Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.711 views

Dosen UI Rocky Gerung: Hoax Terbaik Adalah Hoax Versi Penguasa 

JAKARTA (voa-islam.com) - Maraknya gejala penutupan situs media Islam di awal tahun 2017 ditanggapi beragam reaksi, tak luput juga dari perhatian Dosen filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung yang menilai reaksi pemerintah menghadapi informasi palsu malah tidak sama sekali menyentuh akar masalah. 

Hoax dalam pandangannya adalah sebuah gejala: bahwa ada sesuatu yang bergejolak dalam opini publik yang tidak sanggup dikedalikan oleh pemerintah.

"Kalau legitimasi pemerintah kuat, orang tidak akan sebar berita palsu. Tapi begitu legitimasi melemah, oposisi akan mengekspoitasi kerentanan itu dengan memproduksi hoax. Berarti sinyal 'hoax' adalah krisis legitimasi di otoritas. Itu yang harusnya diperbaiki," katanya.

Dia mencontohkan bagaimana pemerintah merespons isu 10 juta tenaga kerja asing asal Cina. Dalam sebuah kesempatan, Joko Widodo menepis angka itu dan mengatakan jumlah yang benar adalah 21.000 sedangkan di kesempatan lain Menkopolhukam menyebut jumlahnya 12.000.

Mana yang harus jadi acuan?

Kegagapan sistem informasi pemerintah inilah yang menjadi kesempatan timbulnyahoax, menurut Rocky. 

"Pemerintah harus cukup beradab untuk mengerti bahwa peredaran lalu lintas informasi membutuhkan filter pertama, yaitu kecerdasan publik. Dan kecerdasan publik itu bukan urusan pemerintah untuk mengatur," katanya.

Melawan hoax dengan mengontrol informasi memberi kesan bahwa negara menjadi totaliter dalam urusan opini publik. "Dan itu buruk, bahwa negara menjadi penjamin kebenaran." Mengapa? Karena secara teoritis, Rocky Gerung melihat pemerintah di banyak negara doyan melakukan rekayasa informasi untuk menjaga legitimasinya. Atau dalam kata-kata yang dicuitkannya sendiri dia menyimpulkan, "hoax terbaik adalah hoax versi penguasa.

Peralatan mereka lengkap: statistik, intelijen, editor, panggung, media..." Bagaimana bisa kita bisa percaya dengan negara dalam soal kebenaran?

'Editor bagi diri sendiri' Satu hal yang bisa dilakukan oleh tiap individu mungkin sudah tertuang dalam tulisan Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam bukunya 'Blur: Bagaimana mengetahui kebenaran di era banjir informasi' yang dalam bahasa Inggris telah diterbitkan pada 2010 dan dialihbahasakan oleh Dewan Pers pada 2012 lalu.

Anda tidak bisa menaruh kepercayaan pada media, pemerintah, apalagi produsen berita palsu. Adalah Anda yang kini bertanggung jawab menjadi 'editor' bagi Anda sendiri dalam serbuan informasi.

Buku itu berpendapat bahwa jurnalisme tidak lagi relevan berperan sebagai 'penjaga pintu' karena "pers hanya menjadi satu di antara banyak media penghubung." 

"Kita menjadi editor, penjaga pintu, dan pengumpul berita untuk diri sendiri," begitu dalam bahasa yang dituangkan Kovach dan Rosenstiel. Tapi untuk menjadi 'editor' Anda harus menguasai apa yang disebut sebagaitradecraft, keterampilan yang "berfokus pada bagaimana menimbang informasi dari pers dan sumber lain sehingga orang bisa menjadi peserta, bukan korban di era baru informasi."

Dengan banyaknya saluran berita yang saling berkompetisi dan banyaknya laporan berat sebelah, sambung mereka, kita harus memakai beberapa keterampilan diagnosis ini untuk diri sendiri sehingga setidaknya bisa mengenali mana jurnalisme baik dan mana yang buruk.

"Bagaimanapun juga, banyak dari kita yang bisa berbuat lebih banyak: menjadi editor untuk diri sendiri, pengolah informasi mandiri."

Sejumlah poin yang dikemukakan dalam buku itu misalnya mengulas sejumlah pemikiran skeptis yang harus dipikirkan setiap pembaca ketika menemui konten dari mana saja.

