Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.703 views

Waspadai Senyum Manis, Senyum Pencitraan!

Oleh: Shafayasmin Salsabila*

Ada udang di balik batu. Nampaknya pribahasa klasik ini menjadi kesepakatan umum dalam masyarakat zaman now. Pasalnya paham materi terlanjur menjangkiti cara pandang sebagian besar manusia yang hidup di era modern ini.

Bahasa kerennya 'No free lunch'. Sebuah kebaikan yang dimotivasi oleh hasrat keduniawian. Ada tujuan meraih manfaat yang lebih besar di balik sikap 'mulia' seseorang.

Contoh terdekat, begitu sangat nyata. Pada musim menjelang kampanye, akan bermunculan manusia-manusia berwajah malaikat. Senyum yang mengembang serta janji-janji manis digelontorkan. Masyarakat kelas bawah pun menjadi target untuk mendapatkan simpati demi mendongkrak tingkat elektabilitas sebagai jalan meraih kemenangan dalam pemilihan.

Mereka dirangkul dan diajak berdialog dari hati ke hati. Dibangunkan mimpi tentang kesejahteraan yang selama ini mereka cari. Harapan pun dilambungkan amat tinggi dengan menawarkan solusi yang diyakini akan dapat mengurai benang kusut problematika wong cilik.

Ini bukan sekali dua kali. Legit diawal, getir di akhir. Habis manis, sepah dibuang. Tak jarang setelah menang dan menjabat, rakyat dihempaskan sembari diberi pukulan bertubi-tubi. Kebijakan yang memanjakan pemilik modal, serta menzalimi rakyat beruntun disahkan. Rakyat suka atau tidak, tak jadi soal. Seolah merasa dibuang setelah manfaatnya hilang.

Sangat jauh berbeda dengan apa yang terjadi dalam wajah dunia Islam saat jayanya. Pada masa kekhilafahan, jabatan pemimpin justru dianggap sebagai musibah. Seperti yang dialami oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz, dimana saat beliau di bai'at maka keluarlah kalimat istirja' yakni 'Innalillahi wainna ilayhi rojiuun'.

...Pada musim menjelang kampanye, akan bermunculan manusia-manusia berwajah malaikat. Senyum yang mengembang serta janji-janji manis digelontorkan...

Bagaimana tidak dikatakan musibah, jika keberadaannya sebagai pemimpin umat, sangat rentan terjerumus dalam kesalahan. Ada rakyat yang jumlahnya banyak, yang butuh untuk diriayah (diurusi, red).

Rosul Saw bersabda : 'Setiap pemimpin yang menangani urusan kaum muslimin, tetapi tidak berusaha semaksimal mungkin untuk mengurusi mereka dan memberikan arahan kepada mereka, maka dia tidak akan bisa masuk surga bersama kaum muslimin itu.' (HR. Muslim)

Hingga dua tahun masa kepemimpinannya, masyarakat mencapai taraf kesejahteraan. Sampai tidak ada satu pun dari warga negara yang mau menerima  zakat. Begitulah buah manis kepemimpinan dalam sistem islam, dimana khalifah hanya memimpin dengan aturan syariat dan bersungguh-sungguh mengurusi kepentingan rakyat karena sadar akan amanah besar yang diembannya. Amanah tersebut tidak hanya akan dipertangungjawabkan di dunia namun kelak akan disidang di hadapan Allah Ta'ala.

Sebenarnya, apa yang membedakan fenomena kepemimpinan di masa lalu dan masa kini adalah terkait sistem yang diberlakukan.

Demokrasi adalah sistem yang ongkosnya mahal. Banyak mahar yang harus dibayarkan. Hingga wajar bagi yang terpilih untuk menjadikannya sebagai ajang balik modal bahkan meraup banyak keuntungan. Rakyat? Aah belakangan.

Mengapa sistem demokrasi, yang -notebene- buatan akal manusia yang serba kurang dan terbatas ini, masih saja dipertahankan? Sedang kitapun sama-sama tau, ada sebuah sistem yang lebih menjanjikan? Wajar jika rakyat menginginkan perubahan, tidak mau selamanya berputar dalam lingkaran setan.

Dan bagi siapapun yang hendak menjadikan dirinya sebagai pemimpin, alangkah baiknya untuk merenungkan hadits berikut terlebih dahulu.

Abu said (abdurrahman) bin Samurah r.a. berkata,

Rasulullah Saw telah bersabda kepada saya: 'Ya Abdurrahman bin Samurah, jangan menuntut kedudukan dalam pemerintahan, karena jika kau diserahi jabatan tanpa minta, kau akan dibantu oleh Allah untuk melaksanakannya, tetapi jika jabatan itu didapat karena permintaanmu, maka akan diserahkan ke atas bahumu atau kebijaksanaanmu sendiri. Dan apabila kau telah bersumpah untuk sesuatu kemudian ternyata jika kau lakukan lainnya akan lebih baik, maka tebuslah sumpah itu dan kerjakan apa yang lebih baik itu. (HR. Bukhari muslim)

Hadits diatas mengajarkan kepada kita bahwa amanat itu tidak perlu dicari dan jabatan itu tidak perlu dikejar. Karena bila kita mencari dan mengejar amanah dan jabatan itu, maka niscaya Allah tidak akan membantu kita. Akan tetapi bila kita tidak menuntut dan tidak mencari amanah itu, maka justru Allah akan membantu untuk meringankan beban amanat itu sendiri.

Jabatan tak usah dikejar, pencitraan pun tidak diperlukan. Cukup dengan iman serta ketakwaan, kedudukan mulia adalah keniscayaan. Wallahu a'lam bish-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah anggota Revowriter Indramayu

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Sabtu, 20 Jan 2018 23:01

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

Sabtu, 20 Jan 2018 22:21

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sabtu, 20 Jan 2018 22:00

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Sabtu, 20 Jan 2018 21:47

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Sabtu, 20 Jan 2018 20:47

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sabtu, 20 Jan 2018 19:30

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sabtu, 20 Jan 2018 10:45

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Jum'at, 19 Jan 2018 23:05

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Jum'at, 19 Jan 2018 21:25

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Jum'at, 19 Jan 2018 21:10

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Jum'at, 19 Jan 2018 21:05

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Jum'at, 19 Jan 2018 20:41

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

Jum'at, 19 Jan 2018 17:42

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Jum'at, 19 Jan 2018 16:13

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Jum'at, 19 Jan 2018 14:45

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 19 Jan 2018 10:35

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Jum'at, 19 Jan 2018 08:39

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X