Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.732 views

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Oleh : Miranda Anugrah Usman* 

‘Tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut‘. Ya, itulah salah satu judul artikel yang sempat menghebohkan warga net beberapa hari yang lalu. Bagaimana tidak, judul besar artikel tersebut sudah menggambarkan dengan jelas kondisi remaja bangsa saat ini.  

Mengerikannya, tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut ini ternyata tak hanya terjadi di Jawa Tengah. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Arman Depari, menyatakan bahwa pihaknya juga menemukan tren ini terjadi di sejumlah daerah lain yaitu Jawa Barat bahkan di Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan Arman, para remaja ini diduga menggunakan air rebusan pembalut sebagai pengganti narkoba. Efek ketergantungan dan kecanduan lah yang membuat para remaja yang berusia kisaran 13-16 tahun ini nekat menggunakan air rebusan pembalut wanita sebagai alat untuk ngefly dengan harga yang murah (Wowkeren.com 8 nov 2018).

Masih dikutip dari sumber yang sama, Psikolog Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Indra Dwi Purnomo, menjelaskan mengenai efek mengerikan dari tren ini. Banyak remaja yang akhirnya berhenti pada percobaan kedua karena merasakan efek seram yang tidak bisa mereka definisikan itu (7/11).

Kontribusi Sistem Sekuler Pada Kerusakan Remaja

Kenakalan remaja tentu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekuler yang telah memberikan kebebasan kepada para remaja sehingga mereka dapat mengakses apapun yang ingin mereka ketahui.

Sifat penasaran dan selalu ingin mencoba hal baru sudah sangat melekat pada diri seorang remaja sebagai suatu fitrah yang memang harus disalurkan. Akan tetapi bila sifat penasaran ini terjadi tanpa adanya bimbingan orang tua dan pengawasan dari negara, maka tinggal tunggu waktu saja. Rusaknya remaja saat ini akan lebih parah di masa yang akan datang.

Negara sekuler/bebas telah melahirkan para remaja yang bersifat bebas pula. Mereka sangat jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimana tidak, fokus negara hanya disalurkan pada infrastuktur,perekonomian global dan lain-lain dengan menafikkan hal-hal internal negara. Walaupun memang tidak dapat kita pungkiri bahwa hal-hal tersebut memang penting tetapi seharusnya diimbangi dengan urusan internal masyarakat.

Tak terlihatnya keterlibatan penuh pemerintah dalam menangani kasus ini sontak saja membuat kecewa beberapa pihak. Padahal seharusnya jika saja Negara mau turut andil dengan sempurna dalam memberantas kasus rusaknya mental generasi ini, tentu saja semua akan mudah dilakukan.

Cara Islam Menyelamatkan Generasi Muda

Di dalam sistem Islam, penanganan kenakalan remaja tak dilakukan hanya pada saat kasus telah terjadi, melainkan dilakukan di awal atau dengan cara pencegahan.

Penanaman nilai-nilai akidah Islam akan membuat seorang hamba tak terkecuali para remaja menyalurkan rasa penasaran tersenbut ke dalam kegiatan yang positif. Sehingga ketakwaan inilah yang menjadi tameng agar remaja takut melakukan maksiat.

Penanaman akidah dan keimanan yang kuat inilah yang seharusnya ditanamkan kepada diri seorang anak dimulai dari lingkungan keluarga, mengingat bahwa lingkungan keluargalah benteng utama pelindung anak. Sehingga peran Orang Tua dan keluarga merupakan faktor yang sangat penting dalam penanganan rusaknya generasi saaat ini.

Lalu bagaimana bila ternyata lingkungan keluarga yang ada justru menjadi sumber rusaknya para generasi tersebut? Banyak survei telah dilakukan yang menunjukkan bahwa ternyata para remaja yang melakukan kenakalan tersebut berasal dari keluarga Brokenhome. Sehingga mereka mencari kesenangan lain di luar sana yang tentunya tanpa pengawasan orang dewasa.

Maka dari itu, di sinilah peran Negara yang seharusnya mengajak, mengayomi dan memberikan edukasi kepada para Orang Tua agar dapat mendidik anaknya sesuai dengan akidah Islam. Sehingga para remaja tersebut akan merasa nyaman bersama dengan Orang Tua maupun keluarganya yang tentunya dekat dengan sentuhan Islam.

Selain itu, dakwah merupakan salah satu ujung tombak yang dapat menghentikan laju kenakalan remaja saat ini. Dengan sering menasehati kawan, kita menyampaikan amar ma’ruf nahi mun’kar di tengah-tengah ummat, Cara ini bisa menjadi salah satu cara jitu untuk berdakah. Islam mengajarkan agar kita selalu saling menasehati dalam kebaikan, mengajak dalam kebenaran dan menyeru pada ketaatan. Apabila seluruh ummat manusia saling menasehati maka akan menurun dengan sendirinya angka kenakalan remaja.

Ingat, Rasulullah Saw. Pernah bersabda, "Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu. Apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemahnya iman.”

