Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.590 views

Sejarah Kami Tak Bisa Dihapus

Oleh: Husni Mubarok

Ada orang yang mungkin bertanya, ‘Mengapa orang-orang Palestina terjebak pada kenangan masa lalu mereka? Mengapa mereka memperingati dan mengingat desa-desa yang tidak lagi tertulis di peta-peta? Mengapa orang-orang Palestina mewariskan kepada anak-anak mereka kunci rumah yang telah lama mereka tinggalkan?

Konon, hampir setiap keluarga Palestina yang mengungsi di jalur Gaza, yang terusir ketika peristiwa Nakba masih menyimpan kunci rumah mereka selama empat generasi. Mereka juga menyimpan dokumen-dokumen kepemilikan tanah yang berlaku di zaman Turki Utsmani. Kemudian timbul tanya, Kenapa orang Palestina tidak bisa move on dan berusaha menatap masa depan?

Jawabannya adalah bahwa Nakba bukan hanya trauma sejarah tetapi penderitaan akumulatif yang terus merusak mereka dengan identitas Palestina yang mereka sandang, baik secara kolektif maupun individual. Nakba adalah luka berkelanjutan yang tidak pernah sembuh.

Peristiwa Nakba adalah penghinaan yang lukanya tak pernah sembuh. Karena setiap luka itu hampir mengering, maka garam akan kembali dibalurkan ke luka tersebut oleh penghancuran rumah, pembunuhan, dan pemenjaraan yang sampai saat ini belum berhenti. Luka itu tak pernah sembuh karena Israel selalu memperparahnya. Lagi dan lagi.

Kenangan tentang pristiwa Nakba tidak disimpan oleh kunci yang bergerak dari tangan kakek ke tangan cucunya. Ingatannya terletak pada identitas yang rusak dan citra diri yang direndahkan yang kemudian diwariskan dari generasi ke generasi. Orang-orang Palestina mewarisi Nakba dari generasi yang tertindas dan terbuang.

Barangkali kepikunan tak akan pernah bisa membuat mereka melupakan semua kegetiran yang mereka alami. Sehingga peringatan Nakba diperlukan untuk memahami masa kini dan untuk memulihkan cedera masa lalu. Trauma kolektif membutuhkan penyembuhan kolektif melalui aksi dan narasi sebagai efek dari kesamaan nasib dan persepsi.

Sikap diam dan mencoba melupakan masa lalu sama saja memperdalam luka dan menimbulkan malapetaka di masa depan. karena masa depan bagi warga Palestina yang terusir dari tanah-tanah mereka adalah kembali ke rumah. Inilah yang mendasari spirit Great March Return.

“Tetapi ketika orang Palestina mendekati perbatasan Gaza, maka sama saja mereka seperti bunuh diri.” ini adalah satu statement lain yang sering terlontar.

Kita tidak bisa memahami bagaimana kondisi orang-orang Palestina. Alih-alih kita mengutuk kebrutalan Israel, kita malah menyalahkan orang Palestina. Ini terkesan lucu.

Orang-orang Palestina ini hanya memprotes pencurian tanah mereka atau pengepungan atau tembok pemisah apartheid antara muslim dan yahudi. Kita tidak bisa menyamakannya dengan bunuh diri.

Ada perbedaan secara psikologis antara orang yang mencoba bunuh diri karena masalah dan orang orang yang terbunuh karena memperjuangkan hak-haknya. Walaupun kita melihatnya seakan-akan dia mengumpankan jiwanya untuk dibunuh.

Orang yang bunuh diri itu terbenam dalam perasaan putus asa dan pesimisme. Bunuh diri juga sikap egosentris karena seseorang sudah kehilangan apa yang dimilikinya. Sebaliknya, orang yang mengorbankan diri - bahkan di jalan menuju kematian - mungkin penuh harapan. Mereka optimis bahwa mereka memiliki peluang dan masa depan. Bahkan menjadi jalan dan inspirasi untuk meneruskan harapan, mewariskannya dari generasi ke generasi.

Sungguh aneh dan lucu ketika ada orang-orang yang menganggap orang Palestina yang memperjuangkan hak-hak mereka sebagai teroris. Kita lihat ada saudara muslim yang menganggap satu gerakan islam (baca: HAMAS) sebagai teroris. Sebaliknya, ketika warga Palestina berdemonstrasi dengan cara-cara tanpa kekerasan kemudian dibunuh oleh pasukan pendudukan, mereka menyebutnya bunuh diri, Alih-alih menyebut Israel sebagai teroris. Persis seperti Avi Dichter, Ketua Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Israel yang menyebut demonstran sebagai orang-orang idiot.

