Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.614 views

Menjadi Sebenar-benarnya Hamba yang Merdeka

Oleh: Salsabila Maghfoor

(Anggota Revowriter, Koordinator Komunitas Penulis Pena Langit)

Perayaan ceremonial kemerdekaan telah sejak lama kita peringati, kurang lebih sebanyak 73 kali hingga saat ini. Bukan main, euforia-nya masih saja diisi dengan banyaknya kegiatan perlombaan dengan tujuan menghidupkan semangat perjuangan kemerdekaan yang dahulu pernah ada. Namun, apakah cukup demikian adanya?

Penulis merasakan, fenomena yang terus berulang ini tidak lebih hanya sekadar kebiasaan temurun yang entah akan sampai dimana ujungnya. Makna kemerdekaan yang ingin ditinjaui ulang pun belumlah nampak pengaruhnya terhadap effort penjagaan terhadap negeri ini dari segala rongrongan dan hegemoni asing dan juga aseng yang menggerogoti potensi di segala penjuru negeri.

Agaknya kesalahpahaman ini timbul karena terlebih dahulu kita belum menuntaskan pemaknaan istilahnya. Maka tidak heran bila penyikapan terjadap topik itu sendiri terkadang masihlah melenceng dari esensinya. Mengacu pada KBBI, makna ‘merdeka’ itu sendiri adalah bebas (dari penghambaan, penjajahan, dan sebagainya), berdiri sendiri.

Adapun makna ‘kemerdekaan’ ialah keadaan (hal) berdiri sendiri (bebas, lepas, tidak terjajah lagim dan sebagainya), kebebasan. Terakhir, makna ‘semerdeka-merdekanya’ ialah tidak terpengaruh (oleh apa dan siapapun) ; bebas atau lepas sama sekali.

Sayangnya, sedari dulu peringatan kemerdekaan ala masyarakat belumlah sebagaimana maknanya. Kita belum bebas terpengaruh dari penghambaan pada sesama, pada yang lebih tinggi soalan takhta dan bahkan pada yang lebih banyak berkalang harta. Tidak heran jadinya, ketika hegemoni yang bertuan-kan Kapitalisme dan bertuhankan Sekulerisme itu hari ini terus menggempur kita di segala lini, tanpa mampu kita halau barang setepis pun. Arusnya justru kian deras.

Dalam kasus pembangunan infrastruktur misalnya, semua akan berkiblat pada pengembang dan investor, bukan untuk kesejahteraan rakyat. Tol yang sudah jadi, lantas dijual ke swasta dengan alasan klise. Dalam banyak kasus sosial budaya, ada upaya sistematis lewat kebijakan pariwisata dan hiburan yang ada untuk semakin meningkatkan pendapatan lewat banyaknya lawatan yang berdatangan.

Maka dalam hal apapun kita belumlah merdeka, belumlah terbebas terlepas seutuhnya. Ditambah lagi, sistem pencaturan perpolitikan dunia saat ini memanglah demikian adanya, menjadikan poros kepemimpinan yang ada didasarkan pada pusaran keinginan nafsu materi semata. Semua mengacu pada bagaimana negara adidaya mendikte dalam kekuasaan dan intervensinya atas negara-negara berkembang yang ada.

\Menjadikan setiap keputusan yang diambil bukan sebagai pilihan, tapi arahan yang tentu diaruskan sesuai kepentingan adidaya. Alhasil, kita bisa melihat hari ini tidak hanya Indonesia, bahkan negara lain pun sebenarnya belum ada yang mampu untuk mendesain kemerdekaannya sendiri dengan sebenar-benarnya kemerdekaan.

Sebagai seorang muslim, kita mestilah memandang dari kacamata keimanan yang utuh agar bias kebathilan itu bisa lantas sirna. Mengutip pendapat dari KH Hafidz Abdurrahman, hakikat merdeka itu adalah kita bebas diperhamba oleh sesama manusia. Karena kita hakikatmya hanya hamba Allah, bukan hamba manusia, harta, wanita dan dunia. Ketika kita menjadi hamba Allah, maka kita pun hanya mentaati titahNya.

Perintah dan larangan-Nya pun kita tegakkan dengan sempurna. Semua itu termaktub dalam syariatNya. Karena itu, kita pun terikat dan taat menjalankannya. Ketaatan dan keterikatan kita kepada syariatNya itulah yang menjadikan merdeka, bukan hanya pengakuan dan peresmian ceremonial dari negeri adidaya dan negeri lain yang ada.

