Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.792 views

Bahaya! Kebijakan Bebas Visa, WNA Masuk Indonesia Tanpa Filterisasi

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Adanya kebijakan bebas visa untuk warga asing dari 169 negara yang akan datang ke Indonesia sejak kebijakan itu berlaku pada 10 Maret 2016 lalu, membuat arus masuk warga negara asing (WNA) membludak.

"Sejak diberlakukan kebijakan  bebas visa ini selama 30 hari ke Indonesia, pasti menjadi beban berat buat kita. Otomatis berat dikarenakan lebih banyak lagi orang asing masuk Indonesia," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat‎ Tato Juliadin Hidayawan‎ saat acara diskusi bertajuk 'Menakar Penyalahgunaan Izin Imigrasi Terhadap Ketahanan Nasional' di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Tato mengatakan, penerapan bebas visa  juga membuat imigrasi tak memiliki banyak informasi tentang WNA yang masuk Indonesia.

Sebab, orang asing bisa masuk ke Indonesia tanpa melalui filterisasi.

"Bebas visa kan, ujug-ujug orang bawa paspor, bawa tiket masuk ke Indonesia. Kita nggak tau siapa dia," katanya.

Sementara itu, lanjut Tato sebelum diberlakukannya kebijakan bebas visa terhadap 169 negara, para WNA yang mau berkunjung ke Indonesia harus melalui sejumlah tahapan.

Misalnya, mereka harus mengajukan surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

Selanjutnya, petugas mengecek sponsor ataupun WNA yang akan datang ke Indonesua. Selanjutnya datanya dikirim ke Kedubes RI di negara tempat warga yang mengajokan permohonan visa masuk Indonesia.

"Dari sana dicek lagi, bener apa enggak orang asing ini, kayak gimana, background-nya bagaimana. Cakep, ya sudah dikasih visa masuk Indonesia," terang Tato.

Meski demikian, kata Tato saat ini imigrasi masih bisa mengatasi membeludaknya WNA ke Indonesia. Contohnya, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat sudah membentuk sejumlah unit pengawasan yang terdiri dari tiga orang.

"Berat kan dalam arti kata tidak langsung putus asa. Kita harus atur strategi dalam arti bikin beberapa unit pengawasan oramg asing di lapangan. Kita hampir setiap hari turun ke lapangan," katanya. * [Wartakota/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Anak Mujahid Nahimunkar Tasik Lahir Cesar, Butuh Biaya 10 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Pasca meninggalnya anak kedua, Ummi Keysan kembali diuji Allah Ta'ala. Ia harus harus menjalani persalinan bedah cessar, padahal kondisi ekonominya sedang dalam masa sulit....

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Berjuang Hidup-Mati, Balita Hidrosefalus ini Ditinggalkan Kedua Orangtuanya. Ayo Bantu..!!

Malang betul nasib Sofia Putri. Ia bertarung nyawa tanpa didampingi orang tua. Setelah operasi bedah kepala dua kali, pengobatan terhenti terbentur biaya, dan kepala terus membesar....

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Latest News
Anies Sebut Takbiran Keliling, Kurban di Sekolah Penting Guna Membentuk Akhlak Anak

Anies Sebut Takbiran Keliling, Kurban di Sekolah Penting Guna Membentuk Akhlak Anak

Ahad, 26 Mar 2017 22:52

Pelajaran dari Pembubaran Ceramah Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Muslim Bersatulah!

Pelajaran dari Pembubaran Ceramah Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Muslim Bersatulah!

Ahad, 26 Mar 2017 22:37

Sadarkan Jiwa Hati Karena Al-Qur'an

Sadarkan Jiwa Hati Karena Al-Qur'an

Ahad, 26 Mar 2017 21:42

Puluhan Massa Aksi Kamisan Tuntut Jokowi Tutup Izin Semen Indonesia

Puluhan Massa Aksi Kamisan Tuntut Jokowi Tutup Izin Semen Indonesia

Ahad, 26 Mar 2017 21:30

Din Syamsuddin Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand

Din Syamsuddin Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand

Ahad, 26 Mar 2017 21:28

Pakistan Bangun Pagar Perbatasan dengan Afghanistan untuk Cegah Pergerakan Pejuang Taliban

Pakistan Bangun Pagar Perbatasan dengan Afghanistan untuk Cegah Pergerakan Pejuang Taliban

Ahad, 26 Mar 2017 20:45

Sekjen GPII : Kehadiran UU JPH Sangat Penting untuk Perlindungan Konsumen.

Sekjen GPII : Kehadiran UU JPH Sangat Penting untuk Perlindungan Konsumen.

Ahad, 26 Mar 2017 20:10

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Virus LGBT Mengancam Keluarga Kita

Ahad, 26 Mar 2017 20:05

Hamas Tutup Perlintasan dengan Israel Setelah Pembunuhan Seorang Pemimpin Senior Mereka

Hamas Tutup Perlintasan dengan Israel Setelah Pembunuhan Seorang Pemimpin Senior Mereka

Ahad, 26 Mar 2017 18:16

Video: Jaisyul Izzah Targetkan Perkumpulan Tentara Pro-Assad di Selatan Hama dengan Rudal TOW

Video: Jaisyul Izzah Targetkan Perkumpulan Tentara Pro-Assad di Selatan Hama dengan Rudal TOW

Ahad, 26 Mar 2017 17:00

Politisi: Ishomuddin Sadar Diri dan Minta Ampun ke Allah, atau Mau Murtad?

Politisi: Ishomuddin Sadar Diri dan Minta Ampun ke Allah, atau Mau Murtad?

Ahad, 26 Mar 2017 15:45

Milad ke 25, Dakta Media Luncurkan Televisi Berita

Milad ke 25, Dakta Media Luncurkan Televisi Berita

Ahad, 26 Mar 2017 15:41

Ajak Bangsa Pisahkan Negara dan Politik adalah Melawan Konstitusi, Ini Landasannya

Ajak Bangsa Pisahkan Negara dan Politik adalah Melawan Konstitusi, Ini Landasannya

Ahad, 26 Mar 2017 12:45

Pengamat Hukum Ini Meminta Individu yang Katakan Al-Qur?an Daluwarsa untuk Keluar dari Islam

Pengamat Hukum Ini Meminta Individu yang Katakan Al-Qur?an Daluwarsa untuk Keluar dari Islam

Ahad, 26 Mar 2017 09:45

Dana Haji Diperuntukkan Bukan untuk Calon Konsekuensinya Hukum Pidana

Dana Haji Diperuntukkan Bukan untuk Calon Konsekuensinya Hukum Pidana

Ahad, 26 Mar 2017 06:45

Muhammad Kyaiku, Siapa Kyaimu?

Muhammad Kyaiku, Siapa Kyaimu?

Ahad, 26 Mar 2017 05:33

Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Mualaf April Fuller: Propaganda Menyudutkan Islam Makin Membuatku Jatuh Hati pada Islam

Sabtu, 25 Mar 2017 23:22

Menjadi Muslimah Tangguh

Menjadi Muslimah Tangguh

Sabtu, 25 Mar 2017 22:11

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Habib Rizieq: Waspadai Tiga Propaganda Kaum Liberal Soal Pemisahan Politik dengan Agama

Sabtu, 25 Mar 2017 19:44

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Myanmar Tolak Keras Penyelidikan PBB untuk Kejahatan Terhadap Muslim Rohingya

Sabtu, 25 Mar 2017 19:00


Must Read!
X