Misalnya: Jenis konten apa yang saya temui? Opini, berita, kolom?Apa informasinya komplit; jika tidak apa yang kurang?Siapa dan apa sumbernya, dan kenapa saya harus mempercayai mereka?Apa bukti yang disuguhkan, bagaimana menguji atau membuktikannya?Apa yang bisa menjadi penjelasan atau pemahaman alternatif?Apakah saya telah mempelajari apa yang perlu saya pelajari? [KONFRONTASI/mr/bbc]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Terdakwa Penista Agama, Ahok Tidak Dipenjara karena Ini

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Kompetisi Global Menjadi Konspirasi, Indonesia Target Empuk

Selasa, 17 Jan 2017 23:11

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Kemenristek Kembangkan Pesawat tanpa Awak untuk Jaga Perbatasan

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Benarkah Pecalang Bali Lempari Rumah Umat Islam di Bali?

Selasa, 17 Jan 2017 21:11

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Mengapa Massa FPI yang Sedang Mengawal Imam Besarnya Malah Diserang?

Selasa, 17 Jan 2017 19:50

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

API Jabar: Polisi Biarkan Masa GMBI Serang Ulama dan Santri

Selasa, 17 Jan 2017 19:31

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Tumpang Tindihnya Peraturan Pemerintah untuk BUMN, Ini Salah Satunya

Selasa, 17 Jan 2017 19:11

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Anggota DPR RI Ungkap Fakta-Fakta Kapolda Jabar Terlibat dalam Bentrok GMBI dengan FPI

Selasa, 17 Jan 2017 17:24

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Tersangka Utama Pelaku Penyerangan di Klub Malam Reina Dilatih di Afghanistan

Selasa, 17 Jan 2017 17:15

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Pemblokiran Media Islam Wujud Ketakutan yang Berlebihan

Selasa, 17 Jan 2017 16:34

Wakil Ketua DPR: Habib Rizieq Sosok yang Terbuka untuk Berdialog, Cap Intoleran Tidak Fair

Wakil Ketua DPR: Habib Rizieq Sosok yang Terbuka untuk Berdialog, Cap Intoleran Tidak Fair

Selasa, 17 Jan 2017 16:06

Adian Husaini: Para Founding Fathers Mencitakan Indonesia Negara Tauhid

Adian Husaini: Para Founding Fathers Mencitakan Indonesia Negara Tauhid

Selasa, 17 Jan 2017 13:08

Polisi Pelaku Pembunuhan Dubes Rusia Dimakamkan Tanpa Papan Nama

Polisi Pelaku Pembunuhan Dubes Rusia Dimakamkan Tanpa Papan Nama

Selasa, 17 Jan 2017 12:05

Kapolri Nilai Ada Pihak Manfaatkan MUI untuk Keluarkan Fatwa yang Mengancam Kebhinekaan

Kapolri Nilai Ada Pihak Manfaatkan MUI untuk Keluarkan Fatwa yang Mengancam Kebhinekaan

Selasa, 17 Jan 2017 11:59

Hud-hud, Situs Islam dan Kebijaksanaan Pemimpin

Hud-hud, Situs Islam dan Kebijaksanaan Pemimpin

Selasa, 17 Jan 2017 11:06

Lazis Dewan Dakwah Jenguk Pengungsi Suriah

Lazis Dewan Dakwah Jenguk Pengungsi Suriah

Selasa, 17 Jan 2017 10:51

Islamic State (IS) Potong Jalur Pasokan ke Bandara Militer Rezim Assad di Deir Al-Zor

Islamic State (IS) Potong Jalur Pasokan ke Bandara Militer Rezim Assad di Deir Al-Zor

Selasa, 17 Jan 2017 10:30

Pemuda Muhammadiyah: Pihak Ahok Buat Persidangan Tidak Fokus dan Bertele-tele

Pemuda Muhammadiyah: Pihak Ahok Buat Persidangan Tidak Fokus dan Bertele-tele

Selasa, 17 Jan 2017 09:09

Polisi Turki Tangkap Pelaku Penembakan di Klub Malam Reina Istanbul

Polisi Turki Tangkap Pelaku Penembakan di Klub Malam Reina Istanbul

Selasa, 17 Jan 2017 08:06

Wahai Orang Tua, Usia Dini Waktu Emas untuk Buah Hati

Wahai Orang Tua, Usia Dini Waktu Emas untuk Buah Hati

Selasa, 17 Jan 2017 07:56


Must Read!
X