Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.788 views

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Oleh: Kanti Rahmillah, M.Si*

 

Al quran diturunkan oleh Allah SWT dan didakwahkan Rasulullah SAW ketengah umat manusia untuk menjadi pedoman hidupnya. Kitab umat Islam sebagian besar berisi kisah-kisah terdahulu, agar bisa dijadikan pelajaran bagi umatnya.

Tak terkecuali kisah perang, yang keberadaannya merupakan bagian dari syariat Islam. Peperangan dalam Islam, tentu tak identik dengan ketamakan pada harta dan kekuasaan apalagi kebrutalan. Ada adab yang harus diperhatikan dalam perang. Ada syariat yang harus ditaati saat pedang dihunuskan.

Aturan perang pun telah dengan jelas diterangkan dalam berbagai hadist. Ada larangan menghancurkan  tempat-tempat umum, juga tempat peribadatan. Rumput dan pohon tak boleh dirusak. Tidak memerangi kaum wanita dan anak-anak. Bahkan, tidak boleh membunuh darij belakang, musuh yang sudah berbalik arah, karena takut dan menyerah.

Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq mengutus Yazid bin Abu Sufyan ke Syam sebagai panglima perang, ia berpesan pada Yazid sesuai pesan yang diberikan Rasulullah: “Jangan membunuh anak kecil, wanita, orang tua, orang sakit, pendeta, jangan menebang pohon berbuah, jangan merusak bangunan, jangan menyembelih unta atau sapi kecuali untuk dimakan, jangan menenggelamkan sarang tawon dan membakarnya.” Termasuk juga dilarang merobohkan atau merusak tempat ibadah seperti gereja, kuil, vihara, kelenteng, dan sebagainya.

Sungguh disayangkan, jika ada yang menganggap kisah perang dalam Islam akan menciptakan keburukan. Seperti yang diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU), KH Said Aqil Sirodj. Said Aqil mendesak, agar kurikulum agama dikaji lagi. Ia memandang, pelajaran sejarah Islam yang didominasi oleh cerita perang akan menyuburkan bibit radikalisme. Said Aqil mengusulkan agar bab perang dikurangi porsinya.

"Yang diperhatikan adalah kurikulum pelajaran agama di sekolah. Saya melihat pelajaran agama di sekolah yang disampaikan sejarah perang, misalnya perang badar, perang uhud, pantesan radikal," katanya dalam acara konferensi wilayah PW NU Jatim di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Ahad (29/7).

Tak bisa dipungkiri, minimnya pelajaran agama di bangku sekolah, telah menjauhkan anak-anak dari agamanya.

Hanya satu kali dalam seminggu, mereka mendapatkan informasi seputar agama. Padahal agama seharusnya menjadi pedoman hidup mereka. Wajar, krisis identitas melanda remaja negeri ini. Sekulerisme dengan cepat merasuki kepala anak sekolah. Agama hanya ditempatkan diwilayah privat saja semisal shalat, puasa, sedekah. Selain itu, agama tak boleh ikut campur.

Sungguh menggelikan saat pelajaran agama yang minim ini dituduh sebagai bibit penebar radikalisme. Kisah perang yang agung dituduh mengajari siswa untuk bersikap intolelan dan radikal. Ini adalah bentuk penghinaan yang besar terhadap ajaran suci agama Islam. Karena dalam ajaran Islam, perang adalah jalan menuju terbukanya pintu hidayah bagi umat manusia. Jihad adalah nafsiah tertinggi umat Islam.

Sejatinya, seluruh ibadah yang telah disyariatkan Allah SWT, mengandung maksud yang akan membawa pada kemaslahatan. Contohnya shalat yang akan menjauhkan hambaNya dari perbuatan keji dan mungkar. Zakat disyariatkan untuk mensucikan harta.

Begitupun jihad, kisah peperangan yang Allah cantumkan dalam Alquran adalah semata untuk bisa diambil hikmahnya. Diantara tujuan jihad yang Allah perintahkan yaitu :

Pertama, Jihad untuk menolak kezaliman orang-orang zalim.

“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.” (Al-Hajj: 39)

Kedua, jihad untuk menolong kaum muslimin yang lemah.

“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa, ‘Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekkah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!'” (An-Nisa’ :75)

Ketiga, Jihad Untuk menyampaikan hidayah kepada manusia dan memudahkan mereka untuk masuk Islam

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong.” (An-Nashr : 1-2)

Oleh karena itu. Jihad atau berperang di jalan Allah SWT, adalah ibadah yang mulia. Tuduhan radikal pada siroh dan ayat-ayat perang, sesungguhnya merupakan penghinaan dan penolakan terhadap agama Islam.

Seharusnya, sekolah menambah jam pelajaran agama dalam kurikulumnya, bukan mereduksinya. Juga ajarkan seluruh ajaran agama Islam secara Kaffah, tak boleh dipilih-pilih. Karena sesungguhnya seluruh ajaran Islam bermaslahat bagi kehidupan manusia. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ahad, 23 Sep 2018 23:53

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Ahad, 23 Sep 2018 23:23

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Ahad, 23 Sep 2018 22:23

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Ahad, 23 Sep 2018 21:23

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Ahad, 23 Sep 2018 20:23

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Ahad, 23 Sep 2018 20:05

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Ahad, 23 Sep 2018 19:23

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Ahad, 23 Sep 2018 19:16

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Ahad, 23 Sep 2018 18:23

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19

Ada Politik Dibalik Ulama

Ada Politik Dibalik Ulama

Ahad, 23 Sep 2018 15:07

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ahad, 23 Sep 2018 08:22

Mushola Pertama untuk Lombok

Mushola Pertama untuk Lombok

Ahad, 23 Sep 2018 08:20

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia  Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Ahad, 23 Sep 2018 06:28

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X