi aplikasi yang sangat populer di sejumlah kalangan, terutama remaja.

Di medsos pun ternyata sudah ramai mengenai aplikasi Tik Tok ini. Dalam unggahan Yuni Rusmini terdapat foto status dari seorang ayah yang mengatakan bahwa anaknya rela mencuri uang sebesar Rp500 ribu untuk menghadiri acara jumpa penggemar (meet and greet) dengan salah seorang selebritas Tik Tok.

Kemudian ada pula unggahan status seorang remaja yang mengatakan ingin membuat agama baru dengan menjadikan selebritas Tik Tok ini sebagai Tuhan mereka. Ada lagi seorang fans yang dengan bangganya upload foto dan mengatakan tak segan menjual ginjal demi bertemu selebritas Tik Toknya.

Itulah sekelumit cerita tentang aplikasi Tik Tok. Aplikasi-aplikasi semacam ini pasti jumlahnya banyak di dunia maya. Memang perkembangan teknologi terutama teknologi gadget telah maju pesat dan penggunanyapun sangat banyak sekali, tidak hanya para orangtua tetapi kaum muda bahkan anak-anak seusia 2 tahun pun sudah dikasih gadget.

Telah banyak juga fakta bahwa gadget ini memberikan efek negatif. Lihatlah kasus aplikasi Tik Tok tadi, bahwa pengguna Tik Tok yang mampu mencari dukungan popularitas sampai fans-nya sudah tidak lagi memperhatikan norma, menghalalkan segala cara hanya untuk bisa bertamu fans mereka, sampai kepada kebebasan yang membahayakan aqidah mereka. Inikah anak muda sekarang? Mau dikemanakan generasi muda sekarang jika mereka menjadi generasi Alay?

Bukan hanya kasus Tik Tok yang membuat kita sebagai orangtua miris. Bulan Januari kita mendapatkan berita adanya siswa Bondowoso yang gila karena gadget, terjadi juga dengan bocah kelas 6 SD yang tinggal di Blimbing, Kota Malang, bocah tersebut kecanduan gadget, berteriak sekencang-kencangnya ketika gadget tersebut diambil orangtuanya, bahkan buku LKS dirobeknya dan baru menghentikan perilakunya setelah diberi gadget. Perubahan sikap tersebut dialami sejak sering bermain gadget.

”Hal yang menimpa bocah ini (Royhan) karena kecanduan gadget. Sejak berusia dua tahun, dia sudah bermain gadget,” ujar Daniel Sember, konsultan psikologi yang mengobati Royhan di Biro Konsultasi Psikologi, Psychosense Training and Consulting Malang, kemarin (23/1).  (https://www.radarmalang.id/karena-gadget-gila-hingga-sayat-nadi/)

Di pusat rehabilitasi pecandu gadget juga banyak ditemukan pasien yang sama, bahkan anak SMP yang sampai ingin bunuh diri dengan menyayat nadinya. Menurut Dokter Dewi Prisca Sembiring, Poli jiwa RSUD Dokter Koesnadi, Bondowoso Jawa Timur penggunaan gadget menyebabkan gangguan jiwa karena menyebabkan pengecilan pada otak yang seharusnya mampu membedakan mana yang benar dan salah.

Sementara otak yang menginginkan kemauan agar dituruti membesar. Padahal normalnya nggak demikian, terlebih dengan usia 15 tahun dan 17 tahun seharusnya sudah memahami apa itu yang benar dan salah.

Adalagi masalah pornografi yang begitu mudahnya didapatkan dari gadget ini. Dan menurut Dr Mark, B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal Corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak.

Jika kita lihat gadget memang menjadi kebutuhan kondisi saat ini. Beragam aplikasi yang bisa kita pakai, mulai dari telp, sms, wa, peta, medsos, alarm pengingat, sampai kepada aplikasi hiburan berupa music, sampai kepada game. Gadget memang seperti pedang bermata dua. Jika bisa menggunakannya dengan bijak maka kita akan memperoleh manfaat, tetapi jika tidak bisa menggunakannya maka mudharot yang didapat.

Istilahnya gadget dengan fasilitas internet seperti dunia luar yang terbuka hanya dengan sebuah layar. Bisa berselancar kemanapun dengan layer kecil itu. Terbayang kan jika seorang anak kecil atau anak-anak yang belum tahu hal mana yang benar mana yang salah menggunakan gadget. Bisa salah melangkah dan fatal akibatnya.

 

Bagaimana Islam memandang gadget?