Sejarah pergolakan dakwah Islam di dunia juga mencatat bahwa pemuda memegang peranan penting. Dalam Al-qur’an sangat banyak kisah heroik tentang pemuda. Pada masa nabi Muhammad Saw misalnya, ada Ali Bin Abi Thalib yang umurnya masih 8 tahun. Beliau mempunyai kecerdasan dan kepiawaian dalam menyusun strategi perang serta menjadi khilafah pada usia muda. Ada Saad Bin Abi Waqqash yang menjadi panglima perang dan menundukkan Persia pada usia 17 tahun. Jangan lupa nama Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukkan Konstantinopel pada usia 24 tahun. Serta masih banyak pemuda-pemuda pada masa kejayaan Islam yang banyak menorehkan prestasi luar biasa.

Walhasil, berbicara persoalan generasi muda bukanlah pencapaian dari sisi akademis namun miskin ruh Islam. Islam adalah agama yang sempurna yang di dalamnya terdapat mualajat musykilat (pemecahan problematika) termasuk membina generasi muda agar sesuai dengan aturan Allah SWT. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi Universitas Haluoleo.

Ilustrasi: jawapos

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Cinta Yatim Mujahid Aksi Bela Islam 411, Ayo Bantu Keluarga Yatim Saili bin Utom.!!

Cinta Yatim Mujahid Aksi Bela Islam 411, Ayo Bantu Keluarga Yatim Saili bin Utom.!!

Sudah 2 tahun Fadilah dan Reza hidup sebagai anak yatim. Sang ayah, Saili bin Utom gugur dalam Aksi Bela Islam GNPF MUI pada 4 November 2016, membela Kitab Suci Al-Qur'an yang dilecehkan Gubernur...

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Latest News
Grace dan PSI Tolak Poligami, Partai Gerindra: Gak Usah Urusi Urusan Orang Islam

Grace dan PSI Tolak Poligami, Partai Gerindra: Gak Usah Urusi Urusan Orang Islam

Senin, 17 Dec 2018 08:15

Komnas Perempuan Sebut Poligami Bukan Ajaran Islam, MUI: Pernyataan Menyesatkan

Komnas Perempuan Sebut Poligami Bukan Ajaran Islam, MUI: Pernyataan Menyesatkan

Senin, 17 Dec 2018 08:06

Menyoal Toleransi di Sistem Demokrasi dan Islam

Menyoal Toleransi di Sistem Demokrasi dan Islam

Ahad, 16 Dec 2018 23:50

Bekali Liburan dengan 7 Tips Ini agar Barakah

Bekali Liburan dengan 7 Tips Ini agar Barakah

Ahad, 16 Dec 2018 23:16

Menkominfo Ingin Tinggalkan Internet Lemot

Menkominfo Ingin Tinggalkan Internet Lemot

Ahad, 16 Dec 2018 22:00

Imagine Their Korea

Imagine Their Korea

Ahad, 16 Dec 2018 21:53

Hasil Penelitian: Ibu yang Menyusui Lama Lebih Rendah Terkena Penyakit Hati

Hasil Penelitian: Ibu yang Menyusui Lama Lebih Rendah Terkena Penyakit Hati

Ahad, 16 Dec 2018 21:05

Pakistan Panggil Duta Besar Iran Terkait Pembunuhan 6 Pasukan Mereka di Perbatasan

Pakistan Panggil Duta Besar Iran Terkait Pembunuhan 6 Pasukan Mereka di Perbatasan

Ahad, 16 Dec 2018 20:45

Suara Kardus

Suara Kardus

Ahad, 16 Dec 2018 20:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Jarah Pelabuhan Hodeidah Menjelang Penarikan Mundur Pasukan

Pemberontak Syi'ah Houtsi Jarah Pelabuhan Hodeidah Menjelang Penarikan Mundur Pasukan

Ahad, 16 Dec 2018 20:30

Hamas Pamer Roket Baru Saat Peringatan Ulang Tahun Pendirian ke-31

Hamas Pamer Roket Baru Saat Peringatan Ulang Tahun Pendirian ke-31

Ahad, 16 Dec 2018 20:00

Dibonceng Gojek, Prabowo Hadiri Kopdar Ojek Online di Sentul

Dibonceng Gojek, Prabowo Hadiri Kopdar Ojek Online di Sentul

Ahad, 16 Dec 2018 20:00

Menang dengan Curang

Menang dengan Curang

Ahad, 16 Dec 2018 19:38

Nigeria Larang Unicef Beroperasi, Tuduh Badan PBB untuk Anak itu Jadi Mata-mata Boko Haram

Nigeria Larang Unicef Beroperasi, Tuduh Badan PBB untuk Anak itu Jadi Mata-mata Boko Haram

Ahad, 16 Dec 2018 19:31

Parlemen Asia Pasifik Intensifkan Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Parlemen Asia Pasifik Intensifkan Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Ahad, 16 Dec 2018 19:15

Rekor! 2018 Tahun Terbanyak Kepala Daerah Jadi Koruptor

Rekor! 2018 Tahun Terbanyak Kepala Daerah Jadi Koruptor

Ahad, 16 Dec 2018 19:06

Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak

Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak

Ahad, 16 Dec 2018 18:55

Kiai Cholil: Komnas Perempuan Bubarkan Saja

Kiai Cholil: Komnas Perempuan Bubarkan Saja

Ahad, 16 Dec 2018 18:55

Ahok dan Budaya Hoak

Ahok dan Budaya Hoak

Ahad, 16 Dec 2018 18:36

Merawat Spirit 212, Momentum Kebangkitan Islam

Merawat Spirit 212, Momentum Kebangkitan Islam

Ahad, 16 Dec 2018 18:33


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X