Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.264 views

Armada Hantu Penyebab Indonesia Bubar

Oleh: Ventin Yurista (Pegiat Komunitas Revowriter)

Ghost Fleet: a Novel of the Next World War. Ini bukan novel biasa. Penulisnya, Peter W. Singer dan August Cole, adalah ahli intelijen strategis. Novel ini dibuat dengan serius, berdasarkan penelaahan kondisi politik terkini dan tren teknologi perang.

Diceritakan dalam novel tersebut, Cina menjadi negara kuat yang mampu mengembangkan persenjataan berteknologi mutakhir untuk menyerang Amerika Serikat. AS pun berusaha menyerang balik dengan cara mengaktifkan armada cadangan Angkatan Laut. Ghost Fleet atau Armada Hantu dalam novel ini mengacu pada sebutan armada AS tersebut.

Sekilas tampak seperti cerita novel bertema perang biasa. Tapi novel ini berhasil menarik perhatian khalayak ramai. Terutama setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencatutnya sebagai referensi dari pidatonya yang kontroversial : Indonesia bubar tahun 2030.

Faktanya, Indonesia hanya dibahas sebanyak tujuh halaman dalam novel tersebut. Disebutkan, Indonesia mengalami kolaps dan akhirnya bubar pasca Perang Timor yang kedua. Hanya tujuh halaman dalam novel fiksi, namun bisa dikutip oleh seorang pemimpin partai, dan menggegerkan seantero negeri. Lagi-lagi, inilah bukti kekuatan sebuah tulisan. Sang pengarang Peter W. Singer pun mengaku tak pernah mengira novelnya “berjodoh” dengan Prabowo.

Namun, negara bubar sangat mungkin terjadi. Kondisi saat ini sudah bisa menjadi bukti. Utang negara sudah Rp 4000 trilyun lebih. Angka kemiskinan kian meninggi. Sumber daya alam dikuras swasta asing. Belum lagi masalah korupsi yang makin menjadi-jadi.

Generasi muda makin tak terurus. Pendidikan tinggi sulit diraih. Narkoba menyerbu dari segala sisi. Pergaulan membuat remaja makin terjerumus. Bisa-bisa, negeri ini tak punya lagi generasi penerus.  

Bukannya memberi solusi, penguasa negara ini justru tak peduli. Lebih sibuk dengan pencitraan diri, demi meraih simpati pada pemilu nanti. Acuh dengan permasalahan negeri. Bahkan tega menngobral aset negara atas nama investasi. Buat apa investasi, jika faktanya hanya menguntungkan asing, dan makin menyengsarakan rakyatnya sendiri?

 Negara ini benar-benar akan dibubarkan oleh armada hantu. Armada hantu yang dimaksud di sini berbeda dengan novel di atas. Seperti namanya, armada ini bagaikan hantu, ada tapi tak terlihat. Menyerang bukan dengan senjata, tapi dengan ide dan propaganda.

Armada ini bergerak secara tak kasat mata. Mereka menawan penguasa dan menjadikannya boneka. Mereka menyabotase wakil rakyat agar menyusun perundang-undangan yang memihak swasta dan asing. Mereka membius dengan slogan suara rakyat, padahal realitanya adalah suara pemilik modal.

Armada hantu menjebak masyarakat dengan gaya hidup serba bebas. Memisahkan manusia dari aturan agama. Agama dianggap sebagai urusan individu semata. Setiap aturan agama dituduh sebagai bentuk pengekangan terhadap kebebasan.

Anehnya, mereka mempromosikan segala jenis kebebasan, tapi tidak untuk kebebasan bersyariah. Bahkan armada hantu, dengan menggunakan rezim represif saat ini, berani menghina syariah Allah, mengkriminalisasi ajaran agama, dan menangkap para ulama. Kalau sudah begini, mereka tidak hanya akan membubarkan pengajian atau ormas Islam, tapi juga membubarkan negara ini!

Armada hantu yang dimaksud di sini adalah sistem sekulerisme-kapitalisme. Sistem yang berasal dari Barat ini sengaja disebarkan ke negeri-negeri muslim demi menjajah sumber daya alam dan merusak tatanan masyarakatnya. Begitu sumber daya habis, rakyat tak berdaya, dan Barat sudah tak punya kepentingan lagi, bubar!

