Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.334 views

Duit Oriented

Oleh: Amilah Haniif*

“Jenjing kapal udaraa

numpak sepur mudun jakarta

jakarta akeh duwit e

duwit e satus selawe…”

Sepenggal lirik lagu usang puluhan tahun silam yang entah siapa penciptanya ini ternyata masih familiar di telinga. Lagu ini dinyanyikan oleh anak-anak khususnya anak Jawa di jaman old.  Kini masih juga dinyanyikan oleh anak-anak di jaman now.  Lagu yang minus gizi pembelajaran tersebut ternyata termasuk lagu pilihan favorit beberapa orang tua untuk bersenandung bersama anaknya.

Adalah Yuni (nama samaran) 37 tahun,  seorang ibu yang setiap hari berdagang sedari pukul 07:00 s/d 24:00 di salah satu warung lontong tepi jalan di kota malang.

Cuaca malam itu -seperti cuaca malam malam sebelumnya-  angin semilir yang begitu dingin menembus tulang .pada 23:10 wib (13-08-2018).  Yuni tengah menjaga warung seraya membawa putri semata wayangnya (3th). 

Tak sedang ada pembeli saat itu, terlihat yuni tengah bersenda gurau bersama sang anak yang tak mengenakan baju hangat dan alas kaki. Sang ibu mengajari menyanyikan lagu “jenjing kapal udara …”.  Anak itu untuk sang anak yang sukses mnyelesaikan tembang lawas “jenjing kapal udara ” tanpa salah sedikitpun. Terdengar menggemaskan sebenarnya, namun sayang lagu yang diajarkan tidaklah ‘bergizi’. Minus edukasi yang positif .

“Yungalaah nduuk jam segini masih aktif ceria, apa ndak ngantuk??” celetuk seorang emak pemilik stand sebelah yang saat itu datang untuk mengambil sesuatu yang tertinggal di warungnya .

Yuni menjawab “Anakku blm ngantuk mak… nanti tidurnya masih jam satu” (tersenyum).

“lho lho lho jam satu?kok betah sekali”

“iya wes kulino maak,memang saya atur begitu”

“lho apa besok subuh ndak ngantuk? angin juga yun kalo kemalaman tidurnya ndak apik”

“enggak mak ,anakku wes kebal, enakkan tidurnya maleman mak .biar besok bangunnya jam sepuluhan “(raut gembira)

“berarti bangunya tiap hari jam 10 an ?spa iya nduk??”(memaling wajah dari arah yuni menuju anak).

“nggak sekolah ta ??” tanya ibu itu lagi.

“belum mak umure masih 3tahun, memang tak ajari tidur malam biar besok gak ganggu saya jualan!! soale kalau pagi rame ramenya orang beli lontong eman mak”

“oh gitu”(dahi mengernyit, dalam hati ibu tesimpan kecewa dan rasa sesak pasca mendegar penjelasan Yuni)

“iyees mak kalau gak di atur gitu waah gak iso golek duit aku maak blaen cicilan sepeda motor n utangku banyak mak (tertawa lepas).

Beberapa menit kemudian suasana tetiba vacum , Yuni menambahkan cerita” tapi emboh ini nanti lek wes sekolah aku susah mak gak iso bebas nyambut gawe tah malian.”yok opo mben iki!!”keluh si yuni “koyok e tak emong no ae maak aku ben iso tetep nyambut gawe”!. (si emak terdiam) kali ini kadar kesesakkanya semakin terasa.

Beberapa saat kemudian…

Bremmm….sriiit..ckreek…suara motor mengerem di depan meraka

“sampun mantun mak gek ndang ayo muleh mak “ajak siska pada si emak

“Yun aku tak mulih disek yoo.iki wes di susul siska ”pamit si emak.

“Oh inggih maak ati ati. eits, sek bentar mak. Mak kalau ada tetangga rumah e njenegan yg mau ngasuh anak gak apa-apa beneran iki mak aku gelem mbayar piro ngunu..” kali ini si ibu tak mampu menjawab sepatah kata pun kecuali airmata yang tiba tiba menetes,  jatuh membasahi kedua pipi ranumnya. Sembari pulang ia bergumam  “kok tego banget emooh ngemong anak e dewe ”

----------

Secuil cerita menggelitik,  juga mengundang kemirissan.  Bagaimana tidak, seorang ibu yang sejatinya penetas generasi bertakwa. Justru sibuk bekerja memburu uang tak pandang waktu nemperhatikan apa yang sebenarnya dibutuhkan sang anak. Duwit oriented atau orientasi hidup terukur oleh uang inilah yang melulu dikejar, untuk memenuhi gaya hidupnya. Yuni sedikit mewakili orangtua yang setipe.

