Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.376 views

VIDEO: Insya Allah Pak Oye Syahid (Bagian Dua-Selesai)

KUMANDANG azan syahdu menggantung di langit Istana Merdeka, di hadapan jutaan massa aksi damai bela Islam. Pemandangan dramatis, saat jutaan manusia di jalanan bersama melafalkan kalam suciNya, berdiri, rukuk dan sujud dipimpin para ulama.

Selepas isya, Suganda masih bersama Pak Oye membelakangi Monas bersama lautan manusia. Sejauh mata memandang, para ulama itu masih dengan sejuk melafalkan takbir. Para demonstran pun berdiam rapi, termasuk Suganda dan Pak Oye. Tetiba, insiden itu pecah. “Kami tiba-tiba ditembakkin gas air mata,” kata Suganda kaget.

Padahal, posisinya di dekat monas dan para ulama merupakan kondisi yang damai dan tertib. Dalam kepanikan, suara tembakkan terus menggelegar di pelataran Istana. “Dor..dor…dor..” “Saya kempit itu Pak Oye, saat itu saya udah perih banget, rasanya udah ampir setengah mati, kita tiba-tiba ditembakin gas air mata,” kenang Suganda yang berusaha melarikan diri tapi tak bisa karena massa penuh sesak.

Sedikit demi sedikit, ia merapat ke daerah pagar monas yang dirasa aman dari tembakkan. “Eh kita ke kanan malah ditembakin juga, saya bawa tuh Pak Oye,” katanya.

Ia pun mundur sedikit dekat dengan pepohonan dan pagar. Di atas mobil, ulama terus berzikir, meminta massa agar tidak maju dan meninta polisi untuk berhenti menembak.

Sejenak menepi dari tembakan yang terus menderu, Suganda hanya bisa menahan sesak dan mual. “Saya lihat ke sebelah saya, ternyata beliau sudah pingsan. ‘Ye bangun Ye’” Suganda menepuk-nepuk pipi Pak Oye. Di tengah kalap dan gemuruh, Oye meminta bantuan lima hingga enam orang sekitarnya. “Saya bopong berlima, ke kiri, eh udah ada gas air mata. Kita ke kanan juga disemprotin gas air mata, kita sampe ke pagar tinggi, mau lewatin beliau, tapi ya Allah, di situ ada pagar ada tombaknya, ga mungkin kita lempar beliau ke sana,” lirih Suganda.

Massa semakin panik setelah polisi meringsek aksi damai dan menembakkan gas air mata ke arah para ulama yang menyerukan aksi damai. Suara takbir, tahlil hingga tahmid pecah. Suganda terpojok ke pertigaan monas, terpepet. “Saat itu ada coran pembatas mobil itu, saya terjatuh, tergeletak,” kata Suganda.

Sejak detik itu, entah ke mana jasad Pak Oye yang saat itu entah masih pingsan, sudah sadar atau ternyata meninggal. Saat bersusah payah bangun, Suganda melihat pemandangan yang begitu dramatis.

“Saya lihat orang-orang pingsan, ga tua ga muda,” lirihnya. Di tengah kepanikan massa, dan keteguhan para ulama yang terus bergeming walau ditembaki gas air mata, Suganda mencari-cari Pak Oye ke sana ke mari, bertanya-tanya hingga masuk ke dalam monas ke pos medis.

“Di Posko sudah nggak ada, ada yang bilang ke rumah sakit Polri Kramat jati,” katanya. “Mulai saat itu tiba-tiba saya lemas, saya kehilangan jejak,” keluhnya.

Tak hilang kendali, ia berusaha mengontak putra Pak Oye, Gilang, yang juga mengikuti aksi bela Islam. “Cing posisi di mana?” tanya suara di balik telepon sana yang baru bisa dihubungi, karena sejak tadi siang entah mengapa sinyal di sekitaran istana mati.”

“Jam Sembilan lewat tiga, saya dapat kabar dari warga Binong juga, ada kabar dari rumah sakit Gatot Subroto kalau beliau sudah meninggal. Seakan nggak percaya, innalillahi wa innailaihi rajiuun,” lirih Suganda mengenang kejadian yang begitu mengagetkannya.

“Wafatnya beliau mengajarkan kita bahwa walau beliau sepuh, beliau tetap ingin mengikuti perjuangan untuk membela al Qur’an,” kata Dede Winata mengenang.

Di pengujung usia senjanya, Pak Oye menorehkan jejak yang membuat keluarga, warga hingga pemerintah setempat bangga. “Beliau salah satu orang yang terpilih dari sekian banyak yang akhirnya meninggal. Semua masyarakat merasa bangga. Di sini orang-orang pada bilang, cocoklah kalau Pak Syachrie yang dapat (syahid, red). Semua anak-anak dan warga bangga dengan beliau,” kata Hermalina tersenyum.

Cukuplah masjid Bina Ihsani yang ia rintis 20 tahun silam menjadi saksi atas penuh sesaknya shalat jenazah beliau. Cukuplah jutaan muslim yang ikut aksi bersama menjadi saksi bahwa dia menjadi bagian dari mereka.

Cukuplah berbodong-bondong warga hingga Bupati menghormati kepergiannya. Cukuplah orang-orang yang walau belum pernah menatap wajahnya, kini berdatangan dari pelbagai daerah di Indonesia ke lorong rumahnya yang tak terlalu lebar. Kisah heroik Pak Oye kini meluber, anak-anak muda di sudut-sudut gang membincang kisahnya, para remaja hingga orang dewasa.

“Insya Allah beliau Syahid,” kata Bupati Kabupaten Tanggerang M Aziz saat melayat ke kediamannya. Pak Oye, mengajarkan kita semua tentang makna perjuangan. “Ternyata Allah kabulkan ucapannya, jika ada satu mujahid yang gugur, maka itulah beliau,” tegas Dede disambut takbir hadirin yang memenuhi jalanan di depan kediamannya.

“Sungguh, kami semua iri dengan beliau, semoga kita semua dapat melanjutkan perjuangan beliau, doakan beliau agar Allah menerima amalNya dan mendapat surgaNya,” tutup Gilly, putra sulung Pak Oye menutup kisah tentang heroisme ayahnya. Selesai. * [Jitu/Syaf/voa-islam.com]

Keterangan foto: Bupati Tangerang bertakziah ke rumah almarhum Pak Oye

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17

Racun LGBT Ancam Generasi

Racun LGBT Ancam Generasi

Jum'at, 19 Oct 2018 09:56

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Indonesia Darurat Maksiat, Saatnya Bertobat

Jum'at, 19 Oct 2018 00:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/10/2018 10:17

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit