Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.294 views

Bahaya! Kebijakan Bebas Visa, WNA Masuk Indonesia Tanpa Filterisasi

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Adanya kebijakan bebas visa untuk warga asing dari 169 negara yang akan datang ke Indonesia sejak kebijakan itu berlaku pada 10 Maret 2016 lalu, membuat arus masuk warga negara asing (WNA) membludak.

"Sejak diberlakukan kebijakan  bebas visa ini selama 30 hari ke Indonesia, pasti menjadi beban berat buat kita. Otomatis berat dikarenakan lebih banyak lagi orang asing masuk Indonesia," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat‎ Tato Juliadin Hidayawan‎ saat acara diskusi bertajuk 'Menakar Penyalahgunaan Izin Imigrasi Terhadap Ketahanan Nasional' di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Tato mengatakan, penerapan bebas visa  juga membuat imigrasi tak memiliki banyak informasi tentang WNA yang masuk Indonesia.

Sebab, orang asing bisa masuk ke Indonesia tanpa melalui filterisasi.

"Bebas visa kan, ujug-ujug orang bawa paspor, bawa tiket masuk ke Indonesia. Kita nggak tau siapa dia," katanya.

Sementara itu, lanjut Tato sebelum diberlakukannya kebijakan bebas visa terhadap 169 negara, para WNA yang mau berkunjung ke Indonesia harus melalui sejumlah tahapan.

Misalnya, mereka harus mengajukan surat permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

Selanjutnya, petugas mengecek sponsor ataupun WNA yang akan datang ke Indonesua. Selanjutnya datanya dikirim ke Kedubes RI di negara tempat warga yang mengajokan permohonan visa masuk Indonesia.

"Dari sana dicek lagi, bener apa enggak orang asing ini, kayak gimana, background-nya bagaimana. Cakep, ya sudah dikasih visa masuk Indonesia," terang Tato.

Meski demikian, kata Tato saat ini imigrasi masih bisa mengatasi membeludaknya WNA ke Indonesia. Contohnya, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat sudah membentuk sejumlah unit pengawasan yang terdiri dari tiga orang.

"Berat kan dalam arti kata tidak langsung putus asa. Kita harus atur strategi dalam arti bikin beberapa unit pengawasan oramg asing di lapangan. Kita hampir setiap hari turun ke lapangan," katanya. * [Wartakota/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Jama'ah Ansharusy Syari'ah: FPI adalah Ikon Perlawanan Terhadap Kedzaliman

Jama'ah Ansharusy Syari'ah: FPI adalah Ikon Perlawanan Terhadap Kedzaliman

Kamis, 19 Jan 2017 06:36

Pemuda Aceh Ikuti Kursus Ketrampilan Produktif

Pemuda Aceh Ikuti Kursus Ketrampilan Produktif

Kamis, 19 Jan 2017 05:24

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11


Must Read!
X