Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.958 views

Presiden Lempar Batu Sembunyi Tangan Tentang Reklamasi

Oleh: Fida Hafiyyan Nudiya, S.Pt (Alumni Universitas Padjadjaran)

Di tengah skandal megaproyek reklamasi teluk Jakarta, muncul pernyataan mengejutkan dari Presiden RI Joko Widodo. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin terkait proyek reklamasi.

"Saya sampaikan, saya sebagai Presiden tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi. Sebagai gubernur, saya juga tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi," tegas Jokowi saat ditanya wartawan di kawasan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017).

Terkait Pergub 146 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Membangun dan Pelayanan Perizinan Prasarana Reklamasi Kawasan Strategis Pantura Jakarta yang menjadi polemik, ditegaskan Jokowi itu merupakan petunjuk dalam rangka mengajukan izin. "Kalau yang itu, pergub itu kan pergub yang acuan petunjuk dalam rangka kalau kamu minta izin. Gitu loh. Jangan di, bukan reklamasinya. Kalau kamu minta izin, aturannya seperti apa," kata Jokowi.

"Bukan kamu saya beri izin, kamu saya beri izin reklamasi, bukan itu," tambah Jokowi.

Sementara itu, mantan Menteri ESDM Sudirman Said mengkritik Joko Widodo soal pernyataan tidak pernah mengeluarkan izin reklamasi Teluk Jakarta. Sudirman menyebut, Jokowi saat menjabat gubernur DKI, menerbitkan Pergub untuk memberi izin reklamasi.

Dia menjabarkan dua Undang-undang, yakni UU Nomor 26/2007 tentang Penataan Ruang dan UU Nomor 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir. "Dari sisi regulasi, sebetulnya sejak Undang-undang 26 Tahun 2007 dan 27 2007 muncul, sudah harus ada harmonisasi seluruh aturan. Jadi, aturan yang ada, Pergub-pergub sudah harus diharmonisasikan," sebut Sudirman dalam diskusi menolak reklamasi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/11/2017). (detiknews.com)

 

Reklamasi demi kepentingan siapa?

Jika kita amati lebih dalam, mengapa megaproyek reklamasi teluk Jakarta ini terkesan dipaksakan? Padahal Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pujiastuti saja menilai bahwa proyek ini berdampak besar pada lingkungan dan nelayan. Bahkan ketika pemerintah melakukan monotarium pun, proyek ini sudah berjalan cukup lama.

Menteri Susi juga sejak awal menegaskan bahwa proses reklamasi tersebut juga tidak mengacu pada aturan tata ruang. Pemerintah setempat juga tidak diikutsertakan. Beliau juga beranggapan reklamasi tersebut belum memiliki izin dan lebih baik para developer mengembangkan pulau-pulau di Kepulauan Seribu, ketimbang reklamasi pulau.

Ketua Majelis Kehormatan PAN, Amien Rais menilai, reklamasi hanya untuk kepentingan negeri tirai bambu alias China saja. “Saya sudah haqul yakin, yakinul yakin, bahwa 17 pulau palsu itu nanti memang dipersembahkan untuk kepentingan China. Untuk kepentingan ekonomi, politik, bahkan militer (China). Ujar Amien di gedung DPR (detiknews). Beliau juga mempertanyakan kinerja TNI selama ini, bagaimana mungkin negara kita dijajah bangsa lain. Namun TNI diam saja.

Hal ini semakin menunjukkan adanya tumpang tindih kebijakan, yakni tidak sesuai prosedural dan tata ruang pembangunan. dalam proyek reklamasi ini. Kebijakan ini juga sarat kepentingan asing dan aseng, bukan demi kepentingan rakyat banyak. Selain itu, para korporat justru saling menutupi siapa yang bertanggung jawab. Jelas sudah, yang paling dirugikan adalah rakyat banyak.

Sudah saatnya kita mencampakan sistem kapitalisme yang sangat berpihak kepada para kapitalis asing dan aseng ini, yang sudah banyak menelurkan kebijakan sarat kepentingan. Mereka tidak berpihak kepada rakyat, namun kepada para pemilik modal.

