Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.189 views

Video AADC, Eksperimen Sosial Menepis Salah Paham tentang Cadar

Oleh: Andi Haerani, S.Pd

 “Peluk Saya jika kehadiran Saya membuat Anda merasa aman”.

Demikianlah sebuah tulisan pada genggaman wanita bercadar dalam sebuah cuplikan video berjudul social experiment bertema Ada Apa Dengan Cadar (AADC). Video ini menjadi viral dan berhasil menarik simpati masyarakat umum dan netizen.  Konsep tersebut memancing rasa haru dan peduli.

Nampak dalam video satu persatu masyarakat datang memeluk, utamanya pejalan kaki perempuan memeluk akhwat bercadar yang memegang tulisan tersebut. Sedangkan yang lelaki memeluk sesama lelaki yang bercelana cingkrang dan berjenggot. Tampilan tersebut, dianggap sebagai ciri khas terorisme. Maka aksi itu pun berusaha membantah tuduhan.

“Social experiment ini salah satunya dengan tujuan menyatakan dan memberikan rasa aman bahwa teman-teman yang berniqab, bercadar, pakai celana cingkrang, mereka nggak bisa dikaitkan dengan yang sedang terjadi, nggak bisa kita generalisasi bahwa orang yang bercadar adalah orang yang ‘bermasalah,’” demikian kutipan pernyataan Ahmad Zaki, Kordinator aksi AADC yang dilangsir di detik news.com  pada Ahad, 20 Mei 2018.

Bola panas isu terorime yang kembali mengudara di dunia maya maupun media massa, berhasil memunculkan efek domino ketakutan di tengah-tengah masyarakat. Bukan sekadar takut ledakan bom berikutnya dan rasa cemas pada masyarakat, ada hal lebih buruk daripada itu. Masyarakat  dibuat takut terhadap ajaran Islam atau Islamophobia. Ukhuwah kaum muslim semakin retak. Kerukunan umat antar agama pun semakin renggang. Bukannya hidup rukun saling menghargai, mereka malah saling mencurigai dan mewaspadai.

Adapun sebagian kaum muslim yang masih awam dengan agamanya sendiri, menjadi lebih enggan memperdalam agama Islam. Mereka berpuas hati dan mencukupkan diri dengan memahami agama seadanya dan apa adanya saja. Terbangunlah opini bahwa orang Islam tak perlulah terlalu taat.  Taat agama, iman terlalu tinggi  potensi menjadi bibit teroris. Sel hidup terorisme ada pada mereka yang belajar Islam terlalu  dalam dan memperjuangkan ide Islam kaffah. Benarkah demikian? 

...Bola panas isu terorime yang kembali mengudara di dunia maya maupun media massa, berhasil memunculkan efek domino ketakutan di tengah-tengah masyarakat. Bukan sekadar takut ledakan bom berikutnya dan rasa cemas pada masyarakat, ada hal lebih buruk daripada itu. Masyarakat  dibuat takut terhadap ajaran Islam atau Islamophobia...

Jika benar begitu adanya ajaran Islam, siapa yang meragukan ketaatan para sahabat terhadap Islam? Adakah dalam catatan hidup mereka pernah melakukan aksi teror? Siapa gerangan yang meragukan kesalihan empat imam madzab? Adakah secuil saja dalam catatan hidupnya pernah melakukan tindakan pengrusakan terhadap gereja?

Kesimpulannya, bahwa orang yang taat agama takkan mungkin pernah melakukan aksi teror. Nah, sebaliknya isu ini yang justru memunculkan teror bagi kaum muslim yang ingin taat agama. Mereka menjadi pihak yang dicurigai. Di tengah mayoritas kaum muslim, mereka justru terdikriminasi.

Ajaran Islam sangatlah Indah dengan peraturan yang sangat elok dan meninggikan nilai-nilai kemanusiaan. Islam mengutuk keras kelakuan aksi teror bahkan melawan terorisme. Karena itu, bersikaplah bijak. Yang bercadar atas dorongan agama adalah saudara kita, yang memakai celana cinkrang dan berjenggot atas dorongan agama pun, adalah saudara kita. Tak perlu mereka dicurigai dan diwaspadai. Ketinggian ketaatan takan pernah mengantarkan manusia pada tindakan yang sangat yang salah.

Inilah kesejukan Islam tentang persaudaraan. Bahwa persaudaraan dalam Islam itu senikmat dan sewangi buah utruja. Tatkala menyaksikan saudara kita yang bercadar terdiskriminasi di negeri mayoritas muslim, kita harus merangkul dan membela mereka. Pun saat ajaran Islam dikriminalisasi, letakkanlah keberpihakan kita sebagai seorang muslim selayaknya.

Hiasilahh dunia dengan sikap yang hormat

Dengan cinta dan senyuman

Sebarkanlah diantara insan

Inilah Islam agama perdamaian

Demikianlah kutipan terjemahan lirik lagu berjudul deen Assalam yang juga menjadi backsound video social eksperimental: Ada Apa Dengan Cadar (AADC). Yah, sebab Islam sebagai agama rahmatan lil alamin akan mengupayakan kedamaian di antara warga sipil meski beda agama. Tetaplah hidup rukun sebagai warga negara walau beda keyakinan. Tetaplah menjaga toleransi sebagaimana telah digariskan oleh syariat. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Kordinator Komunitas Guru Muslimah Inspiratif Kab. Gowa

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ternyata, Engkau Alasannya

Ternyata, Engkau Alasannya

Selasa, 21 Aug 2018 19:21

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Selasa, 21 Aug 2018 19:05

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Selasa, 21 Aug 2018 18:35

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 18:05

Tatacara Shalat Iedul Adha

Tatacara Shalat Iedul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 17:55

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Selasa, 21 Aug 2018 17:05

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Selasa, 21 Aug 2018 13:38

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Selasa, 21 Aug 2018 10:54

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Senin, 20 Aug 2018 23:44

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Senin, 20 Aug 2018 23:15

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Senin, 20 Aug 2018 22:35

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Senin, 20 Aug 2018 22:11

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

Senin, 20 Aug 2018 22:00

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Senin, 20 Aug 2018 21:31

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Senin, 20 Aug 2018 21:15

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Senin, 20 Aug 2018 21:00

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Senin, 20 Aug 2018 19:48

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Senin, 20 Aug 2018 18:27

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Senin, 20 Aug 2018 18:00

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Senin, 20 Aug 2018 17:27


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X