Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.980 views

Peran Politik Perempuan

Oleh: Salsabila Maghfoor

(Aktivis Mahasiswa, Anggota ‘Back To Muslim Identity Community’)

Kita semua tentu tahu, bagaimana istimewanya hari ibu yang jatuh setiap taggal 22 Desember kemarin. Dimana-mana orang berlomba memberikan persembahan terbaik untuk ibu mereka. Namun bukan berarti, persembahan dan perlakuan istimewa untuk Ibu hanya diberikan pada satu hari itu saja.

Pada awal sejarahnya sebagaimana yang dilansir oleh Mochammad Iqbal Maulud dalam pikiranrakyat.com (22/12/16), hari ibu di Indonesia konon dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, pada 22-25 Desember 1928. Kongres ini diselengarakan di gedung Dalem Jayadipuran, yang saat ini merupakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta. Pada saat itu, kongres tersebut dihadiri kurang lebih 30 organisasi wanita dari 12 kota berbeda di Jawa dan Sumatra. Dari sinilah kemudian lahir Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Agenda utama Kongres Perempuan Indonesia yang pertama saat itu adalah persatuan perempuan nusantara, peranan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan, peranan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perbaikan gizi, dan lain sebagainya. Kongres Perempuan Indonesia II digelar kambali pada Juli 1935 dengan agenda utama pembentukan BPBH (Badan Pemberantas Buta Huruf) dan menentang perlakuan tidak wajar atas buruh wanita di Lasem, Rembang. Peringatan Hari Ibu sendiri baru ditetapkan secara resmi pada Kongres Perempuan Indonesia III pada 22 Desember 1938 oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden no.316 Tahun 1959.

Dapat kita lihat, bagaimana luar biasanya peran politik perempuan saat itu. Kita bisa melihat juga dalam sejarahnya, bagaimana gigihnya pahlawan perempuan tempo doeloe dalam memainkan peran politiknya untuk mengusir penjajah. Sebut saja Cut Nyak Dien, dengan kepiawaian siasat politiknya akhirnya mampu membuat pihak Belanda kewalahan untuk menangkapnya kala itu. Keteguhan dan keberaniannya telah mampu menewaskan begitu banyak prajurit sekutu. Gambaran sosok perempuan pejuang teladan ada pada beliau. Idealismenya tinggi, tidak mampu diremehkan dengan iming-iming apapun.

Pepatah lama mengatakan, opini perempuan itu sesungguhnya memiliki kekuatan 10 kalinya suara laki-laki. Hal ini tentu harus dipandang sebagai sebuah peluang besar bagi kaum perempuan untuk tergerak menyuarakan opininya atas problematika yang telah menjadi kegalauan bersama, sekaligus merumuskan bahkan menggerakkan arah penyelesaiannya.

Belum lama ini, adanya peristiwa penolakan permohonan Aliansi Cinta Keluarga (AILA) oleh MK terkait uji materi pasal-pasal perzinahan, perkosaan dan cabul sesama jenis, telah membuka mata kita bahwa kaum perempuan masih dan terus bergerak untuk menyuarakan aspirasinya disertai dengan kesadaran politis atas problematika yang ada. AILA sendiri merupakan Aliansi yang membawahi beberapa komunitas yang memang didominansi oleh Ibu-ibu dan kaum perempuan, dimana salah satu alasan lahirnya AILA adalah kegelisahan akan adanya problem moral anak dan keluarga. Sebagaimana dipaparkan oleh ketua AILA, Rita Soebagio, menurutnya problem yang ada hari ini lahir dari disfungsi keluarga. Ayah yang tidak berperan, ibu yang tidak berperan, akhirnya anak yang menjadi korban.

Bila berbicara tentang politik, perlu digaris bawahi makna politik yang sebenarnya dalam Islam adalah riayah syuunil Ummah atau mengurusi urusan Ummat. Aktivitas ini sesungguhnya merupakan aktivitas yang sangat mulia. Bila kita menelaah Sirah Nabawiyah, aktivitas yang paling diperhatikan oleh Rasulullah SAW kala itu adalah soal kepengurusan Ummat. Beliau membagi waktunya untuk mengurus dirinya, keluarganya dan juga Ummat. Namun urusan dirinya juga ternyata dipersembahkan untuk Ummat, artinya beliau tidak lantas sibuk dengan persoalan pribadinya selain apa yang menjadi persoalan Ummat. Bahkan di akhir hayatnya, yang beliau sebutkan adalah Ummati, Ummati dan Ummati. Bukan Sayyidah Aisyah yang ada disampingya, apatah lagi Fathimah putri yang dicintainya.

