Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.563 views

Megaproyek E-KTP, Bukti Bobroknya Sistem Saat Ini

Sahabat VOA-Islam...

Di Negeri Indonesia tercinta ini, korupsi telah menjadi persoalan yang kronis. Ibaratnya seperti penyakit kanker, korupsi telah menyebar luas ke seantero jagat ini dari tahun ke tahun semakin meningkat dan sepertinya agak sulit disembuhkan. Masalah korupsi yang lalu belum selesai, muncul lagi korupsi lainnya terus saja seperti itu. Begitulah rantai korupsi di negeri ini tidak pernah ada putusnya.

Seperti maslah korupsi megaproyek e-KTP dengan jumlah anggaran enam triliun. Wow…fantastik kan? Dengan anggaran yang besar itu, program e-KTP seharusnya bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tetapi apa yang terjadi malah sebaliknya, rakyat ketika mengurus e-KTP malah dipersulit dengan ketiadaan blanko…hmmm.

Inilah akibat sistem yang rusak, membuat tangan-tangan nakal leluasa melakukan aksinya. Ironisnya tangan-tangan nakal ini adalah orang-orang yang dipercaya untuk mengurus urusan rakyat, diantaranya yang pernah dipanggil KPK diantaranya mulai dari gubernur aktif, mentri,  para anggota dewan terhormat  bahkan ketua DPR. Sungguh miris….

Masalah ini masyarakatlah yang lagi-lagi menanggung akibatnya. Karena, masyarat yang belum mempunyai e-KTP selalu dipersulit dalam mengurus kepentingannya, baik kepentingan mengurus masalah kependudukan, SIM, paspor dan lain sebagainya. Semua karena akibat dari korupsi e-KTP. Ini menunjukkan bahwa tingkat korupsi di negeri yang mayoritas penduduknya muslim ini termasuk yang paling tinggi di dunia. Kenapa?

Ini menunjukkan betapa bobroknya sistem yang saat ini diterapkan. Korupsi tentu saja sangat merugikan keuangan Negara. Dengan korupsi ini membuat koruptor makin kaya, rakyat makin miskin miskin dan miskin. Astaghfirullah…semakin mengelus dada dan geleng-geleng kepala, melihat ketidakadilan sistem saat ini hukum dan hukuman seolah-olah tidak mempan lagi bagi para koruptor. Koruptor semakin sakti dan kebal hukum. Buktinya banyak sekali koruptor-koruptor yang masih bisa bebas, ini menunjukkan hukum saat ini tidak  menuntaskan semua kasus-kasus  besar yang terjadi di negeri Pancasila ini.

Dalam Islam jelas, korupsi adalah suatu perampasan terhadap harta kekayaan rakyat dan Negara dengan cara memanfaatkan jabatan demi memperkaya diri. Korupsi apapun jenisnya merupakan perbuatan haram. Nabi Muhammad  SAW menegaskan :”Barangsiapa yang merampok dan merampas, atau mendorong perampasan, bukanlah dari golongan kami (yakni bukan dari umat Muhammad SAW)” (HR. Thabrani dan al-Hakim)

Dilihat dari aspek keharamannya, jelas perkara haram tersebut harus dihilangkan, baik ada yang menuntutnya atau tidak. Ini merupakan suatu kewajiban pemerintah untuk mengusut, menyelidiki dan mengadilinya. Adapun Islam memberantas korupsi perspektif syariat adalah sebagai berikut:

Pertama, system penggajian yang layak. Aparat pemerintah harusbekerja dengan sebaik-baiknya. Hal ini sulit berjalan dengan baik bila gaji tidak mencukupi.

Kedua, larangan menerima suap dan hadiah. Hadiah dan suap yang diberikan seseorang kepada aparat pemerintah pasti mengandung maksud agar aparat itu bertindakmenguntungkan pemberi hadiah.

Ketiga, perhitungan kekayaan. Setelah adanya sikap tegas dan serius, perhitungan harta mereka yang diduga terlibat korupsi merupakan langkah berikutnya.

