Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.213 views

Fa Aina Tadzhabun Persaudaraan Alumni 212 ?

Langkah Tim 11 Alumni 212 bertemu dengan presiden Jokowi di istana Bogor pada hari Ahad lalu telah menuai kontroversi di tengah masyarakat khususnya para alumni yang pernah ikut dalam berjilid-jilid Aksi Bela Islam. Meskipun sudah ada klarifikasi dari Tim 11 terkait kedatangan mereka ke presiden Jokowi namun bola liar kontroversi akibat kedatangan mereka itu sampai sekarang masih terus bergulir khususnya di media sosial.

Media-media mainstream yang selama ini nyinyir dengan Aksi Bela Islam langsung menggoreng isu kedatangan Tim 11 ke Istana Bogor, setelah beredar foto para tokoh umat itu bersama Jokowi. Macam-macam judul berita yang mereka tulis, namun secara umum media serta tokoh-tokoh yang anti dengan Aksi Bela Islam itu melakukan framing terkait peristiwa tersebut.

Dalam klarifikasinya, Tim 11 menegaskan bahwa kedatangan mereka menemui presiden Jokowi merupakan bagian dari upaya mereka menasehati serta memberikan klarifikasi khususnya terkait kriminalisasi ulama serta tokoh-tokoh Islam yang sampai sekarang masih terjadi. Ditambah lagi, menurut Tim 11, apa yang mereka lakukan tersebut merupakan bagian dari Amar Ma'ruf Nahi Munkar kepada penguasa sembari mengutip hadits Afdholu jihad Kulil haq inda sulthoni jair (sebaik-baiknya jihad adalah menyampaikan kalimat kebenaran kepada penguasa dzalim).

Klarifikasi lain yang disampaikan Tim 1 termasuk beredarnya foto mereka bersama Jokowi. Padahal menurut mereka, pihak istana sebelumnya sudah menegaskan bahwa pertemuan tersebut bersih dari wartawan serta liputan media. Namun Tim 11 lupa bahwa agenda presiden itu terjadwal dengan rapih. Jadi walaupun pihak kepresidenan menyatakan bahwa pertemuan sifatnya tertutup dan tidak ada media yang meliput, tetap saja wartawan atau media bisa mengakses jadwal agenda presiden.

Umat Kecewa
Tidak sedikit warganet yang mengecam kedatangan Tim 11 ke istana Bogor. Bagi mereka tidak pantas sekelompok tokoh umat yang di dalamnya juga termasuk ulama, harus menemui seorang penguasa yang selama ini dianggap 'tidak ramah' dan berseberangan dengan umat Islam yang tidak memilih dirinya pada pemilihan presiden 2014 lalu. Bahkan ada yang menuding Tim 11 dari Persaudaraan Alumni 212 itu "masuk angin" sudah berada di ketiak Jokowi ataupun mulai menjilat Jokowi.

Bagi banyak warganet alumni 212, apapun alasan serta klarifikasi yang disampaikan Tim 11 Alumni 212 menemui Jokowi, tidak berarti apa-apa. Di benak mereka saat ini, Tim 11 sudah dianggap berkhianat terhadap perjuangan umat. Manuver Tim 11 menemui Jokowi di saat tahun politik yang sedang memanas ini hanyalah menimbulkan kebingungan dan kekecewaan. Bahkan seorang netizen yang rajin menulis analisa politik di media sosial, Nasrudin Joha, dengan rasa kecewanya menyatakan "Wahai ulama, ketahuilah ! Anda tidak sedang berhadapan dengan rezim ksatria, yang Anda hadapi adalah rezim khianat, pendusta dan dzalim. Anda harus memperhatikan apa yang menjadi tindakan mereka, bukan apa yang terucap apalagi janji yang diikrarkan."

Apa yang disampaikan Nasrudin Joha ada benarnya, mengingat track record Jokowi yang sering berbohong ataupun bermuka dua. Dan kekecewaan masyarakat terhadap manuver Tim 11 juga harus jadi bahan evaluasi serta masukan untuk Tim 11. Jangan sampai umat yang sedang kecewa dengan manuver bertemunya mereka dengan Jokowi, menjadi semakin tidak percaya dengan para tokoh serta ulama yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 tersebut.

