Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.436 views

Kisah Ashabul Ukhdud (Bagian 2-Selesai)

Oleh: Dita Fauziah (Mahasiswa STEI SEBI)

Beberapa tahun kemudian, Abdullah bin Tamir kini telah menjadi seorang tabib. Ia banyak belajar ilmu agama dan kini Ia bisa menyembuhkan berbagai penyakit atas izin Allah. Pengobatan yang dilakukan begitu masyhur dinegeri sebrang, hingga akhirnya terdengar oleh Raja bahwa ada seorang tabib yang mampu mengobati seluruh penyakit. Kemudian Raja menyuruh sepupu nya yang buta untuk mengobati diri kepadanya.

***

Sepupu Raja pun sampai di rumah pengobatan sang tabib seraya berkata, “Wahai Tabib, sembuhkanlah kebutaanku ini. Maka akan ku berikan engkau harta dan jabatan yang kau inginkan.”

Abdullah bin Tamir ternyata mengenali sepupu Raja itu. Kemudian Abdullah menjelaskan, bahwasanya Ia tidak menginginkan harta dan jabatan. Ia hanya ingin ketika mata sepupu Raja kembali pulih, Ia harus beriman kepada Allah, Tuhan yang maha menyembuhkan segala penyakit. Sepupu Raja pun bertanya kembali, “Siapa itu Allah? Bukankah Tuhan ku dan Tuhan mu adalah Raja?” ucapnya merasa bingung. Kemudian Abdullah berkata, “Bukan, Raja hanyalah hamba Allah. Sama seperti diriku dan dirimu. Jika memang Raja adalah Tuhan, mengapa Ia tak menyembuhkan kebutaanmu?”.

Sepupu Raja pun terdiam dan berpikir apa yang dikatakan sang tabib benar adanya. Lalu tanpa pikir panjang Ia pun langsung menyetujuinya. Kemudian Abdullah langsung mengobati sepupu Raja dengan hanya mengusap matanya sambil menyebut nama Allah. Seketika itu hilanglah kebutaan yang dialami sepupu Raja. “Aku beriman kepada Allah. Tuhan semesta Alam. Dan tiada yang dapat menandingi-Nya.” ucap sepupu Raja dengan rasa syukur.

Akhirnya sepupu Raja keluar dari rumah Tabib. Ia pulang dengan bahagia dan membawa keimanan kepada Allah.

***

Mengetahui sepupunya telah sembuh, sang Raja pun hendak menemuinya untuk mengucapkan selamat. “Wahai sepupuku, selamat atas kesembuhan matamu” ucap sang Raja dengan wajah yang senang.

“Segala puji bagi Allah yang telah menyembuhkan penyakitku ini” jawab sepupu Raja dengan tenang dan bangga karena telah beriman kepada Allah.

Mendengar ucapan sepupunya yang memuji Allah, Raja pun murka. Dan berkatalah Ia, “Siapakah yang telah mengajarkan mu untuk mengucap syukur atas nama Allah? Tunjukkan kepada ku!”

Kemudian sepupunya tersebut disiksa dan dipaksa untuk bercerita, siapa tabib yang telah menyembuhkan penyakitnya, dan disebutlah nama Abdullah bin Tamir. Mendengar nama tersebut Raja semakin murka, Ia mengutus pengawalnya untuk menangkap Abdullah bin Tamir dan dibawanya ke kerajaan.

Ketika pengawal telah menawan Abdullah bin Tamir, Ia pun disuruh mengaku dari siapa Ia mengenal Allah. Karena mendapat siksaan yang begitu berat akhirnya Abdullah bin Tamir mengaku bahwasanya sang Kakek di dalam gua itu yang telah mengajarkan tauhid kepadanya.

Dan ditangkaplah sang Kakek tersebut.