Pawai besar yang dimulai pada Hari Bumi dan berlanjut hingga tanggal 14 Mei kemarin adalah respon atas pendirian Kedutaan Besar Amerika di kota yang diduduki Yerusalem. Pawai Akbar tersebut sekaligus sebagai perayaan ulang tahun ke-70 Nakbah. Jika Israel merayakannya sebagai Hari Berdiri Negara mereka, maka Orang Palestina memperingatinya sebagai hari Nakba, hari bermulanya musibah dan dampaknya masih ada hingga detik ini.

Pawai ini menandakan arti khusus tanah bagi orang-orang Palestina. Sementara beberapa pemilik tanah mungkin menganggap tanah mereka sebagai milik semata yang menghasilkan keuntungan ekonomi dan dapat dieksploitasi untuk air, energi, dan makanan, orang Palestina merasa sebaliknya.

Sebagai orang tanpa lahan, orang Palestina memandang tanah sebagai aspek jiwa mereka sendiri, mewakili identitas mereka yang terluka. Terlibat di tanah mereka dengan emosi yang dalam, banyak orang Palestina siap mati untuk membela tanah yang telah dirampas.

Tanah kisah hidup orang Palestina itu sendiri. Jika kita belum pernah merasakan priode penjajahan, mungkin kita tak pernah bisa merasakan dan memahaminya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Islam Nusantara: Haruskah?

Islam Nusantara: Haruskah?

Sabtu, 22 Sep 2018 10:08

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Tabligh Akbar: Kita Berada di Akhir Zaman

Sabtu, 22 Sep 2018 07:38

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Saat Muslim Jadi Korban: Pers Dibungkam, Dunia Tak Berdaya

Sabtu, 22 Sep 2018 07:16

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Persekusi Demi Mempertahankan Posisi

Sabtu, 22 Sep 2018 07:12

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Pacaran ala Remaja, Keren atau Melenceng?

Sabtu, 22 Sep 2018 00:22

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Militer Yaman Kuasai Pangkalan Militer Pemberontak Syi'ah Houtsi di Timur Hodeidah

Jum'at, 21 Sep 2018 20:45

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Turki Tahan 85 Personel Milter Terkait Fetullah Gulen dalam Penggerebegan Terbaru

Jum'at, 21 Sep 2018 20:30

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Forjim Latih Jurnalistik Dasar 3000 Dai Parmusi di Jambore Nasional

Jum'at, 21 Sep 2018 20:26

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Anggotanya Ditangkap Soal Video Hoax, FPI Minta Aparat Bersikap Bijak

Jum'at, 21 Sep 2018 20:20

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

SDF Sebut Pejuang IS yang Mereka Tahan Harus Dibawa Pulang Kembali Oleh Negara Asal Mereka

Jum'at, 21 Sep 2018 20:15

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Rusia Desak Israel Berikan Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Ditembaknya Pesawat Il-20

Jum'at, 21 Sep 2018 20:00

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Parlemen Kanada Nyatakan Kejahatan Militer Myanmar Terhadap Rohingya Sebagai Genosida

Jum'at, 21 Sep 2018 19:39

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Di Tanggal Ini, “Serangan” Darat ke 500 Target Siap Dilancarkan Kubu Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 18:43

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Tinggalkan Mengajar 10 Tahun, Ketum Kepemudaan Terima jadi Jubir Prabowo-Sandi

Jum'at, 21 Sep 2018 17:43

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Mantan Anggota DPR: Kalau Disuruh, Saya Milih Khilafah daripada PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 16:43

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Mantan Panglima TNI Singgung Nyali KSAD terkait Nonton Bareng Film G30S/PKI

Jum'at, 21 Sep 2018 15:43

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Pidato KSP ke Projo Ini Dikritik karena Potensial Disalahpahami dan Berbahaya

Jum'at, 21 Sep 2018 14:43

Generasi Yang Hilang

Generasi Yang Hilang

Jum'at, 21 Sep 2018 07:10

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Innalillahi, Komandan Kokam Jawa Tengah Berpulang

Jum'at, 21 Sep 2018 06:46

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Pengadilan Irak Vonis Mati Wakil Abu Bakar Al-Bagdadi

Kamis, 20 Sep 2018 16:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X