Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.598 views

Generasi Tik Tok, Satu dari Seribu Jebakan Gadget

Oleh : Sumirah, M.Si (Ibu Pemerhati Masalah Umat)

Beberapa hari terakhir, ajakan untuk memblokir aplikasi Tik Tok gencar sekali, sempat penasaran ini aplikasi apa? isinya apaan? Kok sampai harus diblokir. Akhirnya cari-cari info mengenai aplikasi ini.

Ternyata aplikasi ini digunakan untuk menciptakan video musik singkat menggunakan sejumlah musik yang sudah disediakan dalam aplikasi, kemudian pengguna bisa merekam apa pun selama 60 detik, dan menggabungkan video tersebut dengan musik yang sudah tersedia.

Tik Tok pertama kali merambah Indonesia pada September 2017, dan menjadi aplikasi yang sangat populer di sejumlah kalangan, terutama remaja.

Di medsos pun ternyata sudah ramai mengenai aplikasi Tik Tok ini. Dalam unggahan Yuni Rusmini terdapat foto status dari seorang ayah yang mengatakan bahwa anaknya rela mencuri uang sebesar Rp500 ribu untuk menghadiri acara jumpa penggemar (meet and greet) dengan salah seorang selebritas Tik Tok.

Kemudian ada pula unggahan status seorang remaja yang mengatakan ingin membuat agama baru dengan menjadikan selebritas Tik Tok ini sebagai Tuhan mereka. Ada lagi seorang fans yang dengan bangganya upload foto dan mengatakan tak segan menjual ginjal demi bertemu selebritas Tik Toknya.

Itulah sekelumit cerita tentang aplikasi Tik Tok. Aplikasi-aplikasi semacam ini pasti jumlahnya banyak di dunia maya. Memang perkembangan teknologi terutama teknologi gadget telah maju pesat dan penggunanyapun sangat banyak sekali, tidak hanya para orangtua tetapi kaum muda bahkan anak-anak seusia 2 tahun pun sudah dikasih gadget.

Telah banyak juga fakta bahwa gadget ini memberikan efek negatif. Lihatlah kasus aplikasi Tik Tok tadi, bahwa pengguna Tik Tok yang mampu mencari dukungan popularitas sampai fans-nya sudah tidak lagi memperhatikan norma, menghalalkan segala cara hanya untuk bisa bertamu fans mereka, sampai kepada kebebasan yang membahayakan aqidah mereka. Inikah anak muda sekarang? Mau dikemanakan generasi muda sekarang jika mereka menjadi generasi Alay?

Bukan hanya kasus Tik Tok yang membuat kita sebagai orangtua miris. Bulan Januari kita mendapatkan berita adanya siswa Bondowoso yang gila karena gadget, terjadi juga dengan bocah kelas 6 SD yang tinggal di Blimbing, Kota Malang, bocah tersebut kecanduan gadget, berteriak sekencang-kencangnya ketika gadget tersebut diambil orangtuanya, bahkan buku LKS dirobeknya dan baru menghentikan perilakunya setelah diberi gadget. Perubahan sikap tersebut dialami sejak sering bermain gadget.

”Hal yang menimpa bocah ini (Royhan) karena kecanduan gadget. Sejak berusia dua tahun, dia sudah bermain gadget,” ujar Daniel Sember, konsultan psikologi yang mengobati Royhan di Biro Konsultasi Psikologi, Psychosense Training and Consulting Malang, kemarin (23/1).  (https://www.radarmalang.id/karena-gadget-gila-hingga-sayat-nadi/)

Di pusat rehabilitasi pecandu gadget juga banyak ditemukan pasien yang sama, bahkan anak SMP yang sampai ingin bunuh diri dengan menyayat nadinya. Menurut Dokter Dewi Prisca Sembiring, Poli jiwa RSUD Dokter Koesnadi, Bondowoso Jawa Timur penggunaan gadget menyebabkan gangguan jiwa karena menyebabkan pengecilan pada otak yang seharusnya mampu membedakan mana yang benar dan salah.

Sementara otak yang menginginkan kemauan agar dituruti membesar. Padahal normalnya nggak demikian, terlebih dengan usia 15 tahun dan 17 tahun seharusnya sudah memahami apa itu yang benar dan salah.

Adalagi masalah pornografi yang begitu mudahnya didapatkan dari gadget ini. Dan menurut Dr Mark, B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, pornografi dapat menyebabkan kerusakan pada lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal Corteks (bagian otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak.

