Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.227 views

Diplomat Senior: Indonesia Jatuh ke dalam Propaganda Israel?

JAKARTA (voa-islam.com)- BERBEDA dengan klaim bahwa kunjungan Sekjen PBNU KH Yahya Cholil Staquf ke Israel memenuhi undangan The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Yerusalem (13/6), ternyata anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu sama sekali tidak berbicara tentang dukungan kemerdekaan Palestina apalagi menawarkan gagasan baru usulan untuk membantu penyelesaian konflik Israel-Palestina, bahkan kehilangan nyali untuk mengeritik kekejaman rejim Zionis itu.

Di tengah-tengah tekanan Uni Eropa, PBB, dan organisasi perjuangan pendukung Palestina, termasuk kalangan pejabat pemerintah, olahragawan, seniman terhadap pembunuhan ratusan rakyat tak berdosa sebagai buntut dari pemindahan Kedubes Amerika Serikat ke Yerusalem baru-baru ini keoada Israel, kunjungan Staquf yang diklaim bukan mewakili Pemerintah R.I. itu, tetap counter-productive bagi kebijakan luar negeri dan diplomasi Indonesia yang selama ini konsisten mendukung sepenuhnya perjuangan bangsa Palestina untuk kemerdekaan di tanah mereka sendiri.

Ketika ditanya seorang teman, saya mengatakan:

“Indonesia suffers from diplomatic setbacks, ignoring the fact that Israel's policy reflects blatant violation of human rights and UN resolutions, killing innocent people in Palestine. [Staquf's] visit reflects not only our insensitivity to the world and the people of Indonesia to action Israel, but more sadly if the world concludes that Indonesia is now subjugated under Israeli propaganda and the visit is used as a justification for Israel's cruel acts against the Palestinian people recently, and I would not condone it.” 

(Indonesia menderita kemunduran diplomasi, mengabaikan fakta bahwa kebijakan Israel melanggar hak asasi manusia secara terang-terangan dan berbagai resolusi PBB, membunuh orang-orang tak berdosa di Palestina. Kunjungan Staquf sendiri mencerminkan tidak hanya ketidaksensitifan kita kepada dunia dan rakyat Indonesia terhadap tindakan Israel, tetapi yang lebih menyedihkan jika dunia menyimpulkan bahwa Indonesia sekarang takluk di bawah propaganda Israel dan kunjungan itu digunakan sebagai pembenaran terhadap tindakan kejam yang dilakukan Israel atas rakyat Palestina baru-baru ini, dan saya tidak dapat membenarkan kunjungan tersebut.) 

Kesimpulan itu saya ambil dari observasi terhadap rekaman video yang tersebar luas tampak dalam format talk show, di mana Staquf menyampaikan statement sumir dan dangkal, sama sekali tidak mencerminkan sikap Indonesia yang konsisten membela perjuangan bangsa Palestina.  

Melalui Twitter, saya menyampaikan observasi sebagai berikut:

“Staquf failed even to mention a single word of 'Palestine', let alone to advocate the legitimate rights of the Palestine to freedom and independence on their own land and crticize the flagrant violation of human rights by the Israeli in the occupied land and the plights of Palestine.”

(“Staquf gagal bahkan untuk menyebutkan satu kata 'Palestina', apalagi untuk mengadvokasi hak-hak sah Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan di tanah mereka sendiri dan menentang pelanggaran hak asasi manusia yang kejam oleh Israel di tanah yang diduduki dan kesengsaraan Palestina.")

Ada beberapa poin keberatan saya atas kunjungan Sekjen Staquf itu.

Pertama, insensitivitas terhadap penderitaan rakyat Palestina dan protes dunia kepada Israel, bahkan oleh negara-negara Uni Eropa, telah membantah klaim kita selama ini sebagai negeri berpenduduk terbesar Muslim di dunia yang berada di pihak rakyat Palestina.  Pernyataan Pemerintah R.I. selama ini menjadi batal dan ini perlu penjelasan kepada rakyat dan dunia mengapa kita kini berada di pihak Israel dan secara konyol membiarkan Indonesia sebagai alat propaganda negara Yahudi itu.

Kedua, timing-nya apakah tidak bisa ditunda, atau memang Pemerintah ingin mengirim pesan gestur persahabatan dengan Israel di tengah kekejaman pemerintah Israel terhadap rakyat Palestina. Belum kering darah pejuang Palestine tumpah mempertahankan kemerdekaan, harga diri dan martabatnya, Indonesia mengirim wakilnya bertemu dengan pejabat Israel.

Ketiga, secara prosedural Wantimpres itu resmi jabatan negara. Sebagai pejabat negara dan bahkan warganegara sekalipun wajib mematuhi UUD 1945 dan UU terkait (seperti UU No. 37/1999 tentang Hubungan Luar Negeri) ketika memasuki zona hubungan internasional.  Di luar ini, maka telah terjadi pelanggaran terhadap UUD 1945 yang menentang penjajahan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Keempat, dari segi keprotokolan bahwa selama seseorang memegang jabatan pemerintah atau negara maka jabatan itu melekat menjadi wakil negara dalam kegiatan diplomatik atau hubungan antar-negara.  Karena itu, meskipun dalam kapasitas pribadi seorang diplomat dilarang oleh Menlu untuk berhubungan dengan wakil pemerintah Israel.  Diplomat hanya diperbolehkan berhubungan setelah mendapat izin dari Menlu.