Bijak bersikap
Tahun politik seperti saat ini sepertinya memang menuntut kita sebagai seorang Muslim untuk lebih banyak memupuk sikap baik sangka (husnuzhan) dan juga meneliti terlebih dahulu (tabayyun) informasi yang simpang siur beredar di tengah masyarakat. Jangan sampai sikap kritis dan skeptis kita dalam memandang sesuatu malah akhirnya merusak kehormatan dan marwah saudara kita sesama Muslim, apalagi saudara Muslim kita tersebut adalah sekelompok orang alim yang selama ini kita tahu bagaimana kredibilitas serta integritas kepribadiannya.

Di sisi lain, tokoh umat yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 atau di mana pun mereka berada, harus benar-benar berhitung atas manuver apapun yang mereka lakukan terutama manuver itu terkait dengan penguasa yang selama ini dianggap tidak ramah dengan umat Islam. Maka langkah Tim 11 Alumni 212 yang bertemu dengan Jokowi di tahun politik seperti saat ini, jangan sampai terulang lagi. Jangan sampai manuver Tim 11 Alumni 212 itu sendiri yang justru memicu kontroversi dan su'uzhon umat sehingga akhirnya muncul pertanyaan Fa Aina Tadzhabun (Mau Kemana) Persaudaraan Alumni 212? Wallahu a'lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Komandan Militer Kelompok Terkait Al-Qaidah Ditembak Mati Penyerang Tak Dikenal di Idlib

Komandan Militer Kelompok Terkait Al-Qaidah Ditembak Mati Penyerang Tak Dikenal di Idlib

Senin, 24 Sep 2018 19:15

'Nurani Tahanan' Rilis Angka Terbaru Ulama, Intelektual dan Aktivis yang Ditangkap Otoritas Saudi

'Nurani Tahanan' Rilis Angka Terbaru Ulama, Intelektual dan Aktivis yang Ditangkap Otoritas Saudi

Senin, 24 Sep 2018 18:30

Ketua GNPF-Ulama Bantah Pegang Saham Lapindo Brantas

Ketua GNPF-Ulama Bantah Pegang Saham Lapindo Brantas

Senin, 24 Sep 2018 17:51

Hamas Hentikan Pembicaraan Damai Tidak Langsung dengan Israel

Hamas Hentikan Pembicaraan Damai Tidak Langsung dengan Israel

Senin, 24 Sep 2018 17:45

Seminar PUBLIC SPEAKING FOR DA'I bersama Iqbal Fais

Seminar PUBLIC SPEAKING FOR DA'I bersama Iqbal Fais

Senin, 24 Sep 2018 17:20

Reinventing Government dan Indonesia

Reinventing Government dan Indonesia

Senin, 24 Sep 2018 16:37

Mengembalikan Peran Politik Ulama dalam Islam

Mengembalikan Peran Politik Ulama dalam Islam

Senin, 24 Sep 2018 14:35

Islam Bukan Zombie

Islam Bukan Zombie

Senin, 24 Sep 2018 12:34

Alergi Islam Politik, Upaya Mencegah Kebangkitan Islam

Alergi Islam Politik, Upaya Mencegah Kebangkitan Islam

Senin, 24 Sep 2018 10:30

Polisi Bubarkan Deklarasi#2019GantiPresiden di Tangsel

Polisi Bubarkan Deklarasi#2019GantiPresiden di Tangsel

Senin, 24 Sep 2018 09:49

Sambut Hijriah, Masjid Al Ikhlas VGH Bekasi Gelar Donor Darah

Sambut Hijriah, Masjid Al Ikhlas VGH Bekasi Gelar Donor Darah

Senin, 24 Sep 2018 09:37

Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Politisi Demokrat “Taubat” dari Golput, 2019 Berjuang Bersama Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 08:43

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Kepemimpinan Syar'i yang Dinanti

Senin, 24 Sep 2018 08:25

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Hegemoni AS Kembali Mencengkeram Indonesia

Senin, 24 Sep 2018 08:04

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Ini Modal Awal Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Senin, 24 Sep 2018 07:43

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Nyawa Anak Gaza Kembali Syahid (In syaa Allah)

Senin, 24 Sep 2018 07:23

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Dinilai tidak Paham Deklarasi Kampanye

Senin, 24 Sep 2018 06:43

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Peran Ulama dalam Politik untuk Mencerdaskan Umat

Senin, 24 Sep 2018 06:25

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Fenomena Media Sosial Pemicu Perceraian

Senin, 24 Sep 2018 06:24

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Kemarahan dan Peringatan Politisi Demokrat ke Projo

Senin, 24 Sep 2018 05:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X