Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.072 views

Diplomat Senior: Indonesia Jatuh ke dalam Propaganda Israel?

JAKARTA (voa-islam.com)- BERBEDA dengan klaim bahwa kunjungan Sekjen PBNU KH Yahya Cholil Staquf ke Israel memenuhi undangan The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center, Yerusalem (13/6), ternyata anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu sama sekali tidak berbicara tentang dukungan kemerdekaan Palestina apalagi menawarkan gagasan baru usulan untuk membantu penyelesaian konflik Israel-Palestina, bahkan kehilangan nyali untuk mengeritik kekejaman rejim Zionis itu.

Di tengah-tengah tekanan Uni Eropa, PBB, dan organisasi perjuangan pendukung Palestina, termasuk kalangan pejabat pemerintah, olahragawan, seniman terhadap pembunuhan ratusan rakyat tak berdosa sebagai buntut dari pemindahan Kedubes Amerika Serikat ke Yerusalem baru-baru ini keoada Israel, kunjungan Staquf yang diklaim bukan mewakili Pemerintah R.I. itu, tetap counter-productive bagi kebijakan luar negeri dan diplomasi Indonesia yang selama ini konsisten mendukung sepenuhnya perjuangan bangsa Palestina untuk kemerdekaan di tanah mereka sendiri.

Ketika ditanya seorang teman, saya mengatakan:

“Indonesia suffers from diplomatic setbacks, ignoring the fact that Israel's policy reflects blatant violation of human rights and UN resolutions, killing innocent people in Palestine. [Staquf's] visit reflects not only our insensitivity to the world and the people of Indonesia to action Israel, but more sadly if the world concludes that Indonesia is now subjugated under Israeli propaganda and the visit is used as a justification for Israel's cruel acts against the Palestinian people recently, and I would not condone it.” 

(Indonesia menderita kemunduran diplomasi, mengabaikan fakta bahwa kebijakan Israel melanggar hak asasi manusia secara terang-terangan dan berbagai resolusi PBB, membunuh orang-orang tak berdosa di Palestina. Kunjungan Staquf sendiri mencerminkan tidak hanya ketidaksensitifan kita kepada dunia dan rakyat Indonesia terhadap tindakan Israel, tetapi yang lebih menyedihkan jika dunia menyimpulkan bahwa Indonesia sekarang takluk di bawah propaganda Israel dan kunjungan itu digunakan sebagai pembenaran terhadap tindakan kejam yang dilakukan Israel atas rakyat Palestina baru-baru ini, dan saya tidak dapat membenarkan kunjungan tersebut.) 

Kesimpulan itu saya ambil dari observasi terhadap rekaman video yang tersebar luas tampak dalam format talk show, di mana Staquf menyampaikan statement sumir dan dangkal, sama sekali tidak mencerminkan sikap Indonesia yang konsisten membela perjuangan bangsa Palestina.  

Melalui Twitter, saya menyampaikan observasi sebagai berikut:

“Staquf failed even to mention a single word of 'Palestine', let alone to advocate the legitimate rights of the Palestine to freedom and independence on their own land and crticize the flagrant violation of human rights by the Israeli in the occupied land and the plights of Palestine.”

(“Staquf gagal bahkan untuk menyebutkan satu kata 'Palestina', apalagi untuk mengadvokasi hak-hak sah Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan di tanah mereka sendiri dan menentang pelanggaran hak asasi manusia yang kejam oleh Israel di tanah yang diduduki dan kesengsaraan Palestina.")

Ada beberapa poin keberatan saya atas kunjungan Sekjen Staquf itu.

Pertama, insensitivitas terhadap penderitaan rakyat Palestina dan protes dunia kepada Israel, bahkan oleh negara-negara Uni Eropa, telah membantah klaim kita selama ini sebagai negeri berpenduduk terbesar Muslim di dunia yang berada di pihak rakyat Palestina.  Pernyataan Pemerintah R.I. selama ini menjadi batal dan ini perlu penjelasan kepada rakyat dan dunia mengapa kita kini berada di pihak Israel dan secara konyol membiarkan Indonesia sebagai alat propaganda negara Yahudi itu.

Kedua, timing-nya apakah tidak bisa ditunda, atau memang Pemerintah ingin mengirim pesan gestur persahabatan dengan Israel di tengah kekejaman pemerintah Israel terhadap rakyat Palestina. Belum kering darah pejuang Palestine tumpah mempertahankan kemerdekaan, harga diri dan martabatnya, Indonesia mengirim wakilnya bertemu dengan pejabat Israel.

Ketiga, secara prosedural Wantimpres itu resmi jabatan negara. Sebagai pejabat negara dan bahkan warganegara sekalipun wajib mematuhi UUD 1945 dan UU terkait (seperti UU No. 37/1999 tentang Hubungan Luar Negeri) ketika memasuki zona hubungan internasional.  Di luar ini, maka telah terjadi pelanggaran terhadap UUD 1945 yang menentang penjajahan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Keempat, dari segi keprotokolan bahwa selama seseorang memegang jabatan pemerintah atau negara maka jabatan itu melekat menjadi wakil negara dalam kegiatan diplomatik atau hubungan antar-negara.  Karena itu, meskipun dalam kapasitas pribadi seorang diplomat dilarang oleh Menlu untuk berhubungan dengan wakil pemerintah Israel.  Diplomat hanya diperbolehkan berhubungan setelah mendapat izin dari Menlu.