***

Kini ketiga orang yang beriman telah ditangkap. Mereka mendapat siksaan dari Raja dan pengawalnya. Mereka dipaksa untuk kembali menyembah Raja, namun karena keteguhan imannya, mereka tetap menolak. Akhirnya sepupu Raja dan sang Kakek pun dibunuh dengan dipotong gergaji hingga tubuhnya terbelah menjadi dua.

Namun ketika gergaji itu akan digunakan untuk memotong Abdullah bin Tamir, tiba-tiba gergaji yang digunakan menjadi tumpul. Abdullah bin Tamir tak henti-hentinya berdoa kepada Allah memohon pertolonganNya. Hingga membuat Raja semakin geram dan menyuruh pengawal membunuh dengan cara lain.

Segala macam cara pembunuhan sudah dilakukan oleh pengawal, penyembelihan dengan pedang, pelemparan dari atas bukit, hingga menyeburkannya kedalam laut dengan posisi tangan dan kaki diikat, tak juga menghilangkan nyawa Abdullah bin Tamir. Setiap kali Ia hendak dibunuh, Abdullah berdoa “Ya Allah, hindarkanlah mereka dariku dengan sesuatu yang Engkau kehendaki.” Maka keajaiban pun datang menyelamatkannya, pedang yang digunakan tumpul, pengawal yang membawanya ke atas bukit jatuh dan mati terpeleset, hingga ketika dilaut, sampan yang digunakan terbalik dan menenggelamkan para pengawal.

Kemudian Abdullah bin Tamir datang menemui Raja dan berkata, “Wahai Raja, mau tahukah engkau bagaimana cara membunuhku?”. Raja pun menjawab, “Ya, beri tahulah aku bagaimana cara membunuhmu.”

Kemudian Abdullah kembali berkata, “Kumpulkanlah rakyat mu untuk menyaksikan pembunuhanku. Lalu kau ikat aku pada sebatang pohon, dan kau bunuh aku dengan panah yang ku punya sambil mengucap “Dengan menyebut nama Allah, Tuhan anak ini”. Pastilah engkau dapat membunuhku dengan cepat.”

Tanpa menunggu lama, disuruhlah pengawal memanggil rakyatnya untuk berkumpul di tanah lapang, menyaksikan pembunuhan Abdullah bin Tamir. Begitu Abdullah sudah diikat pada sebatang pohon, sang Raja telah bersiap dengan panah yang akan melesat dari busurnya. “Dengan menyebut nama Allah, Tuhan anak ini” sebutnya, sambil melepaskan panah ke arah Abdullah. Kemudian menancaplah panah itu di kening Abdullah bin Tamir, dan Ia mati dengan syahid.

Seketika rakyat yang menyaksikan kematian Abdullah bin Tamir terkagum dan berucap “Kami beriman kepada Allah, Tuhan anak ini”, karena mereka merasa bahwa Allah, Tuhan yang disembah Abdullah bin Tamir benar adanya. Allah yang Maha Menghidupkan dan Mematikan hambaNya. Sang Raja tak berhak menetapkan kematian rakyatnya karena Ia pun merupakan hamba Allah.

Saat itulah berbondong-bondong rakyat beriman kepada Allah. Kini Abdullah bin Tamir telah wafat dengan meninggalkan keimanan pada hati rakyat kerajaan. Allah telah meridhoi kematiannya.

***

Setelah membunuh Abdullah bin Tamir, Raja kecewa dan semakin marah karena rakyatnya malah bertambah keimanannya kepada Allah. Akhirnya, sang Raja menyuruh para pengawalnya untuk menggali parit yang besar. Dan dihidupkannya api dalam parit tersebut hingga berkobar dan siap memanggang rakyatnya yang beriman kepada Allah. Setiap orang akan ditanya, apakah Ia akan kembali menyembah Raja atau tetap menyembah Allah. Jika Ia menjawab berbalik menyembah Raja maka selamatlah Ia, akan tetapi jika tetap pada pendiriannya menyembah Allah, maka dilemparkanlah mereka ke dalam parit yang berkobar api panas.

