Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.797 views

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Pro "wong cilik" itu tidak harus berpenampilan ndeso, blusukan, pakai sandal jepit, lempar-lempar bingkisan, "andum" sertifikat atau bagi-bagi sepeda.

Pro "wong cilik" itu tidak harus pamer kata "kami pro wong cilik". Gak harus bengak-bengok dan bilang: "kami partainya wong cilik".

Pro "wong cilik" itu BBM murah, listrik murah, Tol juga murah. Ora mahal.

Pro "wong cilik" itu tidak ada impor, kecuali terpaksa. Gak over load dan ugal-ugalan. Kasihan para petani, hasil pertanian kurang laku dan petani pada susah. Mereka itu "wong cilik".

Pro "wong cilik" itu tidak menyusahkan petani.

Pro "wong cilik" itu punya empati kepada mereka yang hidup di kawasan kumuh, bukan menggusurnya, tapi menata dan merapikannya.

Pro "wong cilik" juga tidak rela melihat para nelayan kehilangan mata pencaharian karena proyek "reklamasi". Bukan malah mendukungnya.

"Wong cilik" iku sopo? Ya petani, nelayan, tukang ojek, pedagang kaki lima, warga yang tak punya tempat tinggal alias "ngontrak", anak-anak yang orang tuanya gak mampu membiayai sekolah mereka, keluarga yang hidup di kawasan kumuh, warga yang kesulitan biaya ketika sakit dan para pengangguran yang kalah bersaing dengan tenaga-tenaga kerja dari China. Mereka bukan "komoditas politik". Bukan barang jualan kampanye. Bukan alat pencitraan. Mereka adalah warga negara yang riil adanya. Pro "wong cilik" berarti berpihak kepada mereka, buat program nyata untuk mengatasi problem mereka,  berada di pihak mereka ketika mereka dipinggirkan.

Pro "wong cilik" itu suatu tindakan. Bukti nyata yang bisa dirasakan oleh mereka yang disebut "wong cilik". Tidak sesaat, dan hanya musim kampanye. Tapi konstan, terus menerus, untuk jangka panjang.

Pro "wong cilik" itu kebijakan yang menguntungkan buat hidup mereka, dan masa depan mereka. Pro "wong cilik" itu memberi ruang buat mereka agar berkesempatan hidup layak dan punya harapan masa depan.

Pro "wong cilik" itu berpihak pada mereka ketika mereka tergusur karena menjadi pihak yang lemah. Pro "wong cilik" bukan berhadap-hadapan dengan 'orang besar". Tetapi, memastikan "wong cilik" tidak jadi korban kesewenang-wenangan "orang besar". Pro "wong cilik" itu memberi keadilan bagi mereka yang tidak mampu mengupayakan keadilan bagi dirinya sendiri karena keadaan dan posisinya yang lemah. Itulah pentingnya penguasa dihadirkan.

Anies hadir di Jakarta, dipilih untuk mengurus warga Jakarta. Diantara tugasnya memastikan keadilan itu merata. Jakarta tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang makmur, tapi juga untuk mereka yang sedang berjuang memperbaiki nasib hidupnya.

Pro "wong cilik" itu ikhtiar memperjuangkan keadilan bagi mereka. Mengupayakan kesetaraan dalam semua aspek kehidupan warga. Urusannya pada kerja cerdas, kerja keras dan kerja terarah. Tidak ada hubungannya dengan penampilan, apalagi pencitraan.

Pro "wong cilik"" sama sekali tidak ada kaitannya dengan wajah, mimik, gaya bicara, model berjalan dan pola berpakaian. Tidak soal jika seorang gubernur berpakaian layak untuk menjaga etika, kehormatan dan formalitas jabatan. Tapi hati, pikiran dan tindakannya tetap untuk mereka yang perlu diperjuangkan. Mereka adalah "wong cilik'.

Hati artinya rasa. Seorang pemimpin mesti bisa merasakan problem yang dihadapi rakyatnya. Hati tukang becak, pedagang kaki lima di Tanah Abang, tukang ojek di jalan Thamrin dan nelayan di kawasan Pantai Utara. Mereka butuh nafkah untuk melanjutkan hidup bagi keluarganya. Anies lindungi mereka, kasih ruang untuk mereka mencari nafkah. Meski dihujani kritik dan sejumlah stigma. Anies hadapi, karena ini risiko keberpihakan dan berjuang untuk keadilan. Anies harus berhadapan dengan pengembang reklamasi demi nelayan di Pantai Utara yang terancam mata pencahariannya.

Pikiran itu gagasan. Rumah DP 0%, kampung aquarium, "Lingko" sebagai program transportasi terintegrasi, Ok Oce, dan sejenisnya adalah buah pikiran yang menyediakan ruang bagi "wong cilik" untuk tumbuh dan berkembang mengejar kesataraan hidup. Nampaknya, Anies serius mengerjakan ini. Hasilnya sudah mulai dirasakan warga Jakarta.

Jadi, pro "wong cilik" itu mesti dilihat buktinya dalam satunya hati, gagasan, narasi dan tindakan yang hasilnya bisa dirasakan langsung oleh "wong cilik". Dan hasil itu mesti terukur. Dalam setahun, Anies nampak memberi bukti awal yang cukup meyakinkan. Masih ada waktu empat tahun lagi. Rakyat, khususnya yang hidup di Jakarta, sedang dan terus menunggu bukti selanjutnya. Bagaimana gebrakan Anies untuk memperjuangkan kesetaraan dan keadilan di Jakarta ini di empat tahun kedepan?  Di hati, pikiran, tangan dan keberanian Anies "wong cilik" Jakarta sedang penuh harapan. [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 18/10/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X