Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.063 views

Mengurai Kasus Kabar Hoax dan Perang Propaganda

Oleh: Ririn Umi Hanif

Publik kembali dihebohkan dengan kasus berita hoax dan ujaran kebencian. Setelah kasus saracen beberapa waktu lalu, kini family Muslim Cyber Army (MCA), kembali dituding sebagai penyebar hoax dan kebencian yang meresahkan.

Selasa, 27 Pebruari 2018, Ditsiber Bareskrim Polri telah menangkap sejumlah orang terkait penyebaran informasi hoaks dalam kelompok Muslim Cyber Army (MCA). Sebanyak enam orang administrator telah diamankan terkait kasus tersebut (Kompas.com, 28/2/2018)

Para tersangka dijerat dengan perbuatan pidana sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi Ras dan Etnis (SARA). Pelaku juga disangka dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pelaku terancam pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau pasal Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau pasal 33 UU ITE (Tirto.id, 2/3/2018)

Berbagai upaya telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun perseorangan masyarakat. Pemerintah  telah membentuk Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) yang bertugas melindungi kegiatan siber secara nasional.

Pemerintah juga menerbitkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengatur soal penyebaran informasi dan pemberian sanksi pidana penjara enam tahun dan denda Rp.1 miliar kepada siapa saja yang menyebarkan berita hoax walaupun hanya sekedar menyebarkan (forward). Perseorangan masyarakat juga berupaya membentuk komunitas anti hoax yang telah meluncurkan aplikasi turn back hoax.

Namun upaya ini belum membuahkan hasil maksimal, mengingat begitu banyaknya pengguna medsos dibandingkan jumlah SDM dan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengawasi pengguna sosmed yang jumlahnya mencapai 132 juta pada tahun 2016 (kompas.com).

Kalau kita mau merenung dan jujur mengakui,  akar permasalahannya adalah sistem demokrasi-kapitalisme yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat kita. Sistem ini begitu menjunjung tinggi kebebasan, termasuk kebebasan berpendapat.

Dengan dibukanya kran kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi, orang bebas menyebarkan informasi apa saja. Dengan ditinggalkannya konsep halal dan haram, orang akan melakukan apa pun untuk bisa meraih keuntungan sebesar mungkin dengan modal sekecil-kecilnya, termasuk dengan menyebarkan berita hoax.

Sistem pendidikan berbasis sekulerisme yang diterapkan negeri ini juga menyumbang peran yang cukup besar. Masyarakat tidak memiliki standar yang jelas untuk memilah suatu berita. Apalagi menjadikan Islam sebagai standar untuk menilai kebenaran suatu berita. Sulitnya mengakses pendidikan tinggi juga memicu pola sikap masyarakat untuk tidak menganggap penting sebuah literasi. Sehingga upaya cros cek ke sumber langsung sering tidak menjadi pilihan.

Faktor ideologi dan politik pun tidak kalah penting perannya. Meskipun sering dikatakan bahwa media, khususnya media massa, harus netral dan objektif, tapi fakta di lapangan mengatakan sebaliknya. Media digunakan untuk menjatuhkan lawan politik, baik tokoh maupun kelompok yang dianggap berseberangan.

Dalam ajaran islam, seorang muslim diperintahkan untuk tabayyun atau meneliti kebenaran sebuah berita sebelum mempercayai apalagi menyebarkannya, yang bisa menjerumuskannya dalam fitnah. (QS.al-Hujurat 49 : 6 dan QS  al-Isra ayat 36). Sehingga dibutuhkan ketaqwaan tinggi bagi tiap - tiap individu di negeri ini untuk bisa melawan hoax. Karena individu yg bertaqwa, dia akan terus berusaha mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT.

Namun ketaqwaan individu saja tidaklah cukup membendung arus berita hoax, kontrol masyarakat juga diperlukan sebagai upaya amar ma'ruf nahi mungkar. Demikian pula negara, harus mengganti sistem kapitalis sekuler, yang kita yakini menjadi awal bebasnya manusia melakukan banyak hal tanpa peduli halal dan haramnya. 

Diganti dengan sistem islam yang akan merubah sistem pendidikan sekuler dengan kurikulum berbasis aqidah islam dan murah, sehingga masyarakat bisa "melek" literasi.

Juga sistem politik kapitalis menjadi politik islam, yang menganggap bahwa jabatan adalah amanah yang akan dimintai pertanggung jawaban. Sehingga tidak akan terjadi penggunaan berita hoax demi popularitas semu politik ala kapitalis. Wallahu a'lam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
Siang Ini, Umat Islam Tasikmalaya Turun ke Jalan Edukasi Bendera Tauhid

Siang Ini, Umat Islam Tasikmalaya Turun ke Jalan Edukasi Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 11:55

Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Polda Selidiki Penyebar Video Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Rabu, 24 Oct 2018 10:41

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Dekat dengan Garut, Ini Sikap Tegas FPI Tasikmalaya Atas Insiden Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 10:35

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

Rabu, 24 Oct 2018 09:20

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Rabu, 24 Oct 2018 09:04

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Rabu, 24 Oct 2018 08:57

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Rabu, 24 Oct 2018 08:23

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Rabu, 24 Oct 2018 07:42

Bakar yang Membakar

Bakar yang Membakar

Rabu, 24 Oct 2018 07:10

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut,  Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut, Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Rabu, 24 Oct 2018 06:45

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Rabu, 24 Oct 2018 05:04

Pembakaran Bendera Tauhid

Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 02:48

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Selasa, 23 Oct 2018 23:59

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Selasa, 23 Oct 2018 23:52

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Selasa, 23 Oct 2018 23:33

Bendera Tertinggal

Bendera Tertinggal

Selasa, 23 Oct 2018 23:05

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Selasa, 23 Oct 2018 22:50

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Selasa, 23 Oct 2018 22:04


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X