Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.468 views

Suara Pemuda Dibungkam (Lagi)

Oleh: Sartinah (Pemerhati Muslimah Moramo)

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), bahwa sejumlah perguruan tinggi negeri terindikasi sebagai tempat berkembangnya bibit-bibit radikalisme.

Adapun perguruan tinggi tersebut antara lain, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), Universits Brawijaya (UB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), (merdeka.com, 31/5/2018).

Menyikapi rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) soal radikalisme di lingkungan kampus, Wakil ketua MPR Muhaimin Iskandar menghimbau para rektor untuk 'mengambil alih' masjid dan mushala kampus. Bahkan pendaftaran mahasiswa baru pun kini diperketat, dengan dikeluarkannya kebijakan pendataan nomor ponsel dan akun media sosial bagi mahasiswa baru oleh Menristek Dikti, M. Nasir.

Seperti dilansir detiknews, Komandan Seskoal Laksda TNI Amarulla Octavian meminta mahasiswa Indonesia menjadi pemimpin perubahan guna mengantisipasi perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia juga meminta mahasiswa berani bergerak untuk melawan radikalisme di Indonesia (detiknews, 18/9/2018).

Kejumawaan penguasa melalui Menristek Dikti seolah tak bisa ditutupi lagi, hingga mengeluarkan jurus mabuk untuk melibas setiap gerakan yang dianggap akan membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah melibas ormas HTI, membuat sertifikasi ulama, lantas mengurus volume masjid, kini kampus pun tak luput dari sasaran.

Jurus mabuk yang dialamatkan pada siapa saja yang oleh penguasa dianggap berseberangan dengan kebijakan pemerintah, seolah membuktikan arogansi pemerintah sebagai pemegang kekuasaan. Bila kaum muslim khususnya para pemuda tak berani melawan arus kedzaliman rezim, bisa dipastikan kaum muslim akan tetap berada dibawah penjajahan atas nama demokrasi.

Kekhawatiran pemerintah terhadap hoax radikalisme kampus sesungguhnya tak berdasar. Isu radikalisme seolah sengaja digulirkan untuk membuat monsterisasi terhadap Islam dan ajarannya, terlebih di lingkungan kampus. Kampus sebagai wadah menimba ilmu dan membentuk jadi diri, tak seharusnya dikotori oleh hoax radikalisme.

Alih-alih membungkam radikalisme di kampus, sesungguhnya pemerintah dalam hal ini Menristek Dikti sedang menggunakan taktik tak berkelas untuk menjauhkan potensi kebangkitan berpikir Islam dikalangan pemuda atau mahasiswa. Kampus seolah menjadi sasaran empuk, karena kampus menjadi indikasi slah satu akan bangkitnya pemikiran Islam.

Dalam bermasyarakat, pemuda memiliki peran penting untuk merubah kondisi masyarakat, dan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan di masyarakat. Pemuda juga menjadi pendorong kemajuan aktifitas di masyarakat sesuai keilmuan dan wawasan yang dimiliki.

Pemuda adalah generasi penerus sebuah bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pemuda selalu di identikkan sebagai pembawa perubahan baik dalam membangun bangsa, menegakkan keadilan, dan menolak kedzaliman. Dalam menentukan berhasil tidaknya perubahan di masyarakat juga tidak lepas dari tangan para pemuda yang berperan sebagai motor penggerak.

Pada dasarnya pemuda selalu menginginkan hal-hal baru, memiliki wawasan yang luas dan memiliki intelektual yang tinggi. Meski tak bisa dipungkiri tantangan bagi para pemuda saat ini lebih kompleks. Lemahnya sumber daya manusia menjadi kendala urgen, belum lagi bermunculannya berbagai isme modern seperti demokrasi, kapitalisme, liberalisme, sekulerisme, atheisme dan sebagainya, yang menggerogoti prinsip-prinsip keimanan secara perlahan namun pasti.

Islam mengindikasikan bahwa pemuda adalah sosok harapan kedua orang tua, bangsa dan agama. Pemuda juga sebagai pelopor terutama dalam sejarah Islam, baik di masa lampau maupun di masa depan. Di tangan pemuda, tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam perjuangan Islam tak terbantahkan, terlebih di belakang nama mereka tersemat kata 'muslim'.

Sebagai contoh, dalam sejarah perjuangannya Rasulullah SAW ketika menegakkan Islam mendapat dukungan kuat dari para pemuda arab saat itu. Dimana bimbingan dan pengarahannya langsung didapat dari Rasulullah SAW sendiri, dan  dikemudian hari para pemuda tersebut menjadi tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Ali bin Abi Thalib, Umar bin Khaththab, Abdullah bin Abas,  Khalid bin Walid, Muhammad Al-Fatih.

Kontribusi pemuda Islam pun sangat dibutuhkan dalam perjuangan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sebagaimana sudah difahami bahwa hukum Allah wajib diterapkan di bumi ini, tanpa memandang sesuai atau tidak sesuai dengan adat istiadat suatu bangsa, karena agama Islam adalah agama rahmatan lilÂ’alamin. Di samping sebagai penyambung kebenaran, pemuda harus menjadi generasi revolusioner, generasi militan, yang mampu melakukan perubahan secara fundamental.

Berada di garda terdepan untuk menggerakkan roda-roda dakwah, menghempaskan corong-corong  kebatilan dan melakukan otokritik demi perbaikan, juga menjadi aktifitas pemuda Islam yang rindu akan kejayaan Islam. Kemudian para pemuda juga senantiasa mengajak saudaranya untuk menapaki jalan keimanan, mengajak pada yang ma'ruf dan mencegah kemunkaran sebagai bukti kepedulian pada sesama.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits, ''Tidak sempurna Iman salah seorang diantara kalian sehingga Ia mencintai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana Ia mencintai kebaikan bagi dirinya sendiri'' (HR Tirmidzi, No. 2515).

Demikian seharusnya peran pemuda yang selalu menjadi pelopor dalam perubahan masyarakat dan dalam perjuangan Islam. Perjuangan panjang yang butuh keberanian sekuat baja, demi terealisasinya hukum-hukum Allah di muka bumi.

Saatnya untuk bersatu dalam ukhuwah Islam dan menyongsong cahaya Islam yang mulai menampakkan sinarnya, meski dibayang-bayangi isu radikalisme yang mengobok-obok semangat keislaman dalam diri kaum muslim khususnya mahasiswa.  Wallahu a'lam bis-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Petisi Online Maimon Herawati Berhasil, KPI Desak Iklan Shopee Blackpink Dihentikan

Selasa, 11 Dec 2018 14:01

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Strategi Sandi untuk Pemerataan Ekonomi

Selasa, 11 Dec 2018 13:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan

Selasa, 11 Dec 2018 12:27

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

560.000 Orang Telah Tewas Akibat Perang di Suriah Selama Hampir 8 Tahun Terakhir

Selasa, 11 Dec 2018 11:35

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

BPN Prabowo-Sandi akan Ambil Langkah Hukum Soal 31 Juta Pemilih Tambahan

Selasa, 11 Dec 2018 11:27

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X