Jika kita lihat gadget memang menjadi kebutuhan kondisi saat ini. Beragam aplikasi yang bisa kita pakai, mulai dari telp, sms, wa, peta, medsos, alarm pengingat, sampai kepada aplikasi hiburan berupa music, sampai kepada game. Gadget memang seperti pedang bermata dua. Jika bisa menggunakannya dengan bijak maka kita akan memperoleh manfaat, tetapi jika tidak bisa menggunakannya maka mudharot yang didapat.

Istilahnya gadget dengan fasilitas internet seperti dunia luar yang terbuka hanya dengan sebuah layar. Bisa berselancar kemanapun dengan layer kecil itu. Terbayang kan jika seorang anak kecil atau anak-anak yang belum tahu hal mana yang benar mana yang salah menggunakan gadget. Bisa salah melangkah dan fatal akibatnya.

 

Bagaimana Islam memandang gadget?

Gadget adalah suatu benda/barang hasil teknologi. Islam memandang bahwa gadget adalah sesuatu yang mubah atau boleh selama masih dalam bentuk yang umum atau normal tanpa dipengaruhi oleh suatu ideologi. Untuk gadget dengan aplikasi-aplikasi tertentu yang menghantarkan pada kelalaian atau bahkan membawa pada kerusakan aqidah seperti pada kasus aplikasi Tik Tok diatas maka aplikasinya ini yang dilarang bukan gadgetnya, karena gadget hanyalah sebuah benda.

Sebagai orangtua yang peduli dengan generasi muda, seharusnya ada rambu-rambu ketika memberikan gadget kepada anak. Menurut Abah Ihsan, pakar Parenting, rambu-rambu ketika menggunakan gadget adalah 3D yaitu didampingi, dibutuhkan dan dipinjamkan.

Didampingi artinya seorang anak ketika menggunakan gadget harus didampingi, tidak sendirian, jika ada yang tidak tahu dijelaskan.

Dibutuhkan artinya memang menggunakan gadget untuk kebutuhan, misalnya untuk mengerjakan tugas sekolah, komunikasi. Selain hal-hal yang tidak dibutuhkan tidak dibolehkan. Gadget untuk anak-anak belum dibutuhkan, anak-anak yang masih dalam tahap berkembang mereka justru butuh untuk beraktifitas fisik, bergerak, bukan duduk manis di depan layar.

Dipinjamkan artinya anak tidak punya gadget sendiri, tapi dipinjami orangtuanya.

Jadi ketika orangtua mau tegas dan menerapkan hal ini kepada anak, hal-hal negative yang muncul akibat berselancar menggunakan gadget plus fasilitas internetnya bisa dihindari.

Selain peran orangtua, diperlukan juga peran masyarakat yang mengawasi. Seperti sekarang, adanya pengaduan dari masyarakat mengenai aplikasi Tik Tok dan ajakan untuk memblokir aplikasi ini juga merupakan salah satu contoh wujud dari peran serta masyarakat dalam menjaga generasi dari hal-hal yang merusak.

Dibutuhkan juga peran negara yang serius untuk mengurusi masalah ini, misalnya :

  1. Negara seharusnya membatasi kepemilikan gadget. Gadget dengan beragam aplikasinya dikhususkan hanya untuk orang dewasa, buka untuk anak-anak atau balita. Misalnya dibatasi diumur 17 th baru boleh memegang gadget.
  2. Negara seharusnya membatasi aplikasi-aplikasi yang tidak bermanfaat, situs-situs yang berbau pornografi dan pornoaksi, game-game yang berbau kekerasan, karena aplikasi-aplikasi ini membawa banyak hal negative, kelalaian, bahkan pada perusakan akidah.
  3. Negara juga wajib menanamkan pendidikan bagi generasi muda mengenai sistem pergaulan dalam Islam, bagaimana bergaul dengan lawan jenis, bagaimana seorang perempuan menjaga izzah (kemuliaan) sehingga tidak dengan begitu bebasnya mengumbar pergaulan seperti di aplikasi Tik Tok. Jika generasi muda paham akan syariat islam mengenai hukum pergaulan, hukum media maka insyaAllah generasi muda akan terselamatkan.

Jadi dalam hal ini memang dibutuhkan kontrol baik dari keluarga, masyarakat dan negara pada khususnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X