Namun dalam suatu kitab tafsir, diceritakan bahwasanya orang-orang beriman yang didorong dan dilemparkan ke dalam parit tersebut, Allah cabut nyawa nya lebih dulu sebelum api membakar tubuhnya. Sehingga mereka tidak sempat merasakan siksaan dan panasnya api dalam parit yang dibuat oleh Raja dan pengawalnya. Wallahu’alam.

Sungguh kejam kelakuan Raja tersebut, hingga kisahnya diabadikan oleh Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Buruj ayat 4 tentang penggali parit (Ashabul Ukhdud). Semoga dengan kisah tadi, dapat bertambah keimanan kita kepada Allah dan dapat menambah pengetahuan kita terhadap sejarah Islam yang begitu luar biasa. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Jika hanya Kaos, Sepeda, dan Sendal Jepit, Apa yang Dijanjikan Jokowi jika Ingin 2 Periode?

Selasa, 23 Jan 2018 20:43

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Bagi Warga yang Merasa Haknya Dirampas oleh Aturan Negara, Laporkan ke sini

Selasa, 23 Jan 2018 15:57

Akan Banyka Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Akan Banyka Turun ke Jalan Peringati Runtuhnya Orba, Fahri Usulkan Amandemen UUD Lagi

Selasa, 23 Jan 2018 14:57

Belum Saja Diskusi Kita Sudah Ditangkapi, Belum Lagi jika Bicara Kejanggalan Reklamasi

Belum Saja Diskusi Kita Sudah Ditangkapi, Belum Lagi jika Bicara Kejanggalan Reklamasi

Selasa, 23 Jan 2018 13:57

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

KAM: Impor Beras Khianati Nawacita

Selasa, 23 Jan 2018 12:49

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis  dengan Kasus Novel Baswedan

Dahnil Diperiksa Terkait Ucapan Pesimis dengan Kasus Novel Baswedan

Selasa, 23 Jan 2018 12:30

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Formalis Gelar Rihlah Dakwiyah di Pedalaman Sragen

Selasa, 23 Jan 2018 12:25

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Selasa, 23 Jan 2018 11:32

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Erdogan Bersumpah Turki Tidak Akan Mundur dari Operasi Afrin

Selasa, 23 Jan 2018 07:44

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

[VIDEO] Duta Besar Arab Saudi Blusukan ke Lokasi Pembangunan Masjid Bentuk Ka'bah di Bekasi

Selasa, 23 Jan 2018 07:10

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Hukum Dipaksakan untuk Menjerat para Ulama Seperti Ustadz Zulkifli

Senin, 22 Jan 2018 22:41

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Tumbuhkan Minat Baca Sejarah Islam, KAMMI Dewata Gelar Diskusi dan Bedah Buku

Senin, 22 Jan 2018 22:37

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Sejarawan: Hukum Kita Semakin Jelas Menunjukkan Ketidakadilan dan Pilih Kasih

Senin, 22 Jan 2018 22:33

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Nasihat untuk Pembaca dan Penghagal Al-Qur'an

Senin, 22 Jan 2018 22:25

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Pemerintah dan DPR Harus Bertanggungjawab terhadap

Senin, 22 Jan 2018 21:44

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Jurnalisme Islam Harus Berikan Solusi dan Mencerahkan

Senin, 22 Jan 2018 21:40

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Mike Pence: Kedubes AS Akan Pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem Sebelum Akhir 2019

Senin, 22 Jan 2018 21:38

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

[video] BANTU BISNIS KRIPIK YAMMY BUNDA ELIS USAI STROKE KEDUA, Yuk Investasi

Senin, 22 Jan 2018 16:49

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Voa-Islam Gelar Training Muslim Journalist Trooper, Jurnalis Video Jaman Now

Senin, 22 Jan 2018 16:45

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

25.000 Petempur FSA Dukung Operasi Militer Turki di Afrin

Senin, 22 Jan 2018 15:25


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X