Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.417 views

Pelajar Sekuler Minus Karakter

Oleh: Nor Aniyah, S.Pd*

Ada hal yang mengelikan sekaligus menggelitik, dari suatu kiriman pesan di grup WhatsApp, kurang lebih berbunyi, seperti ini “Kalau mau jadi guru masa kini, selain menguasai IPTEK juga harus menguasai ilmu bela diri. Buat apa? Katanya untuk menghadapi pelajar yang nakalnya tingkat dewa. Karena saat ini, seorang pelajar sudah berani menghajarsang pengajar.

 

Pelajar Terpapar Nilai Sekuler

Guru seorang yang memberikan ilmu dalam setiap pembelajaran. Kita tidak bisa jadi apa-apa. Coba bayangkan, bagaimana jadinya diri tanpa seseorang yang mengajari? Tak bisa membaca dan berhitung, tak mengenal apapun.

Namun “jam kosong,” menjadi hal yang paling dinantikan oleh anak sekolahan masa kini. Tidak bisa duduk tenang, atau mengikuti jalannya pembelajaran di kelas. Enggan mengerjakan tugas. Bila tidak menyukai materi, pelajar memilih membolos. Inilah beberapa masalah yang dihadapi para guru di sekolah.

Banyak juga kasus pelajar mengisi waktu di kelas dengan perbuatan sia-sia. Sampai pernah ada pelajar melakukan pesta tarian erotis dan membuat video mesum. Hal yang sebenarnya jauh dari cerminan perilaku insan terdidik.

Adab terhadap guru kini pun kian menurun. Sopan-santun terhadap orang yang lebih tua dan berjasa besar dalam hidupnya itu mulai luntur. Tak segan berkata kotor di hadapan guru. Berani melawan perintah guru. Sampai tega menghabisi nyawa gurunya. Sungguh memilukan!

Begitulah, kebanyakan pelajar kita memiliki kepribadian yang kacau. Karaker yang tidak jelas. Kalau ditimbang dengan akal, tidak sepatutnya bersikap seperti orang yang kurang waras. Tidak menggambarkan sikap seorang yang telah terdidik di bangku sekolah.

Rajin belajar semata untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Berbuat baik karena ingin mendapatkan manfaat. Hingga berpikiran sekolah hanya sekadar demimemudahkan mendapatkan pekerjaan. Ilmu bukan untuk diamalkan. Inilahsalah satu pengaruh pemikiran sekular yang menghilangkan tujuan utama menuntut ilmu dari benak generasi.

Moral anak bangsa terus-menerus tergerus. Sistem pendidikan dan kurikulum yang ada saat ini masih belum mencegah. Pelajar sudah terpapar pemahaman sekuler dan liberal yang menyebar, baik lewat tayangan televisi, video youtube, game online, dan berbagai konten sosial media lainnya. Sehingga menjauhkan pelajar dari nilai moral. Minus dari pribadi yang berkarakter mulia. Menjauhkan generasi muda dari ketakwaan pada Pencipta.

 

Karakter Insan Terpelajar

Adab merupakan penentu berkahnya ilmu.Aturan Islam tentang menuntut ilmu tidak akan bisa ditemukan dalam ajaran sekular yang dipakai dalam sistem pendidikan hari ini. 

Saat bicara tentang pendidikan, maka keberadaan ideologi sebagai asas adalah sesuatu yang tak dapat diabaikan. Harus disadari, bahwa sistem pendidikan yang tegak atas ideologi kapitalisme-sekuler seperti saat ini lah yang membuat generasi sekuler, jauh dari nilai agama. Sehingga wajarbanyak kita temui pelajar ataupun generasi muda yang liar dan tak punya adab.

Ini sungguh bertolak belakang dengan pendidikan menurut Islam. Dengan pengaturan yang sistematis dan terprogram. Pendidikan ditujukan untuk membentuk manusia berkepribadian Islam, handal mendalami tasqofah Islam, menguasai berbagai ilmu terapan, juga memiliki ketrampilan yang tepat dan berdaya guna. Semua ini diterapkan pada semua jenjang pendidikan secara proporsional.

Dalam pandangan Islam, belajar bagi seorang Muslim bukan sekadar bahan bacaan dan hapalan untuk menjawab soal ujian. Namun, belajar adalah untuk bekal mengarungi kehidupan. Sehingga pembelajaran membekas dalam jiwa dan penuh makna. Tak sekadar ahli teknologi, seperti matematika, kimia, fisika, dan ilmu lainnya, pelajar tumbuh menjadi insan berkarakter karena memiliki kepribadian Islam.

Guru sangat berperan penting sebagai pembimbing dan pemberi teladan (uswah) kepada siswa, bukan hanya sebatas penyampai pelajaran (transfer of knowledge) tapi juga menanamkan nilai mulia (transfer of value).

Seluruh materi yang diajarkan pun akan meningkatkan dan memelihara keimanan, serta memperkuat keterikatan dengan syariat Islam. Sehingga dengan kesadaran yang telah terbentuk, peserta didik akan melaksanakan kewajiban dan mampu menghindari kemaksiatan kepada Allah SWT. Termasuk beradab terhadap guru.