Kelima, pelanggaran terhadap prinsip politik luar negeri bebas dan aktif dan kebijakan luar negeri R.I. yang di satu pihak tidak mengakui keberadaan Israel, dan di pihak lain mendukung perjuangan Palestina secara konsisten sejak 1947 sampai kini.  Prinsip non-recognition baik de facto apalagi de jure dipegang teguh oleh Indonesia selama ini.

Kehadiran anggota Wantimpres Yahya Staquf, meskipun diklaim dalam kapasitas Sekjen NU, perlu diklarifikasi oleh Pemerintah R.I. karena ini dapat ditafsirkan dunia bahwa kehadiran seorang penasehat Presiden R.I. itu memenuhi undangan pemerintah Israel adalah pengakuan de-facto terhadap eksistensi Israel. 

Aku menyampaikan kesimpulan observasiku kepada teman tersebut:

"It would reflect a deviation from our consistent and full commitment to support the Palestinian struggle for independence in their legitimate land which is a pre-condition in determining our attitude whether or not Indonesia would recognize Israel.” 

(Kunjungan ini mencerminkan penyimpangan dari konsistensi dan komitmen kita untuk mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Palestina di tanah sah mereka yang merupakan prasyarat dalam menentukan sikap kita apakah Indonesia akan mengakui Israel atau tidak.)

“The ball is in the government’s court to respond to this issue,” kataku menutup pembicaraan. (https://www.facebook.com/1182368673/posts/10213918514175294/)

Jakarta, 12 Juni 2018

*Haz Pohan, Diplomat Senior, Mantan Dubes RI untuk Polandia

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Pejuang Oposisi Bersumpah Timpakan 'Lahar Gunung Berapi' jika Rezim Assad Serang Dara'a

Pejuang Oposisi Bersumpah Timpakan 'Lahar Gunung Berapi' jika Rezim Assad Serang Dara'a

Rabu, 20 Jun 2018 20:45

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Rebut Pangkalan Militer Afghanistan di Badghis

Taliban Akhiri Gencatan Senjata dengan Rebut Pangkalan Militer Afghanistan di Badghis

Rabu, 20 Jun 2018 20:30

Pasukan Pemerintah Yaman Kuasai Sepenuhnya Bandara Hodeidah

Pasukan Pemerintah Yaman Kuasai Sepenuhnya Bandara Hodeidah

Rabu, 20 Jun 2018 20:15

Aktivis Israel Kirim Surat ke Hamas Minta Tolong Pulihkan Ketenangan untuk Selatan Israel

Aktivis Israel Kirim Surat ke Hamas Minta Tolong Pulihkan Ketenangan untuk Selatan Israel

Rabu, 20 Jun 2018 19:00

Militer Libya Klaim Tangkap Mantan Sopir Syaikh Usamah Bin Ladin di Derna

Militer Libya Klaim Tangkap Mantan Sopir Syaikh Usamah Bin Ladin di Derna

Rabu, 20 Jun 2018 18:45

Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Pengamat Ini Sebut Pengaruh Iriawan tergantung Warga: Apakah Tunduk dengan Skenario Penguasa?

Rabu, 20 Jun 2018 17:57

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Mantan Hakim Syariah Jaisyul Islam Berkhianat Membelot ke Rezim Assad

Rabu, 20 Jun 2018 17:22

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Terkait Iriawan, Ka'ban Usul ke DPR RI untuk Impeachment Jokowi

Rabu, 20 Jun 2018 16:57

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Gold G Gamat Selain Baik untuk Sembuhkan Luka, Ada 22 Manfaat lainnya...

Rabu, 20 Jun 2018 16:44

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Yuk Hijrahkan Ponsel dengan Ring Back Tone Dakwah Islam

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (3): Kisah Hijrah Dibalik Viral Lagu 'Rakyat' Sang Alang #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 16:40

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

[VIDEO] Pandora (6): Mardigu Ungkap State Terrorism hingga Soekarno Barter Emas dengan Komunis

Rabu, 20 Jun 2018 16:35

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Allah akan Hinakan Pemimpin yang Menipu Rakyatnya

Rabu, 20 Jun 2018 16:03

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Ketika Loyalis Jokowi Singgung Korupsi, Fahri: Juara Korupsi Partai Siapa, Mas?

Rabu, 20 Jun 2018 15:57

 WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

WHO : Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental. Ini 3 Sebabnya

Rabu, 20 Jun 2018 15:23

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Video Hot Interview (2): Lagu #2019 Ganti Presiden Pesanan ParPol & Plagiat Robbie Williams?

Rabu, 20 Jun 2018 15:20

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Video Hot Interview (1): Sang Alang Pencipta Lagu #2019 Ganti Presiden yang Fenomenal

Rabu, 20 Jun 2018 13:47

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Video Hot Interview (8): Mustofa Nahra Sentil Pihak yang Larang Lagu #2019 Ganti Presiden

Rabu, 20 Jun 2018 13:09

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

[VIDEO] Islam Minoritas Alor (4): Alasan Unik Inilah Alor Meraih Kota Paling Toleran di Indonesia

Rabu, 20 Jun 2018 12:18


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X