Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.984 views

Terpenuhinya Kebutuhan Hidup: Kebahagiaan Hakiki?

Oleh: Hamsina Halik, A.Md (Anggota Komunitas Revowriter)

Luka mendalam kembali menyelimuti dunia hiburan K-POP dengan kematian JongHyun (18/12),  salah satu personil group band SHINEe, terutama bagi Shawol, julukan penggemar JongHyun. Berbagai aksi dilakukan untuk menunjukkan kesedihan mereka ditinggal sang idola, penghormatan mereka menjadi bukti cinta mereka.

Di Kota Santiago, Chili, pada Senin, 18 Desember 2017. Shawol menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Korea Selatan sebagai tribut atas kematian Jonghyun yang ditemukan tewas akibat bunuh diri sehari sebelumnya.

Di Indonesia, dalam situs pencarian google, kabar kematian JongHyun menjadi berita  paling teratas, paling banyak dicari oleh kalangan pencinta K-POP.  Ungkapan  belasungkawa dari Shawol pun menjadi viral didunia maya, diberbagai  media sosial.

Jonghyun ditemukan tak sadarkan diri di apartemennya yang terletak di distrik Gangnam, Seoul. Penyebab kematiannya adanya briket batubara yang terbakar yang menghasilkan karbon monoksida. Briket batubara digunakan untuk menghangatkan ruangan disaat musim dingin, namun kebanyakan orang menggunakannya sebagai salah satu cara untuk bunuh diri.

Kematian Jonghyun ini kembali menambah daftar korban bunuh diri di negeri ginseng ini.  Dilaporkan LA Times, pada tahun 2015, Korea Selatan melaporkan 13.500 kasus bunuh diri, atau sekitar 37 bunuh diri per hari. Di negeri ginseng tersebut, menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia, bunuh diri adalah penyebab kematian nomor dua setelah kecelakaan kendaraan. 

 

Kosongnya Jiwa dari Nilai Ilahiyah

Kurang apa coba si JongHyun ini. Paras yang rupawan, harta yang bergelimpangan, barang-barang mewah, popularitas, kasih sayang dari para fansnya semua dimiliki. Namun, ternyata tak menjamin kebahagiaan hidupnya. Adanya tekanan hidup, persaingan yang ketat dalam dunia hiburan yang sangat menguras tenaga dan pikiran dalam dunia hiburan hingga adanya kekosongan hati dan jiwa membuatnya depresi hingga memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Mari kita mengingat kembali pernyataan seorang Rina Nose dengan mudah mengalir dari lisannya, "kalau hidupmu sudah sebaik ini tanpa agama, lalu kenapa kamu ingin mencari Tuhan dan ingin memiliki agama?". Sebuah negeri tanpa agama membuat dirinya seakan-akan menjadi ragu akan agama,  takjub dan terkesima dengan kehidupan mereka disana yang sebagian besar penduduknya tak memiliki agama tapi bisa hidup damai dan rukun serta menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan. Seakan-akan dari lubuk hati yang dalam ingin menyampaikan kepada dunia, "hei, lihatlah disini mereka tak punya agama tapi hidupnya bahagia. Tanpa agama pun akan baik-baik saja".

Lihatlah negeri ini, Jepang dan Korea Selatan, tak jauh berbeda. Mayoritas penduduknya hampir tak beragama, memiliki kedisiplinan yang tinggi, menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan, kemajuan teknologi, fasilitas hidup yang memadai. Namun, apa yang terjadi? Banyak diantara mereka yang rela mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, padahal taraf ekonomi mereka juga diatas rata-rata. Kegersangan hati dan kekosongan jiwa dari nilai-nilai Ilahiyah lah yang membuat mereka tak memahami arti kebahagiaan hakiki, akibatnya kejenuhan hidup menghinggapi mereka.

Tak ada tempat untuk meluapkan segala kegundahan dan kegalauan mereka. Tak ada penyejuk hati tuk terlepas dari masalah kehidupan yang mereka hadapi. Tak ada solusi yang jitu untuk keluar dari persoalan hidup selain pilihan bunuh diri.

 

Kebahagian Hakiki

Kebahagiaan, inilah hal yang paling sering dicari oleh orang. Jika saja kebahagiaan itu dijual dipasar, maka orang-orang akan mengantri untuk membelinya. Sayangnya, kebahagiaan bukanlah barang yang bisa diperjualbelikan. Jika saja kebahagiaan itu semudah memetik bunga di taman,  maka orang akan berbondong-bondong memetiknya. Sayangnya, kebahagiaan bukan bunga yang mekar begitu indahnya  yang bisa dipetik begitu saja.