Di dalam Kitab Tadzkirah al-Sami' wa al-Mutakallim Habib bin al-Syahid berkata, “Wahai anaku bersahabatlah dengan fuqaha dan ulama belajarlah dari mereka dan ambilah (keutamaan) adab-adab mereka, sebab hal itu lebih aku sukai dari pada (menghapal) banyak hadits.”

Beradabnya seorang murid kepada sang pemberi ilmu merupakan sebuah kewajiban yang lahir dari kesadaran atas dorongan iman. Allah SWT telah memerintahkan setiap Muslim untuk menghormati orang yang lebih tua. Ditambah lagi, menghormati terhadap orang yang telah memberikan ilmu.

Adab dalam menuntut ilmu adalah sebab yang menolong mendapatkan ilmu. Imam Malik rahimahullah juga mengatakan,“Belajarlah adab sebelum belajar ilmu.

Abu Zakariya An Anbari rahimahullah mengatakan,“Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh.”

Yusuf bin Al Husain rahimahullah juga mengatakan,“Dengan adab, engkau akan memahami ilmu.

Guru,layaknya orang tua kedua yang berjasa membentuk karakter dan kepribadian anak didiknya. Do'a dari seorng guru penting untuk mendatangkan kemudahan memperoleh berkah ilmu. Jika guru telah ridha, maka proses pembelajaran akan berjalan lancar.

Dengan demikian, sudah saatnya kita mengembalikan aturan Islam sebagai pedoman, termasuk dalam urusan pendidikan. Hanya sistem pendidikan Islam yang menjadikan akidah sebagai ruh, baik dalam kurikulum, maupun proses pembelajaran.

Semua ini mengharuskan diterapkannya sistem Islam secara sempurna oleh negara. Agar permasalahan moralitas ataupun adab pelajar dapat diatasi. Sehingga para pelajar kita mempunyai karakter mulia sebagai insan yang terpelajar. [syahid/voa-islam.com]    

*) Pemerhati Masalah Sosial dan Remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Indonesia Terjebak Hutang Semakin Dalam

Ahad, 24 Jun 2018 23:27

GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

GMPK: Pengangkat Penjabat Gubernur Jabar Komjen Pol. M. Iriawan Khianati Perjuangan Reformasi '98

Ahad, 24 Jun 2018 23:16

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Kabar Duka: Ustadz Hari Moekti Meninggal Dunia

Ahad, 24 Jun 2018 22:47

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Kapolri: Netralitas Kepolisian dalam Pilkada Harga Mati

Ahad, 24 Jun 2018 22:10

Fatamorgana Petani Sejahtera

Fatamorgana Petani Sejahtera

Ahad, 24 Jun 2018 21:17

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ulama, Tokoh, dan Aktivis Islam Solo Serukan Pilih Pemimpin dengan Dasar Fatwa MUI No 16/2009

Ahad, 24 Jun 2018 21:16

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Sikap Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Deradikalisasi

Ahad, 24 Jun 2018 20:33

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Laporan: Syi'ah Houtsi Baru Bersedia Serahkan Pelabuhan Hodeidah ke PBB Setelah Hampir Kala

Ahad, 24 Jun 2018 20:00

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

FIFA Denda Tim Sepak Bola Mesir Karena Pemainnya Menolak Berbicara dengan TV Qatar

Ahad, 24 Jun 2018 19:30

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Kata Siapa Khilafah Tak Cocok Diterapkan?

Ahad, 24 Jun 2018 19:01

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

3 Tentara Israel Terluka Ditabrak Sopir Palestina di Tepi Barat

Ahad, 24 Jun 2018 19:00

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Pelatih Tunisia: Yang Menyerang Saya Karena Membaca Fatiha Perlu Mencari Perawatan Medis

Ahad, 24 Jun 2018 18:15

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Sudahkah Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup?

Ahad, 24 Jun 2018 17:41

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ulama Saudi Ingatkan Wanita di Kerajaan untuk Kenakan Pakaian Sederhana saat Mengemudi

Ahad, 24 Jun 2018 17:30

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Pilkada Jabar, Pengamat: SBY Mulai Naik Panggung Mirip di Pilkada DKI, 2019GantiPresiden?

Ahad, 24 Jun 2018 16:39

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Taliban Pakistan Tunjuk Noor Wali Mehseud sebagai Amir Baru Menggantikan Mullah Fazlullah

Ahad, 24 Jun 2018 16:17

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Pilkada Padang, PAN-PKS Dukung Mahyeldi-Hendri karena Terbukti Pro Umat dan Pro Rakyat

Ahad, 24 Jun 2018 15:39

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Islamphobia Akut di Negeri Mayoritas

Ahad, 24 Jun 2018 15:31

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Pesan Hadapi Pilkada dari Tokoh Islam: Pilih yang Menjaga Agama

Ahad, 24 Jun 2018 14:39

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ummu 'Umarah, Sang Pejuang Yang Berani Berkorban

Ahad, 24 Jun 2018 14:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X