Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.562 views

Menyikapi Kasus Video Mesum Anak Kecil dan Wanita di Bandung

         (Dari Bandung Juara Menuju Indonesia Bahaya Porn Addict)* 

(voa-islam.com), Menyoal pornografi sebetulnya merupakan fenomena yang sudah terjadi sejak lama, saking lamanya banyak diantara kita yang akhirnya menganggap itu hal biasa dan kemudian memilih tak angkat suara. Padahal sampai hari ini, pornografi terus meradang dan bahkan berkembang semakin pesat didukung oleh pesatnya pula perkembangan teknologi. Pelaku dan korban sudah meluas dari kalangan orang dewasa hingga anak-anak di bawah usia, sayangnya perhatian para pemangku kebijakan masih juga dipertanyakan dalam menanggulangi kasus pornografi ini.

Hal yang lebih menyedihkannya lagi adalah saat mengetahui fenomena porn addictini sudah semakin banyak memakan anak sebagai korbannya. Menurut survey yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati tahun 2014 lalu, 92 dari 100 anak kelas 4, 5, dan 6 SD sudah pernah melihat pornografi.

Beberapa hari yang lalu masyarakat dihebohkan dengan tersebarnya berita tentang perbuatan mesum yang dilakukan oleh bocah kecil dengan seorang wanita dewasa yang dikabarkan perbuatannya dilakukan di Bandung. Berita ini tentu membuat semua orang mengelus dada dan menarik nafas panjang setiap yang membacanya. Belum lagi, video perbuatannya pun tersebar luas dan bisa diakses oleh siapa saja. Kasus ini sama sekali bukan berita yang bisa kita anggap biasa kemudian berlalu begitu saja. Sama sekali bukan, berita ini justru menampar kita akan kondisi sosial yang semakin hari bisa saja terus mengancam keadaan anak indonesia.

Dari kasus tersebut kita dapat mengetahui bahwa anak benar-benar telah menjadi korban bahaya pornografi, dan sudah sampai pada tahap adiksi (kecanduan). Hari ini anak bukan lagi menjadi penikmat tontonan-tontonan tidak seharusnya, namun ia sudah menjadi pelaku dari aktifitas porno itu sendiri. Menyedihkan bukan? Begitu kerasnya pornografi dapat merusak sistem otak manusia, sehingga yang terjadi adalah candu berlebih yang membuat fungsi sistem bagian otak dalam tubuhnya sudah tidak dapat dikendalikan lagi, dan memilih untuk melakukan apa yang ia lihat dalam tontonan.

Jika hal ini terus dibiarkan, maka sangat besar pengaruhnya terhadap kehidupan anak saat ia tumbuh dewasa. Mereka akan tumbuh dengan sistem-sistem otak yang sudah tidak mampu lagi menjalankan fungsinya dengan sempurna, sehingga akan sangat mudah melakukan aktifitas-aktifitas yang jauh dari norma karena control system dalam otaknya sudah banyak menoleransi perilaku asusila.

Semakin berkembangnya teknologi dan digital life skill memang menjadi peluang besar bagi para pebisnis pornografi menjadikan anak sebagai target utamanya, bahkan sebuah survey terbaru menyebutkan anak usia 12 tahun hingga 13 tahun rentan kecanduan pornografi melalui internet. Apalagi tujuannya jika bukan merusak cemerlangnya generasi pembangun peradaban bermoral? Lagi-lagi anak menjadi korban lingkungan yang sebenarnya setiap orang bisa saja dimintai pertanggung jawabannya karena telah menciptakan lingkungan yang tidak kondusif untuk keberadaan anak di sekitarnya.

Melihat kondisi ini, masyarakat harusnya membuka mata dan memiliki kesadaran penuh akan perannya sebagai pendidik dimanapun ia berada. Setiap orang adalah pendidik bagi lingkungannya, yang mana ia memiliki tanggung jawab untuk melakukan berbagai macam edukasi terhadap lingkungannya, dalam hal ini khususnya terhadap pendidikan anak.

Kita sebagai orang dewasa harus terus membuka mata, membangun kepekaan diatas rata-rata, serta menjadi automatic monitorsegala aktifitas yang dilakukan oleh anak. Merintis diri menjadi pelopor dalam membangun lingkungan ramah anak yang dapat mengedukasi dan membangun circle valuesebagai pondasi pendidikan anak, agar kemudian anak tidak lagi direnggut haknya dan diarahkan menuju fitrahnya.

 

Bandung, 9 Januari 2018

E. Huzaematul Badriah Kadiv. Pembina dan Pembinaan Kader Tunas Koorpus PII Wati Periode 2017-2020 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Tak Gentar, Ini Kicau Santum Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Tak Gentar, Ini Kicau Santum Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Kamis, 19 Jul 2018 12:11

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Kamis, 19 Jul 2018 12:09

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

Kamis, 19 Jul 2018 11:47

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Kamis, 19 Jul 2018 11:32

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Kamis, 19 Jul 2018 11:09

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Kamis, 19 Jul 2018 10:42

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Kamis, 19 Jul 2018 10:37

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Kamis, 19 Jul 2018 10:31

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Kamis, 19 Jul 2018 10:09

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Kamis, 19 Jul 2018 09:57

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

Kamis, 19 Jul 2018 08:31

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kamis, 19 Jul 2018 07:34

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Rabu, 18 Jul 2018 20:20

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Rabu, 18 Jul 2018 20:05

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Rabu, 18 Jul 2018 19:45

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Rabu, 18 Jul 2018 18:37

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Rabu, 18 Jul 2018 17:43

Korupsi Menjerat Korban

Korupsi Menjerat Korban

Rabu, 18 Jul 2018 17:05

Namanya

Namanya "Dijual" Parpol untuk Dulang Suara, Novel Baswedan: Itu Keterlaluan

Rabu, 18 Jul 2018 16:43

Cabut Subsidi Tabung Melon, Solusi atau Ilusi?

Cabut Subsidi Tabung Melon, Solusi atau Ilusi?

Rabu, 18 Jul 2018 15:59


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X