Wajah yang tampan, kekayaan, ketenaran dan segala kemewahan dunia dan penampakan fisik lainnya bukanlah jaminan kebahagiaan hidup. Karena, kebahagiaan tidak nampak dari luar saja (jasadiyah). Jika, ada yang mengatakan bahwa sumber kebagiaan itu adalah materi, maka dia keliru besar. Karena, materi hanya bisa dijadikan sebagai alat untuk meraih kebahagiaan, bukan sebagai tujuan kebahagiaan itu sendiri.

Bagi paham sekuler-kapitalis, bahagia itu akan diraih dengan terpenuhinya semua kebutuhan hidup, tanpa itu semua maka hidup tak akan ada kedamaian. Tak jauh berbeda dengan paham komunis-sosialis, diraihnya kebahagiaan itu dinilai dengan materi, karena dengan materi inilah segala kebutuhan hidup akan terpenuhi. Memperoleh kenikmatan jasmani inilah yang menjadi poin penting kebahagiaan menurut kedua ideologi ini.

Maka, tak heran bagi penganut paham ini, mereka akan mati-matian menghabiskan sisa hidupnya untuk meraih materi yang sebanyak-banyaknya, tak peduli halal atau haram, menguntungkan atau merugikan orang lain, hingga tak peduli lagi dengan lingkungan sekitarnya sebab kesibukannya memenuhi kebutuhan hidup.  Jika, tak terpenuhi? Depresi akan menghinggapi mereka karena tak sanggup menghadapi beban hidup, bahagia tak diraih.  Sedangkan Islam memandang kebahagiaan itu diraih semata-mata untuk  mencapai ridho Allah SWT yang terletak dalam ketaatannya disetiap perbuatannya.

Lihatlah sahabat Rasulullah SAW,  Abburrahman bin Auf,  salah satu sahabat yang memiliki kedudukan disisi Rasulullah dan harta yang berlimpah. Tak seperti kebanyakan orang yang menjadikan  bergelimangnya  harta sebagai  tujuan meraih kebahagiaan, Abdurrahman  bin Auf justru menjadikan  hartanya  ini sebagai  sarana untuk mencapai kebahagiaan. Dengan harta yang lebih, beliau sedekahkan harta itu dijalan Allah, dijalan dakwah dan keperluan jihad fi Sabilillah. Untuk apa? Semata-mata meraih ridho Allah SWT, kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat.

Tak perlu risau, jika kita telah menjadikan tolok ukur kebahagiaan adalah ridho Allah, maka Allah akan senantiasa memberikan kebahagiaan itu dengan memenuhi segala kebutuhannya dalam perjalanan hidup ini. Firman-Nya:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka”. (TQS Al Thalaq : 2

Dan:

“Siapa yang bertawakal kepada Allah, Dia akan mencukupinya” (QS Al Thalaq : 3).

Kunci kebahagiaan hakiki itu sendiri adalah totalitas penyerahan diri kepada Allah SWT yang akan membawa kita lebih dekat dan pasrah kepada-Nya dalam situasi apapun. Hanya islamlah  yang mampu menentramkan hati, menenangkan jiwa, memuaskan akal, dan sesuai dengan fitrah manusia. Karena islam adalah agama yang bukan hanya sekedar ritual belaka, di dalamnya terdapat berbagai macam petunjuk untuk menuju jalan kebahagiaan.

Agama yang diridhai Allah SWT, dengan terikat pada syariat Islam kehidupan ini akan menjadi jauh lebih bahagia dari sebelumnya.  Tak ada alasan menolak kebahagiaan yang telah ditawarkan oleh Allah  melalui Islam. Karena, Allah SWT telah berfirman:

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (Al Maidah :3). [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Tak Gentar, Ini Kicau Santum Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Tak Gentar, Ini Kicau Santum Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Kamis, 19 Jul 2018 12:11

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Kamis, 19 Jul 2018 12:09

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

Kamis, 19 Jul 2018 11:47

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Kamis, 19 Jul 2018 11:32

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Kamis, 19 Jul 2018 11:09

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Kamis, 19 Jul 2018 10:42

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Kamis, 19 Jul 2018 10:37

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Kamis, 19 Jul 2018 10:31

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Kamis, 19 Jul 2018 10:09

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Kamis, 19 Jul 2018 09:57

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

Kamis, 19 Jul 2018 08:31

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kamis, 19 Jul 2018 07:34

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Rabu, 18 Jul 2018 20:20

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Rabu, 18 Jul 2018 20:05

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Rabu, 18 Jul 2018 19:45

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Rabu, 18 Jul 2018 18:37

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Rabu, 18 Jul 2018 17:43

Korupsi Menjerat Korban

Korupsi Menjerat Korban

Rabu, 18 Jul 2018 17:05

Namanya

Namanya "Dijual" Parpol untuk Dulang Suara, Novel Baswedan: Itu Keterlaluan

Rabu, 18 Jul 2018 16:43

Cabut Subsidi Tabung Melon, Solusi atau Ilusi?

Cabut Subsidi Tabung Melon, Solusi atau Ilusi?

Rabu, 18 Jul 2018 15:59


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X