Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.688 views

Hukum Ngumpulin Infak Saat Khutbah Jum'at

Soal:

Assalam ‘Alaikum... Bagaimana hukumnya di saat khutbah Jum’at masih ada kegiatan ngumpulin infak. Semoga Berkah.

Jawab:

Wa’alaikumus Salam Warahmatullah, Al-Hamdullillah, shalawat dan salam atas Rasulillah, keluarga dan para sahabatnya.

Menyimak khutbah Jum’at yang disampaikan imam hukumnya wajib. Yakni jamaah diam dan mendengarkan khutbah tersebut dengan seksama. Tidak boleh melakukan hal-hal yang bisa memalingkan konsentrasi dari mendengarkan khutbah; seperti berbincang-bincang sendiri, sibuk mengakses Hand Phone, mengambil dan menyerahkan infak, dan aktifitas semisalnya.

[Baca: Sibuk Edarkan Kotak Infak Saat Khutbah Akibatkan Juma'atan Sia-sia]

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

"Barangsiapa berwudlu, lalu memperbagus (menyempurnakan) wudlunya, kemudian mendatangi shalat Jum'at dan dilanjutkan mendengarkan dan memperhatikan khutbah, maka dia akan diberikan ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan pada hari itu sampai dengan hari Jum'at berikutnya dan ditambah tiga hari sesudahnya. Barangsiapa bermain-main krikil, maka sia-sialah Jum'atnya." (HR. Muslim)

Imam Al-Nawawi rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Shahih Muslim, "dalam hadits tersebut terdapat larangan memegang-megang krikil dan lainnya dari hal yang tak berguna pada waktu khutbah. Di dalamnya terdapat isyarat agar menghadapkan hati dan anggota badan untuk mendengarkan khutbah. Sedangkan makna lagha (perbuatan sia-sia) adalah perbuatan batil yang tercela dan hilang pahalanya."

Diriwayatkan dalam Shahihain, dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

"Jika engkau berkata pada temanmu pada hari Jum'at, "Diamlah!", sewaktu imam berkhutbah, berarti kemu telah berbuat sia-sia." (Muttafaq 'Alaih, lafadz milik al-Bukhari)

Al-Hafidh Ibnu Hajar dalam Fathul Baari berkata, "dalam hadits ini, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah menetapkan bahwa memerintahkan diam saat khutbah adalah bentuk lahwun, walaupun bentuknya perintah yang ma'ruf dan melarang dari yang munkar. Hadits ini juga menunjukkan bahwa setiap perkataan yang mengganggu dari mendengarkan khutbah, hukumnya lahwun. Dan bila ingin memerintahkan diam orang yang bicara, dengan isyarat."

Beliau menambahkan, “Hadits di atas dijadikan dalil larangan terhadap seluruh macam perkataan pada saat khutbah, dan demikian itu pendapat mayoritas ulama terhadap orang yang mendengarkan khutbah.”

Sedangkan makna laghauta, menurut Imam al Shan'ani dalam Subulus Salam, ". . . makna yang paling mendekati kebenaran adalah pendapat Ibnul Muniir, yaitu yang tidak memiliki nilai baik. Adapula yang mengatakan, (maknanya) batal keutamaan (pahala-pahala) Jum’atmu dan nilainya seperti shalat Dhuhur.”

Dari Ibnu 'Abbas Radliyallah 'Anhu bercerita, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ تَكَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَهُوَ كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا وَاَلَّذِي يَقُولُ لَهُ : أَنْصِتْ لَيْسَتْ لَهُ جُمُعَةٌ

"Siapa yang berbicara pada hari Jum'at, padahal imam sedang berkhutbah, maka dia seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Dan orang berkata kepada (saudara)-nya, 'diamlah!', tidak ada Jum'at baginya." (HR. Ahmad, dengan sanad la ba-tsa bih).

Maksud dari penyerupaan orang yang berbicara saat imam berkhutbah dengan keledai yang membawa kitab yang tebal-tebal adalah karena dia tidak mendapat manfaat yang besar, padahal dia telah susah-susah datang dan capek untuk sampai ke masjid.

Sedangkan Makna "tidak ada Jum'atan baginya" berarti dia tidak mendapatkan Jum'at secara sempurna. Nilai Shalat Jum'atnya seperti shalat Dzuhur. (lihat Fathul Baari: II/184 dan Subulus Salam: III/172)

Mengedarkan kotak infak saat Imam berkhutbah

Dari ulasan di atas, sangat jelas sikap yang harus dilakukan oleh Jama'ah Jum'ah, yaitu diam dan mendengarkan khutbah yang disampaikan imam dengan seksama. Sehingga dia bisa mengambil manfaat dari khutbah yang disampaikan. Jangan dia berbicara kepada kawannya atau melakukan perbuatan yang bisa mengganggu dari mendengarkan dan memperhatikan khutbah.

Fenomena kebanyakan masjid, kotak amal/kotak infaq diedarkan saat imam naik mimbar dan khutbah sedang berlangsung. Ini adalah kesalahan besar, karena mengganggu kekhusyu'an dalam mendengarkan khutbah.

