Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.870 views

Semua Partai Sama? Tidak!

Oleh:

Yons Achmad*

 

ADA yang bilang, semua partai sama saja. Kalau yang bicara “orang awam”, tentu wajar saja. Tapi kalau yang bicara aktivis atau mantan aktivis masjid (dakwah kampus), tentu saja menggelikan. Obrolan tentang partai yang sebenarnya sudah tuntas ini kembali mengemuka setelah muncul kabar mantan pendiri PKS, Yusuf Supendi tampil di televisi dan mengkonfirmasi dirinya bergabung dan bahkan menjadi caleg PDIP.

Dalam kasus ini, anggapan semua partai sama saja menemukan faktanya. Hanya saja, kabar baiknya, tak banyak yang berpikiran demikian. Seorang aktivis, atau mantan aktivis masjid yang kemudian masuk ke politik praktis, tentu punya pandangan khas tersendiri terkait dengan ruang kiprah yang digelutinya saat ini. 

Memang, politik itu lentur, tapi prinsip ideologis tak bisa ditawar. Seorang aktivis apalagi tokoh yang pernah bergabung dengan PKS, memang sangat mungkin kemudian bergabung misalnya di partai berbasis Islam seperti PBB, PPP, PKB atau PAN, walau tetap saja dianggap telah “ke luar dari jamaah”. Tapi, bergabung dengan PDIP, tentu boleh dibilang mengejutkan (untuk tak bilang mengecewakan). Sampai ada yang kesal, biar saja sekarang bilang semua partai sama saja, agar kemudian tak bablas, bilang semua agama sama saja. 

Seorang Anis Matta yang dikenal sebagai ideolognya PKS pernah punya pandangan menarik tentang eksistensi partai politik. Dalam bukunya “Gelombang Ketiga Indonesia” (2014), dikatakan bahwa visi partai politik yang mewakili ideologi dan identitasnya harus bisa diturunkan menjadi agenda sehingga pubik dapat dengan jernih membaca arah dan bahkan kepentingan partai politik tersebut. Pandangan Anis Matta itu saya baca begini. 

Atas dasar hal itu, mungkin orang fokus pada agenda atau misalnya slogan membantu “Wong Cilik”. Agendanya barangkali sama, tapi tetap saja prinsip ideologis yang melatarinya berbeda. Itu sebabnya, bagi saya, ketika ada yang bilang semua partai politik itu sama saja, jelas itu kesesatan dalam berpikir. 

Hal ini berbahaya, kenapa? Kelak juga berpotensi misalnya menganggap politik ya politik, tidak ada urusannya dengan agama (dakwah). Artinya apa? Hanya tinggal selangkah lagi menjadi “Sekuler”. Padahal, bagi seorang aktivis masjid, politik dan agama (dakwah) tak bisa dipisahkan. Itu sebabnya, berpindah-pindah partai menjadi problematis ketika dirinya masih punya komitmen yang tinggi terhadap dakwah.

Baik, kita tak boleh menghakimi para “Kutu Loncat”. Mungkin ada yang bilang ingin mewarnai partai lain agar lebih misalnya Islami. Tapi rasa-rasanya, kok seperti mengada-ada.

Cerita tentang “Kutu Loncat” ini memang bukan hal baru. Amien Rais (1987) dalam bukunya “Cakrawala Islam” pernah bertanya pada politikus kiai atau kiai politikus. Dirinya bertanya tentang kepindahannya dari satu parpol ke parpol lainnya. Apakah langkah itu tidak membingungkan umat (pengikutnya). Jawaban mengejutkannya. Katanya, politik itu urusan kehidupan dunia semata dan jelas kehidupan itu hanya main-main dan permainan semata. Sambil fasih menyitir firman Allah dalam Al-quran “Wa ma hadzihil hayatuddunya illa lahwun wa laib” (Tiadalah arti kehidupan dunia ini kecuali main-main dan permainan belaka). 

Dari sini, saya kira memang dunia politik begitu berwarna. Tak hitam putih. Kadang disikapi dengan main-main dan becandaan. Hanya saja, saya kira, persoalan ideologi tetap bukan barang dagangan yang bisa ditawar-tawar. Mungkin, pendapat saya ini dibilang kolot. Tapi, apa boleh buat, setiap orang punya pegangan masing-masing. “Melacurkan” ideologi yang kita yakini, tentu bukan perkara sepele. Sebab, bagi yang percaya, ini menyangkut surga dan neraka.*Kolumnis, tinggal di Depok, Jawa Barat 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Azab Allah untuk Kaum Sodom, Akankah Terulang?

Kamis, 18 Oct 2018 23:53

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Penyusup Taliban Tembak Mati Salah Satu Jenderal Paling Berpengaruh di Afghanistan

Kamis, 18 Oct 2018 22:30

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Serangan Udara AS Secara Keliru Targetkan Militan Komunis Kurdi di Deir Al-Zor

Kamis, 18 Oct 2018 21:45

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Fahri Hamzah Respon Keluhan Jokowi Soal BPJS Kesehatan dan Singgung KIS

Kamis, 18 Oct 2018 18:39

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Untuk ‘’Wong Cilik’’ Anies Menata Jakarta

Kamis, 18 Oct 2018 18:00

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Letnan Saudi Diduga Terlibat Kasus Hilangnya Jamal Khashoggi Tewas dalam Kecelakaan Mobil

Kamis, 18 Oct 2018 17:45

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Istighfar Menangkal Datangnya Bencana

Kamis, 18 Oct 2018 14:29

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Penjaga Masjid Kuno, Selamat Dari Terjangan Tsunami

Kamis, 18 Oct 2018 13:00

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kasus Hilangnya Khashoggi: Penyidik Turki Kembali Lakukan Penggeledahan di Konsulat Saudi

Kamis, 18 Oct 2018 11:30

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kasus Suap Meikarta, Budayawan Bekasi : Mereka Kena Balasan

Kamis, 18 Oct 2018 09:05

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Dua Aktivis Lingkungan Hidup Ditangkap, WALHI Bereaksi Keras dan Singgung Orba

Kamis, 18 Oct 2018 08:37

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Pakistan Hukum Gantung Pria Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 6 Tahun Zainab Fatima Ameen

Rabu, 17 Oct 2018 21:15

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

UEA Sewa Tentara Bayaran Asal AS untuk Bunuh Politisi, Ulama dan jihadis di Yaman

Rabu, 17 Oct 2018 20:35

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Mengkritisi Setahun Anies Memimpin Jakarta

Rabu, 17 Oct 2018 20:00

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Satu Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Terbaru Zionis Israel di Gaza

Rabu, 17 Oct 2018 17:15

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Konsul Jenderal Saudi Mendadak 'Pulang Kampung' Saat Penyelidikan Kasus Hilangnya Khashoggi Meluas

Rabu, 17 Oct 2018 14:15

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

FPI Tasikmalaya: Kaum LGBT yang Terang-terangan adalah Para Bencong Pelacur

Rabu, 17 Oct 2018 13:18


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X