Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.840 views

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Oleh: Nurul Firdaus (Mahasiswa UNAIR)

Putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan perkait perluasan aturan soal perzinahan, perkosaan dan juga pencabulan pada kamis (14/12) yang lalu mencuatkan kembali kontroversi salah satunya seputar LGBT. Sejak PBB secara resmi mengakui LGBT dalam “UN Declaration on Sexual Orientation and Gender Identity” pada 13 Desember 2008, kampanye ide radikal LGBT mulai dilakukan secara massif oleh aktivis pro-LGBT.

Semangat para aktivis pro-LGBT pun semakin bertambah sejak AS melegalkan pernikahan sejenis pada 2015 lalu. Sungguh menjadi ironi bahwa ide radikal LGBT ini berusaha disebarluaskan ke wilayah negeri-negeri muslim dengan program USAID yaitu “Being LGBT in Asia” yang didanai oleh AS sejak tahun 2014 hingga 2017.

Program kampanye ide radikal LGBT di Asia merupakan bentuk gerakan politik internasional yang bertujuan untuk menjajah identitas para pemuda khususnya pemuda muslim agar menjadi penganut Barat. Berbagai pendekatan secara struktural politik dan kultural dilakukan oleh aktivis LGBT untuk mendapatkan ‘hak’-nya.

Upaya melegalkan pernikahan sejenis melalui jalur hukum terus dilakukan di berbagai negara sasaran Asia seperti Indonesia, China, Filipina, dan Thailand. Penjajahan identitas pemuda muslim sangat cepat dilakukan dengan pendekatan kultural oleh aktivis LGBT. Industri hiburan kapitalis yang menampilkan karakter banci dan waria dengan mudahnya menjadi pintu transfer ide radikal yang mencuci otak para pemuda.

Target utama dari kampanye ide radikal ini adalah penjajahan terhadap identitas pemuda khususnya pemuda muslim. Pemuda yang harusnya menjadi garda terdepan mewujudkan peradaban manusia yang gemilang justru dicetak menjadi pemuda sekuler-liberal yang konsumtif terhadap produk industri hiburan kapitalis. Pemuda muslim pun menjadi sosok sekuler dan liberal yang mempropagandakan kebebasan berekspresi, ‘kebenaran’ praktik LGBT dan membuat narasi bahwa perilaku menyimpang ini merupakan ‘pemberian’ Tuhan sejak lahir yang harus dimaklumi.

Penjajahan pada identitas pemuda semakin mewabah dengan cepatnya penyebaran ide radikal ini melalui media sosial seperti youtube, instagram, facebook, dan lainnya. Pemuda muslim yang kehilangan identitasnya akan menjadi agen yang akan menghancurkan perdaban Islam. Hal ini sejalan dengan tujuan politik Barat untuk mencegah kebangkitan musuh besarnya yaitu peradaban Islam.

Kapitalis Barat sangat licik dan licin dalam menjalankan berbagai misi politik-nya untuk menguasai dunia. Negeri-negeri muslim yang ada di wilayah ‘aman’ dari konflik dibuat terlena dengan berbagai produk hiburan kapitalis dan lifestyle hedonis Barat. Inilah yang menyebabkan lunturnya semangat pembelaan terhadap saudara muslim lain yang berada di wilayah konflik Timur Tengah yang sedang diserang oleh Barat dan ‘dianaktirikan’ PBB. Namun, kesadaran atas kewajiban membela sesama muslim mulai tumbuh cukup signifikan di tahun 2017 ini karena adanya berbagai perlawanan opini propaganda Barat yang dilakukan oleh pejuang Islam melalui kekuatan media sosial.

Kekuatan propaganda dakwah Islam dan counter terhadap ide radikal Barat yang dilakukan oleh pejuang Islam melalui media sosial membuahkan hasil yang besar. Hari ini telah terbentuk kesadaran umum diantara umat bahwa ide-ide radikal Barat, termasuk LGBT, yang dipropagandakan di negeri muslim hanyalah alat politik untuk melancarkan aksi busuknya. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan kaum muslim untuk menghentikan Barat adalah dengan membentuk satu kekuatan politik yang sinergis di seluruh negeri muslim. Karena gerakan politik interasional hanya dapat dilawan dengan gerakan politik internasional juga. Dan negeri-negeri muslim yang bersatu sangat potensial untuk membuat perlawanan politik yang cukup besar untuk menghentikan aksi busuk Barat.

Islam memiliki solusi mengakar yang mampu menyelesaikan seluruh permasalahan umat manusia. Ini sejalan dengan pernyataan Sayyid Quthb berikut, “Jika Amerika menghabiskan ratusan juta dolar untuk penelitian dalam mengatasi problem sosial di masyarakatnya, maka Islam melenyapkan kebiasaan yang telah mengakar di masyarakat jahiliyah hanya dengan beberapa lembar ayat Qur’an”.

Hanya Islam sajalah yang memiliki sistem kehidupan mulia yang bersumber dari Allah sebagai Pencipta alam semesta dan dapat benar-benar mewujudkan peradaban yang manusiawi bagi seluruh umat manusia. Sistem bernegara dalam Islam akan melindungi jiwa, akal, harta, kemanan hingga keturunan setiap warga negaranya baik muslim maupun orang kafir dzimmi yang diurus oleh negara.

Hanya peradaban negara Islam saja yang dapat mewujudkan kegemilang tidak hanya dari kemajuan IPTEK tapi juga dari sisi peradaban manusia yang beradab. Dan itulah Khilafah Islam yang telah dicontohkan oleh khulafaur rasyidin. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

SOHR: 15 Tentara Bayaran Rusia Tewas Akibat Ledakan di Sebuah Gudang Senjata di Suriah

Kamis, 15 Feb 2018 22:05

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Walau Banyak Iblis Bertengger di Medsos, Tokoh Ini Urungkan Marah & Lebih Pilih Menikmatinya

Kamis, 15 Feb 2018 21:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X