Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.145 views

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Oleh: Dita Fauziah (Mahasiswa STEI SEBI)

Beberapa tahun kemudian, Abdullah bin Tamir kini telah menjadi seorang tabib. Ia banyak belajar ilmu agama dan kini Ia bisa menyembuhkan berbagai penyakit atas izin Allah. Pengobatan yang dilakukan begitu masyhur dinegeri sebrang, hingga akhirnya terdengar oleh Raja bahwa ada seorang tabib yang mampu mengobati seluruh penyakit. Kemudian Raja menyuruh sepupu nya yang buta untuk mengobati diri kepadanya.

***

Sepupu Raja pun sampai di rumah pengobatan sang tabib seraya berkata, “Wahai Tabib, sembuhkanlah kebutaanku ini. Maka akan ku berikan engkau harta dan jabatan yang kau inginkan.”

Abdullah bin Tamir ternyata mengenali sepupu Raja itu. Kemudian Abdullah menjelaskan, bahwasanya Ia tidak menginginkan harta dan jabatan. Ia hanya ingin ketika mata sepupu Raja kembali pulih, Ia harus beriman kepada Allah, Tuhan yang maha menyembuhkan segala penyakit. Sepupu Raja pun bertanya kembali, “Siapa itu Allah? Bukankah Tuhan ku dan Tuhan mu adalah Raja?” ucapnya merasa bingung. Kemudian Abdullah berkata, “Bukan, Raja hanyalah hamba Allah. Sama seperti diriku dan dirimu. Jika memang Raja adalah Tuhan, mengapa Ia tak menyembuhkan kebutaanmu?”.

Sepupu Raja pun terdiam dan berpikir apa yang dikatakan sang tabib benar adanya. Lalu tanpa pikir panjang Ia pun langsung menyetujuinya. Kemudian Abdullah langsung mengobati sepupu Raja dengan hanya mengusap matanya sambil menyebut nama Allah. Seketika itu hilanglah kebutaan yang dialami sepupu Raja. “Aku beriman kepada Allah. Tuhan semesta Alam. Dan tiada yang dapat menandingi-Nya.” ucap sepupu Raja dengan rasa syukur.

Akhirnya sepupu Raja keluar dari rumah Tabib. Ia pulang dengan bahagia dan membawa keimanan kepada Allah.

***

Mengetahui sepupunya telah sembuh, sang Raja pun hendak menemuinya untuk mengucapkan selamat. “Wahai sepupuku, selamat atas kesembuhan matamu” ucap sang Raja dengan wajah yang senang.

“Segala puji bagi Allah yang telah menyembuhkan penyakitku ini” jawab sepupu Raja dengan tenang dan bangga karena telah beriman kepada Allah.

Mendengar ucapan sepupunya yang memuji Allah, Raja pun murka. Dan berkatalah Ia, “Siapakah yang telah mengajarkan mu untuk mengucap syukur atas nama Allah? Tunjukkan kepada ku!”

Kemudian sepupunya tersebut disiksa dan dipaksa untuk bercerita, siapa tabib yang telah menyembuhkan penyakitnya, dan disebutlah nama Abdullah bin Tamir. Mendengar nama tersebut Raja semakin murka, Ia mengutus pengawalnya untuk menangkap Abdullah bin Tamir dan dibawanya ke kerajaan.

Ketika pengawal telah menawan Abdullah bin Tamir, Ia pun disuruh mengaku dari siapa Ia mengenal Allah. Karena mendapat siksaan yang begitu berat akhirnya Abdullah bin Tamir mengaku bahwasanya sang Kakek di dalam gua itu yang telah mengajarkan tauhid kepadanya.

Dan ditangkaplah sang Kakek tersebut.

***

Kini ketiga orang yang beriman telah ditangkap. Mereka mendapat siksaan dari Raja dan pengawalnya. Mereka dipaksa untuk kembali menyembah Raja, namun karena keteguhan imannya, mereka tetap menolak. Akhirnya sepupu Raja dan sang Kakek pun dibunuh dengan dipotong gergaji hingga tubuhnya terbelah menjadi dua.

Namun ketika gergaji itu akan digunakan untuk memotong Abdullah bin Tamir, tiba-tiba gergaji yang digunakan menjadi tumpul. Abdullah bin Tamir tak henti-hentinya berdoa kepada Allah memohon pertolonganNya. Hingga membuat Raja semakin geram dan menyuruh pengawal membunuh dengan cara lain.