Sadarlah, negara ini sedang dijajah armada hantu! Armada hantu ini begitu massif menyergap segala sistem kehidupan kita. Armada ini tak bisa dilawan hanya dengan pergantian pemimpin. Armada hantu ini adalah sebuah sistem, maka satu-satunya cara untuk selamat dari pembubaran negara ini adalah dengan mengganti sistem ini.

Saatnya kita tinggalkan sistem sekulerisme-kapitalisme. Kini harapan hanya ada pada Islam. Islam-lah satu-satunya sistem yang mampu menyejahterakan masyarakat. Tak main-main, Islam telah mewujudkan peradaban gemilang hingga 14 abad lamanya. Islam pun mendorong persatuan, bukan pembubaran atau perpecahan. Setiap negara justru harus disatukan dalam naungan Islam agar tercipta rahmat bagi seluruh alam. Bahkan, sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa Islam telah menyatukan dua pertiga dunia.

Maka, cara untuk mengalahkan armada hantu ini hanya dengan kembali kepada Islam kaffah. Kembali menerapkan aturan dari Allah Yang Maha Sempurna. Inilah cara untuk menghentikan ancaman Indonesia bubar. Hanya dengan Islam. Bukan yang lain. [syahid/voa-islam.com[

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban untuk Korban Bencana, Pesantren, Penjara, Pedalaman, Muallaf dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, dakwah pedalaman, kampung muallaf dan rawan pemurtadan....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Ternyata, Engkau Alasannya

Ternyata, Engkau Alasannya

Selasa, 21 Aug 2018 19:21

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Sekelompok Ulama Syi'ah Iran Ancam Bunuh Presiden Hassan Rouhani

Selasa, 21 Aug 2018 19:05

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Jihadis Suriah Serang ke Pos-pos Tentara Rezim Assad di Latakia

Selasa, 21 Aug 2018 18:35

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Milisi Komunis Kurdi Tangkap Para Pemuda dari Turki yang Ingin Merayakan Idul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 18:05

Tatacara Shalat Iedul Adha

Tatacara Shalat Iedul Adha

Selasa, 21 Aug 2018 17:55

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Dukung Turki, Warga Somalia Luncurkan Kampanye Beli Produk Turki

Selasa, 21 Aug 2018 17:05

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Penting Dihafal, Doa Menyembelih Hewan Kurban

Selasa, 21 Aug 2018 13:38

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Panasnya Pemilihan Pemimpin Negeriku

Selasa, 21 Aug 2018 10:54

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Kisah Perang dalam Alquran Ajarkan Radikalisme, Benarkah?

Senin, 20 Aug 2018 23:44

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Polemik BPJS, Obat Kanker Tak Lagi Dijamin

Senin, 20 Aug 2018 23:15

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Mengandung Babi, Karena Alasan Darurat MUI Fatwakan Mubah Penggunaan Vaksin MR

Senin, 20 Aug 2018 22:35

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Ada Agenda Apa Dibalik Islam Nusantara?

Senin, 20 Aug 2018 22:11

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

2 Biarawan Didakwa Melakukan Pembunuhan Uskup Senior Kristen Koptik Mesir

Senin, 20 Aug 2018 22:00

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Sejumlah Pasukan Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Al-Bukamal

Senin, 20 Aug 2018 21:31

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Anggota Dinasti Saud Lebih Kaya 16 Kali Lipat dari Keluarga Kerajaan Inggris

Senin, 20 Aug 2018 21:15

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Puluhan Ribu Warga Suriah di Turki Kembali ke Negaranya untuk Merayakan Idul Adha

Senin, 20 Aug 2018 21:00

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Hari Raya, Kenapa Berbeda Antara Arab dan Indonesia?

Senin, 20 Aug 2018 19:48

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Jika Menjadi Presiden, Benarkah Prabowo tak Lupakan Ulama?

Senin, 20 Aug 2018 18:27

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Bagaimana Kudeta Gagal di Turki Berimbas pada Suriah

Senin, 20 Aug 2018 18:00

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Kinerja Jokowi Soal HAM bukan Buruk, tapi Gagal

Senin, 20 Aug 2018 17:27


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X