Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.276 views

Merajut Ukhuwah yang Terkoyak Dengan Khilafah

Oleh: Miranthi Faizaqil Karima

(Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran)

Setelah rekatnya ukhuwah umat Islam dari berbagai daerah pada aksi damai luar biasa yang lalu, sekarang ukhuwah tersebut terkoyak kembali tepat sebelum datangnya bulan Ramadhan. Hal ini terjadi ketika pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, terutama putaran kedua dimana paslon Muslim dan non-Muslim keduanya sama-sama memiliki pendukung dari kalangan umat Islam.

Tak pelak, saling mengkritik, saling merendahkan, saling menghina bahkan saling menghujat antar para pendukung paslon—yang sebagian besarnya sama-sama Muslim—tak terelakkan.Di tengah persaingan dan perpecahan antarkubu para pendukung paslon, dimunculkanlah kembali istilah “radikal” versus “moderat”. Paslon tertentu—yang kebetulan menang Pilkada—dituduh didukung oleh kelompok radikal. Sebaliknya, paslon lain—yang kebetulan kalah—diklaim didukung oleh kelompok moderat. Pada akhirnya umat Muslim seolah-olah menjadi dikotak-kotakkan ke dalam beberapa jenis.

Melihat kondisi tersebut, umat Islam selayaknya bersikap waspada dan jangan sampai terjebak terhadap upaya pengkotakkan dan pecah-belah dan diantara sesama Muslim yang memang telah direncanakan Barat sejak jauh hari. Pada tahun 2003, Rand Corporation (lembaga think-tank Amerika Serikat) mengeluarkan sebuah kajian yang berjudul “Civil Democratic Islam”, yang pada dasarnya membagi umat Islam menjadi empat kelompok Muslim.

Pertama adalah kelompok fundamentalis, yaitu kelompok yang menolak menerapkan nilai-nilai demokrasi dan budaya barat, serta menginginkan negara yang menerapkan syariah Islam (Khilafah). Kedua, kelompok tradisionalis, yaitu kelompok yang menginginkan suatu masyarakat yang konservatif atau mempertahankan kebiasaan. Ketiga, kelompok modernis, yaitu  kelompok yang ingin memodernkan, mereformasi dan menyesuaikan Islam dengan perkembangan zaman. Kelompok yang terakhir adalah kelompok sekularis, yaitu kelompok yang menginginkan dibatasinya agama pada lingkup pribadi saja, seperti yang dilakukan Barat.

Umat islam yang telah terpecah ke dalam kelompok-kelompok ini pun di adu domba dengan mendukung satu pihak dan menjatuhkan pihak yang lainnya. Hingga terjadi serang menyerang antar sesama umat Islam, antar sesama Ormas Islam. Inilah upaya politik adu domba yang dilakukan oleh Barat terhadap umat Islam. Dalam konteks umat Islam di Indonesia, sangatlah bisa kita rasakan adanya upaya-upaya adu domba tersebut lewat ‘tangan-tangan Barat yang tidak kelihatan’. Misalnya, upaya membenturkan NU yang dinilai tradisionalis dengan kelompok seperti HTI yang dianggap fundamentalis, sebagaimana tampak makin menguat akhir-akhir ini.

Melihat dalam konteks dalam Islam sendiri, sudah jelas hukumnya bahwa bermusuhan antar umat Islam adalah haram hukumnya, karena permusuhan dapat menjadi penghalang kita untuk mendapatkan ampunan Allah SWT. Hadist berikut menunjukkan keutamaan dalam berdamai dengan sesama umat Islam, Rasulullah saw. bersabda:

Semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang diantara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan “Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai!” (HR Malik dan Abu Dawud)

Di sisi lain, hal yang kadang lupat diperhatikan adalah Persaudaraan Islam -yang diikat dengan akidah yang sama, yakni akidah Islam— tentu bersifat global, tidak lokal; lintas daerah, negara bahkan benua. Persaudaraan Islam juga bercorak universal yakni lintas etnik, suku/bangsa, bahasa, dll. Pada bulan Ramadhan ini, di tengah-tengah sebagian besar umat Islam menikmati makan sahur atau lezatnya makanan yang beraneka saat berbuka, sangat boleh jadi di sejumlah negeri lain—seperti di Palestina, Suriah, Myanmar, Xinjiang (Cina), dll—kaum Muslim dalam keadaan tetap menderita.

Sebagai wujud kepedulian kita kepada mereka sebagai saudara, tentu tak cukup kita sebatas mendoakan mereka karena faktanya mereka telah menderita cukup lama berada di bawah tekanan para rezim yang amat kejam. Kepedulian kita kepada mereka harus juga diwujudkan dengan upaya keras kita mewujudkan institusi Khilafah. Mengapa Khilafah? Pertama: Karena Khilafah adalah sistem pemerintahan yang bersifat global, yang akan menghilangkan sekat-sekat nasionalisme dan negara-bangsa yang selama ini menjadi faktor penghalang untuk mewujudkan ukhuwah yang hakiki, yang juga bersifat global. Kedua: karena Khilafahlah pengayom dan pelindung umat yang hakiki, sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

«إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ، وَيُتَّقَى بِهِ»

Imam (Khalifah) adalah perisai; umat berperang di belakangnya dan dilindungi olehnya (HR Ahmad).

Karena itu membiarkan dunia tanpa Khilafah sama saja dengan membiarkan berbagai penderitaan umat akibat kezaliman para penguasa lalim yang didukung Barat tanpa satu pun penolong dan pelindung yang sanggup menolong dan melindungi mereka, serta membiarkan ukhuwah islamiyyah terus terkoyak, dan yang seharusnya terajut dan bersifat global. [syahid/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
My Teacher is My Hero (Bagian-1)

My Teacher is My Hero (Bagian-1)

Rabu, 13 Dec 2017 15:50

MUI Serukan Bela Palestina

MUI Serukan Bela Palestina

Rabu, 13 Dec 2017 10:29

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Ustadz Zaitun Rasmin: Mujahid Indonesia Akan Ikut Bela Al-Aqsha

Rabu, 13 Dec 2017 10:12

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Pemuda Muhammadiyah Gelar, 2017 Asia Pacific Interfaith Youth Peace Camp

Rabu, 13 Dec 2017 10:01

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Selasa, 12 Dec 2017 21:55

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Selasa, 12 Dec 2017 21:30

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

Selasa, 12 Dec 2017 21:05

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Selasa, 12 Dec 2017 11:41

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

Selasa, 12 Dec 2017 11:24

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Selasa, 12 Dec 2017 10:55

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 06:10

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Selasa, 12 Dec 2017 06:00

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

Senin, 11 Dec 2017 21:06

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Senin, 11 Dec 2017 20:33

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Senin, 11 Dec 2017 19:41


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X