Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.116 views

Langkah 212 Menuju Masyarakat Islami

PILKADA Jakarta sudah berlalu setahunan yang lalu. Namun kehangatan gairahnya masih terasa hingga saat ini. Bukan semata terkait pilkadanya, akan tetapi tentang persatuan umat. Momentum ABI 212 khususnya, telah menjadi gerakan tersendiri yang melintas batas organisasi Islam yang ada di Indonesia. Bahkan bagi sebagian orang yang mengidap islamophobia kronis, 212 dianggap sebagai penyakit menular yang harus segera dicarikan obat penangkalnya.

ABI 212 pun telah berbuah Reuni 212, dengan jumlah massa yang masih tetap sama. Meskipun politikus Fahri Hamzah mengatakan bahwa semangat Reuni 212 tak sekuat ABI 212, namun penulis sependapat dengan beliau bahwa Reuni 212 ibarat deklarasi permusuhan abadi terhadap para setan. Apalagi jika kita renungkan dalam-dalam, Aksi Reuni 212 bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad Saw. Utusan terakhir yang dimusuhi oleh para setan jahiliyyah pada masanya.

Langkah 212 terus berjalan. Setapak demi setapak menuju pembelaan terhadap Islam dan negerinya. Meskipun bukan sebuah kemustahilan jika gerakan 212 melangkah menuju berbagai hal yang bersifat pragmatis. Akan tetapi, bukan angan-angan dan harapan kosong pula, jika dinamika 212 terus bergerak menuju masyarakat Islami.

Mengenai masyarakat Islami, Rasulullah Saw mengumpamakan kehidupan bermasyakat itu laksana para penumpang kapal. Sebagian orang tinggal di bagian atasnya, dan sebagian lainnya tinggal di bagian bawahnya. Ketika orang yang tinggal di bawah membutuhkan air, mereka selalu meminta bantuan kepada orang yang tinggal di bagian atas kapal. Hingga, timbullah inisiatif dari para penumpang di bawah untuk melubangi kapal supaya tidak merepotkan orang yang di atasnya. Kalau orang yang tinggal di atas membiarkan orang di bawahnya untuk melubangi kapal, niscaya akan tenggelamlah semuanya. Adapun jika orang yang di atas mencegahnya, niscaya selamatlah semuanya.

Perumpamaan ini menunjukkan bahwa sebuah masyarakat bukanlah sekedar kumpulan orang-orang di suatu wilayah, lebih dari itu di antara mereka pun terbentuk interaksi yang terus menerus. Berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seluruh individu masyarakat, ibarat air yang dibutuhkan oleh para penumpang kapal. Pemenuhan terhadap air tersebut, tentu akan membentuk interaksi yang berkesinambungan di antara para penumpangnya. Oleh karena itulah, masyarakat bukan hanya kumpulan individu namun lebih dari itu mereka pun menjalin berbagai interaksi yang terus-menerus.

Dalam masyarakat yang khas, interaksi ini  akan terbangun di atas kesatuan pemikiran dan perasaan. Oleh karena itu, agar 212 tidak terjebak pada pragmatisme serta melangkah menuju masyarakat Islam yang didambakan. Maka kita sebaiknya tidak membiarkannya hanya pada berkumpulnya sekumpulan individu semata. Langkah 212 mesti diupayakan untuk melahirkan interaksi yang intens dan khas di antara para individunya. Mengajak masyarakat untuk benar-benar bersatu dalam kesatuan pemikiran dan perasaan Islam. Memandang baik dan buruk sesuai perintah dan larangan Allah, cjnta dan benci sesuai dengan ridlo dan murka-Nya.

Aksi 212 memang berawal dari kesamaan pemikiran mengenai keharaman memilih pemimpin kafir. Langkah 212 pun bergairah dipicu rasa marah karena kasus penistaan Al Quran. Kesatuan pemikiran dan perasaan ini merupakan awalan yang baik. Namun jika dibiarkan begitu saja tanpa jalinan komunikasi yang intensif, ia bisa saja tergoda sepoi-sepoi angin politik pragmatis yang melenakan. Politik yang hanya sekedar mengejar tahta, bukan pemikiran politik yang agung, yaitu tentang bagaimana mengatur urusan rakyat sesuai dengan aturan Islam.

Selain membantah framing negatif terhadap Islam selama ini, reuni ABI 212 pun telah berdakwah bil hal bahwa umat Islam itu bisa bersatu dalam pemikiran dan perasaan. Persatuan inilah yang telah mengusik hati para pendengki serta orang-orang yang diuntungkan oleh perpecahan umat Islam selama ini. Mereka yang selama ini mengeruk negeri ini dengan memanfaatkan kelemahan persatuan rakyatnya, tentu sangat tidak menginginkan jika tercipta benih-benih persatuan di tubuh umat Islam. Apalagi persatuan itu mengarah pada langkah menuju masyarakat islami.

Penulis percaya, para tokoh yang menjadi inisiator dan penggerak 212 merupakan para pembela Islam yang mukhlish. Mereka telah terbukti menurunkan ego dan perbedaan pandangan, hanya supaya bisa bersama-sama menyuarakan pembelaan terhadap Al Quran. Oleh karena itu, insyaAllah langkah 212 akan terhindar dari pragmatisme dan akan terus melangkah menuju masyarakat Islam. Aamiin.*

 

Ary H

Pengelola FP Mudah Nulis dan Mentor Opini di Akademi Menulis Kreatif

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

Sabtu, 24 Feb 2018 05:45

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Jum'at, 23 Feb 2018 20:25

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jum'at, 23 Feb 2018 20:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Jum'at, 23 Feb 2018 18:10


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X