Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.960 views

Klarifikasi Korlap Aksi Soal Video Santri Teriak Bunuh Menteri

JAKARTA (voa-islam.com), Video aksi santri NU di Lumajang, Jawa Timur pada 7 Agustus lalu menjadi viral di media sosial. Video tersebut menjadi sorotan karena terekam video sejumlah santri berteriak "bunuh menterinya, bunuh menterinya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menanggapi beredarnya video itu. Melalui siaran persnya, Senin (14/8), Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty, mengaku menyayangkan dan prihatin atas pelibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi yang diduga untuk menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Sebab, masih ada cara lain yang lebih efektif untuk menyampaikan aspirasi atas suatu kebijakan.

"Ucapan atau ujaran kasar yang dilontarkan anak-anak dalam aksi sebagaimana cuplikan video tersebut sangat tidak patut dan berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Pasalnya, anak-anak dididik dan disekolahkan agar nantinya mereka dapat lebih beradab dan berkasih sayang untuk hidup bermasyarakat," kata Sitti dalam pernyataannya.

Pihak penyelenggara aksi, mengatasnamakan Penanggung Jawab AMPPI dengan Kordum Aksi Kiyai Nawawi, M.Pd dan Korlap Aksi Ust. Khoirun Nasichin. S.Hi memberikan klarifikasi dan kronologis peristiwa. Berikut pemaparan pihak penyelengara:

Berdasarkan pemberitaan oleh media online suarasurabaya.net (Senin, 14 Agustus 2017/ 07:12 WIB) yang mendasarkan berita kepada nara sumber atas nama Sitti Hikmawatty (komisoner KPAI)  tentang aksi damai penolakan FDS 5 hari sekolah, Lumajang 07 agustus 2017, dengan ini kami
memberikan klarifikasi sebagai berikut;

Kronologi Aksi :

1.  Jam 08.00 WIB pada Senin, 7 Agustus 2017, seluruh pimpinan aksi sudah berkumpul di tempat
utama aksi. Tidak ada acara longmarch. Karena acara utamanya adalah istighotsah.  

2. Setelah pimpinan aksi  berkumpul, peserta aksi mulai berdatangan dan aparat keamanan berseragam lengkap juga sudah berjaga di lokasi.

3. Sekitar pukul  08.30  WIB,    peserta aksi  dari  beberapa  Pondok  Pesantren  Sekitar  lokasi  Aksi (depan  gedung  kantor  DPRD  Kab.Lumajang) berjalan Kaki. Sebelum masuk arena Aksi,
peserta aksi ini meneriakan  yel yel yang tidak jelas karena banyaknya massa yang hadir. Apakah yel-yelnya  Cabut  Menterinya, Kubur Menterinya, Mundur Menterinya atau Bunuh Menterinya Semua tidak Jelas.

4. Melihat Situasi Itu Korlap  Aksi Bersama Keamanan Dari Polres  Lumajang berupaya untuk mengendalikan massa dengan  meminta peserta aksi  untuk  bergabung ke dalam barisan Istighosah.

5. Jam 08.45 WIB Semua massa terkendali dan mengikuti Acara  Istighosah  Dengan  Hidmat  yang
dipimpim oleh KH. Ahmad Hanif dan KH. Ahmad Qusairy dari syuriyah PC NU lumajang.

6. Jam 09.30 WIB dilanjukan dengan orasi oleh korlap (Cak Nash) yang berisi tuntutan pencabutan Permendikbud no 23 tahun 2017.  Dilanjutakan  dengan statemen Ketua Komisi D DPRD kab. Lumajang (Bpk.Sugianto,S.H) dan diiringi pernyataan sikap oleh Kordum  aksi (Gus Nawawi, M.Pd).

7. Jam 10.15 WIB Acara Do’a Bersama dan peserta aksi membubarkan diri dikawal Oleh Polsek masing-masing Kecamatan.

8. Jam  24.00  WIB  dilaporkan  oleh  Pihak  Keamanan  Polres  Lumajang  Bahwa  Seluruh  peserta Aksi sampai ke rumah masing-masing dengan selamat.  