Keempat, hukum setimpal. Pada galibnya, orang akan takut menerima resiko yang akan mencelakakan dirinya. Hukuman dalam Islam memang berfungsi sebagai zawajir (pencegah). Artinya, dengan hukuman yang stimpal atas koruptor, diharapkan orang akan berfikir sekian kali untuk melakukan kejahatan.

Selain dari diatas tadi perhitungan kekayaan keluarga pejabat yang diperoleh melalui penyalahgunaan kekuasaan diputihkan oleh kepala negara. Adapun pengawasan masyarakat, masyarakat dapat berperan menyuburkan atau menghilangkan korupsi. Dan yang pastinya, syariat Islam harus di terapkan dalam segala aspek kehidupan secara total.

Baik dalam ranah individual, sosial, ekonomi bahkan politik. In syaa Allah negera ini akan terbebas dari segala bentuk korupsi. [syahid/voa-islam.com] 

Kiriman Yana Saparia, Aktivis Sosial

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
ACTA Pertanyakan Dasar Hukum PK Ahok yang Viral

ACTA Pertanyakan Dasar Hukum PK Ahok yang Viral

Ahad, 18 Feb 2018 11:31

Jet dan Tank Tempur Israel Serang 6 Lokasi di Jalur Gaza yang Dikuasai Hamas

Jet dan Tank Tempur Israel Serang 6 Lokasi di Jalur Gaza yang Dikuasai Hamas

Ahad, 18 Feb 2018 10:44

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Jangankan Bawaslu, Kemenag Saja Tidak Bisa Atur Isi Ceramah (Islam)

Sabtu, 17 Feb 2018 21:55

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Pakistan Vonis Mati Terdakwa Pemerkosa dan Pembunuh Gadis Cilik Zainab Ansari

Sabtu, 17 Feb 2018 21:38

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Bawaslu Awasi ASN, TNI, dan Polri, bukan Ceramah!

Sabtu, 17 Feb 2018 20:25

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Salam Jari dari Bui, Kisah Wartawan Ranu Lolos dari Kriminalisasi

Sabtu, 17 Feb 2018 14:13

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Gubernur NTB Dijadwalkan Buka Mukernas Forum Jurnalis Muslim di Mataram

Sabtu, 17 Feb 2018 13:13

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Bidik Konsumen Muslim, 212 Mart Hadir di Karanganyar

Sabtu, 17 Feb 2018 12:36

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Petempur Nouruddin Al-Zinki Tembak Mati Seorang Komandan Terkemuka HTS di Utara Suriah

Sabtu, 17 Feb 2018 10:35

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

AS Minta Malaysia Tidak Ekstradisi 11 Muslim Uighur ke Cina

Sabtu, 17 Feb 2018 09:25

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Pasukan Turki dan FSA Rebut Desa Durakli di Utara Afrin dari Komunis Kurdi

Jum'at, 16 Feb 2018 21:45

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Taliban Serukan Dialog dalam Surat Terbaru kepada Bangsa Amerika

Jum'at, 16 Feb 2018 21:30

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Pasukan Pakistan Hancurkan Pos Militer India di Kashmir, Tewaskan 5 Tentara

Jum'at, 16 Feb 2018 21:05

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

[VIDEO] Alhamduillah, Ma'idaturrahmah 16 Feb 2018 serahkan 170 Paket

Jum'at, 16 Feb 2018 18:40

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Penjara Kejam Guantanamo Siap Ambil Tahanan Baru, Kemungkinan Besar Anggota IS

Jum'at, 16 Feb 2018 15:45

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Turki Ekstradisi Salah Satu Pemimpin Tertinggi Islamic State (IS) ke Irak

Jum'at, 16 Feb 2018 14:37

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Keluarga Dinilai Berhak Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Jum'at, 16 Feb 2018 11:32

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Internasionalisasi Haji Dinilai Bahayakan Umat Islam

Jum'at, 16 Feb 2018 11:28

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

MIUMI: Tolak Intervensi Asing dalam RUU KUHP

Jum'at, 16 Feb 2018 11:16

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Gerindra Menentang Keras Pengaturan Ceramah oleh Bawaslu menjelang Pilkada

Kamis, 15 Feb 2018 22:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X