Di sebagian masjid, kotak amal diedarkan oleh petugas. Ia berdiri saat khutbah kedua untuk menjalankan kotak amal kepada Jama'ah, shaff demi shaff. Maka ia telah melakukan kesalahan besar, tapi merasa telah berbuat kebaikan.

Dalam hal ini, kesalahan bukan hanya dilakukan oleh petugas tadi. Orang yang berinfaq juga melakukan kesalahan, karena melakukan kegiatan yang menyibukkan dari memperhatikan khutbah. Ia memasukkan tangannya ke saku, mengeluarkan uang, dan memasukkannya ke kotak amal. Ini adalah perbuatan sia-sia yang dilarang pada saat imam berkhutbah.

Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengusap-usap kerikil, maka ia telah melakukan yang sia-sia."

Jika sekedar mengusap-ngusap kerikil atau tikarnya saja dinilai sia-sia, lalu bagaimana dengan orang yang berdiri mengedarkan kotak infak atau sibuk memindahkan atau menjalankannya ke sampingnya? Lalu bagaimana juga dengan kondisi orang yang sibuk mengambil uang di sakunya, mengeluarkannya, lalu memasukkan ke kotak amal? Tentu jauh lebih dianggap sia-sia. (Syaikh Wahid Abdul Salam Bali dalam Al Kalimaat al Naafi'ah fi Akhtha' al Sya-i'ah -diterjemahkan dengan 474 Kesalahan Umum dalam akidah dan Ibadah beserta koreksinya- hal. 349)

Jadi, memutar kotak amal pada saat shalat jum’at di saat imam berkutbah hukumnya tidak boleh, karena mengganggu seseorang dari mendengarkan dan memperhatikan  khutbah. Akibatnya, orang yang melakukan kesalahan ini akan kehilangan keutamaan shalat Jum'at. Ibadah Jum'atnya seperti melaksanakan shalat dzuhur.

Sebagai gantinya, kotak amal bisa diletakkan di samping pintu sehingga setiap orang yang ingin bersedekah bisa memanfaatkannya, baik sebelum khutbah dimulai atau sesudah shalat. Wallahu a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

  • Dijawab: Badrul Tamam
  • Kirimkan tulisan atau pertanyaan ke [email protected] atau 087781227881 (SMS/WA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

SOHR: Serangan Udara Rezim Assad di Kamp Yarmuk Tewaskan 6 Warga Sipil

Rabu, 25 Apr 2018 21:00

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Hadiri, 'Menjadi Keluarga Sakinah di Zaman Fitnah' Bersama Ust. Oemar Mita

Rabu, 25 Apr 2018 20:51

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

[VIDEO] Prosesi Pelepasan Jenazah Asy Syahid Dr Fadi Al-Batsh

Rabu, 25 Apr 2018 20:50

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Polisi Malaysia Rilis Foto Salah Satu Tersangka Pembunuh Ilmuan Palestina

Rabu, 25 Apr 2018 20:36

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

[VIDEO] Tim 11 Ulama Alumni 212 Ungkap Hasil Pertemuan Tertutup dengan Jokowi

Rabu, 25 Apr 2018 20:31

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Pembunuhan Kepala Politik Saleh Al-Sammad Kemunduran Besar Bagi Pemberontak Syi'ah Houtsi

Rabu, 25 Apr 2018 20:05

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

DDII: Anjuran Pilih Orang Islam di Masjid Tidak Masalah

Rabu, 25 Apr 2018 19:06

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

UBN: Dakwah Politik Islam Di Masjid Boleh

Rabu, 25 Apr 2018 19:01

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Ketua DDII Jabar Setuju Jangan Politisasi Masjid Jika Maknanya Seperti Ini

Rabu, 25 Apr 2018 16:57

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Taliban Umumkan Ofensif Musim Semi Baru, Disebut Operasi Al-Khandaq

Rabu, 25 Apr 2018 16:30

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Jangan Tabu Membahas Politik di Masjid

Rabu, 25 Apr 2018 14:09

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

[VIDEO] Terima Kasih Donatur. 130 Hidangan Maidaturrahmah 13 April 2018 telah diibagikan

Rabu, 25 Apr 2018 13:12

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Rabu, 25 Apr 2018 11:03

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

SoA: Pembunuhan Dr Fadhi Ungkap Sejatinya Israel

Rabu, 25 Apr 2018 10:58

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Wakil DPD RI Ingatkan Kondisi Keamanan Jelang Pilkada Serentak

Rabu, 25 Apr 2018 09:44

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Mesir Izinkan Jenazah Ilmuan Palestina Dikembalikan ke Gaza Lewat Perbatasannya

Rabu, 25 Apr 2018 09:35

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Politisasi Masjid Harus Dijelaskan Dulu Maknanya

Rabu, 25 Apr 2018 09:13

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

MUI: Jangan Sampai Antipolitisasi Masjid Guna Lancarkan Kampanye Politik di Rumah Ibadah Non-muslim

Rabu, 25 Apr 2018 08:49

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Pemerintah akan Datangkan Dosen Asing dengan Gaji Rp. 39-65 Juta

Rabu, 25 Apr 2018 08:15

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Diduga Tidak Adil, PP KAMMI: Copot Direktur Utama PT Telkom Indonesia

Rabu, 25 Apr 2018 08:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X