Sudah saatnya tata kelola dan tata ruang alam ini kita atur dengan aturan Sang Pencipta, yang meciptakan bumi yang luas ini agar dikelola sesuai dengan Syariah Islam. Sehingga keteraturan hidup dan ketentraman akan kita dapatkan. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Baca Surat Ali Imron Ayat 26-27, Neno Warisman: Tidak Ada Rezim yang Berkuasa Abadi

Baca Surat Ali Imron Ayat 26-27, Neno Warisman: Tidak Ada Rezim yang Berkuasa Abadi

Ahad, 22 Jul 2018 22:55

Para Remaja Isi Liburan dengan Belajar Memahami Islam Sebagai Penjaga Umat Dari Segala Aspek

Para Remaja Isi Liburan dengan Belajar Memahami Islam Sebagai Penjaga Umat Dari Segala Aspek

Ahad, 22 Jul 2018 22:16

AILA Luncurkan Buku 'Delusi Kesetaraan Gender'

AILA Luncurkan Buku 'Delusi Kesetaraan Gender'

Ahad, 22 Jul 2018 21:50

Soal OTT di Lapas Suka Miskin, Dahnil: Copot MenkumHam

Soal OTT di Lapas Suka Miskin, Dahnil: Copot MenkumHam

Ahad, 22 Jul 2018 21:49

Pihak Keluarga Sesalkan Pencekalan Ustadz Akhir Zaman di Hong Kong

Pihak Keluarga Sesalkan Pencekalan Ustadz Akhir Zaman di Hong Kong

Ahad, 22 Jul 2018 21:47

Dicekal di Hongkong, Ini Penjelasan 'Ustadz Akhir Zaman' Zulkifli M. Ali

Dicekal di Hongkong, Ini Penjelasan 'Ustadz Akhir Zaman' Zulkifli M. Ali

Ahad, 22 Jul 2018 21:30

Mesir Sebut Undang-undang Negara Yahudi Israel Merongrong Perdamaian Timur Tengah

Mesir Sebut Undang-undang Negara Yahudi Israel Merongrong Perdamaian Timur Tengah

Ahad, 22 Jul 2018 20:45

Pembuat Bom Taliban Divonis Penjara 40 Tahun Karena Berencana Meledakan Gedung Parlemen Inggris

Pembuat Bom Taliban Divonis Penjara 40 Tahun Karena Berencana Meledakan Gedung Parlemen Inggris

Ahad, 22 Jul 2018 20:30

Tentara Yaman Gagalkan Serangan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Selatan Hodeidah

Tentara Yaman Gagalkan Serangan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Selatan Hodeidah

Ahad, 22 Jul 2018 20:15

Turki 'Netralkan' 9 Teroris PKK dalam Operasi Anti-Teror di Provinsi Tenggara Hakkari

Turki 'Netralkan' 9 Teroris PKK dalam Operasi Anti-Teror di Provinsi Tenggara Hakkari

Ahad, 22 Jul 2018 20:03

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Afrika Selatan Tolak tekanan Saudi dan UEA untuk Blokade Qatar

Sabtu, 21 Jul 2018 21:30

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Rusia Bunuh 1.771 Anak-anak di Suriah Sejak Tahun 2015

Sabtu, 21 Jul 2018 21:20

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Zionis Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Gencatan Senjata dengan Hamas

Sabtu, 21 Jul 2018 21:10

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Jihadis Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Milik Rusia untuk Kali ke-4 Bulan Ini

Sabtu, 21 Jul 2018 21:00

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Pizza Diva Halal dan Pikulbareng Donasikan 80 Porsi Pizza dan Teh Poci

Sabtu, 21 Jul 2018 11:37

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Polling: Aher Bakal Cawapres yang Paling Dekat dengan Umat Islam

Sabtu, 21 Jul 2018 07:16

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Pendiri Insist: Yang Lebih Tepat Bukan Islam Nusantara tapi Fiqh Nusantara

Sabtu, 21 Jul 2018 06:37

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Jum'at, 20 Jul 2018 23:15

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Menjaga Keluarga dari Ancaman Liberalisasi, Mungkinkah?

Jum'at, 20 Jul 2018 22:54

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Utang yang Dimiliki BUMN 5.000 T

Jum'at, 20 Jul 2018 22:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X