Kita menyadari betul bagaimana pengaturan Islam dalam aspek hubungan seorang hamba dengan Rabbnya (Hablun minallah) lewat ibadah dan seperangkat aktivitas ruhiyah yang ada, serta hubungan seorang hamba dengan dirinya (Hablun min nafs) soal pengaturan akhlak, manajemen diri, nafsiyah dan lain sebagainya. Namun yang belum banyak diberikan porsi secara penuh adalah soal Islam sebagai politik terkait dengan hubungan seorang hamba dengan hamba yang lain (Hablun min an-naas).

Islam sebagai politik merupakan fenomena yang hari ini nampaknya sedang dijauhkan oleh musuh-musuh Islam agar jangan sampai Islam menjadi kekuatan politik yang akhirnya mendominasi kehidupan dan akhirnya mengancam dominansi mereka yang hari ini kita kenal dengan istilah penjajahan gaya baru (Neo-Colonialism) lewat berbagai lini. Maka diciptakanlah stigmatisasi negatif terhadap Islam, bahwa penyerunya adalah intoleran, radikalis, ekstrimis, berpemikiran konservatif, dan segelintir cap negatif lainnya.

Padahal sejatinya tidak demikian. Porsi Islam sebagai politik adalah untuk menjadi garda terdepan dalam kepengurusan persoalan Ummat dan ini tentu berbeda dengan politik praktis yang hari ini berkembang di tengah-tengah masyarakat, dimana politik adalah sarana untuk mencapai kekuasaan dan pada akhirnya digunakan untuk melanggengkan kepentingan.

Seperti layaknya mata uang, porsi Islam sebagai ajaran spiritual dan politik tentu saja tidak bisa dipisahkan. Kita mesti mengambil pelajaran bagaimana dahulu peradaban Islam akhirnya pernah memimpin peradaban dan melahirkan generasi panutan, salah satunya adalah karena mereka tidak melupakan perannya dalam kancah perpolitikan yang ada.

 

Lantas apa hubungannya dengan kaum perempuan?

Tentu saja ini menjadi PR besar bagi kaum hawa. Ditengah arus opini negatif tentang Islam politik, lengkap dengan monsterisasi dan stigmatisasinya, kaum perempuan harus mengambil peranan di garda terdepan menangkal segala narasi jahat itu.

Perempuan tidak hanya berperan sebagai Ibu yang mengurus rumah tangga, namun juga kaum Ibu yang melek akan fakta kekinian di masyarakat disertai dengan kesadaran penuh sebagai pencetak generasi unggul di  masa yang akan datang. Maka hari Ibu ini yang bila ditilik sejarahnya -lahir dari suatu gerakan politik perempuan, lewat Kongres Perempuan- mestinya juga bisa menjadi momentum yang lebih menyadarkan peranan kaum Ibu dan para perempuan muda zaman now agar terus bergerak dan terpanggil untuk terus mengikuti konstelasi perpolitikan yang ada serta kemudian mampu mengaruskan opini yang benar, melawan segala narasi jahat yang meracuni pemikiran generasi kedepan. Para Ibu dan perempuan yang tidak tinggal Diam ketika melihat kemunkaran dengan nyata dipertontonkan didepannya, yang mempunyai militansi yang kuat terhadap pembentengan generasi.

Dalam Islam, kita tahu tokoh hebat sekaliber Salahuddin Al-Ayyubi yang mampu membebaskan tanah Palestina dari pendudukan Yahudi. Ia tentu tidak lahir dari orangtua yang tidak memiliki visi dan tidak mengikuti konstelasi perpolitikan yang ada. Bahkan dalam banyak cerita yang masyhur di kalangan sejarawan Arab, disebutkan satu kisah pernikahan Najmuddin Ayub dan ibu Shalahuddin Al-Ayyubi yang didasarkan pada kesamaan visi politis yang jelas, mereka menginginkan memiliki keturunan yang mampu menaklukkan Baitul Maqdis

Kegigihan dan kejelasan visi politik harus dimiliki oleh seorang perempuan hari ini. Perempuan bukan hanya sibuk dalam urusan sumur, dapur, dan kasur, melainkan secara luas mampu menjadi penyetir masa depan yang ada lewat perannya, mampu mewarnai lingkungan dengan corak pemikirannya. [syahid/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Sabtu, 22 Sep 2018 00:22

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Jum'at, 21 Sep 2018 20:00

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Jum'at, 21 Sep 2018 19:39

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 18:43

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 17:43

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 16:43

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 15:43

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Jum'at, 21 Sep 2018 14:43

Generasi Yang Hilang

Generasi Yang Hilang

Jum'at, 21 Sep 2018 07:10

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Jum'at, 21 Sep 2018 06:46

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Kamis, 20 Sep 2018 16:45

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Kamis, 20 Sep 2018 15:38

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Kamis, 20 Sep 2018 14:51

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Kamis, 20 Sep 2018 13:54

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Kamis, 20 Sep 2018 13:13


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X