Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.362 views

Musholatorium; Masjid Sekaligus Planetarium

KABUPATEN BANDUNG (voa-islam.com) - Tiga orang pekerja sibuk memasang lantai berbahan kayu di sebuah bangunan berkubah. Pada akhir pekan ini, bangunan model geodesic dome dengan pondasi berbentuk segi 10 itu direncanakan bakal diresmikan oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaludin.

Oleh pemiliknya, Hendro Setyanto (43), bangunan itu dinamakan sebagai musholatorium, yakni Masjid Kubah Bentang An-Najm yang sekaligus bisa difungsikan untuk planetarium. Dengan modal sekitar Rp 600 juta yang kebanyakan berasal dari sumbangan, bangunan itu nyaris beres sejak mulai dirintis pada tiga tahun lalu.

"Kenapa musholatorium, karena konsep awalnya adalah musala atau masjid. Kalau mau membangun masjid kan biasanya mudah dapat sumbangan. Kemudian mau dinamakan masjidtorium, kok terdengar enggak enak," kata Hendro, terdengar bercanda tapi dengan mimik serius, di rumahnya, Kampung Areng RT 2 RW 12, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin, 30 Oktober 2017.

Sebagai ahli astronomi yang menggagas komunitas Imah Noong untuk mewadahi para astronom amatir, dia mengisahkan, ide pendirian musholatorium bermula ketika para peneliti dari Badan Hisab-Rukyat Jawa Barat berkunjung ke Imah Noong di rumahnya. Para peneliti itu menanyakan keberadaan masjid terdekat kepada Hendro.

"Karena lokasinya terbatas, saya harus bikin konsep yang berbeda. Akhirnya, lahirlah konsep masjid planetarium. Saya menggagas konsep itu, dibantu oleh teman-teman dari arsitek Institut Teknologi Bandung untuk perencanaan desainnya. Khusus model kubahnya memang dari saya, biar enggak sama seperti masjid pada umumnya," ucapnya.

 

Melengkapi observatorium

Kehadiran musholatorium di Imah Noong itu melengkapi dua observatorium sederhana yang dibuat Hendro pada beberapa tahun lalu. Di Jabar, dia meyakini bahwa musholatorium itu adalah planetarium yang pertama. Soalnya, planetarium di Indonesia hanya ada lima tempat, yakni dua di Jakarta, lalu di Yogyakarta, Surabaya, dan Tenggarong.

"Dibandingkan planetarium lain, ini yang paling murah dan paling kecil. Diameternya hanya 6 meter, tapi cukup untuk menampung 40 orang. Sejak Ramadan kemarin, musolatorium ini juga sudah dipakai untuk solat berjamaah. Ada tempat khusus buat imam, jadi bentuknya enggak persis setengah lingkaran," tutur lulusan pria yang meraih gelar sarjana dan master astronomi dari ITB itu seperti dikutip dari pikiran-rakyat.com.

Menurut dia, yang membuat mahal pembuatan planetarium ialah pembangunan kubah dan penggunaan proyektornya. Proyektor buat musholatorium dipesan khusus dari Jepang, dengan lensa dari Rusia. "Awalnya saya ingin bikin proyektor sendiri, tapi beberapa kali uji coba itu gagal terus," akunya.

Sebelum diresmikan pada 5 November 2017, Hendro menyatakan bahwa uji coba penayangan film astronomi sudah dilakukan sampai 10 kali dalam sepekan terakhir ini. Uji coba penayangan film itu melibatkan anak-anak di sekitar Kampung Areng serta para pegiat astronomi. Dari uji coba musholatorium itu, dia mengakui masih diperlukan sejumlah penyempurnaan.

"Masukannya itu terutama dari sisi konten, karena film yang dipakai menggunakan bahasa Inggris. Kami lagi mempertimbangkan untuk di-dubbing dan sudah ada yang membantu buat jadi dubber-nya. Kemudian, di dalam itu ternyata gerah kalau ada banyak orang, padahal sudah ada ventilasinya. Jadi, perlu ada penghisap (blower) buat solusinya. Kalau malam sih enggak terasa gerah, karena di sini kan dingin," tuturnya.

 

Butuh film khusus

Film yang diputar di planetarium, terang dia, juga tidak mudah diperoleh, karena diperlukan film khusus buat diputar pada media yang berbentuk kubah. Sementara ini, Hendro baru memiliki 7 film untuk diputar, di antaranya ialah 3 film panjang berdurasi lebih dari 20 menit. Walaupun film-film itu dia peroleh dengan mengunduh secara gratis, prosesnya tidak dilakukan dengan mudah.

"Enggak sembarangan film bisa diputar di planetarium. Namun, kalau dulu planetarium dimanfaatkan untuk memutar film khusus bertema astronomi, maka seiring dengan perkembangan media digital sekarang ini film dengan tema lainnya, seperti pendidikan atau biologi, juga bisa diputar di planetarium," ucapnya.

Ke depan, dia berharap, konsep musolatorium dapat digunakan di sekolah-sekolah, sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan di sekolah. Selain bisa untuk mushola atau masjid, musolatorium juga dapat digunakan sebagai medium peraga pendidikan bagi anak-anak sekolah.

"Kalau musolatorium yang ada di sini, mudah-mudahan kehadirannya ini bisa menjadi daya tarik eduwisata di Kampung Areng, yang tujuan akhirnya adalah untuk pemberdayaan masyarakat sekitar," tuturnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Enam Tanda Orang Berakal Menurut Sahabat Abu Darda

Enam Tanda Orang Berakal Menurut Sahabat Abu Darda

Kamis, 19 Jul 2018 12:47

Tak Gentar, Ini Kicau Santun Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Tak Gentar, Ini Kicau Santun Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Kamis, 19 Jul 2018 12:11

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Kamis, 19 Jul 2018 12:09

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

Kamis, 19 Jul 2018 11:47

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Kamis, 19 Jul 2018 11:32

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Kamis, 19 Jul 2018 11:09

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Kamis, 19 Jul 2018 10:42

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Kamis, 19 Jul 2018 10:37

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Kamis, 19 Jul 2018 10:31

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Kamis, 19 Jul 2018 10:09

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Kamis, 19 Jul 2018 09:57

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

Kamis, 19 Jul 2018 08:31

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kamis, 19 Jul 2018 07:34

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Rabu, 18 Jul 2018 20:20

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Rabu, 18 Jul 2018 20:05

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Rabu, 18 Jul 2018 19:45

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Rabu, 18 Jul 2018 18:37

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Rabu, 18 Jul 2018 17:43

Korupsi Menjerat Korban

Korupsi Menjerat Korban

Rabu, 18 Jul 2018 17:05

Namanya

Namanya "Dijual" Parpol untuk Dulang Suara, Novel Baswedan: Itu Keterlaluan

Rabu, 18 Jul 2018 16:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X