Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.831 views

Prof Dr Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu awal 26 Menit, Isya Lambat 26 menit

BEKASI (Voa-islam.com) - "Alhamdulillah, meskipun terlambat enam hari, akhirnya buku saya tentang evaluasi awal waktu Subuh dan Isya terbit juga. " demikian ungkap Prof Dr Tono Saksono, penulis yang juga ilmuwan dari Muhammadiyah.

Siapa Prof Tono Saksono yang muncul dengan Koreksi Shalat ini?

Ia adalah Ketua Himpunan Ilmuwan Muhammadiyah, Prof Tono Saksono menegaskan bahwa waktu masuknya awal Shalat Subuh yang digunakan di Indonesia selama ini terlalu dini 20 hingga 30 menit dari seharusnya sehingga perlu dikoreksi.

"Ini hasil riset kami dengan alat Sky Quality Meter (SQM), pengukur kecerlangan benda langit," kata Ketua Islamic Science Research Network (ISRN) Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) itu dalam Seminar Evaluasi Awal Waktu Shalat Subuh Menurut Sains dan Fikih di Jakarta, Selasa beberapa bulan silam, (9/5/2017).

Tono menyatakan bahwa selama ini fajar dianggap telah terbit saat matahari pada posisi sudut depresi 20 derajat di bawah ufuk yang setara dengan 80 menit sebelum matahari terbit.

Padahal, dikemukakannya, dari hasil observasi sementara, maka fajar dimulainya Shalat Subuh bagi umat Islam Indonesia baru terjadi saat sudut depresi matahari pada kisaran 11 hingga 15 derajat di bawah ufuk atau bila dikonversi dalam domain waktu setara dengan 44 sampai dengan 60 menit sebelum matahari terbit.

"Tidak ada satupun indikasi yang menunjukkan bahwa sinar fajar sebagai tanda awal subuh telah muncul saat matahari berada pada sudut depresi 20 derajat," katanya.

Menurut dia, penentuan 20 derajat di bawah ufuk merupakan keputusan ulama Melayu di masa lalu untuk menentukan awal masuknya waktu Shalat Subuh dan dimulainya puasa, termasuk digunakan pula oleh ulama Malaysia.

"Tapi, zaman dulu memang belum ada peralatan secanggih saat ini, dan masih mengandalkan pengamatan dengan mata telanjang, jadi wajar jika tidak akurat," katanya.

Diterbitkan ole The Islamic Science Research Network (ISRN) UHAMKA

The Islamic Science Research Network (ISRN) UHAMKA yang baru berdiri kurang dari dua tahun sangat bahagia dapat menyelesaikan tahap pertama tugas penelitian yang sangat penting ini.

Kami menggunakan dua sensor pendeteksi fajar generasi terakhir, mengkoleksi ratusan hari-pengamatan data

Kami menggunakan dua sensor pendeteksi fajar generasi terakhir, mengkoleksi ratusan hari-pengamatan data, membangun beberapa algoritma pemrosesan data, melakukan pengujian statistik secara robust, dan menerima testimoni dari beberapa pihak independen dalam penelitian ini.

Kesemuanya menyimpulkan bahwa sudah banyak cukup fakta saintifik yang membuktikan bahwa Muslim di Indonesia melakukan sholat subuhnya terlalu awal sekitar 26 menit, dan sholat isyanya terlalu lambat juga sekitar 26 menit.

banyak cukup fakta saintifik yang membuktikan bahwa Muslim di Indonesia melakukan sholat subuhnya terlalu awal sekitar 26 menit, dan sholat isyanya terlalu lambat juga sekitar 26 menit.

Akibat yang terakhir ini, orang mungkin masih mengira masih cukup waktu melakukan sholat maghrib, padahal waktunya telah habis karena telah masuk waktu isya.

Angka dip (sun depression angle atau sudut kedalaman Matahari dihitung dari ufuk) yang kami peroleh adalah -13.4 derajat untuk subuh dan -11.5 derajat untuk isya. Setiap satu derajat, pergerakan semu Matahari memerlukan waktu sekitar 4 menit.

Sementara itu, untuk wilayah Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura), pada umumnya menggunakan dip -20 derajat untuk subuh dan -18 derajat untuk isya. Data yang kami gunakan memang baru untuk wilayah Depok dan Medan.

Angka dip untuk seluruh wilayah nasional memang belum kami peroleh karena mungkin akan diperlukan sepuluh tahunan untuk menyelesaikannya. Namun demikian, diperkirakan angkanya tidak akan meleset jauh dari yang telah kami peroleh. Sementara itu, penggunaan angka dip yang sekarang ini sudah harus segera diokoreksi.

