Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.554 views

COVER STORY Juli: PNS Eks HTI Diancam Dipecat dan Dicabut Status WNI, Apakah Ini Persekusi?

JAKARTA (voa-islam.com)--Meski Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah resmi dibubarkan pemerintah, namun bukan berarti persoalan selesai. Banyak pihak yang merasa belum puas jika HTI hanya sekadar dibubarkan. Tapi menginginkan agar eks anggota HTI juga diberi sanksi.

Di beberapa instansi negara, ada keinginan agar eks HTI yang menjadi PNS untuk diberi sanksi. Misalnya Kementerian Riset dan Teknologi, dan Pendidikan Tinggi berencana melakukan pemecatan kepada dosen atau pegawai di PTN yang terlibat di HTI.

"Mereka bisa dikenai sanksi administrasi, kalau tidak mau kembali ke Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kami mengimbau dulu, akan persuasif dulu," ujar dia kepada wartawan baru-baru ini.

Sementara, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo juga telah menginstruksikan kepada setiap kepala daerah untuk memantau keterlibatan PNS dalam organisasi anti-Pancasila.

Tjahjo mengatakan bahwa pihaknya punya wewenang membuat tindakan tegas untuk memecat PNS yang terlibat ormas anti-Pancasila. Terutama bagi mereka yang sulit diajak kembali kepada Pancasila. Bagi yang mau terima, maka ancaman pemecatan tak berlaku.

Selain itu, usulan ekstrim disampaikan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot mengusulkan agar PNS yang terlibat organisasi anti-Pancasila seperti HTI untuk dicabut kewarganegaraannya.

"Kami usulkan dicabut kewarganegaraannya sekaligus gitu. Makanya yang mau ke Suriah di sana terus lah," kata Djarot di Balai Kota DKI, Senin, 24 Juli 2017.

Djarot menilai, PNS yang tidak sepaham dengan ideologi Pancasila tidak pantas menjadi seorang PNS. Ia menyarankan agar PNS yang anti Pancasila untuk pindah kerja, juga negara. 

"Kalau dia punya ideologi lain ya silahkan mana negara yang punya ideologi yang sesuai dengan dia, pindah saja. Sekalian gitu lho, jadi kan jelas komitmen ideologis kita," ujarnya.

Usman Hamid, Direktur Amnesti Internasional Indonesia mengatakan bahwa apa yang dilakukan instansi negara dengan menebar ancaman kepada eks anggota HTI sangat berlebihan.

"Itu kalau jadi tindakan pemaksaan dan perlakuan sewenang-wenang itu bisa menjadi bullying, persekusi, dan bisa membahayakan jiwa orang tersebut," kata Usman, Selasa (25/7/2017) seperti dikutip dari CNN Indonesia

Hal senada juga diungkapkan Din Syamsudin, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah. "Itu kebijakan yang eksisif melampaui batas, kita ingatkan, satu jangan kemudian merambah ke mana-mana, mungkin ada Ormas lain nanti ya seperti ada anggota pendukung, simpatisan jangan lupa ini berhubungan dengan pikiran," tutur Din di Jakarta, Selasa (25/7).* [Dbs/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Jum'at, 18 Aug 2017 15:40

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Jum'at, 18 Aug 2017 13:32

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Jum'at, 18 Aug 2017 13:24

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Jum'at, 18 Aug 2017 11:12

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Jum'at, 18 Aug 2017 10:57

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Kamis, 17 Aug 2017 22:13

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Kamis, 17 Aug 2017 21:31

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

Kamis, 17 Aug 2017 20:52

Perjuangan Melawan 'Penjajahan'  Harus Dilanjutkan

Perjuangan Melawan 'Penjajahan' Harus Dilanjutkan

Kamis, 17 Aug 2017 18:42

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Kamis, 17 Aug 2017 16:49

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Kamis, 17 Aug 2017 15:35

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Kamis, 17 Aug 2017 15:04

Sudahkah Kita

Sudahkah Kita "Merdeka"?

Kamis, 17 Aug 2017 13:16

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Kamis, 17 Aug 2017 12:50

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 17 Aug 2017 12:32

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Kamis, 17 Aug 2017 11:56

72 Tahun Indonesia Merdeka, Sejarawan Muslim: Umat Islam Harus Rapatkan Barisan Jangan Terprovokasi

72 Tahun Indonesia Merdeka, Sejarawan Muslim: Umat Islam Harus Rapatkan Barisan Jangan Terprovokasi

Kamis, 17 Aug 2017 10:23

Sebab Anak Soekarno, Megawati Terpilih sebagai Dewan Pengarah UKP-PIP, Politisi: Apakah Pancasilais?

Sebab Anak Soekarno, Megawati Terpilih sebagai Dewan Pengarah UKP-PIP, Politisi: Apakah Pancasilais?

Kamis, 17 Aug 2017 09:53

FPMI Jawa Barat: Cabut Perppu Ormas, Tolak Rezim Represif

FPMI Jawa Barat: Cabut Perppu Ormas, Tolak Rezim Represif

Kamis, 17 Aug 2017 09:50

Menikmati Sensasi Kopi Khas Aceh dengan Nuansa Vintage di Sitti Kawwa Coffee and Snack

Menikmati Sensasi Kopi Khas Aceh dengan Nuansa Vintage di Sitti Kawwa Coffee and Snack

Kamis, 17 Aug 2017 09:09


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X