Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.147 views

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Oleh: Wulan Citra Dewi

            Selayaknya manusia yang berakal, tentu kita tidak menghendaki kerugian apatah lagi celaka. Sebaliknya, tentu kita inginkan keberuntungan dan keselamatan. Lebih-lebih bagi manusia yang beriman, tentu menjadi baik dari hari ke hari adalah asa yang terus diusahakan. Ya, karena manusia beruntung adalah ia yang hari-harinya selalu diliputi dengan kebaikan. Menghabiskan waktu demi waktu dalam ketakwaan, adalah rutinitas yang menjadi poros hidupnya. Sehingga ampunan dan berkah Allah Swt. tercurah. Ridha Allah Swt. pun menyelimuti setiap langkah dan helaan nafasnya. Nikmat, karena ridha inilah puncak bahagianya orang yang bertakwa.

            Namun demikian, tentu kenikmatan tersebut tidaklah elok jika hanya diperjuangkan bagi seorang diri. kita pun perlu menengok dan berempati, bagaimana kondisi keluarga, masyarakat bahkan bangsa kita? Hari, minggu, bulan bahkan tahun telah berganti. Apa yang telah berlaku, bukan hanya pada diri tapi juga negeri yang kita cintai? Evaluasi atau refleksi, perlu sesekali kita detaili. 2017 telah berlalu, 2018 baru saja bertamu. Sepanjang tahun lalu, apa yang telah berlaku? Di tahun baru ini pula, apa yang bisa kita rancang untuk masa depan bangsa yang lebih maju berperadaban?

2017 Berlalu, Masalah Justru Berpadu

            Berkerut keriput rasanya dahi ketika harus memikirkan masalah. Banyak, ya?! Tapi inilah fitrahnya kehidupan. Setiap yang hidup, pasti akan bertemu dengan masalah. Jadi, mari belajar akrab dengan masalah. Jangan cuek, apalagi sampai melarikan diri. bukan pula, mengendap dan larut dengan permasalahan yang mendera, ya! Setiap masalah pasti ada solusinya. Maka, akrablah dengan masalah yang ada agar kita dapatkan solusi jitu dari permasalahan yang sedang berlaku. Ingat ya, solusi jitu! Bukan solusi abal-abal semisal ”daging mahal, ayo makan keong!” atau ”HIV/AIDS meningkat, mari pakai kondom!”. Hadeh, parah!

            Setelah persekusi yang berujung kriminalisasi pada ajaran, syariat, dan para penyeru Islam di sepanjang akhir tahu 2017. Kini di awal tahun episode berlanjut lagi. Kriminalisasi ulama kembali terjadi. Ustad akhir zaman, ditersangkakan dengan tuduhan yang lagi-lagi ambigu untuk diterjemahkan. Ulama yang mukhlis menyampaikan risalah Islam, mengingatkan umat untuk bersiap dengan datangnya fitnah akhir zaman serta menyampaikan kabar gembira tentang kembalinya kekhilafahan ‘ala min hajinubuah, mengajak umat untuk bertauhid dengan menghamba hanya pada Allah Swt., justru di cap provokator dan menyinggung SARA. Semua jajaran sigap untuk memproses. Tidak pakai lama, bahkan kalau bisa langsung dipenjara. Ajaib!

            Bila diibaratkan, hati umat islam ini masih bernanah-nanah dengan kedzaliman rezim di tahun lalu. Bukan tidak terlihat, bagaimana para ulama diperlakukan secara anarkis oleh gerombolan preman bertitel. Ada yang dikejar dengan parang sampai di tangga pesawat. Ada yang digerudug di tempat acara, padahal jamaah sudah tumpah ruah menunggu petuah dari lisan sang guru. Ada pula yang diintimidasi, bahkan juga diserbu sampai ke lobi hotel lengkap dengan senjata tajam serta kata serapah yang tidak pantas dilontarkan. Kini, bertambah lagi guru umat yang dikriminalisasi, padahal ia hanya menyampaikan apa yang ada dalam ajaran Islam. Umat melihat itu semua. Lantas kemana perginya penguasa? Jangan dulu bicara pembelaan, komentarpun nyaris tak terdengar.

            Kecemasan hati juga menderu tatkala menatap masa depan generasi bangsa yang jelas terancam  oleh arus liberalisasi. Elgibiti, perzinaan, narkoba, bahkan bunuh membunuh sudah biasa di kalangan generasi muda.

           Nasib keluarga pun tidak kalah tragis, kasus perceraian terus meningkat setiap tahunnya. Kemiskinan juga sama, turun temurun menjadi warisan bagi anak dan cucu. Di sisi lain, para koruptor berdasi semakin bertambah saja jumlahnya. Bahkan tidak lagi di bawah meja, di atas mejapun sudah biasa. Tertangkap KPK bukan soalan, meski telah berompi orange toh masih bisa melambai ke kamera dengan tawa menawan. Tidak perlu heran, karena inilah konsekuensi logis dari liberalisme. Bebas, bablas, amblas!

Tiada Putus Harapan Bagi Orang Beriman

            Tiada putus harapan bagi orang yang beriman. Karena tidaklah sia-sia segala apa yang ada pada dirinya. Jika ia diberi kenikmatan, ia bersyukur. Bilapun musibah yang menyambangi, maka ia bersabar. Selalu ada hikmah dalam setiap kejadian. Begitupun dengan apa yang tengah berlaku pada bangsa ini, pasti akan berlalu. Tidak ada yang kekal dalam kehidupan dunia. Nyawa, jabatan, kolega, harta bahkan kekuasaan, semua ada masanya. Sesudah hujan badai, akan ada pelangi nan elok. Semakin pekat malam, pertanda fajar segera datang. Yakin, perubahan adalah sebuah keniscayaan.

            Ketika tahun baru telah terbit, harapan barupun turut terbesit. Berharap masalah yang lalu usai, di tahun ini pula hanya kebaikan yang tersisa. Namun masalah agaknya enggan beranjak, ingin bercengkrama lebih lama dalam episode hidup kita. Ia tak jua berlalu, justru semakin berpadu. Tiada kata menyerah apalagi lari dari masalah. Sikap seorang hamba yang bertakwa adalah kesatria. Terus berjuang, pudarkan gulita kedzaliman dengan pendar cahaya Islam.

            Memang demikian, solusi hakiki atas berbagai soalan hidup sebenarnya telah lengkap dalam kitab suci alquran dan as sunnah. Kembali pada syariah secara kaffah itulah kuncinya. Secara syar’i, history, bahkan teori sekalipun telah terbukti kesuksesannya dalam mengampu peradaban dunia. Rahmat yang tercurah bukan hanya untuk manusia, tapi juga alam semesta. Tiada perlu takut, cemas, bahkan khawatir. Karena semua mendapat hak yang sama. Anti diskriminasi dan propaganda. Damai, adem, sejahtera dan aman sentosa. Tidak ada salahnya untuk sekali lagi kita coba. Mengutip perkataan Tuan guru Ustad Abdul Somad, ”NKRI bersyariah, bukan ancaman!”. Sungguh, tiada putus harapan bagi orang yang beriman. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

Kamis, 15 Feb 2018 22:05

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Kamis, 15 Feb 2018 21:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X