Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.869 views

Merajut Ukhuwah yang Terkoyak Dengan Khilafah

Oleh: Miranthi Faizaqil Karima

(Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran)

Setelah rekatnya ukhuwah umat Islam dari berbagai daerah pada aksi damai luar biasa yang lalu, sekarang ukhuwah tersebut terkoyak kembali tepat sebelum datangnya bulan Ramadhan. Hal ini terjadi ketika pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, terutama putaran kedua dimana paslon Muslim dan non-Muslim keduanya sama-sama memiliki pendukung dari kalangan umat Islam.

Tak pelak, saling mengkritik, saling merendahkan, saling menghina bahkan saling menghujat antar para pendukung paslon—yang sebagian besarnya sama-sama Muslim—tak terelakkan.Di tengah persaingan dan perpecahan antarkubu para pendukung paslon, dimunculkanlah kembali istilah “radikal” versus “moderat”. Paslon tertentu—yang kebetulan menang Pilkada—dituduh didukung oleh kelompok radikal. Sebaliknya, paslon lain—yang kebetulan kalah—diklaim didukung oleh kelompok moderat. Pada akhirnya umat Muslim seolah-olah menjadi dikotak-kotakkan ke dalam beberapa jenis.

Melihat kondisi tersebut, umat Islam selayaknya bersikap waspada dan jangan sampai terjebak terhadap upaya pengkotakkan dan pecah-belah dan diantara sesama Muslim yang memang telah direncanakan Barat sejak jauh hari. Pada tahun 2003, Rand Corporation (lembaga think-tank Amerika Serikat) mengeluarkan sebuah kajian yang berjudul “Civil Democratic Islam”, yang pada dasarnya membagi umat Islam menjadi empat kelompok Muslim.

Pertama adalah kelompok fundamentalis, yaitu kelompok yang menolak menerapkan nilai-nilai demokrasi dan budaya barat, serta menginginkan negara yang menerapkan syariah Islam (Khilafah). Kedua, kelompok tradisionalis, yaitu kelompok yang menginginkan suatu masyarakat yang konservatif atau mempertahankan kebiasaan. Ketiga, kelompok modernis, yaitu  kelompok yang ingin memodernkan, mereformasi dan menyesuaikan Islam dengan perkembangan zaman. Kelompok yang terakhir adalah kelompok sekularis, yaitu kelompok yang menginginkan dibatasinya agama pada lingkup pribadi saja, seperti yang dilakukan Barat.

Umat islam yang telah terpecah ke dalam kelompok-kelompok ini pun di adu domba dengan mendukung satu pihak dan menjatuhkan pihak yang lainnya. Hingga terjadi serang menyerang antar sesama umat Islam, antar sesama Ormas Islam. Inilah upaya politik adu domba yang dilakukan oleh Barat terhadap umat Islam. Dalam konteks umat Islam di Indonesia, sangatlah bisa kita rasakan adanya upaya-upaya adu domba tersebut lewat ‘tangan-tangan Barat yang tidak kelihatan’. Misalnya, upaya membenturkan NU yang dinilai tradisionalis dengan kelompok seperti HTI yang dianggap fundamentalis, sebagaimana tampak makin menguat akhir-akhir ini.

Melihat dalam konteks dalam Islam sendiri, sudah jelas hukumnya bahwa bermusuhan antar umat Islam adalah haram hukumnya, karena permusuhan dapat menjadi penghalang kita untuk mendapatkan ampunan Allah SWT. Hadist berikut menunjukkan keutamaan dalam berdamai dengan sesama umat Islam, Rasulullah saw. bersabda:

Semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang diantara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan “Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai!” (HR Malik dan Abu Dawud)

Di sisi lain, hal yang kadang lupat diperhatikan adalah Persaudaraan Islam -yang diikat dengan akidah yang sama, yakni akidah Islam— tentu bersifat global, tidak lokal; lintas daerah, negara bahkan benua. Persaudaraan Islam juga bercorak universal yakni lintas etnik, suku/bangsa, bahasa, dll. Pada bulan Ramadhan ini, di tengah-tengah sebagian besar umat Islam menikmati makan sahur atau lezatnya makanan yang beraneka saat berbuka, sangat boleh jadi di sejumlah negeri lain—seperti di Palestina, Suriah, Myanmar, Xinjiang (Cina), dll—kaum Muslim dalam keadaan tetap menderita.

