Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.108 views

TOLAK REKLAMASI 1: Reklamasi Itu Comberan Raksasa, Ini Temuan Peneliti Belanda

RUBRIK COUNTER FAITH 

Sahabat Voa Islam, Rubrik Intelligent Leak kali ini kembali menuangkan cerita berseri yang kerap tak diberitakan media nasional arusutama, demi rakyat dan pribumi yang telah berkorban jiwa, raga, darah dan nyawa, Voa Islam kembali hadirkan Berita Berseri Tentang : REKLAMASI (1)

=============================================

Sahabat Voa Islam yang di Rahmati Allah Subhanahu Wa Taala...

Reklamasi terus menerus menjadi isu yang bergulir ditengah warga ibukota, pasalnya bukan hanya kesewengan yang kentara, akan tetapi masalah hukum yang ugal-ugalan menjadi salah satu dari sekian ragam celoteh rakyat.

Kali ini Voa-Islam mengupas dari sudut pandang yang cenderung berbeda, apa pasal? 

Tak lain perbedaan sudut pandang yang diungkap, namun jika masalah ini diungkap rasanya tak mungkin lagi kita mampu mengelak.

Seorang peneliti asal Belanda mengungkapkan bahwa, reklamasi yang terus dibangun di selat Jakarta ini ternyata menyimbang COMBERAN RAKSASA, penulis itu adalah Simon A. van der Wulp a,⁎, Larissa Dsikowitzky b, Karl Jürgen Hesse a, Jan Schwarzbauer

Mari kita mulai... eng ing eng...

=============================================

Peneliti Belanda: COMBERAN RAKSASA itu BERNAMA REKLAMASI

Ismail Fahmi menulis pada akun media sosial Facebook miliknya, (26/10/2010) Ia mengunggah Paper terbaru, lumayan gres, tahun 2016. Tentang simulasi numerik limbah nitrogen yang dilepaskan oleh 13 sungai ke Teluk Jakarta, yang terakumulasi karena reklamasi dan Giant Sea Wall.

Jurnal peer-reviewed. Internasional. Dipublish oleh Elsevier. Ditulis oleh bule Jerman dan temen2nya, van der Wulp. Moga-moga ini menjawab kebutuhan teman2 yg butuh artikel di jurnal internasional.

ARTIKEL JURNAL

Master Plan Jakarta, Indonesia: The Giant Seawall and the need for structural treatment of municipal waste water
Simon A. van der Wulp a,⁎, Larissa Dsikowitzky b, Karl Jürgen Hesse a, Jan Schwarzbauer

Marine Pollution Bulletin, 2016.

http://dx.doi.org/10.1016/j.marpolbul.2016.05.048

HASIL PERHITUNGAN DAN SIMULASI

Buat yang ndak sempat baca, atau ndak bisa download, atau tidak biasa baca paper, ini dibuat summary bagian-bagian pentingnya.

Jadi, dalam simulasi itu ada 4 kondisi, yaitu:
- tanpa reklamasi dan GSW
- fase A, ketika pulau-pulau reklamasi dibangun
- ketika Giant Sea Wall dibangun, dan reservoir barat ditutup
- ketika reservoir timur ditutup

Yang diukur adalah kandungan nitrogen, fosfor, dan DEET (N,N-diethyl-m- toluamide, a molecular tracer for municipal waste water).

Hasilnya? Lihat gambar sendiri. Semakin merah warnanya, semakin besar kandungannya. Merah banget? Artinya itu udah jauuuuuh di atas ambang batas.

 

Akibatnya?

Makin banyak kandungan limbah di atas, maka akan muncul disaster... algae blooms... Air jadi hijau, penuh algae, ikan mati, air bau.. persis comberan. Tapi ini raksasa.

Itu terjadi kalau limbah dari sungai tidak diolah dengan baik sebelumnya. Namun, menurut paper tersebut, teknik pengolahan limbah paling canggih pun paling state of the art, hanya mampu mencapai 80% efisiensi.

Artinya? Limbah masih tetap lewat ke teluk, terakumulasi. Dan karena tidak bisa keluar dari GSW dengna kecepatan super besar, maka akan bertambah terus dan terus. Dan akan tetap meningkatkan kadar benda-benda di atas.

Kalau sudah begitu, 170 triliun kontribusi buat DKI tidak ada artinya. Ongkos operasional, pembersihan, maintenance, belum termasuk kerugian ekosistem, nelayan, ekonomi, dll.. jauuuuh lebih besar dari itu.

 

(lihat gambar terakhir, dari konsep NCICD, dimana air harus dibuang ke laut pake pompa raksasa, namun air di dalam GSW tidak dicuci)

Kalau sudah begitu, 170 triliun kontribusi buat DKI tidak ada artinya. Ongkos operasional, pembersihan, maintenance, belum termasuk kerugian ekosistem, nelayan, ekonomi, dll

KESIMPULAN

Kita mau ambil resiko ini? Siapa yang rugi? Siapa yang untung?

SOLUSI LAIN APA?

Resiko paling kecil adalah kondisi (a), tanpa reklamasi dan tanpa GSW. Tapi Jakarta kan turun terus daratannya? Solusinya apa?

Lihat di PPT hasil kajian Dr Muin. Cocok dengan paper ini. Kondisi (a) yang dipilih, dengan memasang tanggul di sepanjang pantai.

KONSEP NCICD

Gambar yang saya sertakan di bagian akhir adalah dari konsep NCICD, dengan keterangan tambah dari Dr. Muslim Muin.

Tampak bahwa air di dalam GSW (outer seawall), sebenarnya air kotor dari buangan 13 sungai. Air ini tidak dicuci. Kalau tanpa GSW, secara alamiah air dicuci oleh arus laut, sehingga secara alamiah akan bersih. Air kotor tersebut bertambah terus menerus, yg mengakibatkan teluk jakarta menjadi comberan raksasa.

Ini berbeda dengan konsep NCICD, yang mengatakan bahwa air ini 'fresh water', sumber air minum bagi penduduk Jakarta. Sebaliknya, hasil simulasi di atas berbeda 180 derajat dengan klaim NCICD ini, bahwa air ini lama-lama memiliki tingkat nitrogen, forfor, dan DEET yang luar biasa tinggi, di atas ambang batas aman. Bukannya jadi sumber air minum, malah mengalami 'algae blooms', hijau dan bau serta mematikan.

Lihat juga pompa raksasa yang harus membuang air dibalik GSW ke laut lepas. kalau pompa mati, jakarta akan tenggelam. Kalau dipompa terus, teluk jakarta akan kehabisan air, sehingga jadi kering.

Kalau air teluk jadi kering, PLTU Muara Karang akan mati, kekurangan air, shg harus dipindahkan.

Coba hitung berapa besar ongkos yang harus dibayar untuk mengoperasikan GSW ini, dan berapa kerugian yang ditimbulkan?

bersambung... 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/10/2018 10:17

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit