Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.565 views

Ketika Syariat Poligami dan Praktisinya Dibully, Anda Sehat?

Ada 2 istilah syariat yang getol dikriminalisasi oleh musuh Islam saat ini: jihad dan poligami. Jihad sudah jelas alasannya, karena ada kekerasan di sana. Para Muslim minderan itu akan sibuk berdalih bahwa Islam adalah agama penuh damai dan kemudian sibuk menghujat para mujahid. Baiklah kita kesampingkan dulu bab ini. Karena yang sedang ramai di jagad medsos saat ini adalah istilah yang satunya yaitu poligami.

Hal ini dipicu oleh kemunculan salah satu ustaz yang juga figur publik beserta tiga istrinya. Terlihat di beberapa foto dan video yang diunggah betapa rukun dan harmonisnya mereka. Bukannya ikut bahagia, beberapa netizen sibuk bully sana-sini baik terhadap pribadi si ustaz maupun poligami sebagai syariat. Mulai dari becandaan garing yang nggak penting hingga keluar ujaran saru dan ungkapan porno sebagai lampiasan kebencian mereka terhadap poligami.

Tak jarang di antara mereka terang-terangan menuliskan dan menunjukkan sikap untuk memerangi poligami. Mirisnya, mereka memakai simbol muslimah dengan hijabnya untuk menunjukkan betapa bencinya mereka dengan syariat yang satu ini. Di pihak laki-laki, mereka mendaku dirinya sebagai orang yang paham agama dan salih sehingga tidak mungkin orang sekualitas mereka melakukan poligami.

Tak bisa dimungkiri bahwa praktik poligami di masyarakat jauh dari kata ideal. Rumah tangga rusak, anak korban broken home, danperempuan menjadi pihak yang tersakiti dan disakiti menjadi alasan dan senjata untuk menolak syariat poligami. Mereka lupa bahwa fakta yang ada tidaklah bisa dijadikan dalil untuk menghukumi sesuatu.

...Kita sering lupa bahwa saat tidak menyetujui sesuatu, bukannya berargumen dengan baik, kita melakukan bullying sebagai pilihan. Saat tak ada lagi alasan yang pantas dilontarkan, maka ujaran kepornoan dijadikan opsi untuk merendahkan pelaku poligami...

Banyak contoh poligami harmonis andai saja mereka mau membuka diri dengan jujur. Tak perlu juga menjadi dukun dadakan yang seolah pintar menebak isi hati para perempuan yang memilih kehidupan poligami. Toh apa yang mereka jalani tak mengganggu kehidupan perempuan lainnya. Dalam hal ini prinsip yang sering mereka teriakkan, jadi dilanggar sendiri.

Saat ada yang mengingatkan untuk berpakaian menutup aurat, mereka dengan tangkas berkata: urus hidupmu sendiri. Ini tubuh-tubuhku sendiri, toh gak mengganggu orang lain.

Anehnya, standar ini menjadi terlupakan saat berkaitan dengan poligami. Toh mereka pelaku poligami tak minta makan kepada para pembully. Kenal juga tidak, sodara pun bukan. Lalu ngapain juga mereka sibuk dan ramai membully sesuatu yang halal secara syariat dan di depan hukum positif pun diakui keberadaannya meskipun dengan beberapa persyaratan yang ada. Saat kita sibuk sana-sini menolak bullying pada anak-anak, seringkali kita lupa bahwa ternyata dari orang tua sendirilah anak-anak belajar.

Kita sering lupa bahwa saat tidak menyetujui sesuatu, bukannya berargumen dengan baik, kita melakukan bullying sebagai pilihan. Saat tak ada lagi alasan yang pantas dilontarkan, maka ujaran kepornoan dijadikan opsi untuk merendahkan pelaku poligami. Sebetulnya, jangan-jangan isi hati kita sendiri yang penuh iri dengki saat melihat keharmonisan pihak lain dalam hal ini diwakili oleh laki-laki yang beristri tiga. Jangan-jangan meskipun kita keukeuh untuk monogami sebagai dalih kesetiaan, sesungguhnya intern rumah tangga jauh dari kata sakinah.

Bila demikian, maka cukup bisa dimaklumi ketika panasnya rumah tangga kemudian dilampiaskan di dinding medsos. Tak etis sih, tapi mau bagaimana lagi? Karena seringkali tanpa sadar, ketikan jari kita menunjukkan kondisi diri baik disadari ataupun tidak. Bukankah teko hanya mengeluarkan isi sesuai dengan apa yang ada di dalamnya? Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

Sabtu, 24 Feb 2018 05:45

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Jum'at, 23 Feb 2018 20:25

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jum'at, 23 Feb 2018 20:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Jum'at, 23 Feb 2018 18:10


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X