KESIMPULAN :

1. Bahwa acara aksi damai menolak kebijakan FDS 5 hari sekolah oleh AMPPI telah mendapatkan izin dari pihak polres Lumajang No: STTP/02/VIII/2017/SAT.IK

2. Konten  acara  Aksi  Damai  Tolak  FDS  5  Hari  Sekolah  di  kabupaten  Lumajang  Tanggal  07 Agustus 2017  berisi doa  Bersama dan Istighotsah yang dipimpin oleh Katib Syuriyah PCNU Lumajang

3. Terkait Anak-anak yang  hadir pada acara tersebut adalah santri yang diajak oleh orang tua (Wali Santri)

4. Tidak ada instruksi  untuk mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak pantas seperti  yang diupload dan disebarkan oleh media yang tidak suka dengan aksi tersebut.

5. Kalaupun benar, pasti di luar tempat istighotsah, dan tidak termasuk dalam rangkaian aksi, dan pastinya kita akan ingatkan dan bina selanjutnya.

6. Meminta pemerintah, tidak defensif menghadapi aspirasi soal FDS yang hanya akan ciptakan keberisikan baru.

7. Terkait Press release yang dikeluarkan oleh KPAI tidak berdasarkan fakta yang sebenarnya, karena hanya didasarkan pada video, dan pihak KPAI tidak melakukan klarifikasi terhadap penanggung jawab aksi.

8. Kepada semua pihak, kami mohon untuk tidak terpancing dan tidak memberikan informasi apapun terkait aksi damai tolak FDS 5 hari sekolah tersebut sebelum mengklarifikasi kepada penanggung jawab aksi.

Demikian  klarifikasi ini kami sampaikan, semoga semua pemberitaan miring terkait aksi tolak FDS 5 hari sekolah di kabupaten Lumajang tidak menyurutkan jihad penolakan terhadap permendikbud 23 tahun 2017.

Wallohul Muwaffiq ilaa aqwamith thoriiq.

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarakatuhu

Lumajang, 14 Agustus 2017

(Bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Latest News
Merindukan Ulama

Merindukan Ulama

Selasa, 20 Nov 2018 23:00

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Selasa, 20 Nov 2018 19:46

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Puluhan Napi di Penjara Hama Lakukan Mogok Makan Memprotes Hukuman Mati

Selasa, 20 Nov 2018 18:00

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Laporan: Mohammed Dahlan Kirim Tim Keamanan untuk Hapus Bukti Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 20 Nov 2018 16:45

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Boko Haram Serang 3 Pangkalan Militer di Timur Laut Nigeria Selama Akhir Pekan

Selasa, 20 Nov 2018 16:00

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

[Video] Islam Solusi untuk Peradaban Dunia

Selasa, 20 Nov 2018 15:35

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Mengaku Tuhan, Kemenag: Aliran Shinsei Bukkyo Tak Terdaftar

Selasa, 20 Nov 2018 15:34

Politik Bumi Hangus Jokowi

Politik Bumi Hangus Jokowi

Selasa, 20 Nov 2018 15:00

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Brimob Jangan Buka Pintu Kolusi

Selasa, 20 Nov 2018 14:40

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Selasa, 20 Nov 2018 10:43

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Hamas: Pasukan Khusus Israel yang Menyusup ke Gaza Berusaha Pasang Peralatan Mata-mata

Selasa, 20 Nov 2018 10:00

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Rabu, Kamis, & Jum'at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1440 H

Selasa, 20 Nov 2018 09:00

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Ketua Umum MUI Sumbar Haramkan Muslim Pilih Partai Penolak Perda Syariah

Selasa, 20 Nov 2018 07:19

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban

Selasa, 20 Nov 2018 01:57

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Ngaku Cinta Nabi SAW, Buktikan!

Selasa, 20 Nov 2018 01:49

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Menhan Turki: Bagian Mayat Khashoggi Kemungkinan Diseludupkan Keluar Turki

Senin, 19 Nov 2018 21:15

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Rasulullah Wafat pada Senin 12 Rabi'ul Awal, Apa yang Beliau Siapkan?

Senin, 19 Nov 2018 21:03

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

AS Mengakui Taliban Tidak Kalah dalam Perang di Afghanistan

Senin, 19 Nov 2018 20:45

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Penelitian Mengungkapkan 70 Persen Pernyataan Politisi Israel Bohong, Netanyahu di Posisi Teratas

Senin, 19 Nov 2018 20:30

Dewan Pers Desak Polisi Segera Tangkap Pembunuh Dufi

Dewan Pers Desak Polisi Segera Tangkap Pembunuh Dufi

Senin, 19 Nov 2018 20:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 20/11/2018 01:57

Kepsek Melecehkan, Perempuan Jadi Korban