Segala macam cara pembunuhan sudah dilakukan oleh pengawal, penyembelihan dengan pedang, pelemparan dari atas bukit, hingga menyeburkannya kedalam laut dengan posisi tangan dan kaki diikat, tak juga menghilangkan nyawa Abdullah bin Tamir. Setiap kali Ia hendak dibunuh, Abdullah berdoa “Ya Allah, hindarkanlah mereka dariku dengan sesuatu yang Engkau kehendaki.” Maka keajaiban pun datang menyelamatkannya, pedang yang digunakan tumpul, pengawal yang membawanya ke atas bukit jatuh dan mati terpeleset, hingga ketika dilaut, sampan yang digunakan terbalik dan menenggelamkan para pengawal.

Kemudian Abdullah bin Tamir datang menemui Raja dan berkata, “Wahai Raja, mau tahukah engkau bagaimana cara membunuhku?”. Raja pun menjawab, “Ya, beri tahulah aku bagaimana cara membunuhmu.”

Kemudian Abdullah kembali berkata, “Kumpulkanlah rakyat mu untuk menyaksikan pembunuhanku. Lalu kau ikat aku pada sebatang pohon, dan kau bunuh aku dengan panah yang ku punya sambil mengucap “Dengan menyebut nama Allah, Tuhan anak ini”. Pastilah engkau dapat membunuhku dengan cepat.”

Tanpa menunggu lama, disuruhlah pengawal memanggil rakyatnya untuk berkumpul di tanah lapang, menyaksikan pembunuhan Abdullah bin Tamir. Begitu Abdullah sudah diikat pada sebatang pohon, sang Raja telah bersiap dengan panah yang akan melesat dari busurnya. “Dengan menyebut nama Allah, Tuhan anak ini” sebutnya, sambil melepaskan panah ke arah Abdullah. Kemudian menancaplah panah itu di kening Abdullah bin Tamir, dan Ia mati dengan syahid.

Seketika rakyat yang menyaksikan kematian Abdullah bin Tamir terkagum dan berucap “Kami beriman kepada Allah, Tuhan anak ini”, karena mereka merasa bahwa Allah, Tuhan yang disembah Abdullah bin Tamir benar adanya. Allah yang Maha Menghidupkan dan Mematikan hambaNya. Sang Raja tak berhak menetapkan kematian rakyatnya karena Ia pun merupakan hamba Allah.

Saat itulah berbondong-bondong rakyat beriman kepada Allah. Kini Abdullah bin Tamir telah wafat dengan meninggalkan keimanan pada hati rakyat kerajaan. Allah telah meridhoi kematiannya.

***

Setelah membunuh Abdullah bin Tamir, Raja kecewa dan semakin marah karena rakyatnya malah bertambah keimanannya kepada Allah. Akhirnya, sang Raja menyuruh para pengawalnya untuk menggali parit yang besar. Dan dihidupkannya api dalam parit tersebut hingga berkobar dan siap memanggang rakyatnya yang beriman kepada Allah. Setiap orang akan ditanya, apakah Ia akan kembali menyembah Raja atau tetap menyembah Allah. Jika Ia menjawab berbalik menyembah Raja maka selamatlah Ia, akan tetapi jika tetap pada pendiriannya menyembah Allah, maka dilemparkanlah mereka ke dalam parit yang berkobar api panas.

Namun dalam suatu kitab tafsir, diceritakan bahwasanya orang-orang beriman yang didorong dan dilemparkan ke dalam parit tersebut, Allah cabut nyawa nya lebih dulu sebelum api membakar tubuhnya. Sehingga mereka tidak sempat merasakan siksaan dan panasnya api dalam parit yang dibuat oleh Raja dan pengawalnya. Wallahu’alam.

Sungguh kejam kelakuan Raja tersebut, hingga kisahnya diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Buruj ayat 4 tentang penggali parit (Ashabul Ukhdud). Semoga dengan kisah tadi, dapat bertambah keimanan kita kepada Allah dan dapat menambah pengetahuan kita terhadap sejarah Islam yang begitu luar biasa. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

Sabtu, 20 Oct 2018 19:45

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X