Karena itu artinya tidak ada siapapun yang bisa mendikte kita, menguasai kita, bahkan menindas dan menjajah kita. Merampas kekayaan alam kita, menguasai tanah-tanah kita, dan memiskinkan kita. Dengan kata lain, ketika kita menjadi orang shalih, orang yang hanya taat dan terikat dengan syariat-Nya, maka kita pasti akan memimpin dunia, menguasai bumi ini. Saat itulah, kita akan menjadi Khalifah Allah di muka bumi.

Itulah, mengapa Khilafah hanya dijanjikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih, serta tidak menyekutukan Allah dengan yang lain (Q.s. an-Nur: 55). Sebaliknya, jika kita menolak,  menjauhi dan bahkan mengkriminalisasi syariat-Nya, maka jangan harap kita akan merdeka. Jangan harap kita akan menjadi penguasa di muka bumi dan menguasai dunia dan seisinya.

Itulah mengapa negara penjajah sangat takut kepada umat Islam yang taat pada syariat-Nya. Karena itu artinya penjajahan mereka akan sirna. Mereka dicap radikal, fundamentalis, ekstrimis, bahkan teroris. Karena merekalah yang mengancam penjajahan negara-negara penjajah di dunia Islam.

Merdeka! Kita hanya bisa merdeka dengan tunduk dan senantiasa taat kepada syariat-Nya secara kaffah. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ekonomi Digital, Perempuan Target Global?

Ahad, 23 Sep 2018 23:53

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Deklarasi Kampanye Dicedarai, Prabwo-Sandi Komitmen tetap Damai

Ahad, 23 Sep 2018 23:23

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Deklarasi Kampanye Damai Terganggu, KPU Diminta Bersikap

Ahad, 23 Sep 2018 22:23

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Deklarasi Kampanye Damai Gagal dan Melahirkan Protes

Ahad, 23 Sep 2018 21:23

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Politisi Demokrat sebut Pendukung Jokowi Ganggu Deklarasi Damai

Ahad, 23 Sep 2018 20:23

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Otoritas Palestina Akan Hentikan Kerjasama Keamanan Jika Israel Setuju Berdamai dengan Hamas

Ahad, 23 Sep 2018 20:05

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Irak Tolak Izinkan Pasukan Turki Kembali ke Kamp Bashiqa

Ahad, 23 Sep 2018 19:45

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Penyamaan Tarif Tol, Ustaz Tengku: Penjajah Saja Terapkan Tarif sesuai Pemakaian

Ahad, 23 Sep 2018 19:23

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Pejuang Oposisi Dukungan Turki Tolak Serahkan Senjata Mereka Mengikuti Perjanjian Idlib

Ahad, 23 Sep 2018 19:16

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Cerita Jubir Prabowo-Sandi ketika Kubu Jokowi-Ma’ruf Usul Ada Nomor Urut Nol

Ahad, 23 Sep 2018 18:23

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Aksi HMI Sukoharjo Sikapi Kriminalisasi Aktivis, Termasuk Kasus Aktivis dengan PT RUM

Ahad, 23 Sep 2018 15:19

Ada Politik Dibalik Ulama

Ada Politik Dibalik Ulama

Ahad, 23 Sep 2018 15:07

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Dinilai Tepat Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Ahad, 23 Sep 2018 08:22

Mushola Pertama untuk Lombok

Mushola Pertama untuk Lombok

Ahad, 23 Sep 2018 08:20

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia  Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Tim Hukum Temui Polisi, Panitia Bertekad Tetap Laksanakan Deklarasi Kebangsaan

Ahad, 23 Sep 2018 06:28

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Islamic State Nyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Parade Militer Syi'ah Iran di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 23:35

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Israel Beri Bukti ke Moskow Suriah Bertanggung Jawab atas Jatuhnya Pesawat Militer Rusia

Sabtu, 22 Sep 2018 23:00

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

11 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Selama di Parade Militer di Ahvaz

Sabtu, 22 Sep 2018 22:39

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Untuk Indonesia Beradab, Warga Depok Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Sabtu, 22 Sep 2018 20:19

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Polisi Desak Batalkan Deklarasi Kebangsaan di Tangsel

Sabtu, 22 Sep 2018 20:16


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X