Ada beberapa fakta saintifik lain. Ulama-ulama klasik pada abad pertengahan sebetulnya umumnya memperoleh harga dip -18 derajat untuk subuh dan -16 derajat untuk isya untuk wilayah Timur Tengah. Alat-alat yang mereka gunakan pada umumnya adalah astrolabe untuk pengukurannya, sedangkan untuk pemrosesannya menggunakan rubu mujayyab. Seharusnya, di wilayah equator secara nominal, angka dip-nya lebih rendah.

Dalam kasus ini, temuan hasil penelitian kami konsisten dengan prinsip astronomi dasar di atas. Tapi anehnya, kita di Asia Tenggara saat ini justru menggunakan angka dip yang secara nominal lebih besar dari angka di lintang tinggi seperti Timur Tengah. Ini memang aneh. Tidak ada rujukan saintifik pada penetapan angka dip yang sekarang ini kita gunakan. Semoga buku ini memberikan sumbangan untuk pembangunan peradaban umat Islam.

Bagi yang tertarik, untuk pemesanan buku dapat diperoleh Rp. 80,000,- (belum ongkir) dari UHAMKA PRESS melalui nara hubung PEMESANAN SMS / WA : 0817852277

[adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
[VIDEO] Parmusi: Komitmen kepada Negara Tak Boleh Kalahkan Komitmen kepada Agama

[VIDEO] Parmusi: Komitmen kepada Negara Tak Boleh Kalahkan Komitmen kepada Agama

Ahad, 19 Aug 2018 12:14

Gempa di Lombok: Antara Musibah dan Peringatan Allah SWT

Gempa di Lombok: Antara Musibah dan Peringatan Allah SWT

Ahad, 19 Aug 2018 11:06

Menjadi Sebenar-benarnya Hamba yang Merdeka

Menjadi Sebenar-benarnya Hamba yang Merdeka

Ahad, 19 Aug 2018 11:00

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Ahad, 19 Aug 2018 09:48

Filosofi Kopi, Strategi Pendakwah

Filosofi Kopi, Strategi Pendakwah

Ahad, 19 Aug 2018 08:44

Islam Solusi Merdeka Yang Nyata

Islam Solusi Merdeka Yang Nyata

Sabtu, 18 Aug 2018 23:37

Pasukan Suriah Tangkap Puluhan Orang Termasuk Wanita di Kota Bekas Benteng Oposisi Ghouta Timur

Pasukan Suriah Tangkap Puluhan Orang Termasuk Wanita di Kota Bekas Benteng Oposisi Ghouta Timur

Sabtu, 18 Aug 2018 22:00

Penguasa Kehilangan Empati Dampak Noeliberalisme

Penguasa Kehilangan Empati Dampak Noeliberalisme

Sabtu, 18 Aug 2018 21:31

Qatar Tuduh Saudi Larang Warganya Lakukan Ibadah Haji Tahun Ini

Qatar Tuduh Saudi Larang Warganya Lakukan Ibadah Haji Tahun Ini

Sabtu, 18 Aug 2018 21:25

Keke dan Momo Challenge, Hiburan Menantang Malaikat Maut

Keke dan Momo Challenge, Hiburan Menantang Malaikat Maut

Sabtu, 18 Aug 2018 20:42

Raih Kemerdekaan Hakiki, bukan Retorika Menawan

Raih Kemerdekaan Hakiki, bukan Retorika Menawan

Sabtu, 18 Aug 2018 18:29

Polling Pilpres 2019, Siapakah yang Menang?

Polling Pilpres 2019, Siapakah yang Menang?

Sabtu, 18 Aug 2018 15:26

Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran Jual Visa Haji yang Diberikan Gratis Pemerintah Saudi

Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran Jual Visa Haji yang Diberikan Gratis Pemerintah Saudi

Sabtu, 18 Aug 2018 13:00

Ulama Harus Jadikan Al-Quran dan Sunnah Sebagai Dasar Pengambilan Kebijakan

Ulama Harus Jadikan Al-Quran dan Sunnah Sebagai Dasar Pengambilan Kebijakan

Sabtu, 18 Aug 2018 12:23

Rusia Sebut Serangan Drone Jihadis Suriah ke Pangkalan Udara Hmeymim Meningkat Drastis

Rusia Sebut Serangan Drone Jihadis Suriah ke Pangkalan Udara Hmeymim Meningkat Drastis

Sabtu, 18 Aug 2018 12:00

Mengapa Negeriku Diguncang Gempa?

Mengapa Negeriku Diguncang Gempa?

Sabtu, 18 Aug 2018 09:19

Web RemajaIslamHebat.Com Diblokir, Kominfo Anti Islam?

Web RemajaIslamHebat.Com Diblokir, Kominfo Anti Islam?

Sabtu, 18 Aug 2018 07:34

Kisah Perang Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Kisah Perang Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Sabtu, 18 Aug 2018 07:06

Bagaimana Ulama Seharusnya Berpolitik?

Bagaimana Ulama Seharusnya Berpolitik?

Sabtu, 18 Aug 2018 06:40

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Sabtu, 18 Aug 2018 06:24


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X