Kelima, pelanggaran terhadap prinsip politik luar negeri bebas dan aktif dan kebijakan luar negeri R.I. yang di satu pihak tidak mengakui keberadaan Israel, dan di pihak lain mendukung perjuangan Palestina secara konsisten sejak 1947 sampai kini.  Prinsip non-recognition baik de facto apalagi de jure dipegang teguh oleh Indonesia selama ini.

Kehadiran anggota Wantimpres Yahya Staquf, meskipun diklaim dalam kapasitas Sekjen NU, perlu diklarifikasi oleh Pemerintah R.I. karena ini dapat ditafsirkan dunia bahwa kehadiran seorang penasehat Presiden R.I. itu memenuhi undangan pemerintah Israel adalah pengakuan de-facto terhadap eksistensi Israel. 

Aku menyampaikan kesimpulan observasiku kepada teman tersebut:

"It would reflect a deviation from our consistent and full commitment to support the Palestinian struggle for independence in their legitimate land which is a pre-condition in determining our attitude whether or not Indonesia would recognize Israel.” 

(Kunjungan ini mencerminkan penyimpangan dari konsistensi dan komitmen kita untuk mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Palestina di tanah sah mereka yang merupakan prasyarat dalam menentukan sikap kita apakah Indonesia akan mengakui Israel atau tidak.)

“The ball is in the government’s court to respond to this issue,” kataku menutup pembicaraan. (https://www.facebook.com/1182368673/posts/10213918514175294/)

Jakarta, 12 Juni 2018

*Haz Pohan, Diplomat Senior, Mantan Dubes RI untuk Polandia

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Ahad, 19 Aug 2018 09:48

Filosofi Kopi, Strategi Pendakwah

Filosofi Kopi, Strategi Pendakwah

Ahad, 19 Aug 2018 08:44

Islam Solusi Merdeka Yang Nyata

Islam Solusi Merdeka Yang Nyata

Sabtu, 18 Aug 2018 23:37

Pasukan Suriah Tangkap Puluhan Orang Termasuk Wanita di Kota Bekas Benteng Oposisi Ghouta Timur

Pasukan Suriah Tangkap Puluhan Orang Termasuk Wanita di Kota Bekas Benteng Oposisi Ghouta Timur

Sabtu, 18 Aug 2018 22:00

Penguasa Kehilangan Empati Dampak Noeliberalisme

Penguasa Kehilangan Empati Dampak Noeliberalisme

Sabtu, 18 Aug 2018 21:31

Qatar Tuduh Saudi Larang Warganya Lakukan Ibadah Haji Tahun Ini

Qatar Tuduh Saudi Larang Warganya Lakukan Ibadah Haji Tahun Ini

Sabtu, 18 Aug 2018 21:25

Keke dan Momo Challenge, Hiburan Menantang Malaikat Maut

Keke dan Momo Challenge, Hiburan Menantang Malaikat Maut

Sabtu, 18 Aug 2018 20:42

Raih Kemerdekaan Hakiki, bukan Retorika Menawan

Raih Kemerdekaan Hakiki, bukan Retorika Menawan

Sabtu, 18 Aug 2018 18:29

Polling Pilpres 2019, Siapakah yang Menang?

Polling Pilpres 2019, Siapakah yang Menang?

Sabtu, 18 Aug 2018 15:26

Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran Jual Visa Haji yang Diberikan Gratis Pemerintah Saudi

Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran Jual Visa Haji yang Diberikan Gratis Pemerintah Saudi

Sabtu, 18 Aug 2018 13:00

Ulama Harus Jadikan Al-Quran dan Sunnah Sebagai Dasar Pengambilan Kebijakan

Ulama Harus Jadikan Al-Quran dan Sunnah Sebagai Dasar Pengambilan Kebijakan

Sabtu, 18 Aug 2018 12:23

Rusia Sebut Serangan Drone Jihadis Suriah ke Pangkalan Udara Hmeymim Meningkat Drastis

Rusia Sebut Serangan Drone Jihadis Suriah ke Pangkalan Udara Hmeymim Meningkat Drastis

Sabtu, 18 Aug 2018 12:00

Mengapa Negeriku Diguncang Gempa?

Mengapa Negeriku Diguncang Gempa?

Sabtu, 18 Aug 2018 09:19

Web RemajaIslamHebat.Com Diblokir, Kominfo Anti Islam?

Web RemajaIslamHebat.Com Diblokir, Kominfo Anti Islam?

Sabtu, 18 Aug 2018 07:34

Kisah Perang Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Kisah Perang Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Sabtu, 18 Aug 2018 07:06

Bagaimana Ulama Seharusnya Berpolitik?

Bagaimana Ulama Seharusnya Berpolitik?

Sabtu, 18 Aug 2018 06:40

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Sabtu, 18 Aug 2018 06:24

Menapaki Kemerdekaan Hakiki

Menapaki Kemerdekaan Hakiki

Jum'at, 17 Aug 2018 23:33

Kontribusi Hakiki Untuk Kemerdekaan Sejati

Kontribusi Hakiki Untuk Kemerdekaan Sejati

Jum'at, 17 Aug 2018 22:30

Kelompok Pejuang Oposisi Suriah Ahrar Al-SHam Pilih Pemimpin Baru

Kelompok Pejuang Oposisi Suriah Ahrar Al-SHam Pilih Pemimpin Baru

Jum'at, 17 Aug 2018 22:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 17/08/2018 23:33

Menapaki Kemerdekaan Hakiki