Uang, sekali kali tak akan mampu memberi pertolongan pada hari pertanggungjawaban atas apa saja yang diperbuat semasa hidup.  Apakah sesuai dengan ridho Allah ataukah tidak, di yaumil hisab kelak.

 

Anak : Amanah kepada Orangtua

Menjadi ibu untuk mendidik seorang anak itu adalah amanah sekaligus anugrah.  Sementara mendidik membesarkannya sesuai dengan cara yang Allah ridho ,  itu kewajiban..

Wahai ibu,  jangan kau renggut hak-hak anakmu demi ego duniawi lewat tindak lakumu.  Rubah mindsetmu tentang duwit oriented, kepada akhirat oriented.   Karena tak ada guna penyesalan di hari akhir.

Sistem kapitalis sekular- yang jahat dan tak sesuai fitroh manusia- adalah akar penyebab yang mampu mangikis keimanan.  Masyarakat kian hari kian menjauh dari Islam , Juga dalam menjalani kehidupan. Padahal Islam, agama yang dianutnya.  Sistem ini justru menyebabkan rakyat mengalami kedangkalan  berfikir dan kerusakan  bertingkah polah.

Di dalam sistem inilah,  Yuni dan wanita lainnya dihadapkan pada dua bahaya, yaitu (1) disorientasinya sebagai ibu serta (2) eksploitasi dirinya untuk kepentingan duniawi.  Semua agar industri-industri kapitalis berkembang.  Karena memangsa uang yang dihasilkan para ibu bekerja.  Di dalam sistem inilah, derajat wanita hanya dinilai dari seberapa besar materi yang dihasilkan. 

Waktunya habis untuk bekerja di luar rumah atas nama profesionalitas dan duit oriented. Menjauhkan bahkan menghilangkan fitrahnya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga serta madrasah pertama bagi anak-anaknya. Maka sungguh sistem ini sangat layak dicampakkan .

Sebagai gantinya, perlu diperjuangkan sistem kehidupan yatu Khilafah warisan Rasulullah Muhammad saw. Sistem yang akan memperlakukan wanita sesuai fitrahnya, yang memberikan jaminan bagi wanita. Jaminan seperti apa?

Di dalam sistem Islam, wanita diposisikan sebagai sosok yang dapat berkontribusi besar dalam membangun peradaban, tanpa mengalami disorientasi peran maupun dilemma. Terutama untuk menjalankan tugas utamanya sebagai ummu wa robbatul bayt.

Lalu bagaimana Islam sebagai sebuah sistem bisa memberikan jaminan kepada wanita? Peradaban Islam tegak atas syariat atau aturan dari Allah swt yang telah menciptakan laki-laki dan wanita,  serta mengatur kehidupan manusia secara adil dan seimbang, sesuai dengan fitrahnya. Sehingga tidak ditemukan permasalahan “kesetaraan gender” dan tidak ada diskriminasi laki-laki terhadap wanita  seperti yang seringkali dituduhkan Barat terhadap Islam.

Para ibu tidak diwajibkan bekerja untuk mencari nafkah, bahkan harus dinafkahi seumur hidup oleh walinya dan terakhir yang bertanggungjawab adalah Negara.  Di samping itu,  Negara wajib memberikan jaminan terhadap kebutuhan rakyatnya berupa pendidikan, kesehatan dan keamanan secara langsung.  Sehingga para ibu, tenang dalam melaksanakan tugas utamanya.  Hak anak pun bisa terpenuhi sempurna.

Semua itu, selama  13 abad sistem Islam telah terbukti  mampu dalam membangun jiwa jiwa rakyatnya. Membangun ketakwaan kepada sang Pencipta Allah swt. dan mampu membawa rahmat bagi seluruh alam.  Wallhualambishowab. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis Pegiat Sekolah Bunda Sholiha, Malang.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ahad, 23 Sep 2018 23:53

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Ahad, 23 Sep 2018 23:23

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Ahad, 23 Sep 2018 22:23

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Ahad, 23 Sep 2018 21:23

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Ahad, 23 Sep 2018 20:23

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Ahad, 23 Sep 2018 20:05

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Ahad, 23 Sep 2018 19:23

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Ahad, 23 Sep 2018 19:16

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Ahad, 23 Sep 2018 18:23

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19

Ada Politik Dibalik Ulama

Ada Politik Dibalik Ulama

Ahad, 23 Sep 2018 15:07

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ahad, 23 Sep 2018 08:22

Mushola Pertama untuk Lombok

Mushola Pertama untuk Lombok

Ahad, 23 Sep 2018 08:20

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia  Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Ahad, 23 Sep 2018 06:28

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X