Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.571 views

Waspadai Senyum Manis, Senyum Pencitraan!

Oleh: Shafayasmin Salsabila*

Ada udang di balik batu. Nampaknya pribahasa klasik ini menjadi kesepakatan umum dalam masyarakat zaman now. Pasalnya paham materi terlanjur menjangkiti cara pandang sebagian besar manusia yang hidup di era modern ini.

Bahasa kerennya 'No free lunch'. Sebuah kebaikan yang dimotivasi oleh hasrat keduniawian. Ada tujuan meraih manfaat yang lebih besar di balik sikap 'mulia' seseorang.

Contoh terdekat, begitu sangat nyata. Pada musim menjelang kampanye, akan bermunculan manusia-manusia berwajah malaikat. Senyum yang mengembang serta janji-janji manis digelontorkan. Masyarakat kelas bawah pun menjadi target untuk mendapatkan simpati demi mendongkrak tingkat elektabilitas sebagai jalan meraih kemenangan dalam pemilihan.

Mereka dirangkul dan diajak berdialog dari hati ke hati. Dibangunkan mimpi tentang kesejahteraan yang selama ini mereka cari. Harapan pun dilambungkan amat tinggi dengan menawarkan solusi yang diyakini akan dapat mengurai benang kusut problematika wong cilik.

Ini bukan sekali dua kali. Legit diawal, getir di akhir. Habis manis, sepah dibuang. Tak jarang setelah menang dan menjabat, rakyat dihempaskan sembari diberi pukulan bertubi-tubi. Kebijakan yang memanjakan pemilik modal, serta menzalimi rakyat beruntun disahkan. Rakyat suka atau tidak, tak jadi soal. Seolah merasa dibuang setelah manfaatnya hilang.

Sangat jauh berbeda dengan apa yang terjadi dalam wajah dunia Islam saat jayanya. Pada masa kekhilafahan, jabatan pemimpin justru dianggap sebagai musibah. Seperti yang dialami oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz, dimana saat beliau di bai'at maka keluarlah kalimat istirja' yakni 'Innalillahi wainna ilayhi rojiuun'.

...Pada musim menjelang kampanye, akan bermunculan manusia-manusia berwajah malaikat. Senyum yang mengembang serta janji-janji manis digelontorkan...

Bagaimana tidak dikatakan musibah, jika keberadaannya sebagai pemimpin umat, sangat rentan terjerumus dalam kesalahan. Ada rakyat yang jumlahnya banyak, yang butuh untuk diriayah (diurusi, red).

Rosul Saw bersabda : 'Setiap pemimpin yang menangani urusan kaum muslimin, tetapi tidak berusaha semaksimal mungkin untuk mengurusi mereka dan memberikan arahan kepada mereka, maka dia tidak akan bisa masuk surga bersama kaum muslimin itu.' (HR. Muslim)

Hingga dua tahun masa kepemimpinannya, masyarakat mencapai taraf kesejahteraan. Sampai tidak ada satu pun dari warga negara yang mau menerima  zakat. Begitulah buah manis kepemimpinan dalam sistem islam, dimana khalifah hanya memimpin dengan aturan syariat dan bersungguh-sungguh mengurusi kepentingan rakyat karena sadar akan amanah besar yang diembannya. Amanah tersebut tidak hanya akan dipertangungjawabkan di dunia namun kelak akan disidang di hadapan Allah Ta'ala.

Sebenarnya, apa yang membedakan fenomena kepemimpinan di masa lalu dan masa kini adalah terkait sistem yang diberlakukan.

Demokrasi adalah sistem yang ongkosnya mahal. Banyak mahar yang harus dibayarkan. Hingga wajar bagi yang terpilih untuk menjadikannya sebagai ajang balik modal bahkan meraup banyak keuntungan. Rakyat? Aah belakangan.

Mengapa sistem demokrasi, yang -notebene- buatan akal manusia yang serba kurang dan terbatas ini, masih saja dipertahankan? Sedang kitapun sama-sama tau, ada sebuah sistem yang lebih menjanjikan? Wajar jika rakyat menginginkan perubahan, tidak mau selamanya berputar dalam lingkaran setan.

Dan bagi siapapun yang hendak menjadikan dirinya sebagai pemimpin, alangkah baiknya untuk merenungkan hadits berikut terlebih dahulu.

Abu said (abdurrahman) bin Samurah r.a. berkata,

Rasulullah Saw telah bersabda kepada saya: 'Ya Abdurrahman bin Samurah, jangan menuntut kedudukan dalam pemerintahan, karena jika kau diserahi jabatan tanpa minta, kau akan dibantu oleh Allah untuk melaksanakannya, tetapi jika jabatan itu didapat karena permintaanmu, maka akan diserahkan ke atas bahumu atau kebijaksanaanmu sendiri. Dan apabila kau telah bersumpah untuk sesuatu kemudian ternyata jika kau lakukan lainnya akan lebih baik, maka tebuslah sumpah itu dan kerjakan apa yang lebih baik itu. (HR. Bukhari muslim)

Hadits diatas mengajarkan kepada kita bahwa amanat itu tidak perlu dicari dan jabatan itu tidak perlu dikejar. Karena bila kita mencari dan mengejar amanah dan jabatan itu, maka niscaya Allah tidak akan membantu kita. Akan tetapi bila kita tidak menuntut dan tidak mencari amanah itu, maka justru Allah akan membantu untuk meringankan beban amanat itu sendiri.

Jabatan tak usah dikejar, pencitraan pun tidak diperlukan. Cukup dengan iman serta ketakwaan, kedudukan mulia adalah keniscayaan. Wallahu a'lam bish-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah anggota Revowriter Indramayu

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Pelecehan Berulang, Sampai Kapan?

Pelecehan Berulang, Sampai Kapan?

Rabu, 24 Oct 2018 12:37

Siang Ini, Umat Islam Tasikmalaya Turun ke Jalan Edukasi Bendera Tauhid

Siang Ini, Umat Islam Tasikmalaya Turun ke Jalan Edukasi Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 11:55

Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Rabu, 24 Oct 2018 10:41

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 10:35

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

Rabu, 24 Oct 2018 09:20

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Rabu, 24 Oct 2018 09:04

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Rabu, 24 Oct 2018 08:57

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Rabu, 24 Oct 2018 08:23

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Rabu, 24 Oct 2018 07:42

Bakar yang Membakar

Bakar yang Membakar

Rabu, 24 Oct 2018 07:10

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut,  Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut, Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Rabu, 24 Oct 2018 06:45

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Rabu, 24 Oct 2018 05:04

Pembakaran Bendera Tauhid

Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 02:48

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Selasa, 23 Oct 2018 23:59

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Selasa, 23 Oct 2018 23:52

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Selasa, 23 Oct 2018 23:33

Bendera Tertinggal

Bendera Tertinggal

Selasa, 23 Oct 2018 23:05

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Selasa, 23 Oct 2018 22:50


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X