Sebagai wujud kepedulian kita kepada mereka sebagai saudara, tentu tak cukup kita sebatas mendoakan mereka karena faktanya mereka telah menderita cukup lama berada di bawah tekanan para rezim yang amat kejam. Kepedulian kita kepada mereka harus juga diwujudkan dengan upaya keras kita mewujudkan institusi Khilafah. Mengapa Khilafah? Pertama: Karena Khilafah adalah sistem pemerintahan yang bersifat global, yang akan menghilangkan sekat-sekat nasionalisme dan negara-bangsa yang selama ini menjadi faktor penghalang untuk mewujudkan ukhuwah yang hakiki, yang juga bersifat global. Kedua: karena Khilafahlah pengayom dan pelindung umat yang hakiki, sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

«إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ، وَيُتَّقَى بِهِ»

Imam (Khalifah) adalah perisai; umat berperang di belakangnya dan dilindungi olehnya (HR Ahmad).

Karena itu membiarkan dunia tanpa Khilafah sama saja dengan membiarkan berbagai penderitaan umat akibat kezaliman para penguasa lalim yang didukung Barat tanpa satu pun penolong dan pelindung yang sanggup menolong dan melindungi mereka, serta membiarkan ukhuwah islamiyyah terus terkoyak, dan yang seharusnya terajut dan bersifat global. [syahid/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Laporan: Ekspor 'Bedak Bayi' Bantu Pendanaan Islamic State (IS) Di Afghanistan

Rabu, 23 May 2018 08:30

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

HRW: Dalam 3 Bulan Militer Mesir Hancurkan 3600 Bangunan Milik Warga di Sinai

Rabu, 23 May 2018 06:57

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Ketimpangan Toleransi dalam Sistem Demokrasi

Rabu, 23 May 2018 00:12

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Ini 3 Bekal Manusia sejak Awal Penciptaan

Selasa, 22 May 2018 23:34

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Tak Ada yang Mampu Tahan Rahmat Allah

Selasa, 22 May 2018 22:46

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Demontran Palestina di Tepi Barat Lempari Delegasi AS dengan Telur

Selasa, 22 May 2018 18:00

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Jubir Koalisi Pimpinan Saudi: 85% Yaman Telah Dibebaskan dari Pemberontak Syi'ah Houtsi

Selasa, 22 May 2018 17:00

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Selasa, 22 May 2018 15:54

Laksanakan Ibadah Umroh, Bintang Sepakbola Paul Pogba Puji Mekkah Tempat yang Indah

Laksanakan Ibadah Umroh, Bintang Sepakbola Paul Pogba Puji Mekkah Tempat yang Indah

Selasa, 22 May 2018 15:50

Paraguay Jadi Negara ke-3 yang Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem setelah AS dan Guatemala

Paraguay Jadi Negara ke-3 yang Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem setelah AS dan Guatemala

Selasa, 22 May 2018 15:15

Mualaf Ini Ajak Hijrah Nada Dering, Dari Musik ke Tausyiah Dakwah

Mualaf Ini Ajak Hijrah Nada Dering, Dari Musik ke Tausyiah Dakwah

Selasa, 22 May 2018 14:46

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Cukur Rambut dan Potong Kuku Batalkan Puasa? Ini Jawaban Syaikh Ibnu Bazz

Selasa, 22 May 2018 14:29

Militer Filipina Masih Melihat Ancaman dari Kelompok Afiliasi IS di Marawi

Militer Filipina Masih Melihat Ancaman dari Kelompok Afiliasi IS di Marawi

Selasa, 22 May 2018 14:15

Lagu 'Adakah Kau Lupa' dan Kunci Kejayaan

Lagu 'Adakah Kau Lupa' dan Kunci Kejayaan

Selasa, 22 May 2018 13:29

Pandangan GPII Soal Maraknya Aksi Teror

Pandangan GPII Soal Maraknya Aksi Teror

Selasa, 22 May 2018 13:16

Pertama Kali Digunakan, UU Ormas Gagal Jerat Aktivis FPI

Pertama Kali Digunakan, UU Ormas Gagal Jerat Aktivis FPI

Selasa, 22 May 2018 13:10

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Achmad Michdan: 18 Tahun Saya Dampingi Pelaku Terorisme, Tak Ada Motivasi Mereka Rebut Kekuasaan

Selasa, 22 May 2018 11:48

Waspada Budaya Boros pada Bulan Ramadhan

Waspada Budaya Boros pada Bulan Ramadhan

Selasa, 22 May 2018 10:41

Prof Tono Menilai ada Kesalahan Dasar Cara Analisa Data Subuh Labuan Bajo

Prof Tono Menilai ada Kesalahan Dasar Cara Analisa Data Subuh Labuan Bajo

Selasa, 22 May 2018 05:35

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Interview Zaki (2): Terungkap, Dalam 2 jam Facebook Langsung Blokir Film 'Cadar'

Selasa, 22 May 2018 04:44


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 22/05/2018 10:41

Waspada Budaya Boros pada Bulan Ramadhan