Gadget adalah suatu benda/barang hasil teknologi. Islam memandang bahwa gadget adalah sesuatu yang mubah atau boleh selama masih dalam bentuk yang umum atau normal tanpa dipengaruhi oleh suatu ideologi. Untuk gadget dengan aplikasi-aplikasi tertentu yang menghantarkan pada kelalaian atau bahkan membawa pada kerusakan aqidah seperti pada kasus aplikasi Tik Tok diatas maka aplikasinya ini yang dilarang bukan gadgetnya, karena gadget hanyalah sebuah benda.

Sebagai orangtua yang peduli dengan generasi muda, seharusnya ada rambu-rambu ketika memberikan gadget kepada anak. Menurut Abah Ihsan, pakar Parenting, rambu-rambu ketika menggunakan gadget adalah 3D yaitu didampingi, dibutuhkan dan dipinjamkan.

Didampingi artinya seorang anak ketika menggunakan gadget harus didampingi, tidak sendirian, jika ada yang tidak tahu dijelaskan.

Dibutuhkan artinya memang menggunakan gadget untuk kebutuhan, misalnya untuk mengerjakan tugas sekolah, komunikasi. Selain hal-hal yang tidak dibutuhkan tidak dibolehkan. Gadget untuk anak-anak belum dibutuhkan, anak-anak yang masih dalam tahap berkembang mereka justru butuh untuk beraktifitas fisik, bergerak, bukan duduk manis di depan layar.

Dipinjamkan artinya anak tidak punya gadget sendiri, tapi dipinjami orangtuanya.

Jadi ketika orangtua mau tegas dan menerapkan hal ini kepada anak, hal-hal negative yang muncul akibat berselancar menggunakan gadget plus fasilitas internetnya bisa dihindari.

Selain peran orangtua, diperlukan juga peran masyarakat yang mengawasi. Seperti sekarang, adanya pengaduan dari masyarakat mengenai aplikasi Tik Tok dan ajakan untuk memblokir aplikasi ini juga merupakan salah satu contoh wujud dari peran serta masyarakat dalam menjaga generasi dari hal-hal yang merusak.

Dibutuhkan juga peran negara yang serius untuk mengurusi masalah ini, misalnya :

  1. Negara seharusnya membatasi kepemilikan gadget. Gadget dengan beragam aplikasinya dikhususkan hanya untuk orang dewasa, buka untuk anak-anak atau balita. Misalnya dibatasi diumur 17 th baru boleh memegang gadget.
  2. Negara seharusnya membatasi aplikasi-aplikasi yang tidak bermanfaat, situs-situs yang berbau pornografi dan pornoaksi, game-game yang berbau kekerasan, karena aplikasi-aplikasi ini membawa banyak hal negative, kelalaian, bahkan pada perusakan akidah.
  3. Negara juga wajib menanamkan pendidikan bagi generasi muda mengenai sistem pergaulan dalam Islam, bagaimana bergaul dengan lawan jenis, bagaimana seorang perempuan menjaga izzah (kemuliaan) sehingga tidak dengan begitu bebasnya mengumbar pergaulan seperti di aplikasi Tik Tok. Jika generasi muda paham akan syariat islam mengenai hukum pergaulan, hukum media maka insyaAllah generasi muda akan terselamatkan.

Jadi dalam hal ini memang dibutuhkan kontrol baik dari keluarga, masyarakat dan negara pada khususnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Kado Fahri di Milad Prabowo dan untuk Rakyat Indonesia

Rabu, 17 Oct 2018 12:33

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Reklamasi dan Meikarta, Fahri: Biasanya Berhenti di Pejabat Rendahan

Rabu, 17 Oct 2018 11:33

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Dianggap Kampanye di Forum Internasional, Luhut dan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu

Rabu, 17 Oct 2018 10:47

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

UAS Akan Hadiri Tabligh Akbar FORDAI di Cikarang

Rabu, 17 Oct 2018 10:37

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Gubernur Sulteng: Hari Pertama Gempa Pemda Lumpuh

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Kecurigaan Mantan Stafsus ESDM di Kasus Meikarta tak Meleset

Rabu, 17 Oct 2018 10:33

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Dinilai tak Netral di Kasus Ratna Sarumpaet, Fadli: 2019 Kita Tempatkan Polisi Profesional

Rabu, 17 Oct 2018 09:33

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Sisi Kelam Tasikmalaya Oktober Festival 2018

Rabu, 17 Oct 2018 09:01

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

[VIDEO] Massa Umat Islam Desak Pemkab Tasikmalaya Berantas LGBT

Rabu, 17 Oct 2018 07:37

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X